Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
38.malam minggu.


__ADS_3

"nah itu sepertinya baju yang pas buat aku pakai nantik malam" ucapku sambil menunjuk sebuah gaun yang sangat indah.


aku menuju kesana dan mengambil gaun tersebut untuk di coba.


"eh ini gaun aku ya" ucap seseorang merebut dari tanganku.


"ih apaan sih nggak jelas banget,dah jelas aku yang ngambil deluan!!" ucapku dengan tegas.


"nggak pokoknya ini gaun aku" ucapnya pergi membawa gaun yang diambilnya dari genggamanku.


"wah dasar ni orang ya!!" gumamku dengan sangat geram.


Aku kemudian pergi beranjak dari butik,karena aku sangat kesal dengan cewek itu,dan aku pergi dengan penuh kekesalan tanpa membawa apa-apa.


"duh gimana ni aku belum nemuin baju lagi,buat pergi nantik malam sama leon,gimana ya" ujarku bertanya kepada diri sendiri.


"aku cari ketempat lain sajalah dari pada berabe". ucapku dalam hati.


aku mencari taxi disekitaran sini,sekarang aku harus berhati-hati untuk memilih agar tidak kecolongan sama orang lain gaunnya.


" pak....pak"kataku sambil melambaikan tangan.


"masuk mbak" ujar supir taxi.


aku kemudian memasuki supir taxi,aku menyuruh supir taxi berhenti di depan mall.


"pak berhenti disini" tatapanku mulai melihat keluar taxi.


"itu..itu....bukannya moana ya" gumamku merasa sangat aneh.


"pak saya turun disini saja pak,ni bayarannya pak" kataku sambil membayar taxi.


aku turun dari taxi ,dan bergegas menuju moana,aku belum tau apakah itu moana atau yang lain tapi itu beneran sangat mirip dengan moana.


"moana.....na" teriakku.


dia membalikkan badan dan menatapku dan benar saja orang yang aku bilang mirip moana ,dia adalah benar moana.


"zahra....loe ngapain disini" balasnya belagak tidak tau apa-apa.


"harusnya aku yang nanya itu ke kamu,kamu ngapain disini??" tanyaku.


"oh....gue,gue disini mampir ketempat tunangan gue" ucapnya datar.


"ha apa!!!,kamu udah tunangan" teriakku kaget.


"Sssssssttttttt...zahra pelankan suara loe"jawabnya.


"hehehe maaf-maaf gue refleks na,habisnya loe tunangan nggak bilang-bilang aku" ucapku menyenggol lengannya.


"iya semuanya mendadak zah,mana bisa gue ngabari loe,ini aja gue kenal sama tunangan gue karena gue di jodohin" ucapnya menekuk wajahnya.


"kamu mau di jodohin na??"


"ya mau nggak mau zah" jawabnya tersenyum tipis.


"iya nggak papa juga sih,ganteng nggak na??".


" ya lumayan kerenlah zah"


"alhamdulillah...bagus dong kalau gitu,sekarang giliran loe yang belajar untuk membuka hati dan mencintainya" nasehatku.


"iya zah ini,sedang proses" kata moana.


"makan bareng yok??" ajakku.


"lain kali deh zah,aku harus nemuin calon tunangan aku dulu soalnya dah ada janji ni" ucapnya seperti sedang tergesa-gesa oleh waktu.


"oke bye"jawabku.


moana pergi meninggalkan ku tanpa mengucapkan kata sedikit pun.

__ADS_1


"uhffttt......dari pada aku memikirkan yang tidak-tidak tentang moana,lebih baik aku jalan lagi ke arah mall,kan mall dari sini tidak jauh"ujarku di dalam hati.


jarak 10 meter mallnya sudah kelihatan,aku mencepatkan langkahku agar segera sampai di mall,karena telah teburu waktu.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


*sesampainya di mall.


" sebaiknya aku memilih baju nggak usah yang wow wow banget deh soalnya aku kan nggak tau leon ngajak aku kemana".kataku sambil memilih-milih pakaian yang akan dikenakan nanti.


zahra memegang beberapa baju yang ingin zahra coba dan zahra pun masuk keruang ganti.


"Hmmmmmm.....yang ini sepertinya nggak deh,yang lain sajalah pasti ada yang pas"


kata zahra mencoba baju yang kesekian kalinya.


"nah....ini dia baru ketemu"


ucap zahra tersenyum sangat lebar😊.


akhirnya setelah sekian kali mencoba zahra menemukan baju yang pas buat dia pergi dengan leon nantinya.



"Hehehehe lepas ketemu bajunya,aku langsung memakainya ,bajunya sangat menggoda sih....,terlihat sangat sederhana dan tentunya aku terlohat sangat dewasa mengenakan pakaian ini"


zahra sepertinya sangat menyukai baju yang telah dipilihnya😁.


"tritttttttt....trittttttt...tritttttttt...."


suarang dering hp zahra.


πŸ“ž "hallo....ia assalamu'alaikum camam".


πŸ“ž" *kamu dimana tupai imutku...."


πŸ“ž"aku lagi di luar mall camam,kenapa??".


πŸ“ž"iya-iya camam, kamu tenang aja aku selalu kok pakai masker jadi kamu tenang aja ya"


πŸ“ž"oke baiklah kalau gitu,tunggu di sana aku segera menjemput kamu ya tupaiku,ingat jangan kemana-mana".


πŸ“ž"iya camam".


zahra melihat sebuah bangku di pojokan mall dan dia duduk disana sambil menunggu leon yang ingin menjemputnya.waktu terus berputar dan menunjukkan ke arah angka 6.


"dimana leon jam segini,kok belum datang ya" gumam zahra sangat kawatir.


"hai......zahra....tupaiku!!!!!" teriak leon sambil melambaikan tangannya.


zahra membalas lambaian dari leon dan menyusul ke arah leon.


"kirain aku kamu kenapa-napa camam,karena kamu lama kali menjemputku" ucap zahra sangat kawatir dengan leon.


"aku nggak kenapa-napa kok,hanya saja aku tadi ada urusan mendadak tadi" jelas leon.


"iya ya ,aku baru sadar kamu masih menggunakan pakaian TNI kamu,mau ganti baju dulu" ajak zahra.


"beli baju baru di mall??" tanya leon.


"iya dimana lagi" balas ku mengangguk.


"nggak usah lah pai,aku mau ganti baju sebentar di rumah kamu kawaninaku ya" kata leon.


"baiklah" kataku singkat dan aku menaiki motornya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


"kita sampai"


leon menghentikan motornya di depan rumahnya.

__ADS_1


"yok" ucap leon sambil menggenggam tanganku.


zahra mengikuti leon yang berjalan kearah rumah leon.


"kamu tunggu disini atau mau masuk pai??" tanya leon.


"disoni aja deh,nggak enak sama tetangga kamu" kata zahra.


"ya sudah kamu tunggu disinin ya aku ganti bajuku sebentar" ucap leon.


"iya jangan ganti pakaian aja,kamu madi sekalian ya kamukan habis jerja biar kamu nggak merasa lelah dan agar kamu kelihatan segar kembali" balas zahra.


"iya baiklah tupai sayang" ucap leon sambil mengelus kepala zahra.


leon masuk ke rumahnya dan bergegas.leon keluar dengan baju kemeja yang sangat bagus dan dia terlihat sangat segar setelah mandi.


"yaudah yok" ucap leon.


"mau kemana??"kata tania.


" udah nanti kamu juga tau..."ucap leon memberikan helm kepada zahra.


"tapi jangan lama-lama ya kasihan tatiana soalnya" ucapku.


"siap bos,pegangan ya" jawab leon.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


PASAR MALAM*.



"*kita sampai"


leon memberhentikan hondanya di pasar malam.


"pasar malam??ngapain??" tanyaku.


"ya mau mainlah tupaiku" ucap leon menarik tanganku.


zahra mengikuti langkah kaki leon,langkahku kaki leon berhenti di salah satu wahana.


"main wahana yang ini yok" ajak leon.


"wahan putar-putar ini ,nggaklah ini tinggi banget aku takut camam" ucapku menggenggam erat kedua tangannya.


"kan ada aku,kita coba ya" ucap leon.


"hmmmm...baiklah kalau gitu" ucapku sangat tegang.


"tunggu disini ya,aku mau ke karcisnya dulu" ucap leon yang diangguki oleh zahra.


leon membeli tiket untuk naik ke wahana tersebut.


"kata petugasnya giliran kita ,yok naik" ajak leon.


"sekarang juga ni" kata zahra sangat ketakutan.


"iya yok" ucap leon memegangi tangan zahra.


kami berdua pun naik ke wahana tersebut dan menikmati pemandangan di bawah sana dari ketinggian.


"benarkan kata aku nggak kenapa-napa" ucap leon.


"iya" jawabku.


zahra dan leon menikmati wahana tersebut,berbincang-bincang,dan tidak lupa pula mengambil foto agar selalu mengingatkan moment ini,moment yang begitu indah di malam minggu ini.


...... *..........*......


"pasangan yang baik itu adalah pasangan yang bisa menenangkan pasangannya ketika dia sedang gelisah maupun sedih,dia selalu memberikan dorongan kepada pasangannya agar selalu semangat dan tetap tersenyum."

__ADS_1


... ~D.s...


__ADS_2