Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
53.kalian saling kenal?


__ADS_3

beda halnya dengan dina,dina bukannya terkejut malah menghampiri sososk pria itu.


"hay,,,,,,,assalamualaikum lang,kamu disini juga?" ucap dina bertanya pada sosok yang di bicarakan anak-anak.


zahra dan moana saling menatap penuh keheranan dan terkejutnya ,gimana nggak terkejut elang itu kan sahabat zahra dan moana,tapi mengapa dina juga mengenalinya sejak kapan?dimana?dan sudah berapa lama?


"hay,,,,,,,walaikumsallam din" ucap pria yang dijuluki abang ganteng dan melepaskan pelukannya dari seorang anak.


"jadi abang ganteng yang di ceritain anak-anak kamu lang?" tanya dina.


"hehehe sepertinya begitu din" jawab elang.


moana dan zahra masih terpaku menyaksikan hal aneh di depan mata mereka.


"zahra moana sini!" teriak dina menyuruh zahra dan moana mendekat.


dengan wajah yang begitu tegang,zahra dan moana pun segera mendekati elang juga dina.


"assalamualaikum zah na,lama tidak bertemu" ucap elang menyapa.


"walaikumsallam lang" balas moana dan zahra mengangguk.


"din sejak kapan kamu mengenali elang?kok aku baru tau?" bisik zahra.


elang yang mendengar bisikan zahra ke dina tersenyum geli.


"aku kenal sama dina itu udah beberapa bulan ini di pengajian" ucap elang menatap zahra.


"iya betul zah baru beberapa bulan,di pekajian"ucap dina membenarkan.


" Ohhh begitu,,,,jadi kalian disini berangkat bareng juga"kata moana sambil memasang wajah siaga seperti ada musuh yang ingin menyerang.


"tidak"


"nggak"


perkataan dari mereka berdualah membuat zahra meyakinkan dirinya berfikir positif ,apa lagi kepada dina,dina nggak mungkin berbohongkan sama zahra.


"jadi apa tujuan kamu kesini lang ,aku takut tatiana melihat kamu dan menimbulkan trauma pada dirinya" ucap zahra ceplas ceplos.


"tenang aja zah ,tatiana itu anak pintar kemaren itu aku juga nggak ngapa-ngapain tatiana malahan tatiana ngedukung apa yang aku lakuom,malahan tatiana berakting seolah-olah dia benar diculik" jelas elang yang membuat zahra semakin terkejut.


"jadi kalian bekerja sama untuk mengerjaiku!" ucap zahra yang tak mau terima.


"sabar zah ,coba dengarkan penjelasan elang lebih lanjut lagi" ucap dina menjadi jalan penengah.


"ya bisa di bilang begitu,,,,kamu masih ingatkan perkataan aku dulu aku melakukan itu untuk menguji leon apakah dia akan selalu ada saat kamu membutuhkan atau tidak,ternyata leon pria sejati dia datang juga membantu mu mencari tatiana".jelas elang kembali


"aku masih tidak mengerti elang,kamu juga menculik ku saat itu" ucap zahra masih sulit menerima perkataan leon.


"ia itu benar dan lagi-lagi itu hanya taktik ku untuk menguji leon zahra"jawab elang.


zahra yang mencerna semuanya hanya bisa mengangguk setelah mengerti maksud dari ucapan elang.


" jadi kalian udah bisa maaf-maafan ni"ucap dina.


"iya zah sebaiknya kita maafkan aja elang gue juga rindu persahabatan kita bertiga kayak dulu lagi" ucap moana.


"baik kesalah pahaman selesai,dan aku ingin persahabatan kita balik seperti dulu dan aku nggak mau kita musuhan lagi" dengan satu tarikan nafas zahra berusaha mengucapkannya dari mulutnya.


"tentu" ucap elang tersenyum.


"jadi karena permasalahannya udah kelar dan kita udah tau sosok pria yang di juluki abang ganteng itu adalah leon,gimana kalau kita sekarang pulang aja aku udah capek ni lapar lagi" ucap moana dengan mata yang berbinar.


"Hmmmmm,,,,,pulang cepet banget na,gimana kalau kita makan bareng untuk ngerayain persahabatan kalian udah kembali utuh" seru dina.


"boleh" ucap zahra.


"setuju" ucap leon.


"gue ikut deh,,,,tapi jangan lama-lama gue nggak bisa pergi kelamaan atau seenak gue aja karena gue sekarang udah jadi bini orang,jadi susah keluyuran atau kelamaan diluar" ucap moana.

__ADS_1


"baik ibuk ceo baik,kami memahami kok" ucap zahra yang membuat elang dan dina tertawa geli.


"iya na ,nggak lama kok cuma sebentar lagian zahra juga ninggalin tatiana kasihan juga tatiana kalau di tinggal terlalu lama" ucap dina.


"nah betul" ucap zahra mengangguk.


"oke baiklah" ucap moana.


mereka pun naik kedalam mobil mereka masing-masing dan melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


sesampainya di resto....


"paling pojok ya teman-teman,alu ingin menghindari keramaian" ucap dina yang nggak mau dekat atau duduk di keramaian.


mereka bertiga pun mengangguki perkataan dina dan duduk paling pojok.setelah duduk elang pun memanggil pelayan cafe.


"kalian mau pesan apa?" tanya elang.


"untuk minuman gue mau jus jeruk sama steak" ucap moana.


"kalau aku samain aja lang dengan moana" ucap zahra.


"kamu apa din?" tanya elang kembali.


"aku jus alpukat dan kentang crispy itu aja lang" ucap dina.


"dan saya mau nasi goreng spesial dan minumannya alpukat jus boleh juga mbak" ucap elang.


pelayan kembali memastikan pesanan yang dia dengar memang benar.


"baik tunggu sebentar mas mbak" ucap pelayan beranjak meninggalkan meja mereka.


"Oh ya lang gue mau nanya dong?" tanya moana.


"ia silahkan na,mau nanya apa?" ucap elang mempersilahkan.


"sejak beberapa bulan terakhir na,aku sering ikut pengajian online juga dan memenuhi jadwalku dengan urusan akhirat,bukan dunia lagi" ucap elang yang membuat dina menatap kagum elang


"uhk...uhk..." suara batuk zahra membuat dina memalingkan tatapannya dari elang.


"jadi gitu" ucap moana leon pun menganggukinya.


beberapa menit kemudian pesanan mereka pun datang ,dan mereka menikmati makanan tersebut dengan sangat lahap termasuk moana yang menghabiskan makanannya dalam waktu 5 menit.


"itu laper apa doyan na" ucap zahra menyergit ngeri melihat moana.


"laper sekaligus doyan,hehehehe" ucap moana cengengesan.


zahra,elang juga dina tertawa melihat kelakuan moana entah sejak kapan menjadi begitu.


zahra menepati janjinya ,setelah selesai makan mereka pun pulang dengan perut yang sudah kekenyangan.


moana mengantarkan dina dan zahra terlebih dahulu dan barulah dia pulang,sementara elang dia bilang dia tidak akan langsung pulang karena ada urusan yang harus diselesaikannya.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


*dirumah zahra....


"bye din,,,,bye zah" ucap moana dari dalam mobil dengan jendela mobil yang terbuka*.


"bye" ucap mereka serentak dengan senyuman yang begitu sumringah.


zahra dan dina menunggu mobil moana benar-benar jauh dan barulah mereka masuk kedalam rumah.dina langsung merebahkan badannya di sofa.


"din tunggu bentar ya,aku mau jemput tatiana disebelah dulu" ucap zahra.


"oke" ucap dina singkat.


zahra pun menjemput tatiana dan membawanya pulang,zahra meminta tatiana untuk makan karena tadi zahra sempat membelikan makanan kesukaan tatiana,tatiana pun langsung memakannya dengan sangat senang.

__ADS_1


zahra pun menanyakan tentang elang ke tatiana dan tatiana pun membenarkannya


"masih belum puas ya zah,dengan penjelasan elang tadi?".tanya dina menghampiri kakak dan adik itu.


"ia tadi tapi sekarang udah percaya" ucap zahra.


"kringg.....kring....kring...."


ponsel zahra pun berbunyi di tengah perbincangan,zahra melihat nama yang terpampang di layar ponselnya leon.


zahra pun langsing mengangkatnya dan menjauh dari dina dan zahra.


πŸ“ž"*assalamualaikum camam....,kenapa kamu baru menghubungiku"


πŸ“ž"walaikumsallam pai,,,,maaf ya ini aku baru bisa nelvon kamu"


πŸ“ž"Hmmmmm,,,,,baiklah camam,kamu udah makan?"


πŸ“ž"alhamdulillah udah,kamu pai?"


πŸ“ž"aku juga udah sama dina,moana dan elang"


πŸ“ž"elang?"


πŸ“ž"ia tadi nggak sengaja ketemu kok camam dan elang udah banyak berubah sepertinya dia hijrah".


πŸ“ž"baguslah kalau gitu pai,aku sempat kawatir"


πŸ“ž"Hmmmmm...... "


πŸ“ž"oh ya pai aku mau cerita ni dan aku yakin kamu bakalan tertawa mendengarnya".


πŸ“ž"cerita apa?"


πŸ“ž"jadi gini pai,,,akukan tadi gabut hasil kegabutan aku,aku ngelihat anak kecil yaudah aku panggil aku ajari dia menyebutkan angka dengan menggunakan bahasa inggris dan lucunyaya dia nggak pandai bilang five".


πŸ“ž"terus...."


πŸ“ž"aku coba ngulang dan terus ngulang kirain di bisa bilang five eh dia malah ngelawak bilang paus"


πŸ“ž"wkwkwkwk,,,,"zahra yang mendengar itu semua tak bisa menghentikan gelak tawanya.


πŸ“ž"iya pai,bisa-bisanya five di ubahnya jadi paus,dan dia ikut tertawa pulak lagi"


πŸ“ž"hahahhahah yah namanya juga anak kecil camam*"


zahra dan leon pun cukup lama menelvon sampai larut malam,dengan menelvon cukup lama mungkin untuk menghilangkan rasa rindu di hati mereka berdua.


zahra pun memutuskan untuk menutup telvonnya karena dia sudah mulai mengantuk.


"mana tatiana din?" tanya zahra yang melihat dina berada di sofa.


"udah tidur lah zah,katanya kamu kelamaan jadi dia memutuskan buat tidur deluan" jawab dina.


"Ohh.....ia tadi aku nelvon leon rindu makannya kelamaan" ucap zahra tersenyum sumringah.


"Cieeee,,,,,,,,yang telvonan dengan jodoh,kamu udah ketemu jodoh kamu aku kapan ya" ucap dina bercanda.


"mungkin kamu udah ketemu jodoh kamu din tapi kamu yang nggak menyadarinya" ucap dina.


"mungkin saja" balas dina.


"yaudah aku mau tidur dulu" ucap zahra beranjak meninggalkan dina.


... *.........*...


"setiap orang mempunyai kesalahan,mereka hanya manusia ya jadi wajar berbuat kesalahan,mereka juga ingin memperbaiki dirinya,,,


jadi berikan saja mereka kesempatan keduaπŸ˜‡"


... ~D.s...

__ADS_1


__ADS_2