
setelah puas melakukan video call dengan ayah dan ibu.zahra dan tatiana mengikuti nasehat ayah juga ibu yaitu melakukan syukuran kecil-kevilan atas rasa syukur kepada allah atas kemenangan tatiana.
"jadi gimana menurut mu dek??kita mau ngadai syukuran di rumah atau di luar rumah??" banyak pertanyaan yang terlontarkan dari mulut zahra untuk tatiana.
"menurut ana ya kak,syukurannya kan cuma kecil-kecilan gimana kalau kita ngadain syukurannnya di panti asuhan sekarang juga" ucap tatiana memeberi saran.
"bisa sekarang dek ,tapi kita nggak usah masak-masak repot soalnya ,kita pesan dari Go-food aja ya ,hehehehe" balas zahra.
"oke kak" ucap tatiana mengikuti perkataan zahra.
"tunggu kakak pesan dulu ya" kata zahra yang diangguki tatiana.
"untung saja zaman sekarang serba bisa jadi simple deh" guman zahra dalam hati.
"sebelum pesanan datang kita langsung aja ke panti dek,kakak juga udah kirim alamat panti ke orang Go-foodnya" ucap zahra.
"baik kak" balas tatiana dengan menyunggingkan senyuman.
mereka mencari supir taxi yang tak jauh pangkalannya dari tempat tatiana berlomba,setelah mendapatkan taxi mereka langsung naik dan langsung menuju tujuan it's mereka panti asuhan.
πππππ
*sesampainya di panti asuhan.
"kak zahra anaau masuk dulu ya" ucap tatiana yang sangat antusias*.
"iya dek,kamu deluan aja nantik kakak nyusul" jawab zahra.
zahra membayar onglos taxi dan menunggu makanan yang telah di pesannya di depan panti.karena cukup lama menunggu pesananya datang zahra memutiskan untuk menyusul tatiana terlebih dahulu.
"kak zahra!sini!" sahut tatiana yang melihat kakaknya melangkah ke arahnya.
"iya adek akak" balas zahra dengan senyuman.
"cepat kak" ucap tatiana menarik tangan zahra,dan zahra mengikuti kemana tatiana akan membawanya.
"sini kak kenalin kawan baru aku,aku tadi baru saja kenalan dengan mereka" ucap tatiana menatap hari kepada teman baru yang baru ia kenal.
"hay adik-adik semua,,,,,,perkenalkan nama kakak zahra kakak tatiana" ucap zahra dengan ramah.
"hay kak zahra" balas anak panti tak kalah ramah pula.
"kalian tinggal disini sudah cukup lama ya?" tiba-tiba kata itu terlontarkan dari mulut zahra ,ntah dia kehabisan kata-kata untuk melakukan basa-basi tapi ntah lah kata zahra yang barusan membuat anak panti merasa sedih.
zahra menatap tatiana dan seolah minta jawaban kepada adik kecilnya ,tatiana yang mengetahui maksud dari tatapannya langsung membuka suaranya.
"hay teman kenapa kalian sedih,kata kak zahra tadi nggak usah di tanggapi ya,dan bagaimana untuk menghibir kalian semua kak zahra akan menyanyi,berjoget dan bercerita ,bagaimana setuju!!" kata tatiana dengan sangat entengnya zahra yang mendengar semua itu seperti ingin menutup telinganya.
zahra membesarkan kedua bola matanya dan menatap tajam kearah tatiana seolah-olah dia berbicara apa maksud mu bilang seperti itu dek,tapi tatiana dengan polosnya menatap zahra dengan sangat hangat dan menepuk bahu zahra.
"kakak pasti bisa" ucap tatiana yang berhasil membuat zahra terpelongo.
"baiklah demi kemenangangan adik ku tercinta aku rela berkorban" ucap zahra lebay dan senyum kecut di bibirnya.
__ADS_1
"hehehe makasih kak" ucap tatiana cengengesan.
"baiklah sekarang kalian mau apa duly dari kakak mau joget,mau nyanyi atau mau cerita??seterah dari mana aja" ucap zahra sangat pasrah kepada anak panti.
"joget!".
" nyanyi!".
"cerita!".
teriakan yang tidak kompak itu semakin mbuat zahra pusing ,tapi zahra tak habis akal biar acara yang dibuat adeknya cepat selesai dan dia terbebas dari rencana yang msnurutnya sangat konyol itu.
" baiklah adik-adik yang kakak sayang karena kakak tidak bisa melakukan 3 sekaligus ,bagaimana kakak mulai dengan nyanyi duli lalu berjoget dan yang terakhir bercerita"ucap zahra dengan sangat sopan.
"boleh kak" ucap semua anal panti dan mereka duduk dengan sangat rapi.
zahra yang melihat anak panti yang sudah duduk dan menunggu aksinya.
"kak cepat kak" ucap tatiana yang juga ikut duduk dengan anak panti.
zahra mengangguk dan langsung bernyanyi ,4 menit menghabiskan waktu untuk bernyanyi ,kemudian zahra berlanjut berjoget dan bercerita.
setelah selesai melaksanakan semuanya terdengar suara anak panti yang memuji suara indah zahra dan juga ceritanya.tapi tidak dengan jogetannya yang begitu konyol dan membuat anak-anak panti tertawa geli melihat jogetan zahra.
"kak ana baru tau kakak comel" ledek tatiana yang membuat zahra sangat kesal.
"ini karena kamu kalau nggak manamau kakak ngelakuin semua ini" ucap zahra dengan pipi gembung di wajahnya.
"siapa yang merajuk" jawan zahra kemudian menunjukkan wajah yang biasa-biasa saja.
tatiana tak bosan-bosannya mentertawai kakaknya dan terus menggodanya,tapi zahra tidak memperdulikannya dan mbiarkan adiknya tertawa lepas karena baru kali ini zahra melihat tatiana tertawa sebegitu lepasnya.
"yaudah kakak mau ambil pesanan dulu ,dia barusan chat kakak Kalau dia udah sampai" ucap zahra tanpa menunggu jawabnya tatiana dan meninggalkan tatiana mengbil pesanan makanan.
"aduh mas kok lama banget sih mas lihat nih udah jam berapa!" sewod zahra sambil melihat kan arlojinya.
"maaf mbak atas ketidak nyamanan yang saya berikan mbak,tadi saya terjebsk macet mbak" ucapnya memberikan alasan kepada zahra.
zahra menarik nafasnya dan menahan emosinya yang ingin meledak-ledak itu.
"ya sudah kalau gitu terimakasih dan soal pembayaran sudah saya bayar melalui aplikasi" jelas zahra yang diangguki pengantar Go-food.
zahra kemudian membawaakanan itu masuk ke dalam panti dam untuk memberi rasa hormat kepada pihak panti zahra meminta izin kepada pengurus panti terlebih dahulu,setelah dapat persetujuan dari ibu panti barulah zahra mulai membagikan makanan kepada anak-anak panti.
"kak tatiana mau bantuin bagi-bagiin juga" ucapa tatiana mwmasang wajah memelas tentu itu membuat zahra luluh dan memberi sebagian kotak kepada tatiana untuk dibagikannnya.
selesai membagikan makanan dan mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang allah berikan hari ini ,zahra kemudian izin pamit kepada pengurus panti.
tidak jauh dari panti zahra merasakan ada seseorang yang berlari dan langsung memeluknya.
"kak boleh kah aku menganggap kakak sebagai kakakku danemeluk kakak seperti ini" ucap salah satu panti,zahra pun menerimanya dam membalas pelukan nya.
"boleh adik yang sangat ganteng dan manis ,nama kamu siapa?" tanya zahra masih memeluknya.
__ADS_1
"nama aku Axel kak" ucap anak itu dengan polos.
"baiklah Axel ,besok kita bertemu lagi ya kayak akan kesini lagi sama tatiana juga" ucap zahra melepaskan pelukannya dari axel.
"janji!" kata axel mengancungkan jari kelingkingnya.
"janji" ucap zahra menyambut jari kelingkingku Axel.
zahra pun mengelus kepala axel dan beranjak pergi bersama tatiana,dan memilih ojek online sebagai kendaraan terakhir yang ingin di tumpanginya.
"anak laki-laki tadi kenapa kak?" tanya tatiana dengan heran.
"nantik kakak certain,kamu capekkan kita pulang dulu habis tu baru kakak cerita" ucap zahra menyakinkan.
"oke kak"
ππππ
sesampainya di rumah zahra langsung mwrebahkan badannya di sofa begitupun tatiana ,kakak adik itu tidak bisa menahan kelelahan dan kantulnya tanpa disadari mereka tertidur di sofa.
"tenenet....tenenttttt.....tenenet...."
suara ponsel sepertinya kembali mengganggu tidur zahra.
ada dua chat masuk dari dina dan dari leon,zahra tenttinya memilih membaca chat dari camamnya terlebih dahuluπ.
π©"assalamu'alaikum pai,,,,aku rindu,,,,seminggu lagi aku kembali nggak papakan kamu nggak marahkan?"
π©"nggaklah camam ngapain aku marah ,pokonya kamu semangat kerja jangan mikirin yang bukan-bukan fokus dengan tugas kamu sebagai pengabdi negara,aku juga merindukan kamu camam,lebih dari dirimu"
"satu menit"
"dua menit"
"tiga menit"
balasan pesan dari leon tak kunjung datang,dan zahra membaca chat dari dari dina.
π©"assalamualikum zah,, bsok pagi aku udah sampai di bandara kamu jangan lupa jpita kau karena aku nggak tau seluk belum kota. jogja,nanti kawan kamu ini kesasar lo kalau kamu nggak jemput"
zahra tersenyum membaca chat dina yang tak ada berubahnya dari dulu.
π©"iya din,kamu nggak usah kawatir,pagi bsok aku izin sama pak adrian hanya setengah hari untuk menjemput mu"
π©"makasih zah".
zahra hanya melihat pesan terakhir itu Dari dina dan meletakkan ponselnya ke atas meja,zahra kemudian mengangkat zahra perlahan-lagan ke kamar agar tidur tatiana tidak terganggu,sesampainya di kamar seperti biasa zahra menyelimuti tatiana dan mengecup keningnya sepertinya itu sudah menjadi rutinitas zahra,dan zahra terbaring di samping tatiana dan memejamkan matanyaπ΄.
...*..........*...
"hal yerindah yang tak ada tandingannya ialah selalu mengucapkan rasa syukur kepada than atas apa yang telah diberinya kepada kita,tanpa harus menyesalinya baik atau buruknya yang kita jalani,,,"
...~D.s.....
__ADS_1