
cinta itu terkadang menyakitkan, terkadang tidak ada obat yang bisa menyembuhkan,tapi akan ada yang bisa menyembuhkannya kembali.itu salah satu filosofi novel yang aku baca hari ini,menarik sih,apa lagi buat orang seperti aku ini.
"tok..tok...tok" bunyi pintu kamar yang di gedor-gedor.
"iya siapa??" tanyaku sambil menatap ke arah pintu.
"ibu nak" ucap ibu.
"iya bu,ada apa??" ucapku bertanya kembali.
"bisa keluar nak??" jawab ibu bertanya.
"bisa bu" ucapku.
aku kemudian menutup novel yang aku baca hari dan beranjak meninggalkan kamar.
"iya bu,ada apa bu" ujarku kembali bertanya.
ibu melihat kebelakangku.
"zahra..........!!!!!"panggil moana sambil memelukku.
" moana..ada apa na"ucapku kebingungan.
"kita pergi party yuk" ucap moana mengajak dan melepaskan pelukannya dariku.
"party??" ujarku.
"iya party" ucap moana sambil mengangguk.
"party siapa na??" kataku yang masih saja bingung.
"party sepupu gue" ucapnya tersenyum ke arahku.
"ooh...sepepu kamu"jawabku.
" iya mau ikut gak??"ucapnya kembali mengajak.
"hmmmm.... gimana ya??" ucapku berpikir.
"udah ikut aja ya" ucap moana sedikit memaksa.
"sebelum pergi aku mau tau tema partynya dulu,bolehkan??" tanyaku.
"boleh" ucapnya mengangguk.
"terus apa temanya??" ucapku masih bertanya.
"temanya adalah......" ucapnya yang membuatku tambah penasaran.
"cepatan dong na" ucapku penasaran.
"temanya adalah masquerade party" ucapnya tersenyum ke arah ku.
"wow... masquerade party" ucapku kaget.
"iya benar" ucapnya mengangguk.
"aku mau sih ikut na,tapi aku gak ada gaun yang pas untuk ikut pestanya" tutur kataku mulai pelan.
"lo tenang aja,gue punya ide..." ucapnya brilliant.
"ide apa" ucapku kebingungan.
"ke mall..." ucapnya dengan santai.
"ke mall,ya kali na kamu iya ada uang kalau aku gak" tuturku kbali pelan sambil duduk di sofa.
"udah kalau soal itu lo tenang aja ,kali ini gue yang beliin" ucapnya tersenyum sambil duduk disebelahku.
aku melihat ke arah ibu yang dari tadi masih menunggu dan menguping pembicaraanku dengan moana.
"pergi aja zah,ibu izinin kok" ucap ibu tersenyum membalas tatapanku.
seolah-olah ibu tau perasaan ku sekarang.
"benaran bu" aku beranjak dari sofa dan langsung memeluk ibu.
"iya benaran" ucap ibu dalam pelukan hangatnya.
"tuh zah...dibolehin kan!" ucap moana menyela.
aku kemudian melepaskan pelukannya dari ibu.
"makasih banyak ya bu" ucapku berterimakasih.
"iya sama-sama ,yaudah gih kamu pergi sama moana,ibu tinggal dulu ya ada pekerjaan yang harus ibu kerjakan" ucap ibu meninggalkan kami berdua dan aku mengangguk pelan.
"tuh zah bolehkan??" ucapnya sambil menyenggol lenganku.
"iya boleh." ucapku senang.
"yaudah yuk...sekarang waktunya kita ke mall" ajaknya.
"yuk...tapi aku siap-sian bentar ya" ucapku menyuruh menunggu.
"oke sip" jawabnya.
aku bersiap-siap dan selesai.
"udah yuk..." ucapku mengajak moana.
"cepat banget..." ucap moana cengar cengir.
"emang siap siap harus lama-lama gitu" ucapku cetus.
"wkwkwkw...gak jugak sih,yaudah kita berangkat sekarang" ucap moana cekikilan.
"yaudah yuk" ucapku.
sebelum pergi aku pamit sama ibu.
"bu zahra pergi dulu ya" teriakku.
"iya hati-hari ya nak, pulang jangan kemalaman". teriak ibu.
" iya bu"teriakku kembali.
"tante....moana juga pamit ya" teriak moana.
"iya moana" ucap ibu.
kami berdua pun beranjak meninggalkan rumah.
"kita naik apa??" ucapku bertanya.
"mobil" ucapnya.
"mobil siapa??" ucapku kembali bertanya.
"elang" katanya tersenyum.
"elang??,elang juga ikutan" ucapku kaget.
__ADS_1
"ho'o" ucapnya.
"okelah kalau gitu" ucapku.
"Yups..tunggu bentar ya bentar lagi elang nyampai kok" ucapnya merangkul bahuku.
"oke" ucapku tersenyum.
tidak berapa lama pun elang datang.
"hei girls" ucapnya akrab.
"wkwkwk apaansih kamu lang" ucap aku tertawa melihatnya.
"ready......" ucapnya.
"ready dung" ucap moana.
"yaudah naik yuk!" ucap elang menyuruh kami naik.
tanpa berpikir lama pun kami berdua naik dan langsung pergi ke mall.
"kamu belum ada baju juga ya lang" ucapku polos.
"wkwkwkw belum,nantik aku cari bajun di mall" ucap elang tertawa karena pertanyaanku.
"oke kalau gitu lang" ucapku tersenyum.
selesai obrolan ,kami bertiga pun sampai di mall.
"yey...akhirnya sampai" ucap moana sambil turun dari mobil.
kami berdua pun tyrun dari mobil.
"yaudah yuk masuk" ucap elang menatap ke arahku dan moana .
"yuk...." ucap kami berdua senang.
setelah masuk kami berdua sibuk memilih-milih kostum yang pas untuk pergi ke party,tanpa memperdulikan elang.
"gini ni kalau cewek udah,lihat-lihat kostum,dianya sampai lupa sama siapa dia pergi tadi" ucap elang merajuk..
"elang...jangan lebay deh" ucap moana.
"iya lang jangan kayak gitu dong" ujarku.
"iya iya,yaudah gue pilih kostum juga ya" ucapnya sambil tersenyum dan meninggalkan kami berdua yang sedang asyik memilih-milih.
kami kemudian menganggukkan perkataan elang dan kembali memilih kostum.
"zah gue pilihin ya untuk lo" ucap moana bersemangat.
"oke na" ucapku tersenyum.
"ini zah cobain yang ini deh" ucapnya menyodorkan gain ke arah ku.
"ntar ya aku cobain dulu" ucapku mengambil gaun dari tangannya.
aku kemudian mencoba gaun yang diverikan moana.
"udah na gimana??" tanyaku yang baru saja keluar dari kamar ganti.
"hmmmm... kurang zah" ucapnya berpikir.
"kurang apanya na,ini udah bagus banget log" ucapku melihat ke arah gaun yang aku pakai.
"masih kurang pokoknya zah" ucapnya.
"baiklah" ucapku menaikkan bahuku.
"oke" ucapku.
aku terus melakukan ini beberapakali sampai menunggu instruksi dari moana.
"nah ini baru pas" ucapnya sambil mununjuk-nunjuk ke arah gaunnya.
"ufffttt..,akhirnya" ucapku lega.
"yaudah lo udah,sekarang giliran gue" ucapnya pergi meninggalkanku .
"moana-moana " ucapku mengelengkan kepala.
tidak berapa lama pun elang datang.
"wow" ucapnya kaget dengan pakaianku.
"kenapa lang ,jelek ya" ucapku yang mulai tidak percaya diri.
"gak malah kamu cantik banget hari ini" ucapnya dengan nada merayuku.
"lebay kamu lang" ucapku menepis perkataannya.
"gak ini beneran" ucapnya kembali Dan menatapku.
"hmmm....makasih" ucapku mencoba menghindari tatapan elang.
"moana belum siap??ucap elang bertanya ,aku hanya mengangguk pelan.
" yaudah sebelum moana selesai aku duduk dulu aka"ucapnya dengan duduk disampingku dan tentunya membuatku kaget.
sejak hari dimana elang menembakku,aku agak sedikit canggung dengan elang tidak seperti biasanya.
" Taaaaaadaaaa...."ucap moana keluar dari ruang gantinya.
"wow....kamu cantik kali na" ucapku langsung berdiri disebelahnya.
"biasa aja kali zah" ucapnya.
"yaudah udah siapkan,sekarang kita berangkat lagi yuk,nunggu kalian siap-siap aja,dari siang sampai mau magrib baru siap." ucap elang nyeletus.
tapi memang benar sih kata elang kami siap-siap lama banget.
kalian juga pasti bingung kan masquerade party di saat pandemi.masquerade party ini yang sangat berbeda sih sekarang topengnya gak digunain,cuma masquerade party menggunakan masker yang sedikit lebih elegant.
"iya iya " ucap kami berdua.
kami bertiga pun meninggalkan mall dan berangkat menuju pestanya.
"lang"sahutku.
" ha"ucapnya singkat.
"gak jadi deh" ucapku mengelengkan kepala.
tidak berapa lama kami pun sampai di tempat
masquerade party diadakan.
"jangan lupa pakai maskernya"ucap elang mengingatkan.
" iya iya lang"ucap moana.
__ADS_1
kemudian kami bertiga pun turun dari mobil.
"wow...pestanya bagus banget" ucapku kagum.
"siapa dulu yang adain pestanya" ucap moana dengan sangat percaya diri.
"sepupu kamu" ucapku.
"yoi"ucapnya tersenyum mengarahku.
masquerade party ini sangat berbeda dari masquerade party sebelum belumnya dimana dulu partynya menggunakan topeng-topeng yang sangat indah,dan sekarang topeng itu tergantikan dengan masker yang sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat.
memang sih masker yang kami pakai elegant dan tidak dapat dipungkiri dan aku masih sangat bersyukur masih bisa menikmati party yang sebagus ini dan se unik ini.
" makan yuk"lapar ni ucap elang yang membangunkanku dari lamunananku.
"yaudah yuk" ucapku.
"oh ya lang zah,kalian nikmati aja pestanya ya,gue tinggal dulu" ucapnya meninggalkan kami berdua.
"yaudah yuk lang" ucapku mengajak nya.
"yuk kita duduk disitu aja " ucapnya menarik tanganku.
aku mengikutinya dan duduk didepannya.
"zah aku makan dulu ya,udah laper ni soalnya" ucapnya sambil memegang perutnya.
"iya lanjut aja lang" ucapku
elang sibuk melahap Dan menikmati makanannya.
"lo gak makan juga zah" ucapnya sambil mengunyah.
"iya ni aku makan" ucapku sambil makan.
kami menikmati hidangan yang disediakan di pesta tersebut.
"acara selanjutnya adalah dansa..." teriak salah satu pembawa acara.
"dansa....ide bagus tu" ucap elang senang.
alunan musik pun mulai terdengar dan orang satu persatu mulai berdansa dengan pasangannya.
"andai aja leon disini,aku pasti udah dansa bareng dia" ujarku dengan raut wajah sedih.
"udah ngapain sih lo masih pikirin tu orang,mending lo dansa dengan gue" ucap elang menyodorkan tangganya.
aku kemudian memegang tangan elang,kami berdua pun berdansa.
"lang udah jangan liatin aku terus" ucapku dengan suara pelan.
"emang kenap??" ucap elang bertanya.
"pokoknya gak boleh" ucapku cetus.
"iya iya" ucap elang.
tapi lagi-lagi elang menatapku dan itu membuatku sangat risih.
"udah ah lang" ucapku berhenti berdansa.
"yaelah zah,lanjut lagi dong" ucapnya.
"gak ah aku mau pulang aja" ucapku.
"yaudah aku antarin ya" ucapnya menawarkan.
"iya" ucapku singkat dan deluan meninggalkannya.
sebelum pergi aku pamit ke moana.
"na aku pulang dulu ya" ucapku pamit.
"cepat banget zah" jawab moana.
"iya na,akukan dah bilang sama ibu gak bakalan pulang kemalaman" ucapku.
"yaudah zah ,hati-hati ya " ucapnya.
"iya na,sekali lagi makasih banyak ya termasuk sama gaun yang aku pakai" ucapku dengan melihat gaun yang aku pakai.
"iya sama-sama" ucapnya tersenyum.
"bye na" ucapku cipika cipiki dengan moana.
"bye zah" ucapnya.
aku kemudian pergi meninggalkan pesta dan aku melihat elang udah menungguku di dalam mobilnya.
'aku kemudian masuk ke dalam mobilnya.'
"maaf ya lang,kami jadi nungguin aku" ucapku merasa bersalah.
"iya gak papa kok" ucapnya sambil menyetir.
kami berdua pun mendadak canggung.
"lang" zah"ucap kami serentak.
"kamu deluan deh." ucapku menyuruhnya.
"zah sebenarnya aku masih sayang sama kamu zah" ucapnya menatap ke arahku.
"udah aku terka lang,tapi maaf lang sampai saat ini aku belum bisa membalasnya" tutur kataku yang mulai pelan.
"iya aku tau kok,zah tapi aku selalu nungguin jawaban kamu zah" ucapnya tersenyum.
"kamu gak usah nungguin aku lang,karena aku gak pantas buat kamu,masih banyak cewek-cewek diluar sana yang lebih pantas untuk kamu" ucapku.
"tapi hati aku gak bisa bohong zah" ucap elang kembali.
aku terdiam dan bingung mau jawab apa lagi ke elang,jujur elang memang baik,tapi aku gak bisa juga bohongi perasaan ku.
"udah sampai zah" ucap elang memberhentikan mobilnya.
"iya lang,aku masuk ya,dan makasih ya lang" ucapku berusaha menghindar dari tatapan elang.
"iya sama-sama zah" ucap elang beranjak pergi.
aku kemudian masuk ke dalam rumah, dan masuk ke dalam kamar ,segera aku ganti pakaian yang mulai membuatku pengap.
selesai berganti pakaian ,aku kemudian kembali rebahan di ranjangku.
"hmm...maafkan aku ya lang" ujarku masih merasa bersalah.
aku memang gak bisa membalas perasaan mu lang maaf lang.
(aku berbalik ke kiri dan ke kanan).
sampai aku letih berputar-putar di tempat tidur dan kemudian tertidur pulas.
... *.......*...
__ADS_1
"aku tidak bisa membalas perasaan mu yang tulus,tapi demi setiap hembus nafasku,dan membuatku tersenyum kau tetap selalu ada untukku walau ku tak bisa membalasmu"
... -D.s...