
ruangan yang telah di penuhi canda tawa, tiba-tiba menjadi hening saat seorang dokter memasuki ruangan zahra.
dokter memandangi semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut dan tersenyum.
"bapak dan juga ibuk nggak papa tertawa dan bercanda asalkan jangan mengganggu pasien"bilang dokter tersenyum ramah.
"hehehehe nggak ke ganggu kok dok,lagian saya senang dengan suasana seperti itu dok"balas zahra.
"Hmmmm baik kalau begitu,saya periksa dulu keadaan kami ya zahra"kata dokter mengambil stetoskopnya dan mulai memeriksa tubuh Zahra.
setelah dokter selesai memeriksa keadaan zahra,orang yang pertama kali ingin tau keadaannya zahra bukan orang tua zahra melainkan leon.
"Gimana dok kondisi calon istri saya?"tanya leon yang membuat semua orang harus menahan tawanya saat mendengar calon istri.
"keadaan zahra Alhamdulillah sudah mulai membaik,zahra juga sudah boleh pulang hari ini juga"jawab dokter.
"benaran dok,hari ini zahra udah boleh pulang"ucap leon yang tak bisa menahan kebahagiaannya.
"benaran"jawab dokter sambil mengangguk pelan.
"Alhamdulillah pai dengarkan Pai hari ini juga kamu boleh pulang"kata leon bersemangat sambil menggenggam tangan zahra.
"Iya leon aku dengar kok"ucap zahra tersenyum.
"kalau gitu saya tinggal dulu ya bapak juga ibuk,jangan lupa mengurus administrasinya"kata dokter sambil berlalu meninggalkan ruangan zahra.
"baik dok"balas elang.
"kak tatiana senang banget dengar kakak hari ini boleh pulang"ujarnya sambil memeluk zahra.
"kakak juga senang ,malahan kakak rindu main sama tatiana,bacain cerita dongeng sebelum tatiana tidur"kata zahra sambil membalas pelukannya.
__ADS_1
"iya kak udah beberapa hari ini tatiana nggak dengar dongeng sebelum tidur kakak, kakak lebih asyik ceritanya dari pada cerita dongeng yang di bacakan kak dina"ucap zahra menunjuk kearah dina.
"ant dongeng kak dina sejelek itu ya adik manis"susul dina ketempat zahra.
"nggak sih kak din, tapi lebih bagusan kak zahra kalau mendongeng"jawab tatiana.
"Yaudah jangan ribut ,nantik habis pulang bakal kakak dongengin sebelum tidur"selang Zahra agar tidak jadi keriuhan.
"janji kak!"kata tatiana menyodorkan kelingkingnya.
"janji"sambut zahra tersenyum Pepsodent.
"zah aku mau balik deluan ya sama elang,soalnya dari kemarin kami belu pulang kami deluan dulu ya"ucap dina.
"iya Din,aku tau kalian pasti gerah bangetkan karena nggak mandi"jawab zahra.
"bukan gerah lagi zah,udah risih banget nih nggak mandi tapi nggak papakan kami pulang deluan zah"kata dina.
"oke aku pulang dulu ya zah,aku tunggu kehadiran kamu zah di rumah"ucap dina.
"iya Din".jawab zahra singkat.
"Om tante dina sama elang pulang deluan ya om tante"ucap elang pamit.
"iya nak"ucap ayah dan ibu secara bersamaan.
"dan lu Lee gue pulang dulu ya sama Dina jaga zahra baik-baik jangan sampai hilang lagi"pesan elang mengingatkan.
"siap lang".ucap leon hormat
"gue sama Dina pamit dulu ya"kata elang dan yang lainnya mengangguk perkataan elang.
__ADS_1
setelah dina dan elang beranjak dari ruangan zahra,Leon kembali ingin membicarakan sesuatu kepada zahra.
belum mengeluarkan maklumat apa-apa zahra langsung berkata"ada apa camam?apa yang ingin kamu bicarakan"seperti nya zahra sudah mengetahui kalau leon ingin berbicara tentang hal lain kepada dia.
"gini Pai , nanti sebelum kamu pulang aku mau nunjukin sebuah rumah buat kamu"ucap Leon serius.
"sebuah rumah camam?"ucap zahra yang masih tidak mengerti.
"iya pai,saat kamu sibuk dengan kantor kamu dan sosialisasi kamu,aku juga sibuk nyari rumah buat aku tepati dan kamu, aku suka banget sama desain rumahnya pai makannya aku beli rumahnya untuk kita tepati nantik setelah nikah"jelas leon.
saat mendengar penjelasan Leon zahra terfokus kepada ayah dan ibunya meminta jawaban kepada orang tuanya,tentu saja kedua orang tua zahra sangat mengerti tatapan zahra,ayah dan ibu mengangguk dan tersenyum memberi tau kalau dia memberi izin kepada zahra untuk melihat rumah yang telah di beli leon untuk mereka tepati suatu hari nanti.
"iya camam nanti aku ikut kamu kita lihat rumahnya sama-sama ya camam"ucap zahra setelah mendapat persetujuan orang tuanya.
"Alhamdulillah kalau kamu mau ikut zah"kata leon sangat lega.
"iya camam,aku mau istirahat sebentar sampai surat-surat administrasinya selesai camam"ujar zahra yang mulai kelelahan.
"iya pai istirahat aja ,biar aku ngurusin ke bagian administrasinya dulu"kata leon.
"nggak usah nak biar om sama Tante aja yang ke administrasinya,kamu disini aja ngawanin nak zahra"selang ibu zahra.
"Yaudah kalau itu kemauan om sama tante"jawab leon menuruti perkataan ibu zahra.
ayah dan ibu zahra pun pergi ke bagian administrasi untuk mengurus kepulangan zahra.
sedangkan leon dengan sedia berada di samping zahra dan tak ingin rasanya meninggalkan gadisnya walaupun hanya semenit.
... *......*...
"saat kalian menemukan seorang yang tepat pada saat itulah kalian akan mengerti Ari bagaimana saling melengkapi dalam sebuah hubungan itu"
__ADS_1
... ~D.s...