Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus empat


__ADS_3

Alvin keluar dari ruangan nya dia menemui asisten nya


" Nama yang buat calon sekretaris udah ada berapa orang ? Udah di seleksi mana yang berpengalaman? "


Assiten Alvin memberikan maps berisi nama nama calon


" Oke saya periksa dulu " kata Alvin kembali masuk lagi


Alvin melihat satu persatu berkas. Serta foto nya . Alvin meminta cewek karena kadang cewek bisa teliti dan terlihat rapi


" Kaya kenal Fay Nabila" gumam nya


Karena engak ada foto nya Alvin melihat pengalaman nya cukup bagus . Walaupun dia baru beberapa hari menjadi sekretaris di kantor yang lama


Alvin menghubungi asisten nya lagi . Dia meminta Fay karena Alvin membaca kriteria cocok


Saat siang hari Alvin memilih makan beli online . Dia menghubungi Afsah tapi tidak di angkat . Tapi Afsah sempat membalas pesan Alvin kalo dirinya engak perlu di kirim makanan


Alasan nya apa ? Pesan Alvin belum juga di balas


Tepat 7 malam alvin baru pulang kerja sampai rumah . Saat itu juga afsah baru selesai mandi


" Jangan pegang pegang" kata Afsah menolak Alvin menyentuh perut nya


" Apa lagi sih yang ? Ngambek terus ! "


" Siapa yang ngambek ! Kamu baru pulang . Aku engak tahu di luar kamu bisa aja bawa kuman . Emang mau anaknya yang kena? " Tanya afsah kesel


" Ya bilang dong! Aku kan engak tau . Kirain ngambek lagi "


Afsah menghela nafas . Afsah mengambil tas kerja Alvin dia letakan dengan rapi


" Besok besok kalo pulang kerja jangan sentuh aku dulu ya ! Kamu mandi terus bersih bersih baru boleh sentuh aku " kata afsah pelan


" Iya Honey . Aku pikir ngambek masalah tadi "


" Udah berlalu itu mah . Yaudah ya . Aku siapin makan malam kamu sama teh buat kamu . Baju nya kamu pilih sendiri gapapa ya vin ? "


" Iya gapapa Honey . Makasih loh "


Afsah menutup pintu kamar . Dia menyiapkan Alvin makan malam dan teh hangat buat suaminya


Afsah menunggu di meja makan sambil ngemil makan salad buah . Tak berapa lama Alvin segar , wangi . Alvin merengangkan tangan nya memeluk Afsah


" Gini kan enak , wangi , bersih , seger lagi , terus dingin juga badan kamu Mas "

__ADS_1


" Iya Honey hehe . Kangen banget sama bumil yang satu ini . Gimana hari ini apa yang kamu lakuin? " Tanya Alvin


" Ga banyak sih . Kerjaan aku cuma makan , tidur terus tadi masakin kamu buat makan malam . Tadi aku kenalan sama Ibu yang kerja sama kita . Nama nya Bu Norma"


" Itu orang suruhan mama Honey . Kata mama dia orang nya rajin tapi sayang. biarin dia bantu kita bersih bersih terus cuci apapun itu . Jangan di larang karena dia kita panggil buat di bayar " kata Alvin


" Iya . Yaudah makan gih . Masih hangat "


Alvin tersenyum dia ikut duduk menatap makanan yang di hidang afsah . Makanan ada 3 pilihan lauk yang beda beda membuat Alvin makan sangat nafsu


" Gimana pekerjaan kamu di kantor ? "


" Aman , lancar , engak ada apa apa . Paling lagi cari sekretaris baru aja sih . Yang kemarin resign karena ada masalah keluarga . Tapi kamu tenang aja . Udah ada peganti nya kok "


Afsah mengangguk. Afsah akan selalu menanyakan kabar alvin setiap harinya . Begitu pun dengan alvin . Seharian kedua nya sibuk . Dan malam harinya harus sama sama membuka suara biar mempererat komunikasi mereka


" Aku pengen kembangin usaha ibu sama bapak vin . Tadi ibu bilang ruko yang mereka sewa . Bulan depan mau di jual sama orang . Katanya sih udah ada yang beli "


" Terus ? "


" Ibu sama bapak lagi cari tempat lain buat mereka jualan . Paling sih kalo emang harga sewa di tempat lain jauh di banding kemarin . Aku yang modalin " kata Afsah


" Oh Oke "


" Aku lagi cari cari lewat Web sih tempat buat ibu sama bapak jualan . Engak jauh Paling sekitar rumah " kata Afsah


Afsah memberhentikan makan nya dia menaruh sendok di tempat makan nya


" Pembicaraan aku engak bikin kamu tertarik ya ? "


" Hah ? " kata alvin mengangkat kepalanya


Alvin meletakkan hp nya dia menatap afsah


" Kamu dari tadi sibuk main hp . Aku ngomong dari tadi oh ok oh ok ! Ga tertarik kan ? "


" Bukan begitu sah . Aku dengerin kamu ngomong " jawab alvin


Afsah melipat kedua tangan nya di atas dada


" Coba ulangin apa yang aku omong tadi "


Alvin terdiam


" apa ? Aku ngomong apa tadi sama kamu ? Dengerin nggak SIH ? "

__ADS_1


" Tadi kamu bilang ibu sama bapak mau pindah tempat terus kamu mau cariin tempat nya lewat Web " kata alvin mengulang


" Terus jawaban kamu oh ok doang ? " ketus Afsah


" Ya terus aku harus jawab apa sah ? "


" ya apa kek . Ga guna banget ngomong sama kamu . Disini yang capek bukan cuma kamu doang . Aku juga capek seharian dirumah . Kamu engak ngerasain kan sakit nya aku lagi hamil begini " ketus afsah


" Kok jadi begini sah ngomong nya ? " Tanya alvin


Alvin mengacak rambut nya . Dia langsung menundukan kepalanya


" Kamu pikir enak jadi orang hamil ? Kamu enak kerja keluar rumah . Disini aku sakit pinggang aku , tangan aku , kaki aku . Enak kamu pikir ? " Tanya Afsah ketus


Alvin mengangkat kepalanya dia meneguk minuman. Alvin meninggalkan meja makan dia memilih keluar rumah membawa rokok nya


" Stres ! " Gumam alvin setelah dia keluar rumah


Beberapa jam kemudian Alvin kembali ke kamar. Siap untuk tidur . Sebelum itu Alvin kepengen banget nonton bola yang sudah lewat beberapa hari tayang


Afsah turun dari ranjang . Wanita itu melepaskan pakaian nya hanya dalaman dan menganti pakaian dinas malam nya


" Vin... tolong ambilin minum diluar sana dong . Aku males keluar "


Alvin langsung mengambilnya . Menaruh di nakas. Alvin juga menyiapkan cemilan afsah yang dia ambil di lemari khusus cemilan istrinya di kamar


" Vin ... "


Alvin mematikan hp nya . Kayanya nonton serius di hp nya tidak di wajibkan nonton dirumah . Pasti ada aja istrinya selalu meganggu


" Lihat deh perut aku udah mulai berbentuk buncit " kata Afsah


Alvin mengangguk. Alvin memeluk nya dari belakang melihat mereka lewat pantulan kaca


" Hormon orang hamil tuh begini ya ? Kadang suka marah enggak jelas terus tiba tiba baik sendiri ? "


" aku nggak tau " jawab afsah


" Terus kenapa tadi marah marah nggak jelas ? tadi aku dengerin kamu ngomong sah . aku sama sekali perhatiin, dengerin juga . cuma aku bingung harus jawab apa . kalo pun kamu mau kembangin usaha orang tua kamu . udah pasti aku ngedukung kok sayang . Kamu tinggal kasih catatan aja ke aku . Pengeluaran nya berapa . pasti aku terima "


" Makasih sayang . maaf kalo tadi aku udah marahin kamu . karena aku kesel banget sama kamu . ga tau kenapa . bawaan nya kesel banget ngeliat kamu main hp " Jawab Afsah


Alvin menghela nafas. Mungkin dia akan ngomong sama mama nya next time


" Vin apa kamu malam ini engak kepengen ? "

__ADS_1


" Next aja sah . Aku mau nonton bola . lagian kamu mata nya udah ngantuk itu . mending kamu istirahat "


__ADS_2