Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Delapan empat


__ADS_3

" Selamat hari minggu " kata Afsah pada dirinya


Pagi ini afsah berniat mau pergi ke pasar . Kalo liat dari Google maps hanya 7 menit dari apartemen


Afsah memakai jaket, dan topi . Karena cuaca di Surabaya sangat sangat aktiv 31°. Afsah tak lupa mengunci pintu


Menaiki lift sendirian . Afsah tinggal di lantai 10 . Di lantai 8 dia bertemu dengan seorang pria


" Orang baru ya ? "


" Iya "


" Kelihatan ! Engak pernah ketemu soalnya. Tinggal lantai berapa mba? "


" 10 mas " kata Afsah


Pria itu mengulurkan tangan nya


" Rakyan "


" Afsah " kata afsah membalas sambutan


Tak ada obrolan setelah perkenalan itu . Mereka sama sama keluar di lobby apartemen. Entah kemana Rakyan. Yang pasti menghilang di belakang nya . Afsah terus memegangi hp nya


Karena jejak ke pasar ada di ponselnya . Ternyata tidak begitu jauh. Ada di belakang apartemen tapi nyebrang jalan


Afsah membeli secukupnya bahan bahan untuk nanti malam dan besok . Beli yang instan instan dan juga sayuran. Buah terutama


Untuk membuat Salad buah kesukaan nya selalu hadir setiap pagi


Drt..


Drt...


Nomor tak afsah kenal . Terus menghubungi nya . Semalam udah nelpon . Cuma engak afsah angkat . Yang pasti ada hubungan nya nanti sama Alvin


Melihat ada toko jajanan warung . Afsah membelinya juga buat cemilan di apartemen nya sambil santai . Setelah cukup muat kedua tangan nya itu memegang barang barang .


Afsah kembali lagi ke apartemen berjalan kaki . Karena tanggung banget kepengen naik ojek . Afsah meletakkan barang barang di meja makan apartemen nya


Afsah mencuci tangan dulu . Baru setelah itu mencuci sayuran dan buah buah an untuk menaruh di dalam kulkas


Drt... drt...


Ibu

__ADS_1


( Sah . Mana alamat nya . Ibu tungguin dari kemarin )


( Bentar bu . Afsah lagi ngurus pekerjaan afsah . Afsah lupa semalam engak sempat kirim alamat ) kata Afsah berbohong


( Sekarang ya sah . Bapak tanyain soalnya . Siapa tahu bapak mau ajak ibu kesana )


( Iya bu )


Afsah langsung mematikan panggilan nya. Keburu tanggung afsah mencuci sayuran dan buah buah an


Dari pada ibu bawel. Afsah memberikan alamat apartemen dan lantai serta Nomor unit nya


Siang ini afsah berniat membeli makan di luar . Karena mager juga masak sekali buat dirinya sendiri


Nomor tak di kenal menghubungi afsah lagi . Kali ini afsah bener bener terganggu banget


( halo! ) kata Afsah


( Akhirnya! Honey... aku minta maaf )


( maaf buat apa ? Emang ada salah ? ) ketus Afsah


( Iya aku yang salah . Aku salah udah ngatain kamu dan setuju sama perkataan kamu . Aku engak bakalan terima gitu aja kita batal nikah. Hari ini beneran aku nyusul kamu ke surabaya. Ibu udah kasih alamat ke aku )


( Bisa ngga sih kita terima aja kalo emang kita ga jodoh ? Terima takdir lah vin ! Dua kali kita berpisah . Artinya emang engak jodoh kan ? Gue juga udah ngomong baik baik sama orang tua lo . Jangan ganggu gue lagi alvin . Gue tolong banget )


( Aku engak bisa terima . Kita udah lamaran kok . Yaudah kalo mau nikah secepatnya. Ayo kita nikah . Engak perlu nunggu 5 bulan kan )


( Udah engak minat . Nikah aja sama yang lain. Cincin juga udah gue kasih kan ) ketus afsah


( Harus sama kamu nikah nya . Orang kamu yang pilih cincin nya kok ) kata Alvin maksa


( Terserah lo deh . Gue udah capek . Gue beneran muak banget vin sama lo . Kebanyakan drama ) kata afsah kesel


( tunggu aku honey . Ini udah di bandara Jakarta. Perkiraan sore aku sampai sana )


Tut...


Afsah langsung melepar Hp nya . Kenapa alvin engak bisa buat afsah tenang . Sekali aja ! Kenapa harus ketemu Alvin ? Kenapa harus dia yang jadi calon suami? Dasar bre*gsek


Tok tok tok


Afsah terbangun dari tidur nya . Pintu unit nya ada yang mengetuk


Tok tok tok

__ADS_1


Afsah membuka nya . Ketika itu dia terkejut


" Ih ngapain . Jangan masuk " tahan afsah menghalangi mereka alvin


Alvin langsung memeluk afsah . Berusaha buat berontak tapi alvin terus mengeratkan pelukan nya


" Apa sih peluk peluk! " ketus Afsah


Alvin tetap memeluknya . Di rasa afsah udah mulai engak nyaman. Alvin melepaskan pelukan


" Maafin aku honey! " kata Alvin


Afsah mendorong alvin sampai keluar dari pintu kamar nya


" Jangan marah dong. Udah jauh jauh kesini masa di cuekin "


" Gue engak minta lo kesini kan ? Ngapain kesini ? Bukan nya udah jelas lo yang batalin semuanya ? Sekarang apa lagi yang mau di omongin? " Tanya Afsah


" Tapi keadaan yang membuat aku kesini. Oke aku tau aku salah . Seharusnya aku dengerin dulu penjelasan kamu tentang pekerjaan kamu . Dan engak seharusnya aku langsung marah sama kamu . Benar kamu bilang . Aku egois "


" Dari dulu kemana aja ? Emang dari dulu kamu egois ? Mau menang sendiri! Asal lo tau ya ! Gue nerima lo . Cuma karena duit nya doang. Cinta juga kagak gue sama lo " ketus Afsah


" Kok ngomong nya begitu honey ? " Tanya Alvin


" Emang kenyataan , selama ini lo tuh bodoh . Gue sama sekali engak ada perasan sedikit pun . Gue terima lo karena uang . Lo orang kaya . Dan gue manfaatin uang lo ! "


Alvin langsung diam . Apakah bener selama ini afsha cuma manfaatin ? Semua kata kata sayang dan cinta afsah hanyalah palsu ?


" Aku kesini mau perbaiki hubungan kita sah . Aku minta maaf kalo aku nyakitin kamu kemarin. Aku juga minta maaf udah ngebentak kamu dan bilang aku muak sama kamu . Aku minta maaf sah " kata alvin


Alvin memohon menatap afsah. Wanita itu membuang muka sembarang arah


" Pulang ke jakarta vin ! Gue engak mau ngeliat muka lo . Bukan gue udah pernah bilang. Sekali lo nyakitin gue . Gue bakalan pergi dari lo "


Afsah langsung masuk ke unit nya dan mengunci pintu . Alvin menghapus air matanya


" Sah ... sayang ... buka dulu pintu nya " kata Alvin


Alvin masih setia berdiri. Sampai duduk . Alvin menunggu nya sampai tengah malam . Karena alvin beneran engak punya tempat tinggal


Alvin belum booking hotel karena dia harus memperjuangkan afsah dulu


Tok tok tok


" Sah...." tengah malam alvin mengetuk afsah

__ADS_1


__ADS_2