
Mencium aroma mulai masak di dalam. Membuat alvin akhirnya juga kepo dengan cara afsah memasak
" Ternyata kamu bisa masak juga ya ! " kata Alvin sambil tersenyum begitu bangga afsah bisa memasak kesukaan nya
" Ya begitulah . Jangan di puji dulu . Cobain dulu rasanya . Aku bisa masak. Emang selama dulu kamu sekolah siapa yang masakin kamu buat bekel ? Dengan enaknya makanan tuh di buang gitu aja "
" Ya allah masih di inget aja ! Pasti derren nih yang cerita " kata Alvin
" Dosa tau buang buang makanan. Udah gitu ga di hargain orang bangun pagi pagi buat masak. Biar pacar nya engak kelaparan "
Alvin langsung mengelus punggung afsah . Supaya kekasih nya itu tenang jangan marah marah apalagi mengungkit
" Udah udah ya ! Masa lalu ! Sekarang kita bangun masa depan. Okeyyy! " kata Alvin
Afsah mematikan kompor sebelah nya yang merebus pasta
" Coba kamu bantu sedikit. Tolong angkat pasta nya . Terus di tiris "
Alvin mengangguk. Sebelum mengangkat nya alvin mencium pipi afsah lebih dulu . Tumisan udah siap, begitu juga dengan chiken katsu
" Ini mau taro dimana honey ? "
" Sini masukin " ujuk afsah pada teflonnya
Alvin masukan ke dalam nya . Mulai di aduk dan kelihatan nya sangat enak. Afsah mengambil dua mangkuk lalu dia masukan dengan rapi dengan cara di gulung
Tak lupa memotong chiken katsu menjadi 3 bagian . Lalu dia taro pinggir dan keju yang sudah dia parut di aurin
Jus kemasan yang afsah beli tadi juga afsah tuang dalan gelas
" Udah jadi sayang ? "
" Iya . Kita mau makan dimana? "
" Di luar ayunan kolam berenang aja sayang . Sini biar aku yang bawain . Kamu bawa minum aja " kata Alvin begitu semangat
Afsah mengangguk . Alvin begitu aja jalan duluan . Karena afsah mau beres dapur dulu. Bersih seperti semula
" Udah nanti aja sayang . Kita makan dulu " kata Alvin tidak sabar
Afsah membawa 2 minuman jus segar kehalaman samping . Yang di mana alvin menarik meja kecil dia dekatkan ke ayunan payung untuk mereka duduk
" Jangan di makan dulu. Aku mau foto "
Alvin menghela nafas harus sabar apa lagi sekarang ini
" Iseng aja tangan nya ! Beluman " kata Afsah ngomel
" Cepat sayang .... aku lapar "
Afsah menarik mangkuk milik alvin untuk menyatukan mangkok berdua. Afsah mengangkat punya alvin
" Pegang "
Alvin menurut . Dia tersenyum paksa
" Cepet senyum ... mau cepet di makan nggak "
__ADS_1
Alvin tersenyum paksa lagi
" Gini ya ! Engak nurut kan ! " kata afsah ngambek
Alvin menegakkan tubuhnya dia mulai tersenyum manis
" Foto berdua dulu "
" Astaga sayang ! " omel Alvin
Afsah mendekatkan wajahnya di pipi alvin . Mereka berdua sama sama tersenyum pada kamera
" Makasih udah di masakin " kata Alvin sambil tersenyum
Tadi afsah yang sudah masak. Kini giliran alvin yang bantu buat cuci piring . Ternyata alvin tidak semanja apa yang afsah pikirkan. Alvin bisa beres rumah apalagi cuci piring . Mengingat dia sekolah di luar
Pasti terbiasa hidup mandiri . Ayah nya memang tajir . Tapi tidak mungkin ayah nya bakalan mengajarkan Alvin manja terus . Pasti harus mandiri.
" Jadi kan kita mau pilih cincin ? " Tanya Alvin
" Jadi mas . Aku beres kamar kamu dulu ya. Ga enak tadi aku yang berantakin "
" Iya sayang " jawab Alvin
Keduanya berjalan saling mengandeng tangan di sebuah mall . Keduanya mencari toko perhiasan saran dari mama Alvin
" Lantai 2 kata mama kamu mas "
" Naik lagi berarti satu lantai lagi sah " kata alvin
Melewati Eskalator. Kedua nya terus mencari toko yang mama alvin sarankan .
" Oh iya " jawab alvin
Keduanya berjalan lurus kearah toko perhiasan . Membeli satu cincin untuk lamaran nanti. Afsah memilih nya ada beberapa saran dari karyawan toko
" Pilih mana yang kamu mau " kata Alvin
Karyawan toko itu tersenyum
" Di lampu ijo sama calon nya mba . Pilih aja yang bagus . Mahal gapapa ya mas hehe "
" Terserah calon saya aja mba . Mau yang mana "
Afsah memakai satu persatu. Mencari mana yang cocok untuk di tangan nya
" yang ini ya ! " kata Afsah
" Iya. Bagus di tangan kamu " kata Alvin
Afsah mengambil cincin yang dia sukai . Afsah juga meminta card alvin untuk bayar tagihan nya . Setelah itu di ukur jari yang akan mau di pakai
" calon suami nya manis mba ! Kalem juga engak banyak ngomong "
Afsah terkejut . Apa kalem ? Ga banyak ngomong ? Engak tahu aja aslinya suka cari keributan
" di tunggu 10 menit ya mba " kata nya
__ADS_1
" Saya tinggal keluar dulu gapapa ? "
" Gapapa mba . Nanti kalo udah saya hubungi. Bisa minta nomor telepon nya " karyawan itu memberikan sebuah buku untuk afsah menuliskan angka nomor whatsapp
Afsah mengajak alvin untuk keluar toko dulu . Wanita itu merangkul tangan alvin
" kamu ada yang mau di beli lagi sah ? "
" Bentar mas . Aku lupa mau beli apa . Tadi aku ingat " kata Afsah
Alvin menatap afsah . Saat ini mereka lagi menaik tangga Eskalator
" Cantik banget si sah "
" gombal " kata Afsah salting
" Merah gitu muka nya ... hehe kenapa ? " Tanya alvin
Afsah langsung memutar balik badan nya . Afsah memegang pipi emang di pegang itu panas
" Mau beli parfum "
" Yaudah ayuk . Sekalian aja aku juga beli " kata alvin
Masuk toko kedua. Alvin mencari parfum yang biasa dia beli . Sedangkan afsah masih milih milih
" Alvin..."
Kedua nya menengok. Ketika itu wanita yang memanggil alvin pengen cepika cepiki . Afsah langsung diam . Karena saat ini jarak alvin sama afsah sangat jauh
" Apa kabar ... engak ketemu dirumah . Tapi malah ketemu disini " kata Fay
Alvin mundur dua langkah menjauhi fay . Fay merapikan rambut nya dengan genit
" Sama siapa vin ? "
Alvin langsung memanggil afsah . Karena calon istrinya itu langsung diam
" Oh sama dia ... kalian udah ketemu lagi ... emm... Oh iya vin... kamu tau nggak cewek di samping kamu ini kekasih nya derren sahabat kamu . Kasian ya vin . Dulu kamu buang gitu aja . Ga dapat kamu . Malah ambil sahabat kamu "
Afsah menarik tangan alvin . Afsah melangkah satu kedepan menunjuk Fay
" Jaga mulut lo ya ! Gue robek lama lama tuh mulut ! Berapa kali gue bilang . Gue bukan pacar nya derren ! "
" Terus kalo bukan pacar kenapa mau di peluk peluk ? Dasar murahan "
Plak !
Alvin terkejut ketika afsah menampar nya . Alvin langsung mencegah mereka keributan . Di tambah lagi karyawan toko juga mencegah mereka
" sekali lagi lo gangguin gue sama alvin. Habis lo ketemu gue di jalan ! Asal lo tau . Alvin itu pacar gue " kata Afsah
Fay terlanjur keluar toko oleh karyawan toko. Afsah di buat kesel . Pasal nya dimana mana ketemu Fay
" Urus tuh mantan lo . Selesain masa lalu lo . Jangan sampai setelah menikah . Masih ganggu hidup gue " kata Afsah
" Aku beneran engak tau dia mau samperin aku sah "
__ADS_1
Afsah masa bodo . Dia kembali ke tempat parfum cewek . Alvin kesel sama fay tapi dia engak bisa apa apa