
Alvin langsung membuka pintu mobilnya. Memutar . Alvin langsung memeluk afsah . Walaupun Honey nya itu berontak
" Maksud keluar kantor biar dia engak cari alvin lagi. Biar dia engak gatel. Kalo emang masih berada di kantor itu . Emang kalian sama sama gatel "
Alvin menghela nafas . Alvin mengelus kepala belakang afsah untuk menenangkan dulu
" Iya alvin bakalan keluar kantor . Udah stop jangan nangis lagi "
Afsah tetap menangis karena hatinya beneran sakit . Bisa bisa nya atasan afsah mengajak calon suaminya itu melakukan hubungan suami istri. bahkan menawarkan harga
" Kita tetep jadi mau makan kan sah ? Alvin laper sah "
" jadi ..." jawab afsah
Alvin menenangkan Afsah lebih dulu. Setelah itu dia membuka kembali pintu mobil . Biar afsah masuk duluan . Kini mobil mereka jalan lagi
" Secepatnya alvin keluar ya, Honey . Engak perlu nunggu bulan depan . Besok alvin selesai in kerjaan alvin ya . Jangan sedih lagi dong " kata Alvin sambil mengelus kepala Afsah dengan kasih sayang
Afsah menghapus air matanya. Afsah mengiyakan apa yang alvin ucapan tadi . Alvin membuka isi laci dashbor . Mengambil barang kecil
" Kamu ingat kunci gantung yang kamu kasih ngga sah ? Aku masih menyimpan nya "
Afsah menerima nya . Afsah ingat dulu dia sempat memberi gantungan
" Buang ya " kata Afsah mengejek
Alvin langsung mengambilnya
" Jangan sah . Ini kan punya alvin dari kamu . Jangan di buang . Sayang kenangan nya . Asal kamu tau ya sah . Aku selalu bawa ini waktu kuliah. Aku gantung di tas aku . Aku selalu ngomong sama gantungan ini kalo aku kangen kamu terus aku juga bilang semoga pas ketemu lagi kita anak menikah"
" Bohong ! Disana pasti genit sama cewek. Mana sempet mikir gue " kata Afsah ketus
" Serius sah . Ya emang aku nakal pas disana tapi nakal nya aku masih normal sah. Aku selalu keinget kamu pas disana "
Afsah mengangguk. wanita itu mengejek alvin. Percaya aja deh . Alvin melebarkan jari jarinya
" Pegangan dong sah "
Afsah megenggam tangan alvin . Mereka berdua sama sama diam . Alvin mencium tangan Afsah
" Jangan marah lagi ya ! Maafin aku honey"
.
.
.
.
__ADS_1
Alvin memegang omongan nya . Dia berniat keluar Secepatnya itu akan terjadi . Seperti saat ini . Dia menyelesaikan pekerjaan nya . Apapun yang sudah selesai. Dia minta pekerjaan lagi sama afsah atau pak Ardi
Pak Ardi aja sampai terheran . Kenapa Alvin begitu semangat sekali bekerja. Kesana kemari alvin mengurus dokumen nya
Afsah masuk keruangan manajemen. Untuk memberikan laporan dari pak Ardi supaya cepat untuk bertemu client
Afsah melihat Sheila di dalam ruangan pak Haidar. Emang kelihatan Sheila ini suka pria yang bau duit . Lihat aja sekarang . Wanita itu menatap pak Haidar dengan Nafsu
Jadi ingat semalam Alvin bilang dia meminta Alvin untuk berhubungan tetapi di record. Ternyata licik juga Sheila. Bisa aja kan ketika Alvin pindah kantor dan menjadi Ceo . Dia sebarkan video itu menghancurkan reputasi alvin dan perusahaan
" Makasih Sah " kata Pak Haidar
Afsah langsung keluar . Tapi dia mendengar bisik bisik. Sheila menanyakan kamar hotel. Wow ! Ternyata bukan cuma Alvin aja
Alvin lagi bicara sama Pak Ardi Kalo dirinya sudah di minta untuk melanjutkan perusahaan. Alvin juga sudah memberikan surat pengunduran diri kalo dirinya akan Resign
" Saya ajukan dulu ya ke atasan . Kurang lebih 2 hari paling lama . Dan kalo paling cepat nya besok juga sudah di tanda tangan . Pastikan pekerjaan kamu sudah selesai semua ya vin " kata Pak Ardi
Alvin mengangguk . Pria itu kembali duduk dan tak lupa mengucapkan terima kasih pada Pak Ardi
Afsah memberi kode lewat tatapan mata ke Alvin untuk menemui nya di Pantry . Afsah terlebih dahulu ke sana . Beberapa menit kemudian baru Alvin menyusul nya
Ketika di pantry ada beberapa orang yang ada di dalam nya . Afsah memberi kode untuk alvin minum dulu . Beberapa menit kemudian mereka semua keluar karena cuma buat teh / kopi
Mereka duduk di pantry sambil minum teh dan juga afsah salad buah nya
Alvin langsung tersenyum. Pria itu langsung mendekatkan diri ke afsah . Memegang pinggang nya
" Sekarang udah engak gengsi lagi ya sah . Kalo lagi di rasakan langsung berucap . Aku seneng kamu frontal kaya gini "
Afsah tersenyum. Afsah menatap alvin . Lalu dia kecup pipi nya
" Aku bilang sama ibu kalo aku di beliin hp sama kamu . Kata ibu jangan mebebankan kamu mas . Aku di suruh gantiin uang nya " ucap Afsah
" Gapapa sah . Udah kamu pegang aja . Simpan buat kebutuhan kamu " kata Alvin
" Makasih ya mas . Kamu baik banget sama aku . Tapi kalo aku kasih sesuatu jangan pernah di tolak ya mas " kata Afsah
" Emang kamu mau kasih apa ? "
" Ada deh ! Rahasia lah " kata Afsah sambil tersenyum
Alvin tersenyum kenapa afsah imut sekali . Alvin mengecup pipi afsah dengan kasih sayang
" Nanti sering sering main ke kantor ya sah , biar aku semangat kerjanya . Kapan pun kamu mau kerja di perusahaan aku. Pasti aku langsung terima "
Afsah memberikan salad buah untuk alvin di suapin lah calon suaminya itu
" Buat kamu aja sah . Aku pengen makan yang lain "
__ADS_1
" Mau di buatin kopi ? "
" Boleh sah " kata Alvin
Afsah langsung bangun dari duduk nya . Dia melayani alvin minum dulu
" Kapan kita bisa lihat rumah sah ? Rumah aku yang di belikan ayah itu untuk kita tinggal bareng nanti . Kata Ayah aku . Kita harus lihat dulu . Siapa tahu ada rumah nya keadaan kerusakan atau apa gitu "
" Sebisa kamu aja kapan . Aku ngikut aja " kata Afsah
" Sabtu nanti gimana ? "
" Boleh mas . Jadi agenda kita Sabtu kerumah kamu " kata Afsah
" Iya ! " jawab Alvin
Afsah mengadukan kopi nya . Dia berikan untuk Alvin
" Kapan kapan boleh ya mas . Aku ajak alanna salon bareng "
" Boleh . Nanti aku tanya dia " Tanya Alvin
" Kita udah janjian mas . Makanya aku tanya kamu dulu boleh kan aku jalan sama Alanna buat salon bareng "
" Boleh sayang. Bagaimapun kamu juga kakak nya . Sayang alanna seperti sayang kamu ke aku ya sah " kata Alvin
Afsah kembali senyum. Afsah megenggam tangan alvin lagi. Afsah menyudahi makanan nya . Dia melihat alvin minum
" Jangan di tatap begitu dong sah . Aku salting " kata Alvin malu malu
Afsah menutup matanya tapi masih mengarahkan kepalanya posisi ke Alvin
" Hehehe . Gemes banget sih Sah "
Afsah tersenyum. Afsah mengelus pipi alvin dengan kasih sayang
" Kenapa ya mas aku biasa aja sama kamu" kata Afsah mengejek
" Emang kamu harus biasa aja sama aku . Biar aku yang cinta dan sayang sama kamu . Kamu cukup deket di samping. biar aku yang bekerja semuanya "
" Manis banget itu kata kata kalo udah merayu " kata afsah mengejek
Afsah melepaskan genggaman nya
" Aku balik kerja ya mas . Mau lanjutin kerjaan aku sebelum jam 12 "
" Iya sah . Gapapa aku disini aja " kata Alvin
Afsah langsung pergi begitu aja . Kini hanya alvin sendiri di dalam pantry
__ADS_1