Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Limabelas


__ADS_3

" Berapa bang 10 tusuk ? " Tanya Afsah


" 40 ribu aja "


Alvin mengangguk. Pria itu ingin memberikan uang pada penjual. Tapi di tahan sama Afsah


" Emang satu nya berapa ? Kok 10 tusuk 40 ribu? " Tanya Afsah tegas


" satu nya 4 ribuan neng "


" Apaan ini mah paling mahal 2rb . Kalo 4 ribu satu nya mending ga jadi sekalian . Ayo kita pergi " ajak Afsah menarik tangan Alvin


Alvin menurut saja . Tetapi penjual itu memanggilnya lagi


" Disini saya kan bayar tempat neng . Yaudah 10 ribu aja " ucap penjual pasrah


" Ya bukan gitu . Di gerobak aja tulis seribuan. Kenapa pas mau bayar mahal banget . Jangan gitu dong bang . Gini gini saya kan masih sekolah . Masih minta sama orang tua " ucap Afsah protes


Alvin membayarkan telor gulung itu dan kembali 40 ribu. Alvin tersenyum sepanjang jalan


" Udah ah . Ayuk kita pulang . Udah malam"


Alvin mengangguk. Pria itu meminum nya lagi es yang dia beli


" Ternyata lo perhitungan juga ya ! "


" Iya lah . Kalo kita diam aja . Yang ada di injek injek . Kalo kita beli sesuatu yang engak masuk akal . Harus di pertanyakan " ucap Afsah


Alvin menggguk mereka berjalan sambil mengandeng tangan


" Pulang nih ? Engak mau jalan kemana dulu gitu ? Masa Pulang? "


" Udah malam vin . Orang tua gue pasti nyariin . Tadi nya kan gue cuma izin sebentar beli makanan. Karena makanan yang mau gue beli tutup akhirnya gue ketemu sana derren "


Alvin mengangguk . Pria itu memakai helm


" gue engak suka lo nyebut nama cowok lain "


" Kenapa emang nya ? Kan emang namanya derren " kata Afsah


" Pokonya jangan sebut! "


" Dasar aneh ! " gumam Afsah

__ADS_1


Afsah langsung memeluk Alvin . Seketika alvin di buat diam . Alvin tersenyum sendiri


Sampai di depan minimarket depan gang Afsah . Alvin megang lengan Afsah


.


.


.


.


Pagi harinya Alvin menyusuli kelas Afsah . Pria itu ingin gantian memberikan sarapan untuk Afsah


Karena gengsi terlalu tinggi . Akhirnya Alvin menemui teman nya dulu . Lalu dia berpura-pura menanyakan teman di depan nya itu kemana


" Paling ngerjain pr di belakang sekolah "


Alvin mengangguk . Dia langsung mengirim pesan lewat Massanger Facebook. Dan bener kekasih nya itu lagi di halaman belakang sekolah


" Ehemmm... "


Afsah terkejut . Dia pikir guru nya yang mengawasi Afsah . Ternyata Alvin


" Kerjain pr lagi ? "


Afsah menutup buku nya . Wanita itu sudah selesai dengan tugas pr nya . Afsah duduk di samping alvin . Membuka sekalian bekal roti bakar yang dia buat


" Buat satu doang tapi bisa satu satu kok . Buat dua " ucap Afsah


Afsah membagi satu untuk alvin dan untuk dirinya . Begitu juga alvin dia memberikan bekal untuk Afasah


" Di makan nya nanti jam istirahat aja "


Afsah mengerutkan keningnya


" Tumben ngasih bekal . Engak biasa nya "


Alvin tersenyum pria itu mengelus kening Afsah dengan lembut


" Gapapa sekali kali ! " Ucap alvin. Alvin langsung menggigit roti bakar buatan afsah


Roti bakar pada umum nya berisi keju coklat. Entah kenapa Rasanya bener bener enak

__ADS_1


" Gue minta nomor lo dong . Kita udah pacaran berhari hari . Masa chatinggan dan nelepon masih lewat Facebook " kata Alvin memberikan ponselnya


Afsah mengetik nomor dan namanya


'AFSAH MICHELLA 'huruf kapital semua. Langsung di test sama alvin, biar afsha menyimpan nomor Alvin


" uhuk uhuk uhuk " alvin cepat gerak . Pria itu langsung pergi ke kantin untuk membeli minum


Bahkan alvin juga yang membuka air itu untuk di minum sama Afsah


" Makasih " kata Afsah


Alvin mengangguk . Pria itu kembali duduk. Alvin pelan pelan tangan nya itu mengandeng tangan Afsah


" Eem... " deham Afsah sambil menggaruk leher nya


Alvin juga salting Pria itu tersenyum tipis


" Udah jam 7, engak mau masuk kelas ? " Tanya Afsah


" Em. Ya . Yuk kita masuk kelas " ucap Alvin salting


Afsah mengangguk. Wanita itu beranjak bangun membawa 2 tempat bekal dan buku bukunya . Tanpa berkata apa apa lagi . Alvin mengambil buku dan tempat bekal


" Biar gue yang bawain "


" engak usah vin ... gue bisa bawa sendiri "


" Udah ayuk . Nanti telat masuk kelas " ucap alvin Cuek


Afsah tersenyum senang . ternyata alvin anaknya baik . Engak nyebelin seperti yang dia pikir


" Masuk sana ... " ucap alvin


" Makasih bekal nya . Dan makasih tadi udah di bawain "


Alvin mengangguk. Alvin menunggu afsah masuk kedalam kelas nya . Setelah itu alvin mengacak rambut nya saking gemes nya sama Afsah


Kembali kedalam kelas saat bertemu derren. Alvin menatap emosi ketika derren memegang bahu nya


" Gua sama Afsah..."


Alvin langsung menarik kerah leher derren. Membuat satu kelas langsung tertuju pada mereka berdua . Sigap Radi memisahkan mereka berdua

__ADS_1


" Jangan pernah deketin Cewek gue lagi ! Sekali lo deketin . Habis sama gue ! " ancam nya


Derren ingin membalikan ucapan nya tetap radi menggeleng kepala. Biarkan alvin meredakan emosi nya . Pria keras kepala itu butuh waktu untuk tenang . Nanti juga baik lagi .


__ADS_2