
" Berapa bang 10 tusuk ? " Tanya Afsah
" 40 ribu aja "
Alvin mengangguk. Pria itu ingin memberikan uang pada penjual. Tapi di tahan sama Afsah
" Emang satu nya berapa ? Kok 10 tusuk 40 ribu? " Tanya Afsah tegas
" satu nya 4 ribuan neng "
" Apaan ini mah paling mahal 2rb . Kalo 4 ribu satu nya mending ga jadi sekalian . Ayo kita pergi " ajak Afsah menarik tangan Alvin
Alvin menurut saja . Tetapi penjual itu memanggilnya lagi
" Disini saya kan bayar tempat neng . Yaudah 10 ribu aja " ucap penjual pasrah
" Ya bukan gitu . Di gerobak aja tulis seribuan. Kenapa pas mau bayar mahal banget . Jangan gitu dong bang . Gini gini saya kan masih sekolah . Masih minta sama orang tua " ucap Afsah protes
Alvin membayarkan telor gulung itu dan kembali 40 ribu. Alvin tersenyum sepanjang jalan
" Udah ah . Ayuk kita pulang . Udah malam"
Alvin mengangguk. Pria itu meminum nya lagi es yang dia beli
" Ternyata lo perhitungan juga ya ! "
" Iya lah . Kalo kita diam aja . Yang ada di injek injek . Kalo kita beli sesuatu yang engak masuk akal . Harus di pertanyakan " ucap Afsah
Alvin menggguk mereka berjalan sambil mengandeng tangan
" Pulang nih ? Engak mau jalan kemana dulu gitu ? Masa Pulang? "
" Udah malam vin . Orang tua gue pasti nyariin . Tadi nya kan gue cuma izin sebentar beli makanan. Karena makanan yang mau gue beli tutup akhirnya gue ketemu sana derren "
Alvin mengangguk . Pria itu memakai helm
" gue engak suka lo nyebut nama cowok lain "
" Kenapa emang nya ? Kan emang namanya derren " kata Afsah
" Pokonya jangan sebut! "
" Dasar aneh ! " gumam Afsah
__ADS_1
Afsah langsung memeluk Alvin . Seketika alvin di buat diam . Alvin tersenyum sendiri
Sampai di depan minimarket depan gang Afsah . Alvin megang lengan Afsah
.
.
.
.
Pagi harinya Alvin menyusuli kelas Afsah . Pria itu ingin gantian memberikan sarapan untuk Afsah
Karena gengsi terlalu tinggi . Akhirnya Alvin menemui teman nya dulu . Lalu dia berpura-pura menanyakan teman di depan nya itu kemana
" Paling ngerjain pr di belakang sekolah "
Alvin mengangguk . Dia langsung mengirim pesan lewat Massanger Facebook. Dan bener kekasih nya itu lagi di halaman belakang sekolah
" Ehemmm... "
Afsah terkejut . Dia pikir guru nya yang mengawasi Afsah . Ternyata Alvin
" Kerjain pr lagi ? "
Afsah menutup buku nya . Wanita itu sudah selesai dengan tugas pr nya . Afsah duduk di samping alvin . Membuka sekalian bekal roti bakar yang dia buat
" Buat satu doang tapi bisa satu satu kok . Buat dua " ucap Afsah
Afsah membagi satu untuk alvin dan untuk dirinya . Begitu juga alvin dia memberikan bekal untuk Afasah
" Di makan nya nanti jam istirahat aja "
Afsah mengerutkan keningnya
" Tumben ngasih bekal . Engak biasa nya "
Alvin tersenyum pria itu mengelus kening Afsah dengan lembut
" Gapapa sekali kali ! " Ucap alvin. Alvin langsung menggigit roti bakar buatan afsah
Roti bakar pada umum nya berisi keju coklat. Entah kenapa Rasanya bener bener enak
__ADS_1
" Gue minta nomor lo dong . Kita udah pacaran berhari hari . Masa chatinggan dan nelepon masih lewat Facebook " kata Alvin memberikan ponselnya
Afsah mengetik nomor dan namanya
'AFSAH MICHELLA 'huruf kapital semua. Langsung di test sama alvin, biar afsha menyimpan nomor Alvin
" uhuk uhuk uhuk " alvin cepat gerak . Pria itu langsung pergi ke kantin untuk membeli minum
Bahkan alvin juga yang membuka air itu untuk di minum sama Afsah
" Makasih " kata Afsah
Alvin mengangguk . Pria itu kembali duduk. Alvin pelan pelan tangan nya itu mengandeng tangan Afsah
" Eem... " deham Afsah sambil menggaruk leher nya
Alvin juga salting Pria itu tersenyum tipis
" Udah jam 7, engak mau masuk kelas ? " Tanya Afsah
" Em. Ya . Yuk kita masuk kelas " ucap Alvin salting
Afsah mengangguk. Wanita itu beranjak bangun membawa 2 tempat bekal dan buku bukunya . Tanpa berkata apa apa lagi . Alvin mengambil buku dan tempat bekal
" Biar gue yang bawain "
" engak usah vin ... gue bisa bawa sendiri "
" Udah ayuk . Nanti telat masuk kelas " ucap alvin Cuek
Afsah tersenyum senang . ternyata alvin anaknya baik . Engak nyebelin seperti yang dia pikir
" Masuk sana ... " ucap alvin
" Makasih bekal nya . Dan makasih tadi udah di bawain "
Alvin mengangguk. Alvin menunggu afsah masuk kedalam kelas nya . Setelah itu alvin mengacak rambut nya saking gemes nya sama Afsah
Kembali kedalam kelas saat bertemu derren. Alvin menatap emosi ketika derren memegang bahu nya
" Gua sama Afsah..."
Alvin langsung menarik kerah leher derren. Membuat satu kelas langsung tertuju pada mereka berdua . Sigap Radi memisahkan mereka berdua
__ADS_1
" Jangan pernah deketin Cewek gue lagi ! Sekali lo deketin . Habis sama gue ! " ancam nya
Derren ingin membalikan ucapan nya tetap radi menggeleng kepala. Biarkan alvin meredakan emosi nya . Pria keras kepala itu butuh waktu untuk tenang . Nanti juga baik lagi .