
Afsah gerah sendiri ngeliat alvin lagi nyusun kertas kertas . Afsah mengelus pundak alvin
" perlu aku bantu susun ? Kamu salah nyusun nya sayang , itu berantakan "
" Ga usah honey . Aku takut malah makin ribet lagi . Kamu duduk aja. Jangan iseng " kata Alvin
Afsah kembali duduk menatap alvin. Seperti biasa kalo lagi stres alvin selalu mengacak rambut nya
" Aku mandi dulu . Ini nanti aku mau bawa . Berkas nya penting banget sayang. aku titip sini jangan di pindahin "
Afsah mengangguk . Afsah mengambilkan handuk dia berikan ke alvin . Afsah juga menyiapkan pakaian untuk kerja nanti
Semua barang yang akan dia pakai dan bawa sudah afsah letakan satu persatu . Di meja kerja suaminya itu
Beberapa menit kemudian alvin keluar dengan pakaian rapi . Suaminya itu langsung duduk dan melahap sarapan
" Nanti bangku terapi nya datang . Langsung taru kamar aja . Pojok bawah ac"
" Iya. Makasih Vin ! " Ucap afsah
Alvin mengangguk lagi dia melahap banyak banyak sarapan pagi ini. Cukup kenyang akhirnya alvin memilih merokok di halaman depan sambil memanaskan mobilnya
" Nanti siang aku mau berenang , nyelam nyelam dikit . boleh ya Sayang ?"
" Boleh Honey " jawab alvin sambil mengelus punggung afsah
Afsah menemani Alvin lagi panasin mobil . Jarak mereka cukup jauh karena Alvin sedang merokok
" Dikit lagi aku jalan sayang . Gapapa kamu disini aja . Aku nanti tinggal ngambil tas "
Afsah memgangguk . Afsah menatap alvin pria itu terlihat gagah dan sedikit sexy bagian bokong dan bahu nya
Di lihat jam sudah pas mau berangkat . Alvin masuk kedalam mengambil tas nya . Alvin mencium kening afsah cukup lama . Begitu pun dengan afsah mencium tangan alvin
" Aku jalan ya Sayang ! Kabarin kalo ada apa apa. kalo mau pergi deket atau beli sesuatu kabarin aku "
" Iya Sayang ! " jawab Afsah
Alvin mengelus perut afsah dan mencium nya
" Papa berangkat dulu ya dek ! " pamit Alvin tak lupa
Setelah Alvin pergi. Afsah membereskan sarapan alvin . Biar nanti sekalian di cuci oleh pembantu mereka . Afsah mengambil cemilan dan minuman untuk membawanya ke kamar
" Tuhkan kamu buru buru aja sih berangkatnya . lupa lagi bawa berkas nya "
Afsah mencari hp nya langsung menghubungi Alvin . Tapi tidak di angkat . Dua kali Afsah menghubungi lagi tidak di angkat juga
Afsah mengirim pesan kalo ada barang Alvin yang ketinggalan
Beberapa menit kemudian saat Afsah mau menganti baju nya Alvin membalas pesan . Kalo nanti ada sekretaris dan asisten nya yang mengambil kerumah
__ADS_1
Tok tok tok
Afsah membuka pintu terdapat pembantu nya
" Di luar ada yang cari bu afsah . Katanya berkas bapak ketinggalan "
" Oh iya . Makasih ya. Tolong siapkan minum dulu ya "
Afsah kembali masuk ke kamar lagi dia mengirim pesan ke alvin bahwa orang suruhan nya sudah datang . Afsah sengaja ingin mengenal dulu orang suruhan alvin . Dan memberikan minum
Begitu afsah membuka nya
Deg
Keduanya sama sama terkejut dan terdiam
" Elo ! Ngapain disini ? " Tanya Fay
" Seharusnya saya yang nanya begitu ! " jawab afsah ketus
Fay menatap rumah mewah yang di tinggalin alvin
" Gue kesini mau ambil berkas . Katanya ini rumah alvin "
" Ya ini rumah alvin ! Dan ga salah mau ambil berkas! " kata Afsah
" Yaudah mana ! Jangan bikin ngulur waktu lama buat ga penting debt sama lo . Gue sibuk kerja nih "
" lo sekretaris atau asisten nya alvin ? Atau ob ? "
" Ob ? Buta mata lo ? Dandan secantik gini . Sekretaris lah gue " kata Fay dengan centil nya
Deg
" Sekretaris? " gumam afsah
Afsah langsung terdiam . Seketika langkah fay maju
" Saya tidak izinkan orang lain masuk kerumah suami saya ! "
" Suami ? " gumam Fay
Afsah langsung menutup pintu dia memegang dadanya . Emosi yang di keluarkan afsah sama fay membuat nya menjadi lemes
Afsah di bantu duduk oleh pembantu nya . Dan juga di siapkan minum
" Minum dulu bu " kata nya
Afsah meneguk minuman. Afsah memegang perut nya sedikit keram
Suara bell berbunyi lagi
__ADS_1
" bu .."
" biarin dia menunggu sebentar! Jangan di buka! Tidak perlu memberi minum juga" kata Afsah tegas
Pembantu nya terdiam dan menunduk. Afsah pelan pelan bangun dan berjalan ke kamar mengambil berkas
" tolong kasih ke dia " kata Afsah berikan berkas itu kepada fay di luar sana
Afsah masuk ke kamar dia masih terkejut dengan kedatangan fay kerumah . Fay menjadi sekretaris alvin ?
" Kemarin alvin bilang dia lagi nyari sekretaris. Dan orang nya sekarang Fay ? Mantan nya sendiri? " gumam afsah
Aw...
Afsah memegang perut nya karena kembali keram . Pelan pelan afsah merebahkan tubuh nya
Afsah langsung meneteskan air matanya . Kenapa sakit banget pas tahu fay adalah sekretaris nya . Sekretaris yang afsah dengar dari orang orang atau dari lihat mata kepala sendiri . Sekretaris dan bos
" Alvin....hiks hiks " kata afsah menutup matanya
Emang paling enak sehabis nangis itu tidur. Seperti sekarang ini afsah tidur dan bangun bangun dia kepengen makan bakso
Afsah keluar kamar . Rumah tampak sepi dan bersih . Pasti pembantu nya itu sudah pulang . Dan balik kesini lagi nanti sore
Afsah menghubungi alvin lagi tapi tidak di angkat padahal nyambung
" Udah lah gue beli sendiri aja . Ga perlu izin izin segala. Dia aja engak angkat angkat " grutu nya
Afsah memesan bakso lewat ojek online. Dirinya ingin membeli bakso urat yang besar
Tak berapa lama kemudian alvin pulang. Afsah menatap jam tumben banget alvin pulang jam 4 sore . Paling cepat suaminya pulang jam 5 an atau paling pas biasanya jam 7 malam
Alvin mengecup kepala afsah setelah itu dia masuk ke kamar buat bersih bersih . Afsah keluar rumah mengambil pesanan ojek online nya
" Emmm kangennn...." kata Alvin merentangkan tangan nya
Afsah melewati begitu saja . Bahkan afsah sama sekali tidak melirik alvin
Tersadar tidak di peluk balik. Alvin membuka matanya . Dia tersenyum menggeleng kepalanya afsah langsung menuangkan makanan di mangkok
" Honey ! Di cuekin sih suaminya pulang . Hem "
Cup
Cup
" Enak bet sore sore makan bakso Honey ! "
Afsah mendorong kepala Alvin di bahu nya . Wanita itu mengambil sendok untuk mencicipinya
" Boleh juga tuh mantan di jadiin sekretaris" sindir afsah
__ADS_1