
Pak Ardi kembali untuk membicarakan alvin tentang resign nya
" Terima kasih pak . Hari ini saya akan beres beres barang barang saya " kata Alvin
Pak Ardi mengangguk. Tatapan alvin tertuju pada afsah . Alvin tau afsah lagi bingung . Di satu sisi dia mau alvin tetap disini nemenin afsah . Tapi di sisi lain afsah pengen alvin keluar dari kantor supaya atasan nya itu tidak menganggu nya
Alvin kembali duduk lagi . Karena kemaren pas banget udah menyelesaikan pekerjaan. Jadi sekarang alvin hanya membantu pekerjaan yang cepat
Siang nya alvin dan afsah makan di restoran yang cukup lumayan jauh dari kantor. Mereka berdua menaiki mobil Alvin
" Padahal soto betawi juga enak loh di kantin. Kenapa mau ke restoran padang aja harus jauh banget " kata Alvin
" Ya kan cobain . Katanya enak . Terus viral juga "
Alvin menghela nafas. Kalo bukan mandang afsah sebagai calon istrinya udah alvin lawan . Ga tau apa alvin udah kelaparan
" Untung engak macet . Coba kalo macet "
" Kamu tuh bisa ga sih jangan ngeluh terus ! Aku tau kamu lapar . Kita sama sama lapar. Jadi stop ngeluh . Kebiasaan kalo makan sama kamu pasti ngeluh terus " kata Afsah
Alvin menghela nafas dia meremas stir mobil. Alvin di buat emosi Siang ini sama Afsah
Tiba di restoran padang . Afsah meminta hidang semuanya . Begitu pun juga alvin . Belum siap semuanya di sediakan . Alvin sudah menarik piring kosong
" Tolong sendokin nasi aku honey ! "
Afsah tersenyum tipis . Kenapa jadi alvin yang bersemangat banget
" kan belum selesai semua makanan nya di keluarin " jawab Afsah
" Kelamaan nunggu makanan datang. Udah kamu sendokin aja "
Afsah melayani alvin cukup banyak nasi nya . Calon suami nya itu mengambil ayam gulai dan Sambel ijo
" Emmm.... enak ! Kamu harus coba "
" Udah bismillah belum ? " Tanya Afsah mengejek
Alvin menutup muka nya
" Astagfirullah. Lupa . Bismillah " kata Alvin sambil tersenyum
__ADS_1
Ketika makanan datang lagi . Baru afsah mengambil nasi nya dan tak lupa afsah memberikan alvin minum
" Engak salah kamu pilih tempat disini . Enak sayang " kata Alvin menikmati makan siang nya kerakusan
" Tadi aja marah marah . Ngedumel . Sekarang nafsu banget "
Alvin berdiri di belakang afsah ketika kekasih nya itu gesek card nya . Setelah dapat Bill. Afsah memeluk lengan alvin untuk keluar dari restoran
.
.
.
.
Afsah masih tidak menyangka . Ini beneran dia ngantor udah engak sama Alvin lagi ? Rasanya begitu cepat 5 bulan alvin berada di kantor Berdirikari
Banyak kenangan di gedung itu sampai detik ini . Gimana afsah tanpa alvin nanti kedepan nya ?
Drt...
Drt...
( Kamu udah bangun ternyata ! )
( Udah vin ! Kenapa ? Seharusnya aku yang tanya sama kamu . Tumben banget udah bangun ) kata Afsah heran
( Aku abis sholat subuh di mesjid . Aku emang harus bangun pagi buat sholat berjamaah di mesjid . Em sah ...)
( Bagus lah . Berarti ada kemajuan . Kenapa mas ? ) Tanya Afsah
( Aku mimpi kamu nikah sama orang lain sah . Apa pertanda nanti kita beda kantor kamu bakalan sama yang lain ? )
( Ya engak lah ! Yang ada kamu . Aku khawatir kamu itu gampang cinlok . Bisa aja kan nanti di kantor kamu . Ada cewek cantik dikit . Langsung kamu berpaling dari dia ) kata Afsah
( Aku ini mimpi beneran sah . Kamu nikah sama orang lain . Kenapa jadi kamu nuduh terus ngatain aku gampang cinlok ? )
( bukan nya begitu kan percintaan kamu ? Di setiap tempat . Kamu gampang jatuh cinta? ) kata Afsah
(Kok malah jadi nuduh begini sih . Masih pagi loh )
__ADS_1
( Kamu mau taruhan sama aku ? Kalo perkataan aku bener ? Kita batal nikah . Mau ayo ? Aku pastiin kedua kalinya kamu selingkuh atau cinlok . Aku engak bakalan mau nerima kamu lagi ) kata Afsah
( terserah kamu deh sah . Capek di tuduh terus . Aku ga pernah cinlok . Tapi kamu seakan akan tahu banget masalah percintaan aku yang gampang cinlok )
( Nuduh apaan ! Emang kenyataan kok . Liat aja . Beda lokasi beda juga percintaan!) Ketus afsah
( Tidur lagi deh sah . Kamu kaya nya masih ngantuk . Ngaco ngomong nya )
Afsah langsung mematikan panggilan nya . Jujur afsah takut banget alvin cinlok sama orang kantor
Gelap berganti terang . Alvin di sambut baik dengan karyawan perusahaan keluarganya . Alvin berwajah datar . Karena terlalu berlebihan harus sampai penyambutan seperti ini . Ada nasi tumpeng dan balon balon . Apalagi perlu memakai karpet merah
Alvin berdiri di samping ayah nya. Kini ayahnya lagi mengenalkan alvin kepada mereka sebagai penganti bos mereka semua
Semua bertepuk tangan karena bos mereka yang baru adalah masih muda . Tentunya sangat tampan dan manis . Pria berkulit kecoklatan . Hitam manis terlihat sangat cool di depan karyawan wanita wanita
Setiap bos memiliki beda beda pendapat . Alvin sudah memikirkan bekerja di perusahaan. Aturan aturan di kantor di ubah semua sama alvin
Point pertama alvin kepengen semua tidak ada yang boleh memakai perhiasan. Alvin punya alasan dengan hal itu . Dia kepengen karyawan disini semuanya bekerja bukan untuk pamer barang
Point kedua . Alvin meminta semua karyawan jangan ada yang memakai tato . Kecuali luka luka di seluruh tubuh tak masalah
Point ketiga . Memakai pakaian sopan . Bagi wanita tidak di perbolehkan memakai pakaian ketat minimal ada kelonggaran di pakaian supaya pria pria tidak iseng
Masih beberapa point yang terus di bawakan alvin. Hingga membuat karyawan itu menghela nafas
Alvin langsung di antar ke ruangan milik nya . Tempat dimana dulu alvin sebelum kesini . Masih menjadi gudang . Kini menjadi ruang kantor nya . Sangat luas .
" Nanti kamu bisa di ajarin sama orang suruh an ayah ! Ayah cuma bisa nemenin kamu sampai sini . Ayah harus bertemu rekan ayah dulu "
Alvin mengangguk. Alvin mengecup tangan ayah nya karena bokap nya akan pergi. Setelah kepergian ayah nya alvin duduk santai di bangku kerja nya . Dia melihat ponselnya ada 2 panggilan tak terjawab dan ada 3 pesan yang belum di baca dari afsah
Afsah memberi alvin semangat di hari pertama nya Kerja. Alvin tersenyum ternyata afsah perhatian juga . Dan pesan kedua. Afsah kepengen di peluk sama alvin karena dia agak telat masuk kantor ketiduran
Alvin tersenyum. Biasanya pagi pagi mereka berangkat bareng . Dan pesan terakhir afsah meminta alvin kalo sudah tidak sibuk menghubungi nya kembali
Alvin berfikir jam segini pasti afsah lagi bekerja. Nanti aja jam makan siang dia akan menghubungi nya
" Gue harus tegas disini . Mereka gue yang gaji . Jadi gue berhak mengatur ngatur karyawan ! " kata Alvin
Pintu ruangan di ketuk . Ada dua orang laki laki dan perempuan orang suruhan ayah untuk mengajari alvin tentang pekerjaan alvin disini sebagai CEO baru
__ADS_1