Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus tiga puluh


__ADS_3

" Bagus ! Hebat banget ! Ayo terusin. Pindah ke kamar sekalian " kata alvin


Alvin melempar makanan dan juga eskrim yang afsah minta di meja tamu . Alvin mengepalkan tangan nya dia menarik kerah leher Derren


Bugh


Afsah terkejut saat alvin memukul perut nya . Afsah langsung mencegah mereka berdua keributan. Saat derren ingin membalasnya


" Alvin... stop... derren ga salah . Kita lagi bercanda "


" Bercanda? Bercanda harus banget peluk peluk begitu hah ! Bercanda apa lagi san*e ? " ketus Alvin


Alvin mengepalkan tangan nya lagi . alvin menarik derren dengan kuat. Hingga sahabat nya itu tercebur kolam berenang


" Anj*ng lo ya ! " makin panas Alvin kepada Derren


" Alvin... APAANSI " bentak afsah


Afsah mendorong alvin . Pria itu justru semakin marah ketika afsah memarahi nya


" Heh ! Dasar gatel lo ya ! Pantes nyuruh gue keluar cepet cepet ga taunya lo malah dua duaan disini mau mesra mesraan . Dasar ga tau diri lo ya. Dak*jal " maki alvin sambil menunjuk


" Lo yang ga tau diri SETAN! " jawab Afsah


Alvin mengangkat tangan nya ingin memukul afsah . Tapi derren cepat mendorong afsah untuk di belakang nya . Akhirnya derren lah yang kena gamparan pipi sama Alvin


"SINI NGGAK LO ! SIALAN LO YA MALAH KABUR " teriak alvin


Derren menahan afsah untuk tidak alvin bermain tangan


" Lo udah gila mau mukul bini lo sendiri hah ? Gob*ok ! " kata Derren


Alvin masih ingin menarik tangan afsah . Tapi sama derren menahan afsah di jegat


" Pukul gua kalo lo kesel sama Afsah . Jangan sakitin afsah " teriak Derren


Alvin menarik kerah kemeja derren lagi . Dia pukul wajah nya berkali kali sampai afsah beberapa kali menahan tangan Alvin


" ALVIN STOPPPPPP !! KAMU BISA BUNUH DERREN ! "


Bugh bugh

__ADS_1


" ALVIN KALO KAMU MASIH PUKUL DERREN, AKU BAKALAN TELEPON MAMA AYAH KAMU! "


Alvin langsung berhenti memukul . Alvin terlemas duduk di lantai . Alvin mengatur nafas


" Huh ! Huh ! " afsah juga mengatur nafas . Akhirnya alvin luluh juga dengan ancaman nya


Afsah membangunkan alvin . Afsah melihat tangan alvin sedikit berdarah


" Aku lagi Bercanda sama derren ! Jangan sakitin derren " kata Afsah serius


Alvin menatap emosi kepada derren . Alvin langsung masuk kerumah nya dan pergi ke kamar atas yaitu kamar gamenya


" Bangun ..." kata Afsah menarik tangan Derren


Wajah derren babak belur ulah alvin . Derren di tangani luka nya sama afsah dengan es batu


" Gue bakalan minta maaf sama Alaana . Dan gue bakalan jauhin alanna "


" Bagus! " jawab nya


Derren mengelus sakit bagian pipi, pinggir mata dan pinggir bibir nya


" hem iya " jawab Afsah


Setelah derren bilang cukup luka nya . Afsah memberikan derren minum. Pria itu segera pulang


Kini saat nya afsah yang menemui alvin . Alvin dengan emosi bermain game . Dia bahkan membanting stik game nya ke lantai


Afsah duduk di sofa . Mereka berdua saling diam di waktu bersamaan di dalam kamar game


" Derren udah pulang " kata Afsah


Alvin kembali diam dia mematikan game nya dan mematikan tv . Alvin melihat afsah lewat pantulan kaca tv


" Gimana kelanjutan kita ? Aku ngeliat dari mata kelapa aku sendiri . Kamu mesra peluk pelukan sama Derren "


" Alvin aku lagi bercanda sama derren " kata Afsah lagi


" Bagi kamu mungkin peluk begitu bercanda . Tapi bagi aku kamu selingkuh sah . Sering sah kita berantem cuma gara gara kamu sama derren . Aku capek tau nggak . Yang di ributin kalian terus . Aku tau kamu masih penasaran minta di nikahin derren . Tapi engak begini juga dong. Aku curiga . Selama aku pergi kerja . Jangan jangan kamu di temenin derren disini setelah aku pergi beberapa menit lalu "


" Kamu jangan ngaco vin ! Aku tau kita sering ribut dari dulu masalah aku sama derren . Cuma aku sama derren sebatas temen doang . Engak ada apa apa. Dan aku udah pernah bilang kan sama kamu . Aku cuma kepengen nikah sama kamu. Masalah aku minta nikah sama derren karena aku udah pasrah duluan . karena kamu engak ada kabar " jelas Afsah

__ADS_1


" Ck ! Terserah kamu lah . Sekalian aja kita cerai. Ayo ! Sekarang "


Afsah langsung diam . Afsah engak suka alvin ngomong kaya gitu. Mungkin kemarin kemarin Afsah suka seenaknya bicara kaya gitu . tapi sekarang alvin lah . yang suka sembarangan ngomong


Untuk beberapa saat mereka sama sama diam . Alvin berkali kali mengeluh apapun barang yang ada didepan nya . bahkan saat ponsel nya lemot. Alvin mengeluh nya


Alvin beranjak bangun dia mengambil dompet yang dia letakan di samping nya


Alvin segera keluar dia membanting pintu . Seperginya alvin keluar kamar . Afsah meneteskan air matanya dia kembali duduk lagi


Afsah turun ke lantai bawah . Afsah melihat alvin lagi sibuk dengan laptop nya di halaman samping


Afsah memilih masuk ke kamar . Selagi dia masih hamil belum lahir . Afsah akan tetap tinggal di rumah ini


Tangis afsah pecah ketika dirinya melihat foto besar di dinding kamar nya . Foto beberapa minggu lalu bersama alvin memakai putih abu abu . melakukan foto prewed


.


.


.


.


Alvin terbangun dari tidur nya . Alvin sadar kenapa disamping nya luas banget. Alvin beranjak dari tidur nya


" cerai ! " gumam nya


Alvin melamun memikirkan kenangan bersama afsah. Alvin melepaskan cincin pernikahan nya


Di tempat lain afsah terus menangis semalaman . Mereka pisah ranjang dan pisah kamar . Afsah menangis karena dia memikirkan nasib anaknya


Afsah juga memeluk foto mereka berdua memakai putih abu abu


Saat mulai sarapan. Afsah masih melayani alvin sarapan dan semuanya . Situasi mereka saat ini sudah menjadi asing


" Nanti mau urus ke pengadilan . Katanya bakalan lama nanti ngurus nya. aku minta dokumen kamu setelah sarapan " kata Alvin


" Iya ! " Jawab afsah


Alvin mengelap bibir nya dia masuk ke kamar menganti pakaian . Alvin siap membawa dokumen perceraian mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2