
" Bagus ! Hebat banget ! Ayo terusin. Pindah ke kamar sekalian " kata alvin
Alvin melempar makanan dan juga eskrim yang afsah minta di meja tamu . Alvin mengepalkan tangan nya dia menarik kerah leher Derren
Bugh
Afsah terkejut saat alvin memukul perut nya . Afsah langsung mencegah mereka berdua keributan. Saat derren ingin membalasnya
" Alvin... stop... derren ga salah . Kita lagi bercanda "
" Bercanda? Bercanda harus banget peluk peluk begitu hah ! Bercanda apa lagi san*e ? " ketus Alvin
Alvin mengepalkan tangan nya lagi . alvin menarik derren dengan kuat. Hingga sahabat nya itu tercebur kolam berenang
" Anj*ng lo ya ! " makin panas Alvin kepada Derren
" Alvin... APAANSI " bentak afsah
Afsah mendorong alvin . Pria itu justru semakin marah ketika afsah memarahi nya
" Heh ! Dasar gatel lo ya ! Pantes nyuruh gue keluar cepet cepet ga taunya lo malah dua duaan disini mau mesra mesraan . Dasar ga tau diri lo ya. Dak*jal " maki alvin sambil menunjuk
" Lo yang ga tau diri SETAN! " jawab Afsah
Alvin mengangkat tangan nya ingin memukul afsah . Tapi derren cepat mendorong afsah untuk di belakang nya . Akhirnya derren lah yang kena gamparan pipi sama Alvin
"SINI NGGAK LO ! SIALAN LO YA MALAH KABUR " teriak alvin
Derren menahan afsah untuk tidak alvin bermain tangan
" Lo udah gila mau mukul bini lo sendiri hah ? Gob*ok ! " kata Derren
Alvin masih ingin menarik tangan afsah . Tapi sama derren menahan afsah di jegat
" Pukul gua kalo lo kesel sama Afsah . Jangan sakitin afsah " teriak Derren
Alvin menarik kerah kemeja derren lagi . Dia pukul wajah nya berkali kali sampai afsah beberapa kali menahan tangan Alvin
" ALVIN STOPPPPPP !! KAMU BISA BUNUH DERREN ! "
Bugh bugh
__ADS_1
" ALVIN KALO KAMU MASIH PUKUL DERREN, AKU BAKALAN TELEPON MAMA AYAH KAMU! "
Alvin langsung berhenti memukul . Alvin terlemas duduk di lantai . Alvin mengatur nafas
" Huh ! Huh ! " afsah juga mengatur nafas . Akhirnya alvin luluh juga dengan ancaman nya
Afsah membangunkan alvin . Afsah melihat tangan alvin sedikit berdarah
" Aku lagi Bercanda sama derren ! Jangan sakitin derren " kata Afsah serius
Alvin menatap emosi kepada derren . Alvin langsung masuk kerumah nya dan pergi ke kamar atas yaitu kamar gamenya
" Bangun ..." kata Afsah menarik tangan Derren
Wajah derren babak belur ulah alvin . Derren di tangani luka nya sama afsah dengan es batu
" Gue bakalan minta maaf sama Alaana . Dan gue bakalan jauhin alanna "
" Bagus! " jawab nya
Derren mengelus sakit bagian pipi, pinggir mata dan pinggir bibir nya
" hem iya " jawab Afsah
Setelah derren bilang cukup luka nya . Afsah memberikan derren minum. Pria itu segera pulang
Kini saat nya afsah yang menemui alvin . Alvin dengan emosi bermain game . Dia bahkan membanting stik game nya ke lantai
Afsah duduk di sofa . Mereka berdua saling diam di waktu bersamaan di dalam kamar game
" Derren udah pulang " kata Afsah
Alvin kembali diam dia mematikan game nya dan mematikan tv . Alvin melihat afsah lewat pantulan kaca tv
" Gimana kelanjutan kita ? Aku ngeliat dari mata kelapa aku sendiri . Kamu mesra peluk pelukan sama Derren "
" Alvin aku lagi bercanda sama derren " kata Afsah lagi
" Bagi kamu mungkin peluk begitu bercanda . Tapi bagi aku kamu selingkuh sah . Sering sah kita berantem cuma gara gara kamu sama derren . Aku capek tau nggak . Yang di ributin kalian terus . Aku tau kamu masih penasaran minta di nikahin derren . Tapi engak begini juga dong. Aku curiga . Selama aku pergi kerja . Jangan jangan kamu di temenin derren disini setelah aku pergi beberapa menit lalu "
" Kamu jangan ngaco vin ! Aku tau kita sering ribut dari dulu masalah aku sama derren . Cuma aku sama derren sebatas temen doang . Engak ada apa apa. Dan aku udah pernah bilang kan sama kamu . Aku cuma kepengen nikah sama kamu. Masalah aku minta nikah sama derren karena aku udah pasrah duluan . karena kamu engak ada kabar " jelas Afsah
__ADS_1
" Ck ! Terserah kamu lah . Sekalian aja kita cerai. Ayo ! Sekarang "
Afsah langsung diam . Afsah engak suka alvin ngomong kaya gitu. Mungkin kemarin kemarin Afsah suka seenaknya bicara kaya gitu . tapi sekarang alvin lah . yang suka sembarangan ngomong
Untuk beberapa saat mereka sama sama diam . Alvin berkali kali mengeluh apapun barang yang ada didepan nya . bahkan saat ponsel nya lemot. Alvin mengeluh nya
Alvin beranjak bangun dia mengambil dompet yang dia letakan di samping nya
Alvin segera keluar dia membanting pintu . Seperginya alvin keluar kamar . Afsah meneteskan air matanya dia kembali duduk lagi
Afsah turun ke lantai bawah . Afsah melihat alvin lagi sibuk dengan laptop nya di halaman samping
Afsah memilih masuk ke kamar . Selagi dia masih hamil belum lahir . Afsah akan tetap tinggal di rumah ini
Tangis afsah pecah ketika dirinya melihat foto besar di dinding kamar nya . Foto beberapa minggu lalu bersama alvin memakai putih abu abu . melakukan foto prewed
.
.
.
.
Alvin terbangun dari tidur nya . Alvin sadar kenapa disamping nya luas banget. Alvin beranjak dari tidur nya
" cerai ! " gumam nya
Alvin melamun memikirkan kenangan bersama afsah. Alvin melepaskan cincin pernikahan nya
Di tempat lain afsah terus menangis semalaman . Mereka pisah ranjang dan pisah kamar . Afsah menangis karena dia memikirkan nasib anaknya
Afsah juga memeluk foto mereka berdua memakai putih abu abu
Saat mulai sarapan. Afsah masih melayani alvin sarapan dan semuanya . Situasi mereka saat ini sudah menjadi asing
" Nanti mau urus ke pengadilan . Katanya bakalan lama nanti ngurus nya. aku minta dokumen kamu setelah sarapan " kata Alvin
" Iya ! " Jawab afsah
Alvin mengelap bibir nya dia masuk ke kamar menganti pakaian . Alvin siap membawa dokumen perceraian mereka berdua
__ADS_1