
Di tengah asik ngobrol membahas bisnis . Tiba tiba saja ada mobil masuk ke area rumah Derren
Mereka semua jadi terhenti karena mobil asing datang. Hp derren berdering panggilan dari Ariana Willy . Tunangan nya. Derren mengangkat nya setelah itu dia keluar
" Haiii ... apa kabar ! " kata Derren langsung memeluk Ariana
Arina juga memeluk derren. Wanita itu mengecup pipi Derren. Mereka berpeluk erat
" Kangen banget sama kamu ..." kata Derren
Ariana hanya bisa tersenyum. Setelah itu ariana membawa kado untuk calon mertuanya
" lagi banyak tamu kah di dalam ? "
" Ya temen temen aku " jawab derren
" Oh okey! "
Ariana mengikuti langkah derren masuk kedalam rumah nya . Mama dan papa Derren juga terkejut kedatangan calon menantu mereka
" Kenalin ini temen temen aku . Ini Afsah . Yang aku ceritain waktu itu " kata Derren
" hai ... senang berkenalan dengan kamu " kata Ariana pada Afsah
Ariana juga berkenalan dengan alvin dan juga radi . Ariana ikut bergabung dengan mereka
Tatapan afsah sesekali mencuri ke Ariana. Ternyata emang orang nya cantik. Pantas Derren memilih nya . Dan keliatan nya juga baik. Tidak sombong
Alvin melihat jam di tangan nya sudah pukul 5 sore. Alvin sama afsah ada janji mau pergi setelah dari rumah derren
Alvin beranjak bangun . Dia izin pamit sama afsah juga . Radi pun juga sama . Akhirnya mereka bertiga pamit
" Ariana cantik ya vin ! Pantas derren nunggu dia pulang "
" Kenapa ? Kamu cemburu kalo derren pilih dia ? " Tanya Alvin
" Ngaco! Mana ada aku dari dulu perasaan sama derren . Paling cuma perasaan temen doang "
Alvin tersenyum
" Iya lah . Kamu udah buta sama aku kan "
" Geer banget . Di dunia engak cuma kamu cowok satu vin . Lagian yang di omongin tante tadi itu bohong . Aku pernah kok deket sama cowok. Waktu kuliah terus pernah juga hampir pacaran pas kerja "
" Tapi semua nya mati rasa. Kamu cuma berasa sama aku aja . Iya kan sah ? " kata Alvin tetap percaya diri
Afsah menjadi kesel sendiri . Wanita itu mengeluarkan hp nya
__ADS_1
" Kita jadi nonton bioskop kan ? " Tanya Afsah
" Jadi . Pesen dulu tiket nya Honey " alvin memberikan hp nya
Afsah memesan 2 tiket bioskop. Mereka berdua akan menonton film horor
Afsah merasa kalo lagi pegang hp alvin. Adalah hp nya sendiri
" Nanti sekalian temenin beli kemeja putih ya honey ! Buat ke kantor "
" Okey ! " kata Afsah
Alvin mengambil 2 hp di tangan afsah . Dia taruh di bawah paha nya . Alvin merentangkan tangan nya untuk memeluk afsah
" Sibuk banget sih . Main hp terus ! "
" Lagi pesen tiket honey ! Gajelas marah nya " gumam Afsah
Alvin hanya tersenyum. Pria itu terus memeluk afsah selama perjalanan menuju mall
" Vin itu bukan nya alanna ? " Tanya Afsah
Alvin menatap yang afsah tunjuk. Adiknya pergi bersama cowok ? Alvin langsung meremas
" Dia bohong sama aku . Katanya mau pergi kerja kelompok sama temen temen nya "
Alvin langsung berjalan menyusul. Tapi afsah langsung berlari menahan alvin
" Hem '
" Alvin ... " kata Afsah
" Iya sah . Iya ! " kesel Alvin
Mereka berdua langsung menaiki tangga Eskalator. Alvin awalnya menghubungi Alanna. Tapi tidak di angkat . Alvin menghubungi kedua kalinya baru di angkat
( dimana ? )
( Dirumah temen kaa ) jawab Alanna
Alvin langsung mematikan panggilan
" Ini yang di bilang lagi kerja kelompok? " Tanya Alvin
Alanna terkejut mendengar suara berat yang dia kenal . Alanna langsung diam. Menatap Afsah juga Alvin
Alvin menjabat tangan berkenalan sama cowok yang di bawa Alanna
__ADS_1
" Kakak nya alanna ! " kata alvin sambil mengeratkan tangan nya
Membuat pria itu menahan kesakitan . Afsah langsung mengelus tangan alvin untuk melepaskan jabat tangan nya
" Kalian lagi apa disini ? " Tanya Afsah
" main ka " jawab alanna
Alvin langsung menarik tangan alanna untuk berada di samping nya
" Udah berani bohong ya lu sama gua ? Siapa yang ngajarin bohong ? Ini cowok ? "
" bu bukan saya ka! Saya cuma ngajak alanna kesini setelah itu ikut main kerumah saya buat nemenin main Game "
Alvin terkejut mendengarnya . Alvin langsung menarik kerah leher pria itu
" Alvin..."
" Kakak jangan ka ..."
Pria itu menjadi takut . Ketika tatapan alvin penuh dengan emosi
" Gua sebagai pria . Paham pikiran lo kemana bro ! Jangan pernah deketin Alanna lagi . Kalo sampai berani deketin adik gua ! Gua samperin kerumah lo " kata Alvin
Afsah menarik tangan alvin untuk melepaskan
" Gimana sih lo cari temen ? Lu tuh tau ga sih mau di apain ! " kata alvin memarahi alana di depan cowok alanna
Alanna menggeleng kepalanya . Alvin menghela nafas. Alanna memang masih polos dalam bidang kedewasaan
" Pergi dari sini . Jangan sampai gua hajar di depan orang banyak " ancam alvin
Pria itu pergi tak lama kemudian alanna memanggilnya
" Udah alanna Jangan di panggil lagi " kata Alvin
" Sebentar kak. Dompet gue sama dia "
Alanna meminta dompet nya . Membuat Alvin sama Afsah menghela nafas. Sebodoh itu kah alanna memberikan dompet kepada cowok ?
Setelah Alanna balik . Alvin langsung mendekati alanna . Lalu Alvin pukul pelan pelan kepala adiknya itu
" Awas lu mau di bodohin cowok lagi ! Gue patahin tuh kaki ! " kata Alvin kesel
Mereka bertiga ke bioskop. Afsah memesan satu tiket lagi untuk alanna. Kebetulan banget masih ada beberapa bangku . Tapi mereka jauh dari alanna
" Mau beli sekalian popcorn nya berapa Vin? "
__ADS_1
" 2 aja . Kita berdua . Biar yang satu alanna pegang. Kita kan beda tempat " kata Alvin
Afsah mengangguk . Afsah langsung membeli popcorn dan minuman nya. Karena bawa nya kesusahan . Alanna menghampiri dan membawa satu milik nya