
" honey " Tanya Alvin
Afsah mengerutkan kening nya . Apa cocok mereka berdua di panggil honey
" Kenapa honey ? " Tanya Afsah
" Engak tau . Di pikiran nya honey aja hehe"
Afsah tersenyum
" Oke honey . Ganti ya nama whatsapp nya honey " ucap Afsah
Alvin mengangguk . Afsah menunjukan kalo dirinya sudah menganti kontak Alvin jadi honey
Sampai di gang rumah Afsah . Alvin mencium tangan Afsah dengan kasih sayang
" Makasih honey ! Nanti aku kabarin kalo udah sampai rumah "
Afsah mengangguk . Wanita itu segera keluar dan melambaikan tangan nya
Selama perjalanan menuju rumah . Afsah tersenyum. Honey ? Lucu juga !
.
.
.
.
Alvin mengirim pesan . Ketika dirinya udah sampai sekolah . Mereka saling memberi pesan . Cerita pagi ini
Honey Pranata π€
Nanti makan siang bareng yuk di halaman belakang
Honey Michellaπ€
Yuuuuuuuu
Honey Pranta π€
Honey udah ngerjain pr belum ?
Honey Michella π€
Engak ada pr honey
Honey Pranata π€
πππππ
Honey Michella π€
Lanjut nanti siang yaaa. Mau siap siap belajar nih. Guru nya udah masuk
Honey Pranata π€
__ADS_1
Iya honey . Semangat belajar nya honey π₯°
Alvin tersenyum membaca itu . Begitu juga dengan Afsah tersenyum. Mereka lagi merasakan indahnya jatuh cinta
Makan siang kali ini mereka suap suapan di belakang halaman. Derren dan juga Radi yang ada di tempat itu di buat terdiam
Pulang sekolah pun juga sama. Mereka bertiga ada mau pergi ke mall bermain timezone. Afsah ikut duduk di penumpang belakang motor Alvin
" Emang kalo orang jatuh cinta tuh semua buta . Dunia milik berdua " gumam Derren
" Iya lagi ! Mana gua baru di php in " jawab Radi
Alvin mengajarkan Afsah cara bermain basket . Tangan mereka saling sama sama memegang. Posisi Alvin berada di belakang Afsah
" Lama lama situasi begini terus. Bisa bisa gue cari pacar besok " ucap Derren
" Yuk cari pacar " Ajak Radi
Alvin merangkul Afsah . Menyusul kedua teman nya itu
" Yuk pulang geis. Cewek gue udah di telpon nyokap nya "
Derren sama Radi langsung mengambil tas nya . Mereka langsung pulang mengatar Afsah dulu pulang . Karena satu arah juga lewat rumah Afsah
" Honey ! Makasih udah di ajak jalan jalan " kata Afsah
" Sama sama honey " jawab Alvin sambil tersenyum
Derren sama Radi menye menye. Apa? Honey ? Engak salah panggilan mereka honey ? Hahaha ! Batin Derren
Afsah melambaikan tangan nya . Wanita itu langsung masuk ke dalam gang meninggalkan ketiga cowok cowok ganteng
Alvin langsung mengendarai motor nya . Mereka berpisah saat di depan jalanan . Alvin ke kanan . Mereka berdua Ke kiri
( Honey ! Kapan kapan kita makan malam yuk , di restoran sambil melihat pemandangan malam kota Jakarta) kata Alvin
( boleh honey ! Tapi jangan yang terlalu mewah . Minder honey )
Alvin tersenyum mendengarnya
( iya honey . Btw . Pacar aku lagi ngapain ?)
( baru bangun tidur , tadi sih mau ikut nyokap ke pasar . Tapi udah pergi duluan . Ini mau ke toko dulu . Mau bantu bantu ) kata Afsah
( Enak banget jam segini baru bangun, yaudah deh . Naik apa kira kira kesana nya honey ? )
( jalan kaki sih . Deket juga kalo lewat belakang ) jawab Afsah
( Yaudah deh honey . Hati hati ya , mau mandi dulu nih aku )
( Iya )
Tut.... Afsah mematikan hp nya . Wanita itu mengikat rambut nya lalu keluar rumah . Pergi ke tokonya
.
.
__ADS_1
.
.
Derren tiba tiba membuka pintu kamar Alvin . Alvin di buat kaget karena pria itu lagi memakai kaos nya
" Ngapain lu kesini ? Sendiri doang " Tanya alvin
" numpang makan yak bro haha ! Iya sendiri "
Alvin tersenyum miring . Ketika itu Derren langsung rebahan di ranjang nya
" Gua kesini mau ngajak lo main bulu tangkis . Kuy ! Udah lama engak olahraga " ajak Derren
" Yaudah . Bentar gue makan dulu di bawah . Lu udah makan belum ? "
" Belom . Kan gua bilang . Kesini numpang makan "
Alvin menggeleng kepalanya
" Yaudah yuk turun . Sekalian bawa hp lo . Biar langsung jalan "
Mereka berdua makan berhadap hadapan. Makan sore kali ini begitu enak . Selalu enak masakan di rumah teman nya itu
" Alanna mana ? "
" Di kamar paling ..." jawab Alvin
Derren mengangguk mendengarnya. Setelah nambah lauk lauk dan tersisa dikit. Mereka berdua barulah pergi . Jalan kaki menuju lapangan
" Gua liat liat . Lagi bucin nih " ejek Derren
Alvin tersenyum mendengarnya. Pria itu malah mendorong pelan
" Biasa aja anjir . Ga bucin bucin amat "
Derren tertawa mendengarnya
" Gengsi di gedeein si anjir. Jujur aja kali"
" skip skip ! " jawab Alvin
Mereka terus ngobrol sepanjang jalan menuju lapangan . Lapangan itu telah di pake oleh ketiga wanita cantik cantik
" Sexy juga tuh paha nya. Mulus " ucap Derren
Alvin terus berjalan mendekati mereka bertiga . Merasa kenal . Alvin makanya menegur
" Kalian udah lama engak main lagi . Baru main lagi? " kata alvin
" Iya . Kek nya lo deh yang udah lama . Gue liat engak main . Kita mah sering main " kata Arini
Alvin ikut duduk bergabung dengan mereka bertiga
" Kenalin ren ini arini , ini Ghana. Nah yang satu lagi " alvin memberhenti omongan nya saat dirinya melihat fay
" Fay ! Mantan nya alvin " ucap Arini
__ADS_1
Alvin langsung terdiam mendengar itu . Sedangkan Derren langsung menoleh nya . Derren pernah di kasih tau kalo alvin punya pacar . Emang cantik sih . Belum di kenalin langsung sama alvin . Tapi mereka malah keburu putus