Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Dua delapan


__ADS_3

5 tahun kemudian


Afsah menunggu jemputan dari derren mereka akan berangkat kantor bersama. Bukan satu kantor tapi karena derren melewati kantor afsah


Jadi afsah numpang. Beberapa menit kemudian mobil derren berhenti di depan toko minimarket


" Lama banget tumben . Hampir telat gue "


" Macet banget parah di arah belokkan itu . Ada perbaikan jalan gitu " kata Derren


Afsah mengangguk. Wanita itu membuka tempat bekal nya berisi singkong keju . Afsah memakan nya setelah itu dia menyuapi Derren


" Lu beneran engak mau ikut reuni SMA ? "


" Engak ah . Gue males . Lagian engak ada yang gue kenal. Sekali sok kenal malah minjem duit . Padahal waktu SMA kenal juga kagak " kata Afsah


" Yaudah deh . Gue sendiri nih paling . Tapi kek nya Radi juga ikut sih . Dia pulang ke Indonesia "


" Bagus lah kalo ada Radi jadi lo engak kesepian ! " kata Afsah


Berhenti di kantor Afsah. Wanita itu merapikan pakaian nya terlebih dahulu . Setelah itu mereka high five


" Gue duluan renn... makasih bro kuuu"


" Siap " jawab Derren


Mobil derren langsung jalan menuju kantor tempat dia bekerja . Selama perjalanan mendengarkan musik tetapi begitu sampai di kantor nya tiba tiba hp nya berbunyi


Nomor yang tidak Derren kenal


( halo bro .... )


( alvin...? ) tebak Derren


( Ya gua alvin bro ! Gimana kabar lo ! Hari ini gua balik ke Indonesia)


( baik bro. Gimana kabar lo bro ) kata Derren


( baik juga bro. Hem gua mau ngajak lo nanti malam ketemuan bro. Gua udah ngajak Radi juga . Dia balik ke Indonesia siang ini kan bro )


( Oh Oke oke. Dimana lokasinya ? Pasti kok gua datang ) kata Derren


( nanti gue share lok bro... )


( Oke bro. Emm gua tutup dulu ya bro... lagi meeting nih )


( oh Oke oke bro. Sory ganggu ) kata Alvin


Derren segera bersiap siap. Tak lupa pria itu memakai parfum sebelum turun . Karena ini adalah kantor . Harus rapi dan wangi


.


.


.

__ADS_1


.


Afsah Michella


Lu dimana ? Makan malam yukkk


Drt...


Derren Immanuel


Yuk . Tapi gue mau ketemuan sama Alvin & Radi . Ikut yuk


Afsah Michella


Skip deh. Mending gue next makan yaaa. Di deket kantor gue ada restoran baru


Derren Immanuel


😃😃😃 Ga boleh gitu sama mantan . Dia baru pulang hari ini ke indonesia


Afsah Michella


Iya mantan udah mati


Derren Immanuel


Hahaha. Sah emang nya udah pulang Sah?


Afsah Michella


Derren Immanuel


Hati hati Sah. Kabarin gue kalo ada apa apa


Afsah Michella


Siap temen paling ganteng 🖤


Derren tersenyum. Pria itu mengambil foto mereka berdua di meja kerjanya


" Emang paling cantik temen gue yang satu ini " gumam nya sambil tersenyum


Derren menaruh kembali bingkai foto itu . Siap siap derren menemui 3 teman nya itu


Setelah lost contac terakhir temen SMA saat wisuda. Bahkan di wisuda hari terakhir bertemu teman teman


Radi menyatukan 2 teman nya . Karena bagaimana pun juga mereka main dari jaman masih SMP


Dari situ mulai mereka berbaikan. Dan lost contac sampai sekarang sudah 5 tahun . Derren dapat grup baru dari Radi dan Alvin. Mereka bertiga lagi perjalanan menuju restoran yang sudah di booking Alvin


Alvin sudah sampai lebih dahulu . Pria itu duduk sambil menunggu kedua teman nya terjebak macet . Sampai akhirnya Derren datang . Mereka saling berpelukan beberapa menit silang . Radi datang .


Banyak perubahan di antara mereka bertiga. Mulai tumbuh nya bulu kumis dan pasti nya mereka bertambah dewasa dan berisi


" Sibuk apa lo ? " Tanya Derren pada mereka berdua

__ADS_1


" Gua lagi belajar nerusin perusahaan bokap . Yah maklum lah bro anak pertama. Yang dia andelin ya mau engak mau " jawab Alvin


Derren dan Radi mereka berdua saling menertawakan Alvin. Mereka kenal Alvin memang keras kepala dan gampang terpancing emosi. Tiba tiba alvin bicara dewasa malah dapat ejekan


" Kalo gue juga sama . Nerusin perusahaan bokap yang di bandung . Kata nya sih lagi ada problem di bagian apa gitu . Nah besok gue langsung ke bandung buat melihat keadaan disana. Bulak balik jakarta bandung " kata Radi


Alvin dan juga Derren mengangguk


" Kalian nerusin perusahaan bokap. Berbanding balik sama gue yang engak mau nerusin. Bayangin bro . Kita masih muda tiba tiba di sibukan dengan banyak nya karyawan. Ya next gue akan di posisi itu . Cuma gue lagi cari pengalaman di tempat lain . Yang mungkin next akan gue pelajarin dari segi baik nya gimana atau cocok nya gimana " kata derren


Alvin mengangkat gelas minuman nya . Di ikutin oleh kedua nya . Mereka bertiga saling bersulang minuman


" Suka minum nggak bro ? " Tanya Alvin


Derren mengangguk , Radi pun juga sama


" Kuy ? "


" Gue next deh . Besok pagi gue langsung ke bandung "


Alvin menghela nafas . Lupa kalo Radi harus berangkat ke bandung


" Gimana cewek. Siapa cewek lo sekarang?" Tanya Radi pada alvin dan juga Derren


" Gue belom ada yang cocok lagi ! "


" masa ? Gue liat liat lo sering jalan sama Afsah " kata Alvin


" Cuma temen bro. Nggak lebih " kata Derren


Alvin mengiyakan . Kini tatapan kedua nya pada alvin


" Masih belom move on temen kita yang satu ini ! Yuk pertemuan mereka ren ! "


Alvin tersenyum miring . Alvin menggeleng kepalanya


" Kalo di inget inget gue suka nyesel bro ! Kenapa dulu gue se egois itu . Gampang banget ngeluarin kata kata putus . Coba kalo waktu bisa putar "


Derren langsung menepuk pundak Alvin. Kasihan banget teman nya itu


" Jaga dia bro. Cuma lo orang yang gue percaya bisa jaga dia dengan baik. Mungkin kecewa dia engak sebanding dengan ...... "


" Pasti . Pasti gua akan jaga Afsah dengan baik "


Alvin mengangguk


" Gimana keadaan dia ? Boleh lah sedikit informasi "


Radi mengangguk. Dia juga mau denger keadaan afsah selama 5 tahun ini


" Dia cewek yang bisa di bilang selalu punya prinsip . Dia pengen bahagia in orang tua nya dan terutama pengen punya rumah yang bukan di dalam gang . Kita satu kampus tapi dia selalu bisa membuat suatu barang atau makanan dalam bentuk uang . Ya ! Dia jualan sampai akhirnya kampus berikan dia modal buat usaha. Satu bulan berjalan lancar usaha itu . Sampai bulan ke 4 usaha itu tutup .


Dan afsah berhasil membalikan modal itu kepada kampus. Terus menerus sampai akhirnya dia di terima di salah satu kantor . Dan sampai sekarang lulus pun dia masih bertahan " kata Derren menjelaskan tentang Afsah selama ini


Derren dan Afsah bisa di bilang karir mereka mulai dari 0 sampai sekarang Afsah bisa traktir yang mewah untuk derren. Tentu dari kerja keras Affsah selama ini bekerja

__ADS_1


__ADS_2