
Afsah menghela nafas di ruang keluarga . Sejujur nya afsah gengsi buat kerumah ini tapi kan akses mau naik kereta syaratnya harus bawa ktp . Dan ktp nya ada di dompet nya
Afsah menggaruk kepalanya dimana dia menaruh dompet . Alvin menyudahi berenang nya dia mengeringkan dengan handuk
" Udah sana pergi . Katanya mau pergi . Udah bungkusin pakaian banyak "
" Ga usah nyebelin . Dompet aku ilang " grutu afsah
Alvin tersenyum miring dia mengambil jus Orange di dalam kulkas dia tuangkan untuk afsah
" Yaudah berarti ga jadi kabur nih ? "
" Ga tau lah ! " ketus afsah
" sayang banget ya . Padahal udah bungkusin pakaian banyak . Udah kaya mau pindahan " ejek alvin lagi
Afsah melipat kedua tangan nya di dada . Afsah juga kesel di ejek sama alvin
" Yaudah. Aku minta maaf deh udah bikin kamu kesel . Maaf juga udah ngatain kamu guguk. Semalam alvin main kerumah Fay . Karena ada derren sama Radi lagi makan makan . Makanya aku keluar lama " jelas alvin jujur
Selain Alvin bertemu Raka . Alvin juga bertemu kedua sahabat nya . Alvin sedikit minum karena ajakan Radi dan Derren
Afsah bergeser dikit dia memeluk alvin dengan tubuh yang dingin suaminya
" Jangan marah lagi ya "
" Iya " jawab Afsah
Alvin tersenyum setidaknya alvin berterima kasih dengan dompet afsah ketinggalan. Karena barang itu yang membuat mereka sekarang baikan
" Tumben banget berenang? "
" Kepala aku panas banget ngeliat kamu ngambek terus . Biar dingin. Kepalanya di rendam "
Afsah tersenyum menutup wajahnya. Afsah mencubit perut alvin karena menggoda nya
" Kamu liat dompet aku nggak ? "
" aku engak tau sah " kata alvin bohong
" Yaudah deh . Biarin aja ilang nanti juga ketemu "
Alvin mengangguk dia memeluk kepala afsah mengcup berkali kali
" Emang isi nya apa si ? Kartu ? Atau duit ? Nanti aku pinjemin "
" Iya lagi ... buat aku jajan tau " jawab afsah
" Yaudah nanti aku kasih punya aku "
Afsah mengulurkan tangan nya pertanda dia meminta sekarang
__ADS_1
" Ya nanti lah . Nanti kamu malah pergi kalo udah dapat uang nya "
" Ih ga pergi lah . Ktp nya ga ada . Cepat mana alvin ... aku mah jajan nanti " pinta afsah
" Kamu mau jajan apa sih ? Nanti sah "
" Ya buat pegang aja . Nanti aku mau jajan "
Alvin merogoh kantong nya dia mengambil dompet . Alvin memberikan Cash satu juta dan card milik nya uang bulanan dari ayah nya yang puluhan juta
" Kamu ga kerja? "
" nanti ... aku masih kangen sama ayang aku " kata alvin
Afsah tersenyum dia mengecup tangan alvin yang masih setia memeluknya
" Seharian belum nanya kabar dedek " mata alvin
Alvin melepaskan pelukan nya dia berlutut sambil memegang perut afsah
" Halo ! Apa kabar dek ? Udah pagi loh . Bangun dek "
Afsah tersenyum mendengarnya
" Hari ini Mama sama Papa kabar nya baik . Gimana sama adek ? Apa di dalam adek juga baik sama seperti kita disini ? Emm... kira kira makanan atau minuman apa yang kamu mau ? Pasti kita akan turutin "
" Kaya nya adek pengen ikut papa ke kantor Vin"
" Nanti kamu ikut ya ! Semangat aku kalo kamu juga ikut ke kantor "
Afsah mengiyakan apa yang di bilang alvin . Lagian sehari hari afsah cuma diam dirumah tidur dan makan . Mending ikut alvin ke kantor bisa melihat orang bekerja atau mungkin bisa ngeliat kendaraan lain dari ruangan Alvin
Sebelum afsah memutuskan buat ke kamar dia menghabiskan minuman yang alvin ambilkan . Afsah masuk ke kamar membawa koper besar nya itu
" Vin aku tau kamu baik , ganteng , bertanggung jawan sebagai suami "
" Oh iya dong. Alvin Pranata gitu loh " kata alvin dengan pede nya
" aku hamil kaya gini kan gara gara kamu ya . Terus kamu juga semangat banget sekarang cari uang buat persalinan anak kita. Emm... ada baiknya kamu bantu aku "
" Bantu apa sayang ? " Tanya alvin sambil tersenyum
" Masukin baju aku ke lemari " kata Afsah sambil tersenyum
" Oh ga bisa gitu . Kamu yang masukin ke koper dan kamu harus bertanggung jawab" kata Alvin tak terima. seketika senyum alvin jadi pudar
" Tapi aku lagi hamil begini . Capek pinggang aku " alasan afsah
Alvin menghela nafas dia sedikit membanting hp nya di ranjang
" Yaudah kalo engak ikhlas ga usah . Aku bisa kok sendiri . Asal nanti kalo perut aku keram lagi . Kamu jangan bingung ya "
__ADS_1
Alvin langsung berdiri dia mengambil koper afsah . Dan mereka sempat tarik Tarikan
" Iya iya . Biar aku yang beresin . Kamu istirahat aja " kata alvin sabar
" Oke ! " kata Afsah semangat
Alvin menghela nafas walaupun dirinya kesel tapi alvin tetap menjalankan perintah afsah . Alvin dengan rapi mengeluarkan pakaian itu dan masukan lagi ke lemari
" Aku haus ! " rengek afsah
" Ya terus ? "
" Ambilin minum yang dingin tolong "
Alvin menghela nafas
" Kamu ngak ngeliat aku lagi ngapain ? Hah ? Satu satu ngerjain nya " kesel alvin
" Tolong plis ... aku haus banget "
Alvin menurutinya dia mengambilkan minum untuk afsah . Alvin melanjutkan lagi merapikan pakaian afsah
" Kamu tau . Semua temen temen aku yang udah menikah . Istrinya nurut sama suami . Engak pernah nyuruh nyuruh terus takut juga sama suami . Baru kali ini aku . Istri nyuruh nyuruh "
" Oh jadi kamu ga seneng aku minta tolong ? Aku ga nyuruh kamu . Tapi aku minta tolong " jawab Afsah
" Bukan begitu . Aku cuma ngomong aja sama kamu kalo temen aku itu di hargain sama istrinya "
" aku juga ngehargain kamu . Mana ada aku durhaka sama kamu ? Kan ga ada ? " kata Afsah lagi
" Iya kamu menang . Aku yang selalu salah" jawab alvin pasrah
Alvin lupa siapa lawan main ngobrolnya. Mana pernah afsah mengaku dirinya salah . Istri selalu benar
" Aku mau nanya deh sama kamu . Ada ga sih di hati kamu kalo aku pergi kamu itu kangen aku atau ngerasa bersalah apa gitu"
" Ga ada tuh . Orang tiap hari ketemu " kata Alvin cuek
" Kalo setelah lahiran . Amit amit aku meninggal kamu gimana ? Apa kamu bakalan nikah lagi? "
" Oh iya dong . Nikah lagi " kata Alvin sambil tersenyum
Afsah langsung melempar bantal pada Alvin
" Bercanda sayang . Jangan gitu ah . Aku yakin kita bisa membesarkan anak anak kita nantinya . Aku tipe yang setia sah " kata Alvin serius
Afsah tersenyum tipis. Selesai alvin memasukan semua pakaian afsah ke dalam lemari . Alvin menaruh rapi Koper besar milik Afsah
Alvin duduk di pinggir ranjang mengelus pipi afsah
" Aku janji bakalan jagain kamu dan anak anak kita nantinya . Tapi jangan ngomong kaya gitu lagi . Seolah kamu kasih tanda ke aku kalo kamu ... emmm... pokonya jangan di omongin yang ga enak nya ya " kata alvin
__ADS_1
Afsah mengelus kepala alvin ketika suaminya lagi mengecup perut nya