Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Empat lima


__ADS_3

Alvin berdiri menunggu obat . Penyebab afsah sakit adalah telat makan dan juga makan tak teratur


Alvin mikir perasaan kemarin pas makan naspad banyak. Kenapa bisa sakit begini . Nomor anterian Alvin di panggil. Beberapa obat dan vitamin yang harus di minum


Alvin mengandeng tangan Afsah untuk jalan. Wanita itu baru aja di suntik biar sembuh katanya . Masuk mobil . Alvin langsung membelokan nya ke penjual Bubur


Tadi di tanya . Afsah engak mau makan nasi . Di tawarin makan juga menolak. Setelah perdebatan panjang itu akhirnya afsah minta bubur aja


" Nanti setelah makan bubur nya . Di minum obat nya " kata Alvin


" Siap bos ! " jawab Afsah


Afsah memundurkan bangku nya . Wanita itu memijat kening nya karena pusing . Saat lampu merah baru aja berhenti. Alvin yang memijat nya


" Kalo besok masih sakit . Izin aja . Dari pada di paksa "


" Semoga besok sembuh . Nanti malam beli susu jahe biar enak badan nya ada di depan kost kostan jual " kata Afsah


" Nanti malam . Alvin bawain makanan "


" Makasih " kata Afsah nggak menolak


Itung itung irit uang gaji . Selagi alvin engak meminta ganti . Akan afsah iyain. Lumayan kan buat tabungan hari hari


.


.


.


.


Keesokan harinya Alvin di panggil pak Ardi untuk keruangan manajer pemasaran . Alvin di buat bingung apakah ada yang salah ?


Begitu masuk alvin dengan sopan di ajak untuk duduk . Ngobrol membahas mengenai pekerjaan bertemunya client


" Saya puas dengan hasil kerja kamu . Kamu masib baru tapi semangat kamu luar biasa . Bisa saya meminta kamu untuk menemani sheila meeting di luar kota? 2 hari ? " kata Pak Harry selaku manajer pemasaran


Alvin di buat terkejut. Nemenin? Bukan nyabyang berhak nemenin adalah Afsah ? Karena kemarin yang bekerja mati matiin Afsah


" Hah bagaimana maaf pak . Bapak engak salah pilih saya buat menemani mba Sheila meeting di luar kota ? " kata Alvin


" Saya tidak salah . Kinerja kamu sangat sangat bagus . Dan saya akuin tim Ardi sangat membuat perusahaan ini meningkat . Bisa saya minta tolong? "


Alvin menatap pak Ardi. Atasan nya itu mengangguk . Menurut Ardi kapan lagi manajer meminta nya . Dan kesempatan tidak datang 2 kali

__ADS_1


" Saya akan mengaji kamu 3 kali lipat kalo kamu dan sheila berhasil "


Alvin masih diam . Sebenarnya dia juga engak tahu mana yang nama nya sheila sheila itu


Tok tok tok


" Masuk ..." kata Manajer


Menampilkan wanita sexy dan tatapan menggoda . Alvin tidak masalah kalo emang wanita itu sexy . Masalah nya dia malu melihat wanita dandan seperti perempuan dunia malam


" Perkenalkan ini Sheila. Dan ini Alvin . Orang yang disarankan menemani kamu diluar kota nanti " kata Pak manajer sambil tersenyum


Sheila lebih dahulu menjabat tangan nya . Alvin juga sama membalasnya


" Masih muda ya ! Gagah dan tampan "


Alvin menelan saliva nya . Pria itu menjadi takut mendekat dekat sheila


" Minggu depan akan meeting di luar kota . Kalo kamu setuju saya akan meminta kamu . Tenang aja untuk urusan selama disana . Di tanggung sama kantor . Bahkan kalian dapat bonus " kata pak manajer


" Benar ! Bukan nya itu kita dapat untung? " kata Sheila sambil menyentuh dada alvin


Alvin memundurkan tubuhnya. Baru kali ini Alvin di goda cewek tapi malah takut


" Baiklah! " kata Pak manajer


Alvin mengangguk . Pria itu meminta izin keluar dan melanjutkan pekerjaan nya . Setelah turun lift . Alvin menghela nafas. Alvin memukul baju nya yang di sentuh Sheila


Alvin menghela nafas saat tiba di meja kerja nya . Alvin menatap Afsah . Wanita itu lagi menelepon dengan client


Ketika lagi serius bekerja tiba tiba Sheila datang meminta nomor alvin . Tentu aja Afsah dan Nurul kaget kenapa atasan nya itu sampai bisa kesini


" Minta nomor kamu dong . Biar enak di hubungi "


Alvin mengangguk. Alvin pikir engak ada salah nya juga buat kasih nomor Alvin ke atasan


" Terima kasih " kata Sheila genit


Alvin mengangguk . Pria itu malah tersenyum manis ketika Sheila pamit dari tempat kerja mereka


Afsah meninggalkan kerjaan nya . Wanita itu memilih untuk makan salad dan buah nya . Istirahat mata dan menegakkan badan nya engak salah juga kan ?


" Disini ternyata... " kata Alvin


Afsah mengangkat kepalanya sebentar. Kembali focus bermain hp sambil memakan salad

__ADS_1


" Sah ... aku di tawarin nemenin mba Sheila meeting diluar kota "


Afsah langsung batuk tersedak. Langsung meminum jus nya karena afsah beneran kaget


" Kok bisa ? Lo itu kan anak baru "


" Aku juga engak tau sah . Kata pak Ardi kinerja aku bagus kemarin . Makanya pak Ardi nawarin aku ke manajer" jelas Alvin


" Yaudah berarti emang kinerja lu bagus . Pergi aja . Nemenin Sheila "


Alvin menghela nafas . Alvin dilema . Alvin kan engak tau apa apa tentang kerjaan nanti selama disana . Gimana kalo alvin salah dan terus di marahin ? Kalo sama afsah di marahin


Alvin bisa membalikan nya karena mereka sering beda pendapat. Kalo sama orang baru


" Aku minta 2 hari keputusan. aku iya atau engak sah . Jujur aku bingung nanti kerja nya gimana disana. Terus juga nanti selama disana di tanggung kantor . Sama satu lagi aku bakalan dapat bonus "


" Bagus dong " jawab afsah


" Kalo menurut kamu. Aku iya atau engak ? Aku ini pergi berdua sama cewek loh. Tau sendiri kan dia kaya gimana tadi ? "


Afsah terdiam . Dia tahu seperti apa Sheila . Afsah langsung menggeleng kepalanya


" Jangan deh . Takut nya disana di kasih apa apa gitu. Kita engak tahu kan orang baru kaya gimana . Apa mereka jahat atau engak "


Alvin tersenyum


" Kamu larang aku buat ga deket sama cewek lain kan? Kamu cemburu kan ? " kata Alvin sambil tersenyum


" Geer banget ! Yaudah jalan aja sana nemenin meeting " ketus Afsah


Alvin merangkul pinggang afsah . Pria itu mencium tangan Afsah


" Ga mau. Kalo sama kamu keluar kota nya aku mau . Apalagi satu kamar "


" Astaga.... gue tau apa yang di pikiran lo alvin !!! " kata Afsah menjewer telinga alvin


" Hehe . Fix sayang . Aku bakalan nolak "


" sayang sayang ! Pala lu peyang " jawab Afsah


Alvin tertawa mendengar ketusan Afsah. Pria itu mendekati kepalanya mencium pipi Afsah . Terbukti mantan kekasih nya itu hanya diam


" Gemes in banget sih saaa"


" Hem. Diam ah gue lagi makan " kata Afsah mendorong tubuh alvin

__ADS_1


__ADS_2