Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus tiga empat


__ADS_3

Seharian itu udah berapa kali Wulan mengabari afsah . Bahkan sempat mengirim pesan panjang tapi sama Afsah langsung di hapus


Begitu pun dengan alvin . Dari pulang kantor sampai jam 8 malam memilih bermain game . Makanan kiriman dari mama alvin juga sudah afsah simpan dalam kulkas


Katanya sih untuk makan malam mereka berdua . Afsah mulai merasa lapar . Akhirnya afsah menghangatkan makanan dan menyiapkan


Saat afsah menyusul Alvin di kamar game . Afsah mendengar Alvin lagi berbicara . Intinya yang afsah dengar


( Yaudah ayuk aja kita ketemu di bar. Ajak ketemu sekali lagi maksudnya apa nuduh kaya gitu . Gua sebenarnya malas berurusan kaya gini . Tapi ini kenyangkut harga diri gue . Gue mau selesain . Gua mau bukti in kalo gue engak hamilin ini orang . Gila aja ) kata alvin memaki nya


Afsah masih diam berdiri di balik pintu kamar game . Afsah ingin mendengarnya sampai selesai alvin berbicara lewat telepon


( Emang ini anak rada gila . Beneran gue cekek nih anak bikin ulah )


Afsah tidak mendengar percakapan lagi . Tak lama kemudian pintu itu terbuka . Kedua nya sama sama terkejut


" Kamu ngapain ? "


" Mau ngajak makan malam . Baru aku mau buka tapi kamu udah buka duluan " kata Afsah berusaha tenang


Alvin mengagguk dia menutup kembali kamar game nya . Alvin mengandeng afsah turun tangga kebawah


" Nanti aku mau izin keluar sebentar . Mau ketemu derren sama radi . Di bar . Janji engak minum "


" Kenapa harus bar ? Kan bisa aja ngobrol disini ? " kata Afsah


" Suasana nya beda sayang . Janji . Aku engak minum . Enga goda cewek . Kali ini aku beneran Janji. Ada misi yang harus aku selesaikan sayang "


Afsah mendekatkan wajahnya dia mengangkat tangan nya di atas meja


" Misi apa ? " Tanya Afsah


" Ya misi para cowok supaya kuat sayang . Ya intinya rahasia cowok lah . Kamu engak akan ngerti kalo aku jelasin "


Afsah menghela nafas . Afsah tau maksud alvin pergi ke bar untuk menyelesaikan urusan nya dengan wanita yang bernama Wulan


" Yaudah . Karena kamu udah baik sama aku hari ini . Kamu beliin aku brownis , terus eskrim juga . Aku izinin . Tapi aku minta kamu jam 1 pagi harus udah sampai rumah . Lewat jam 1 . Kamu ga boleh tidur di ranjang selama seminggu "


" Janji sayang. Mas Janji " kata Alvin


Afsah mengangguk . Semoga kali ini alvin menuruti permintaan afsah pulang jam 1 malam sudah ada dirumah


.


.


.

__ADS_1


.


Alvin menunggu Wulan di salah satu table yang dia booking beberapa jam lalu . Di ikuti oleh kedua teman nya di samping itu


Fay juga hadir dalam pertemuan malam ini karena Fay juga sebagai saksi beberapa minggu lalu mereka bermain kesini


" Mana ini orang . Janjian jam 11 belum juga datang " gumam Alvin


Radi dan juga derren sempat menawarkan Alvin untuk minum . Tapi alvin menolak


" Gua udah janji sama Afsah . Ga boleh minum " jawab nya


Radi dan Derren mengerti . Mereka berdua lah yang mencicipi minuman itu . Beberapa menit kemudian sosok yang di tunggu tunggu datanglah


Wulan langsung duduk bergabung dengan Derren, Radi , Fay dan Alvin . Wulan juga memanggil pelayan untuk memesan minuman dan makanan


" Gua engak bisa lama lama . Langsung ke intinya . Maksud lo apaan nuduh kaya gitu ? Lo mau main main sama gua ? Segala ngancem foto kita berdua di hotel. Emang sejak kapan gua bawa lo ke hotel ? Kita cuma bermain di mobil ya " kata Alvin


Wulan tersenyum dengan santai nya Wulan membakar rokok nya


" Gue begini karena gue pengen kita lebih dari seorang kenalan . Gue pengen kita ada hubungan . Walaupun gue tau lo udah punya istri . Tapi apa salah nya kalo kita bisa punya hubungan gelap "


Alvin mengepalkan tangan nya . Jadi ini alasan Wulan mengancam nya , menuduh nya


" Gua engak tertarik punya hubungan dengan siapa siapa selain istri gua sendiri . Jadi stop ganggu gua. Apapun yang lo mau . Gua bakalan kasih asal jangan ganggu gua lagi " kata Alvin


Alvin menghela nafas dia meneguk minuman milik nya


" Emang dasar ib*is ini anak ya " geram Alvin


Alvin mengepalkan tangannya. Alvin mendekati duduk di samping Wulan


Alvin mengelus kepalanya dengan kasih sayang


" Perasaan lo ke gua itu apa sih ? Lo sayang sama gua ? Atau lo cinta sama gua ? Atau lo ngincar uang gua ? " Tanya Alvin pelan


" Gua sayang sama lo vin ! Gua kepengen kita ada hubungan " kata Wulan memohon


" gua engak ngasih apa apa , jalan juga keluar sekali cuma nonton bioskop, makan setelah itu . Kenapa bisa dengan mudah nya sayang sama gua ? Itu engak masuk akal banget anjir " kata Alvin


Jujur Alvin beneran stres banget . Hidup udah ribet di tambah ribet dengan timbul nya masalah Wulan


" Terus masalah hamil . Gua engak hamilin lo . Kenapa bilang ke yang lain kalo gua yang hamilin lo ? Gila kali lo ya " kata Alvin lagi


" Kalo gue engak bilang kaya gitu . Lu engak bakalan mau nemuin gue lagi kan ? Vin . Kita pulang nonton bioskop baik baik aja . Kenapa cepat banget berubah ? Apa mungkin gue bikin lo ilfil ? "


" Stop berlagak kita seperti ada hubungan. Gua pengen selesain masalah ini . Stop ganggu hidup gua . Gua mohon banget . Gua bakalan kasih apa yang lo mau tapi gua engak bisa feedback " kata alvin lagi

__ADS_1


Wulan beranjak bangun dia menatap fay dengan tatapan kesel . Karena sejak tadi fay menatap nya


" gua mau kita ngomong berdua . Tanpa orang mereka mereka "


Wulan mengajak alvin keluar dari bar . Wulan menanyakan mobil alvin dimana dia parkir


Mereka berdua masuk . Wulan langsung memeluk Alvin


" Apa kita bakalan ga bisa ketemu lagi ? "


" Ya ! Karena lo udah bikin kekacauan "


" Maaf ...." kata Wulan


Alvin melepaskan pelukan nya dia memberikan Wulan kalung berlian di balik jaket jeans yang dia pakai


" Gua mau balikin kalung yang lo kasih ke gua . Gua mohon jangan ganggu gua lagi . Kita hidup masing masing "


" Okey . Tapi gue minta satu syarat "


Alvin menghela nafas dia menunggu syarat yang di minta Wulan


" Cium gue vin . Cium gue bikin gue bisa lupain lo "


Alvin langsung menyosor mencium lembut bibir Wulan . Tangan alvin sambil memeluk pinggang Wulan supaya wanita itu lebih mendekat . Mereka saling bercumbu satu sama lain . Pungutan mereka terlepas karena Wulan yang mendorong Alvin


" Mulai hari ini . Gue engak bakalan ganggu lo lagi Alvin . Salam perpisahan " kata Wulan memberi jabat tangan


Alvin membalas nya . Kemudian Wulan segera keluar


Drt..


Drt...


Calling Honey Michella


( Kenapa sah ? )


( Aku ngantuk . Pengen tidur . Aku cuma kepengen dengar suara kamu )


Alvin tersenyum


( Istirahat lah sayang . Sebentar lagi mas pulang ya . Tunggu mas ya )


( Em ya . Aku tidur dulu )


( I love you sayang ) kata Alvin

__ADS_1


__ADS_2