Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Sembilan tujuh


__ADS_3

Drt...


Drt...


Afsah mulai sadar ketika hp nya berdering . Panggilan dari bapak . Afsah melihat jam pukul 10 pagi


Afsah langsung membuka selimut dan mencari pakaian nya . Afsah memakai kembali dan setelah itu menghubungi kembali bapak nya


" Alvin .... ayuk anterin pulang ... bapak nyuruh aku pulang... kalo kamu masih mau tidur . nanti bisa di lanjutkan setelah kamu antar aku pulang "


Afsah masih menggoyangkan alvin . Saat alvin membalik badan nya alvin menarik tangan afsah untuk memeluknya


" Alvin ... plis anterin aku pulang dulu ..."


" 1 jam lagi tanggung sayang " kata alvin


" Bapak nyuruh aku pulang "


" bilang aja jalanan macet . Ngantuk aku "


" aku di ajarin bohong mulu sama kamu " jawab afsah sambil memonyongkan bibir nya


Alvin membuka matanya dia mengecup pipi afsah. Saat kepala Afsah di letakan di dada bidang lebar Alvin


" Iya iya kita pulang ya bawel ..." alvin tersenyum


Alvin melepaskan pelukan nya . Afsah mengambil baru pakaian alvin di lemari miliknya . Ketika calon suaminya itu selesai mencuci muka dan sikat gigi


" Kita sarapan dulu ya di jalan "


" Iya aku lapar " jawab afsah


Afsah mempersingkat waktu alvin . Dia menyiapkan dompet hp kunci mobil masuk kedalam tas nya . Mereka segera keluar rumah


Wajah alvin kali ini cerah banget . Iya lah cerah . Di kasih jatah semalam. Alvin udah engak marah lagi sama afsah . Karena afsah yang menenangkan alvin


Bukan nya bagus radi menyukai nya . Tapi kan tetap aja afsah memilih alvin . Lagian afsah memohon banget jangan sampai persahabatan mereka hancur hanya karena dirinya


" Besok besok kalo ketemu radi bersikap biasa aja . Dan kamu cukup tau kalo radi bilang kaya gitu sama aku "


" Iya honey " jawab alvin


Afsah tersenyum manis menatap alvin . Wanita itu merangkul pundak alvin untuk mencium pipi nya . Alvin mengacak rambut nya lagi


" sekali lagi kamu ngacakin rambut.  Aku minta denda lima puluh ribu "


" Banyak amat sayang ! " protes Alvin


" Biar kamu kapok . Ga boleh tau nanti kebiasaan buruk kamu . Gimana kalo nanti ketemu rekan kerja . Terus kamu pusing.  Terus di depan dia kamu ngacak acak rambut kamu ? "


" hem iya sayang " kata Alvin pasrah


" denda lima puluh ribu. Harus transfer ke aku . Dan uang nya aku pakai buat keperluan kita nanti "

__ADS_1


" Kalo sehari aku acak rambut 4 kali berarti dua ratus ribu dong ? " kata alvin


" Iya . Makanya jangan di biasain "


Alvin kembali merapikan lagi rambut nya . Mulai sekarang alvin akan membiasakan tidak mengacak rambut


" Kita makan bubur aja sayang.  Aku pengen bubur "


" Kamu ngidam ? " kata alvin asal


" engak ! Enak aja ngidam ! "


" Hehehe " tawa alvin


Mereka berdua turun dari mobil dan makan di tempat . Duduk mereka juga saling hadapan


" Kamu minta mahar berapa ? "


" Terserah kamu . Aku engak mau memberatkan kamu " kata Afsah


" Sebut aja sah . Aku sanggup berapa pun "


" Kata ibu . Aku engak boleh menuntut kamu mahar segini . Jadi sebisa dan semampu kamu " kata afsah lagi


" Ehm keberatan ngga kalo aku kasih sesuai umur kita ? Kita kan seumuran . Aku kasih dua puluh tiga juta ? "


" Ya boleh ! "


Alvin tersenyum dia langsung mencium tangan afsah


.


.


.


.


Di hari biasa Alvin , Radi dan Derren Mereka bertiga bertemu di sebuah bar . Derren izin mencari cewek cantik


Kini hanya mereka berdua di table.  Alvin menatap Radi . Dari tadi emang Alvin tidak menegur Radi . Karena alvin kesel sama Radi


" Gimana ? Enak jalan sama cewek orang ? " sindir alvin


Radi mengangkat kepalanya


" Maksut lo apaan ? " Tanya Radi juga kesel


Alvin menghisap rokonya dia tersenyum miring meremehkan Radi


" Engak usah pura pura engak tau . Gue tau lo suka sama cewek gue . Gimana? Enak jalan sama cewek orang ? "


" Sebelum lo kenal afsah . Gue duluan yang kenal dia . Tahu diri bro ! Kalo bukan gua yang kenalin lo . Engak mungkin bisa sampai sekarang "

__ADS_1


Alvin meremas tangan nya dia melempar rokok ke tubuh radi


Alvin menarik leher radi berontak membuat satu tempat itu menatap nya


" Engak tahu diri ban*sat ! " teriak Alvin


" lo yang engak tahu diri anj*ng "


Alvin memukul pipi radi . Saat itu juga radi mendorong alvin . Derren yang lagi menikmati ciuman nya kini berhenti mendengar keributan . Derren menjadi tidak mood lagi . Pria itu mengajak cewek kenalan nya mengikuti nya


Derren langsung mendorong mereka berdua untuk memisahkan nya . Alvin terus menatap nya


" Apa apaan sih kalian berdua . Bro ! Kenapa jadi kaya gini ? " Tanya derren pada radi


" Lo tanya temen lo ! " kesel Radi


" Bro ! "


Alvin memajukan langkah nya lagi dia menyiram Radi dengan minuman nya . Terjadi lagi pertengkaran


" alvin !!! Radi !!! Bro ! Stop bro ! "


Mereka berdua saling pukul memukul . Wajah mereka juga udah babak belur dan luka luka


" Asal lo tau bro ! Cewek gua di ajak jalan sama dia ! Ujung ujung nya nyatain cinta ! Gua sebagai cowok nya engak terima bro !"


" Eh cewek lu aja mau mau aja gua ajak jalan anj*ng " ujuk radi


Alvin menarik kerah leher radi lagi . Mereka saling pukul memukul . Keributan mereka bertiga membuat pengunjung merasa terganggu


Sampai akhirnya security mengeluarkan mereka bertiga . Alvin berjalan duluan begitu pun juga radi


" Bro ! Masa gara gara cewek satu doang berantem . Lagian coba jelasin ke gua . Gimana ceritanya "


Radi menjelaskan nya dari A sampai z . Sampai afsah menolak nya dan memilih alvin . Di posisi alvin dia menceritakan nya


" Sebenarnya lu marah sama radi kenapa ? Kan afsah udah nolak radi . Afsah milih lo . Bagus lagi radi nyatain suka . Sekalian tes afsah juga . Dia setia atau engak sama lo. Secara kalian ldr "


Alvin diam


Radi yang mengulurkan tangan . Dia lebih meminta maaf ketimbang harus pisah dengan mereka berdua . Radi meminta maaf sekalian menjelaskan dia engak ada maksut buat hancurin hubungan alvin dan Afsah


" Ayo lah bro ! " kata derren


Alvin mengulurkan tangan nya juga


" sory ya bro . Gua emosi "


" Lo emang selalu emosi di colek dikit aja " ejek Radi


Alvin tersenyum malu . Dia mukul dada radi . Mereka bertiga kembali kumpul lagi


" Kita masuk pasti engak di bolehin . Cari tempat lain aja " kata derren

__ADS_1


Alvin sama Radi mengangguk. Mereka berdua menurut kemauan derren hari ini . Karena hari ini derren lagi patah hati


Mantan nya ariana datang ke hubungan mereka . Bahkan mantan nya itu juga datang langsung kerumah untuk melamar ariana . Engak tahu kelanjutan nya seperti apa yang pasti hati derren lagi sakit banget


__ADS_2