Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Delapan enam


__ADS_3

Dari restoran cepat saji . Alvin mengantar afsah ke kantor baru nya . Sekalian alvin mau tau dimana letak kantor afsah . Tak jauh dari apartemen yang mereka tinggalin


Mereka berdua turun dari taksi. Alvin mengantar sampai depan kantor


" Ini kunci unit nya . Istirahat aja di kamar . Kasian itu punggung pasti sakit " kata Afsah perhatian


Alvin menerimanya dia memasukan kunci itu di tas milik nya


" Semangat hari pertama kerja honey! " kata Alvin sambil mengelus kepala afsah


Afsah mengangguk dia tidak bisa membalas perkataan alvin . Mereka berdua sama sama terdiam . Sampai akhirnya Alvin mencium kening afsah


" Masuk sana . Jangan telat . Engak enak hari pertama kerja "


Afsah mengangguk dia melambaikan tangan nya pada alvin . Masih setia alvin menunggu nya sampai afsah tidak keliatan lagi


" Terus cincin nya gimana . Belum masuk juga ke jari afsah " gumam Alvin sambil memegang cincin lamaran


Alvin menghela nafas. Dia memakai cincin itu dulu di jari tengah nya . Biar engak hilang atau lupa menaruh


Alvin memesan ojek online bike . Niatnya Alvin pengen pergi ke showroom motor . Biar selama disini afsah mengendarai motor nya


Di dalam kamar . Alvin juga bekerja lewat laptop . Hari ini juga mulai di lepasin ayah nya karena alvin sudah bisa bertanggung jawab dengan pekerjaan nya


Setiap jam alvin kontek kontekan dengan sekretaris nya . Semua pekerjaan kirim email biar alvin bisa mengecek satu persatu . Kemungkinan alvin disini bakalan seminggu paling lama


Atau paling cepat 5 hari biar bisa lebih lama dengan afsah . Tepat jam 2 siang pantas alvin lapar banget . Akhirnya alvin memilih untuk memesan makanan lewat online


Afsah pulang kerja tepat jam 7 malam . Wanita itu membawa makanan buat mereka berdua


Melihat alvin lagi sibuk sama laptop nya . Afsah hanya diam . Takut alvin ngebentak lagi . Karena afsah tau alvin lagi serius bekerja


Sambil menunggu alvin bekerja . Afsah memilih untuk mandi . Dia keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk


Jujur alvin kaget . Kok afsah malah mancing alvin . Beberapa menit kemudian afsah keluar lagi dengan menggunakan baju tidur


" Udah makan malam ? "


" Belum . Lagi banyak kerjaan. Nanti malam kalo sempat " kata Alvin


Afsah terdiam duduk menatap alvin . Mereka berdua sama sama tak ada obrolan. Hanya ada suara ketikan keyboard


" Udah mau jam delapan loh . Engak lapar" Tanya Afsah

__ADS_1


" masih banyak kerjaan aku sah . Kalo kamu mau makan . Makan duluan aja gapapa "


Alvin menggaruk kepalanya . Kenapa jadi pusing sendiri . Afsah beranjak bangun dia membuatkan alvin teh


Di letakan di samping alvin . Afsah mengelus kepala alvin . Merapikan rambut nya


" Jangan di biasain kalo pusing garuk kepala . Stop dulu kerja nya . Ini udah waktunya makan malam " kata Afsah berbicara pelan


Afsah terus mengelus kepala alvin . Supaya kekasih nya itu tenang


" Yaudah iya kita makan " kata Alvin pasrah


Afsah beranjak bangun dia menyiapkan makanan untuk mereka berdua. Dan minuman nya


Mereka berdua makan tanpa banyak ngomong . Karena afsah pengen alvin cepat menyelesaikan pekerjaan nya dan afsah cepet pengen istirahat


Selesai makan . Lanjut alvin bekerja . Sedangkan afsah lanjut mencuci baju kotor yang sudah menumpuk


Jam 10 malam keduanya sama sama Selesai dengan aktivitas. Alvin sudah siap tidur di sofa dengan bantal. Tapi begitu afsah keluar kamar dia melihat pemandangan yang kurang enak di lihat


" tidur di kamar aja alvin ! "


Alvin mengangguk . Alvin membawa bantal nya masuk ke kamar . Ranjang juga cukup besar untuk mereka berdua


Kembali lagi membawa minuman. Afsah mengunci kamar nya dan mematikan lampu


" Udah mau tidur sah ? "


" Iya. Capek banget " jawab afsah


Alvin mengangkat kepala afsah supaya afsah bisa memeluk alvin pas tidur


.


.


.


.


Afsah membuat sarapan untuk mereka berdua . Alvin baru selesai mandi . ketika afsah lagi masak alvin memeluk nya dan juga mengecup pipi kekasih nya itu


" Pagi pagi udah masak . Yang begini nih yang cepet cepet di halalin " kata Alvin

__ADS_1


Afsah hanya diam . Dia sibuk mengatur bumbu supaya pas nasi goreng nya itu


" Kamu ingat nggak dulu kamu pernah buat in aku nasi kepal ala Jepang gitu . Aku kepengen makan itu sah . Udah lama "


" next time di buatin " jawab Afsah


Alvin masih memeluknya mencium harum wangi rambut afsah . Setelah selesai buat nasi goreng . Kini afsah mengoreng chiken katsu


" Dari pada peluk begini mending bantu beresin kamar "


" Gimana cara beresin nya sah ? "


Afsah langsung membalikan badan nya


" BELAJAR !!! "


Alvin tersenyum ketika afsah lagi kesel pagi pagi ini


Cup


" Kapan niat nya mau pulang ke jakarta " Tanya afsah ketika membalikan badan nya


" Emang kenapa nanya begitu ? Takut kangen kalo aku pulang ? " Tanya Alvin sambil tersenyum


" bukan ! Beban aja lama lama disini " ketus afsah


Alvin menghela nafas. Jujur perkataan afsah membuat alvin tersinggung. Dari pada alvin emosi . Lebih baik dia merapikan kamar afsah


Afsah menuang dua piring nasi goreng untuk alvin dan afsah . Serta jus mangga yang dia buat untuk sarapan


" Sarapan dulu yuk ! "


" Duluan aja " kata Alvin pelan


" Kenapa ? Ngambek ? Mau pulang sekarang beres beres baju ? " Tanya Afsah mengejek


" Iya. Gue mau pulang . Bukan lo sendiri yang bilang gue beban "


Afsah langsung diam . Alvin memasukan pakaian nya dan juga laptop nya kedalam tas


" Yaudah. Pulang gih " kata afsah


Alvin menghela nafas . Dia langsung membopong tas nya

__ADS_1


" Kesabaran orang ada batas nya sah . Engak semua orang bisa mengatur kesabaran " kata Alvin emosi


Alvin menarik pintu dia membanting pintu itu . Apa ucapan afsah salah ? Bukan nya alvin terbiasa dengan kata kata pedas afsah ?


__ADS_2