Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus empat delapan


__ADS_3

Sampai dirumah . Alvin memilih untuk langsung bermain game di kamar atas . Sedangkan Afsah memilih untuk melanjutkan film yang dia tonton


Seketika Afsah teringat pembahasan mengenai besok kerumah mertuanya. Afsah langsung menemui alvin di kamar atas nya


" Vin... gimana kalo besok kita kerumah ibu aja? "


" Sah. Aku udah bilang sama mama . Kalo besok kita kesana . Katanya juga mama mau masakin kita makan malam. Baru aja aku ngabarin tadi " jawab alvin


Afsah melipat kedua tangan nya . Perubahan wajah Afsah sangat drastis


" Padahal kamu tuh jarang loh kerumah aku . Kapan terakhir kamu kesana ? Setiap kesana aku selalu sendiri . Aku minta kamu adil Vin "


" Iya nanti sabtu kita kesana sah . Besok kerumah orang tua aku dulu " jawab Alvin


" bukan nya kamu bilang sabtu ada acara reuni SMA ? Aku yakin banget kamu bakalan ikut. Pasti kamu ga bakalan mau kerumah orang tua aku"


" Ya kan malam nya juga bisa . Sebelum ke reuni . Kerumah orang tua kamu dulu sah " jawab Alvin


" Aku aja bisa seharian dirumah orang tua kamu . Kenapa kamu engak seharian juga di rumah orang tua aku ? Dari sini udah ketauan kamu engak pernah adil "


Alvin langsung memijat kening nya . Perkataan afsah cukup membuat nya pusing


" Ya kalo besok kita kerumah orang tua kamu . Kasian juga mama aku . Dia masak buat kita "


" Yaudah intinya kamu ga pernah adil . Kamu cuma kepengen apapun yang kamu mau . Selalu di turutin ! " kata Afsah


Alvin menghela nafas lagi . Kali ini alvin memejamkan mata . Bersandar di sofa game nya


" Aku tahu . Orang tua aku orang ga punya. Dan selalu di remehin orang orang . Tapi kamu juga jangan ngeremehin orang tua aku juga dong . Walaupun orang tua aku jualan mie ayam . Setidaknya orang tua aku berhasil sekolahin aku sampai sarjana. Aku ga pernah malu punya orang tua seperti ibu sama bapak . Tapi kenapa kamu sebagai menantu nya malu ? "


" Makin ngaco ngomong nya " gumam Alvin


Alvin masih terus mendengarkan Afsah keluh kesah nya . Membiarkan istrinya mengeluarkan uneg uneg sampai afsah capek sendiri


" Kalo kamu malu . Yaudah sekalian aja kamu jangan pernah kerumah orang tua aku . Ternyata kamu sama aja kek tetangga aku . Egois dan selalu meremehkan orang lain . Jangan mentang mentang keluarga kamu terpandang. Kamu menganggap orang kecil sebelah mata dong "


" Astaga... apalagi coba " gumam alvin


" Emang cuma derren yang bisa nerima aku sama orang tua aku . Derren mana pernah ngeremehin aku sama orang tua aku . Dia selalu baik "


" Udah stop jangan bandingin aku sama dia " kata alvin pelan


" Kamu harusnya belajar dari derren. Walaupun dia juga terpandang . Dia engak pernah ngeremehin orang "


Alvin memijat kening nya. Terasa pusing dengan perkataan Afsah. Sampai akhirnya Afsah terdiam karena dari tadi alvin tidak menjawab nya


" Besok aku engak mau kerumah orang tua kamu. Aku belajar dari kamu . Karena kamu engak pernah kerumah orang tua aku "

__ADS_1


" kan tadi aku udah bilang . Sabtu kita kerumah kamu sah " kata Alvin pelan


" Sebentar doang ? "


" Ya Sebentar aja . Kan aku mau ikut reuni . Ya kalo kamu engak mau ikut reuni . Kamu dirumah aja . Nanti aku jemput "


" Dasar egois ! " kata Afsah


Alvin meremas tangan nya . Dia langsung beranjak bangun . Dan pergi keluar kamar . Alvin sedikit membanting pintu kamar nya


Tak tahan dengan omongan Afsah yang keluar dari mulut nya itu


Alvin berdiam diri di depan kolam berenang sambil membakar rokok nya . Tak berapa lama ponsel alvin berdering panggilan dari derren . Yang menyatakan mau membayar hutang yang telah di pinjam


( Transfer aja bro ! ) kata Alvin di telepon


Alvin mematikan panggilan. Saat afsah berdiri di depannya . Alvin mematikan rokoknya


" Apalagi ? " Tanya Alvin ketus


" Kenapa marah ? Aku benerkan ngomong kaya gitu ? "


Alvin meremas tangan nya dia juga ikut berdiri di depan Afsah


" Kalo kamu kesini cuma bikin kita berantem doang . Mending kamu masuk kamar . Kamu tidur ... aku lagi capek . Aku mau tenang bermain game . Jangan juga kamu nyusul ke kamar game aku . Masalah besok kerumah orang tua aku . Besok kamu harus ikut ! "


" Harus !!! " jawab Alvin


" Aku gak mau ! Dasar bren*sek ! " kata Afsah sambil mendorong alvin


Alvin terjatuh di ayunan kayu depan kolam berenang sambil menatap Afsah . Alvin meremas tangan nya


" Hiks hiks hiks " tangis Afsah


Alvin hanya diam . Ini yang salah sebenernya siapa ? Kenapa Afsah malah menangis


" Tidur sana . Makin malam . Makin ngaco omongan kamu . Untuk malam ini aku ga mau tidur di kamar sama kamu . Aku mau tidur di kamar atas "


" Sekalian kamu bawa barang barang baju kamu . Ke kamar atas . Jangan lagi kamu tidur di bawah " kata Afsah ketika alvin sudah pergi dari hadapan nya


Alvin memukul samsak tinju di kamar game nya . Alvin melampiaskan marah nya melalui samsak


.


.


.

__ADS_1


.


Alvin telah rapi berangkat kantor . Tak berapa lama . Afsah masuk kedalam rumah . Makanan ojek online nya datang


" Kamu mau salad buah nggak ? " Tanya Afsah


" Engak ah . Aku bagi aja punya kamu " jawab Alvin


Afsah segera membuka nya . Satu dia makan yang satu dia taruh kulkas


Afsah menyuapi alvin salad buah di suapan pertama . Setelah suapan berikut nya afsah . Alvin memeluk Afsah ketika mereka makan dalam berdiri . Wajah alvin mendusel di kenyal istri nya


" itu balasan karena semalam kamu dorong aku sampai bokong aku sakit ! "


" abisnya kamu nyebelin " jawab Afsah


" Nyebelin gimana ? Aku engak jawab apa apa kok . Gimana bikin kamu nyebelin ? "


" Pokonya aku ga suka ngeliat kamu semalam " jawab Afsah bikin alvin menghela nafas


" Nanti sore kita mau bawa apa buat kerumah orang tua aku ? "


" Terserah kamu . Bawa buah aja "


" Okey! " jawab Alvin


Alvin kembali menggigit kenyal lagi istrinya. Membuat afsah berkali kali mengeluh kesakitan


" Udah stop! Aku ga bakalan marahin kamu lagi ... sakit sayang "


" Belum! Belum puas aku gigit kamu . Kamu harus ngerasain sakit nya " kata Alvin


Afsah terus menjambak rambut alvin berkali kali . Tak tahan dengan sakit yang alvin buat di gigitan kecilnya


" Aku minta maaf sayang . Semalam udah buat kamu kesel. Engak lagi aku marahin kamu . Aku janji "


" Noo!!! Belum puas ... "


" arghhh sakit sayang ..."


Alvin melepaskan gigitan nya dia tersenyum menatap Afsah


" Awas berani caci maki aku lagi . Aku bakalan gigit lebih dari ini "


Afsah mengangguk. Afsah kembali menyuapi alvin salad buah lagi . Sampai akhirnya satu box telah habis . Barulah alvin berangkat


" duh pada biru biru . Gara gara alvin ini " kata afsah mengusap bekasan Alvin

__ADS_1


__ADS_2