Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Enam puluh


__ADS_3

Afsah kaget ketika mama alvin memeluk afsah . Afsah merasa di sayang banget sama mama alvin


" Kapan main kesini lagi sah ? " Tanya mama alvin


" Hehe kalo alvin yang ngajak tante . Afsah bakalan main lagi " jawab Afsah


" Vin ajak sering sering afsah main kesini ya "


Alvin mengangguk. Alvin sudah menyalakan mesin mobilnya. Afsah menyalimi tangan mama alvin tapi mama alvin malah mengecup pipi afsah . Lalu cium tangan ayah alvin


" Afsah pamit ya om . Tante. Makasih makan malam nya . Makasih kue nya juga" kata Afsah


Mereka berdua tersenyum . Melambaikan tangan nya ketika mobil alvin pergi . Afsah tersenyum. Wanita itu membuka paperbag berisi kue yang di kasih mama alvin


" Mama keliatan nya seneng sama kamu sah "


" Syukurlah " kata Afsah


Alvin megenggam tangan afsah . Mengecup nya berkali kali


" Mau serius sama aku kan sah ? Kita bakalan beneran menikah kan ? " Tanya Alvin


" Iya . Asal kamu turutin permintaan bapak . Sholat 5 waktu . Benerin bacaan sholat kamu " kata Afsah


" Iya ini lagi belajar sayang " jawab alvin


Afsah menyadarkan tubuh nya dia memposisikan kesamping duduk nya


Afsah merangkul leher alvin . Mencium pipi kekasih nya itu ketika kendaraan mer3ka berhenti karena lampu merah


" Beliin eskrim dong mas hehe . Mampir sebentar gitu "


" Ga mau "


" Pelit banget sih mas " kata Afsah


" Abis Cium nya sebelah doang. Sebelah lagi Cium dulu " pinta alvin


Afsah memenarik wajah alvin. Mencium pipi sebelah nya


" Hehehe asik di Cium sama cewek . Okey kita mampir beli eskrim "


Afsah tersenyum mendengar itu . Alvin mengelus pipi afsah ketika wanita nya bersandar di bahu


" Gimana kesan ketemu calon mertua ? Takut nggak ? "


" Ayah kamu sama mama kamu . Baik banget ya vin . Aku terharu sampai segini baiknya . Padahal kalo dari segi kemewahan. Aku engak punya apa apa . Tapi kenapa orang tua kamu baik banget "

__ADS_1


Alvin tersenyum mendengar jawaban afsah


" Siapa bilang kamu engak punya apa apa . Kamu hebat loh bisa renovasi rumah orang tua kamu . Aku bangga " kata Alvin sambil mengangkat jempol nya


" Itu minimarket belok " kata afsah


Alvin membelokan mobilnya . Memarkirkan mobilnya dulu . Di lihat minimarket lagi ramai


" Alvin tunggu sini ya . Sambil ngerokok "


Afsah mengangguk


" Ada uang nya buat beli eskrim ? Ini pake kartu alvin "


" Ada . Gausah . Pegang aja " kata Afsah


Alvin mengangguk . Alvin duduk di depan minimarket sambil membakar rokok nya . Alvin juga sambil memaikan hp . Banyak pesan dari teman temannya


Beberapa menit kemudian afsah keluar . Wanita itu lagi membuka bungkusan eskrim sama satu totebag


" aku beli pembalut sama pewangi kamar . Biar kamar nya nyaman " kata Afsah


Alvin mengangguk. Alvin juga mengambil totebag afsah . Biar dia aja yang megang


" Ini engak penting sih . Tapi aku pengen kamu tau sah . Tadi pagi kan aku olahraga. Terus aku ketemu Fay "


" Ngapain dia ? " Tanya Afsah santai


Afsah langsung tertawa mendengar itu


" Parah kamu vin ! Gitu gitu mantan kamu kan "


" Dih . Dulu juga aku cuma manfatiin dia doang . Buat pamer sama temen temen . Sekarang mah ogah banget " kata Alvin


Afsah tersenyum. Wanita itu menyuapi alvin eskrim


" aku lagi ngerokok honey ! "


" Dikit aja cobain " kata Afsah


Alvin mencicipi kedua kalinya . Setelah itu mengantar afsah ke kost kostan


.


.


.

__ADS_1


.


Alvin lagi manja sama afsah . Bibir laki laki itu terus menempel pada pipi afsah


Mereka belum juga turun dari mobil . Padahal sudah waktu nya masuk jam kantor


" Honey !!! Kenapa kamu wangi banget sih . Aku jadi pengen deket deket kamu . Aku engak rela kita jauhan " kata Alvin manja


" Kaya anak kecil deh vin ! Jangan manja begini ga cocok sama kamu yang suka emosian "


" Honey. Abis nya kamu bikin aku kangen terus . Pake apa sih sampe segini nya aku sama kamu honey " jawab alvin lagi


" Vin lama lama aku geli denger kamu . Aku suka kamu ngomong biasa aja . Jangan manja begini . Berat kamu gelendotan " kata Afsah


Alvin memeluk afsah lagi . Pria itu melihat afsah lagi chatinggan sama ibu nya


" Bilang sama ibu . Menantunya lagi manja . Berani ga ? "


" Gak lah . Kalo lagi manja begini cukup kita berdua aja yang tau . Aku engak suka di umbar umbar " kata afsah


" Aku juga engak suka di umbar umbar. Norak ! "


Afsah mengelus pipi alvin . Tetap alvin setia membaca pesan dari ibu


" Bu kenapa anaknya cantik banget sih , untung mau sama aku "


" Apasih . Di luar sana banyak yang cantik " kata Afsah


" Engak ! Kamu tetap nomor 1 dihati aku sah ! "


Afsah menaruh hp nya di dalam tas. Beres beres mau turun


" Ayo kita masuk Vin. Tangan aku udah gatel mau megang kertas kertas "


Alvin mengangguk. Mereka berdua turun bareng dan naik lift juga bareng . Setiba mereka sampai meja . Ada minuman dan satu donat ada kerjanya juga


" Siapa yang ngasih ? " kata Afsah ke nurul


" Anak baru dari devisi lain . Gue juga engak tau devisi siapa . Kaya nya sih anak baru "


Afsah langsung melihat alvin . Afsah mencium minuman nya . Kopi atau coklat . Ternyata coklat . Akhirnya afsah meneguknya tapi donat itu dia berikan buat Nurul dan Alvin


" Penganggum Rahasia kayanya nih " kata nurul


Afsah langsung menatap Alvin . Pria itu malah kesel ketika nurul bilang pengaggum rahasia


" Apa sih ! Ga ada penganggum rahasia. Lagian gue juga udah ada yang punya "

__ADS_1


" Hehehe ... gapapa sekali kali buat di maenin juga cocok. Beda kantor ini " kata Nurul


Afsah hanya bisa tersenyum. Kembali Afsah mengerjakan pekerjaan nya lagi


__ADS_2