
Alvin kembali masuk ke kamar ketika afsah tidur siang dengan pulas . Alvin ikut berbaring dan memeluk istrinya
" Yuk kita pergi ke pantai . Afsah ... sayang ..." usap alvin kening Afsah
" Egh.... kenapa? "
" Katanya mau ke pantai . Ayuk kita pergi . Mumpung masih jam 2 . Aku baru selesai kerja "
" Tadi kamu bilang engak mau " kata Afsah
" Tadi aku harus kerja dulu sah . Sekarang udah selesai kerjaan aku . Ayuk kita pergi. Tapi janji dulu kamu engak ninggalin aku "
" Iya ... "
" Janji dulu " kata Alvin mengulurkan tangan nya
" Iya janji engak ninggalin kamu " membalas uluran
Alvin tersenyum dia membantu afsah bangun dari tidur nya . Afsah memilih mencuci muka lalu mencari pakaian yang bagus
" Tapi sebelum ke pantai . Kita mampir makan dulu ya sah . Kita kan belum makan siang "
" Iya ! " jawab nya
Mereka berdua saling sibuk . Afsah sibuk dandan sedangkan alvin sibuk bermain hp membalas pesan
" Aku dikit lagi selesai . Kamu nyalain mobil dulu sana . Sama sekalian bawa eskrim dong mas . Aku pengen makan di mobil nanti "
Alvin langsung bangkit dan memasukan hp nya kedalam tas yang berisi kunci mobil, parfum dan hp
Mereka berdua segera mencari makanan terlebih dahulu karena alvin beneran laper banget . Tempat Restoran yang mereka kunjungi saat ini adalah Rumah Masakan Padang
Selesai dari makan siang itu mereka langsung pergi menuju pantai indah kapuk. Perjalanan menuju kesana memakan waktu hampir 2 jam karena ada perbaikan jalan sehingga macet total padahal sudah lewat tol untuk menghindari kemacetan
" Nanti aja ah turun nya pas jam 5 . Aku ngantuk . Istirahat dulu . Lagian masih panas banget . Aku pengen adem aja pas menjelang sunset "
" Yaudah . Aku main Game aja berarti "
Afsah melanjutkan tidur nya lagi . Afsah megenggam tangan alvin . Saat ini suaminya bukan bermain game . Melainkan menonton video bola yang belum sempat di tonton beberapa hari lalu
Beberapa jam kemudian mereka berdua memutuskan untuk turun dari mobil karena memasuki jam setengah 6 lewat . Alvin mengandeng tangan Afsah erat karena takut Afsah kesandung atau apa
Yang bisa melukai kandungan nya
" Honey ! Kita duduk disana " ajak Afsah
Mereka duduk di semacam foodcourt . Afsah lagi mencari minuman yang segar untuk tenggorokan nya
" Bagus ya mas pantai nya . Untung kita kesini hari biasa . Sepi . Nanti fotoin aku ya"
__ADS_1
" Engak ah ! "
" Yaudah aku pulang sendiri aja naik taksi "
" Emang berani ? Ini jauh loh dari rumah " kata Alvin
" Aku engak pulang kerumah kamu . Tapi aku pulang kerumah yang lain "
" Tuh kan niat mau pergi dari rumah " kata Alvin
" Kamu duluan yang ngajak ribut "
" Jujur sama aku . Kamu ada niat mau pergi kan ? "
" Ngaco kamu tuh . Aku udah janji tadi " kata Afsah
" Aku ga percaya "
" dari pada kita berantem . Mending kamu beliin aku minum. Aku pengen es teller . Itu disana beliin " kata Afsah
" Sebentar ya . Aku cuma pengen pesan juga . Tapi apa ya "
Alvin memesan es teler yang afsah mau . Lalu dia berjalan ke arah penjual batagor dan es kelapa . Afsah beranjak bangun dari tempat duduk nya dia ingin selfie di belakang matahari
Beberapa kali potret . Tiba tiba tangan kekar memeluk nya dan mereka selfie berdua
" Orang mau foto aja ga boleh ! " grutu nya
" Bukan nya ga boleh honey ! Tapi aku takut kamu kesandung "
Alvin menemani afsah di belakang itu masih asik memotret selfie . Ketika es teler pintaan afsah jadi . Mereka kembali duduk di tempat nya
Selesai dengan urusan perut . Mereka ke arah pantai nya . Ini yang afsah tunggu tunggu . Tapi kali ini mereka tanpa alas kaki . Menikmati kasar nya pasir di setiap langkah jejak kaki mereka berdua
" Foto dulu mas "
Alvin mengangguk dia merapikan rambut nya dan tersenyum di foto pertama . Dan foto berdua pipi alvin menempel ke pipi afsah
" fotoin aku dong " kata nya
Afsah memberikan hp nya pada alvin . Afsah bergaya secantik mungkin untuk di upload ke sosial media . Beberapa kali potret sedikit terbuka di bagian paha nya karena angin
" Tutupin paha kamu . Apa apaan sih di biarin gitu aja " omel Alvin
" Orang kena angin ! " jawab Afsah sambil menutup kembali
Melihat hasil yang di foto alvin sangatlah bagus . Kini alvin gantian minta di foto . Gaya andalan alvin adalah memaikan rambut dan menundukan kepalanya sambil menghisap rokok tanpa di nyakakan
Afsah berjalan ke arah pantai untuk membasahi kaki nya tapi diam diam afsah memotret alvin ketika suaminya itu menjauh dan membakar rokok nya sambil memaikan air
__ADS_1
" Kenapa alvin ganteng banget sih . Bikin gemesh banget pak suami " gumam nya
Afsah memotret awan dan juga pohon kelapa buat di pamerin sosial medianya . Afsah juga mencari tempat untuk dia duduk di pasir dengan menggunakan alas kaki sebagai alat buat duduk
" Honey ! Aku mau minta minum dong aku haus "
Alvin mematikan rokok nya dia mengambilkan minum di tas kecil miliknya
" duduk sini honey " Afsah menarik tangan alvin untuk duduk di samping nya
Alvin terpaksa duduk sambil tangan nya memeluk pinggang afsah
" dedek nya seneng ngeliat pantai "
" Seneng dong pah " jawab Afsah
" Kapan kapan kita pergi ke pantai buat berenang ya . Sementara lihat dulu disini "
Mereka berdua mengobrol membahas pekerjaan alvin dan keseharian yang selama ini belum mereka ceritakan. Seperti alvin menceritakan ada kenalan client nya yang aneh , dan afsah menceritakan kalo kamar nya ada kecoa masuk
" Yuk pulang yuk ! " kata Afsah
Tak sempat makan di luar karena afsah masih kenyang begitu pun dengan alvin kenyang karena tadi di jalan sempat membeli kopi
Tiba sampai dirumah . Alvin menemukan surat di depan pintu rumah nya. Alvin membuka nya di dalam kamar
Alvin pikir itu tagihan listrik ternyata tagihan hutang 200 juta dari perusahaan atas nama Afsah Michela
" Kamu ngutang di bank ? "
" Hah ? Coba lihat " kata Afsah mengambil surat tagihan
Ternyata tagihan itu dari perusahaan pinjol . Memang dulu afsah sempat pinjam 300 juta pegangan selama di Surabaya . Dan sudah afsah bayar dikit demi sedikit 100 juta
" Kenapa aku baru tau kamu minjaman online ? 200 juta? Buat apa uang sebanyak itu kamu pinjam sah ? "
" Itu karena waktu itu aku belum gajian . Aku harus kirim ke ibi sama bapak di kampung . Lagian kamu tahu sendiri aku abis buat benerin rumah " kata Afsah
" Terus belum kamu ganti uang nya ? Udah lama juga kan kamu minjam kenapa belum di ganti ? Aku malu punya istri minjam minjam kaya gini sah "
" Ya nanti aku ganti. Aku lagi kumpulin uang nya dikit demi sedikit dari kamu " kata Afsah
" Berapa lama kamu bakalan mau ganti hah ? 200 juta itu menurut aku banyak banget kamu minjam nya . Lagian paling benerin rumah engak sampai segitu sah . Aku pikir kamu benerin rumah hasil gaji kamu sendiri "
" Alvin . Gaji aku engak seberapa . Mana mungkin aku bisa benerin rumah sebanyak itu sementara aku harus kirim uang buat bapak sama ibu . Engak semua nasib nya sama kaya kamu . Orang tua kamu masih mending tiap bulan masih ngirim kamu jajan . Lah aku . Aku yang kirim mereka " kata Afsah
" Yaudah kamu tanggung jawab lah sama hutang kamu . Aku ga bisa bantu kamu . Kamu yang minjam uang nya kok aku yang suruh ganti "
" aku ga minta kamu buat ganti. Aku bertanggung jawab atas kesalahan aku. Makanya aku engak pernah beli barang mewah dan aku memilih buat selisihkan uang nya buat bayar semua hutang aku " kata afsah
__ADS_1