
Di sebuah restoran roftop hotel . Pemandangan indah malam hari kota Surabaya membuat afsah menghela nafas
Berapa lama dia akan berada di Surabaya ini . Afsah menatap jalanan di bawah itu sedikit padat kendaraan
" Sebenernya dulu di antara kita bertiga yang suka sama lo duluan . Gua sah ! "
Afsah langsung diam . Afsah menengok pelan pelan ke arah belakang tempat dimana mereka duduk
" Suka ? "
" Ya ! Gua suka sama lo udah lama . Dari kita jaman masih orientasi "
Jantung afsah dag dig dug. Kenapa jadi begini urusan nya . Radi beranjak bangun dia megenggam tangan afsah
" Gua suka sama lo udah 7 tahun lebih . Tapi kenapa yang di lirik adalah alvin ? "
Tangan radi beralih mengelus pipi afsah
" Selama ini gua engak pernah serius sama cewek. Karena gua engak bisa move on sama lo sah . Jujur gua seneng kalo lo sama alvin berantem. Dan gua berharap kalian engak pernah bersatu "
" Alvin sahabat lo kan ? Kok tega begini ? " Tanya Afsah
" Masalah hati engak mandang mana sahabat mana bukan sah . Gua engak berharap kita bisa bersama. Gua cuma pengen nyatain yang Sebenernya. 7 tahun sah gua pendam . 7 tahun juga gua diam diam perhatiin lo . Gua pengen lo tahu kalo gua suka sama lo " kata Radi
Afsah menundukan kepalanya
" Gua tau kenapa lo engak bisa lupain alvin ! " kata radi
Afsah menatap nya
" Karena lo sama alvin udah begituan kan ?"
Afsah terkejut. Kenapa radi bisa tau . Tapi tunggu
" Gua sayang sama Alvin dari SMA dan gua suka sama alvin udah lama sebelum ada pertarungan taruhan . Bukan nya dulu kalian bertiga suka jahatin gue ? Kalian bertiga sama sama bren*sek pada jaman itu " kata Afsah
Radi terdiam dia menatap Afsah . Tapi tangan itu langsung di tarik afsah
" Iya gua sering tidur bareng sama alvin . Karena gua sayang sama alvin . Gua kasih semuanya yang ada di diri gua biar alvin engak ninggalin gue lagi, engak nyakitin gue lagi. Emang salah ? Kita suka sama suka kok ! "
" Apa sih Sah yang ada di alvin . Tapi gua engak ada ? Kita sama sama orang ada , alvin ganteng , gua juga ganteng . Apalagi yang lo cari sah ? Kenapa lo engak bisa suka balik sama gua ? Alvin orang baru yang suka sama lo . Tapi gua ? Udah lama sah . Sebelum lo kenal alvin . Gua lebih suka duluan ketimbang Alvin ? " kata Radi kesel
" Rad ! Emang sayang sama orang butuh alasan? Gue buta sama semua orang. Gue cuma ngeliat alvin . Karena gue beneran sayang sama dia . Stop nanya nanya begitu ! Bukan nya tadi lo yang bilang . Kalo lo cuma nyatain . Artinya gue engak perlu menjawab semua omongan engak penting itu kan ? "
" Benar ! Gue cuma pengen tahu alasan lo kenapa engak suka sama gua ! " kata Radi
__ADS_1
" Gue engak bisa suka sama orang lain . Berbagai cara gue ngelupain Alvin . Tetap engak bisa . Rad. Jangan maksa gue buat suka sama lo . Karena cinta engak bisa di paksa. Tapi tolong mulai sekarang hargain wanita. Gue yakin suatu saat lo bisa dapetin yang lebih dari gue " kata Afsah
Radi menghela nafas dia tersenyum miring
" Lo pikir gampang move on ? 7 tahun sah . 7 tahun gue nunggu lu . Gua terlalu lama buat nyatain karena gua beneran engak berani ngobrol sama lo apalagi Face to face kaya gini " kata Radi
Afsah memegang bahu radi. Afsah tersenyum
" Maaf rad . Gue engak bisa balas perasan lo . Tolong ngertiin gue . Dan tolong hargain pertemanan kalian . Jangan sampai gara gara gue . Pertemanan kalian dari SMP hancur gitu aja . Dan sory . Kita akhirin obrolan ini . Intinya gue udah tau kalo lo suka sama gue . Oke gue respek sama kejujuran lo " kata Afsah sambil tersenyum
Afsah segera duduk dia mengambil minuman nya . Radi masih setia berdiri
" Ayuk makan . Gue laper banget " kata Afsah
Radi menghela nafas . Setelah itu radi ikut duduk dan mereka makan berdua
" cewek lo gimana ? "
" Gua sama andiva engak pacaran. Kita cuma temen aja " jawab Radi
" tapi andiva mengakui lo . Pacar nya " jawab Afsah
" Ya biasa lah cuma deket deket doang . Belum ada tanda tanda mau lanjut atau engak " jawab Radi lagi
Drt..
Drt...
" Alvin lagi ... nanti aja deh di angkat nya " kata Afsah
Radi menatap hp Afsah . Dua kali panggilan alvin tak terjawab . Selesai makan . Mereka langsung pulang tapi pas di parkiran apartemen afsah
Keduanya belum juga turun
" Lupain masalah tadi ya sah . Gua cuma engak kepengen situasi nya berubah . Gapapa lo nolak gua . Kan cinta engak harus di paksa "
" Iya ! " jawab Afsah
" Em... yaudah " kata Radi
Afsah mengangguk tak lupa mengucapkan terima kasih karena udah di traktir makan dan di antar pulang
Drt...
Drt...
__ADS_1
( halo sayang) kata Afsah melakukan video call
( Baru pulang honey? Aku telpon tadi . Aku pikir udah pulang )
( iya baru pulang vin . Tadi mampir dulu beli sesuatu ) jawab Afsah
( Iya sayang .. em Gimana hari ini . Ada yang mau aku omongin sayang )
( Ngomongin apa cintaku ? Sebentar tunggu sampai unit ) kata Afsah sambil tersenyum
( Iya honey )
Alvin masih setia menunggu afsah di lift . Tak lama kemudian afsah tiba di unit nya
( kamu bersih bersih aja dulu aja sayang. Santai kok aku ngomong nya )
( Oke. Sebentar vin . Mandi dulu ya ) kata afsah
( iya sayang )
Afsah langsung mengambil pakaian nya membawa ke kamar mandi . Beberapa menit kemudian afsah kembali dengan bersih dan wangi
( ada apa vin ? )
( 2 minggu kedepan kamu bisa ke jakarta ?)
( Bisa aja sih . Emang kenapa vin ? ) Tanya afsah
( Aku udah bilang sama orang tua kamu. Dan orang tua aku . Gimana kalo kita menikah sederhana . Yang di hadirin keluarga aja . Nanti setelah kamu siap dan aku siap . Resepsi nya nyusul . Kalo kamu setuju kita urusin dokumen )
Afsah langsung diam . Kenapa alvin mendadak banget
( Honey ! kok mendadak begini ya . Aku belum siap )
( Mau sampai kapan kamu siap nya sah ? Jarak kita ldr bukan penghalang kan ? Lagian orang tua kamu juga udah setuju . Kamu tenang aja . Biar semua aku yang urus . Kamu tinggal ke jakarta . Dandan . Semuanya beres )
( Bukan nya kamu bilang kamu lagi banyak kerjaan ? Vin ini bukan masalah gampang atau susah nya . Cuma kenapa kita engak nunggu 4 bulan lagi? Terus gimana sama kuliah kamu ? Katanya mau lanjut kuliah ?) Tanya Afsah
( Aku udah atur . Minggu depan beres pekerjaan aku sah . Kelamaan nunggu 4 bulan lagi sayang. Semakin cepat semakin baik . Kamu pikir aku engak pusing tiap hari mikirin konsep nikah . Aku pusing sah . Aku kasih tawaran ke kamu kita menikah di hadirin keluarga aja . Semua nya beres sayang)
( Aku telepon ibu dulu . Nanti aku kasih tau jawaban nya )
( Oke. Besok harus ada jawaban nya ) kata alvin
( iya )
__ADS_1