
Afsah keluar dia melihat alvin bt dan kesel di meja makan. Afsah memberikan hp nya dia menunjukan chatinggan bersama reno
" Liat! " kata Afsah
Alvin hanya diam dia menatap lurus
" Mas ... Liat dulu hp nya ... " kata Afsah memegang kepala alvin untuk menunduknya
Afsah juga yang menyuruh alvin untuk memegang hp nya . Alvin membacanya dari awal. Ternyata reno ini adalah driver afsah selama disana . Dan emang alvin akui
Foto yang dia ambil sangat bagus saat afsah bergaya
" Gak usah ngambek lagi ! Ga lucu tau ngancemnya "
Afsah sambil tersenyum berkata seperti itu . Dia memeluk kepala alvin dan mengecup rambutnya
" Aku mau istirahat. Ga usah marah marah lagi . Engak ada apa apa di hp aku dan kamu engak perlu khawatir. 6 tahun aku jaga perasan aku sama kamu emang pernah aku khianatin? Tanya derren . Mana pernah aku nerima orang lain "
" Hmmm... ya aku percaya. Cuma sakit aja tadi denger kamu seneng pas nelponan sama orang bali. nelpon nya kaya bukan sekedar temen tapi lebih seperti kekasih " kata Alvin
" Aku mau istirahat sebentar aja vin. Aku capek . Plis jangan aneh aneh . Pegang deh hp aku selama aku mau istirahat "
" ya ya aku tahu kamu capek. Istirahat lah . Mulai sekarang aku harus percaya sama kamu . Aku yakin kamu engak bakal aneh aneh . Bawa hp nya lagi "
Afsah mengambil hp nya dia masuk kamar dan menuntup nya kembali . Di dalam kamar afsah hanya menonton tv sambil duduk di bangku terapi . Dikit demi sedikit enak banget tubuh nya
Saat alvin balik lagi ke kamar. Afsah lagi tidur tenang di bangku terapi . Mulut nya terbuka lebar . Alvin duduk di ranjang menatap afsah sambil tersenyum senyum
" Gemes banget sih bumil yang satu ini . Pipi nya gembul " kata alvin
Alvin meremas tangan nya dia bener bener gemes sama pipi afsah . Kenapa baru sadar istrinya udah sebesar ini perut nya di tambah lagi porsi badan nya mulai berisi
" Sehat sehat ya dek ! " kata Alvin
Alvin mengecilkan suhu ac . Karena melihat leher afsah mulai berkeringat selalu membuat kamar dingin semenjak dirinya tengah mengandung
.
.
.
.
Hari dimana acara Radi dan Fay akan melangsungkan ijab qabul . Afsah udah sudah mencetak tiket honeymoon mereka selama di bali dalam satu amplop
" Ayo Honey ... nanti keburu mulai acaranya " Panggil alvin
" Ya sebentar "
Alvin lebih dulu masuk mobil karena sebelum berangkat harus di panaskan dulu . Beberapa menit saat alvin mau masuk kerumah . Afsah keluar
" Sebentar gitu loh . Aku masih dandan "
" Ya kan bisa di jalan . Udah jam berapa ini loh " kata Alvin
Afsah menutup mulut alvin dengan tangan nya . Kini saat afsah melanjutkan dandan nya lagi
" Gemesh banget sih dek . Kamu tuh " kata Alvin sempat sempatnya memeluk perut afsah mencium perut nya
__ADS_1
" Orang tua nya fay kenal kamu nggak? "
" Engak kenal . Karena aku emgak pernah ketemu " jawab Alvin
Afsah mengangguk lagi . Kirain kenal . Gimana nanti tanggapan mereka kalo alvin datang sebagai mantan kekasih nya dulu
Afsah baru tau rumah fay sangat deket . Bahkan mereka hampir sering lewat kalo kerumah orang tua alvin
" Nanti kita mampir kerumah ayah kamu kan ? "
" Iya mampir . Kita istirahat disana " kata Alvin
Mereka sampai dan detik detik mau mulai ijab qabul . Afsah duduk di samping rombongan . Entah siapalah itu . Sedangkan Alvin sama Derren mereka berdua maju kedepan menemani Radi
Dengan lantang nya Radi mengucapkan nama lengkap Fay. Di akhir saat saksi bilang sah . Afsah tersenyum. Akhirnya sah juga menjadi suami orang. Teman nya itu .
Alvin mengajak afsah untuk mengucapkan selamat untuk mereka berdua
" Niat mau honeymoon kemana? " Tanya Afsah
" Belum tau . Kayanya engak usah honeymoon deh " kata Radi
Fay langsung menoleh
" Kenapa ? "
" Ya buat kamu lahiran lah . Kan butuh berapa banyak biaya nantinya "
Afsah langsung menenangkan perdebatan mereka berdua . Afsah memberikan amplop untuk mereka berdua
" Tenang . Ga usah berantem . Ini gue ada tiket honeymoon selama 3 hati buat kalian berdua "
" Masa Afsah doang . Gue juga ikut adil juga "
Radi sama fay tersenyum
" Iya iya . Makasih bro alvin ! " kata Fay
Radi menggeleng kepalanya sambil tersenyum
" Silahkan di makan hidangan nya " kata Radi pada alvin dan afsah
Alvin mengangguk . Mengajak Afsah buat makan hidangan nya
" Dulu kamu pacaran di depan rumah tuh hehehe . Pacaran kok ga modal "
" Apa sih Sah. Udah ga usah bahas bahas masa lalu ! " kata alvin
" Hahaha .... ciyee mantan nya nikah tuh "
" Honey ! " protes alvin
Afsah terus mengejek nya . Afsah suka aja mengejek alvin dengan embel embel kata mantan
" Nikah nya sederhana . Sama persis apa yang aku mau kaya gini "
" Tetep ada resepsi ya sah . Setelah anaknya lahir juga gapapa "
" Apa sih . Orang batal resepsi . Aku udah bilang sama ayah. Kata Ayah terserah kamu aja afsah . Weee " Afsah mengulurkan lidah nya
__ADS_1
Alvin menghela nafas . Kenapa afsah tidak mau resepsi ? Bukan nya bagus . Nanti orang orang tahu mereka sudah menikah
" Nanti aku bilang ayah . Pasti ayah nurutin aku "
" Ya aku tinggal bilang mama . Ayo . Kekuatan nya lebih besar mana ? " kata Afsah
" Astaga! Kamu ini bikin orang kesel aja "
Dari belakang derren tersenyum mendengar debatan mereka . Terkadang kalo lagi bertengkar . Alvin suka curhat sama derren karena teman nya itu suka menjadi pendengar yang baik
Sekarang mendengar langsung debatan mereka. Bukan nya derren gimana gimana . Malah gemes banget sama calon orang tua yang satu ini
" Sah . Kita ke bali berdua yuk . Tinggalin alvin. Dulu aja kita sering jalan jalan berdua" kata derren datang datang tanpa dosa
" Oh berani ngajak istri gue jalan ? Balikin uang gue dua ratus juta " ancam alvin
" Hehehe ... males ah bahas nya uang "
Derren ikut duduk di samping alvin . Mereka bertiga mengobrol bersama
" Abis dari sini gue mau kerumah orang tua gue . Yuk maen "
" next deh . Gue ada janjian sama cewek "
" Di apartemen? " Tanya Alvin
" Biasa ... mau manjain adik kecil " kata derren sambil tersenyum
Afsah menatap geli pada derren. Sejak kapan temen nya itu seperti ini ?
Alvin tertawa. Dia paham apa maksud perkataan derren . Teman nya itu sudah booking wanita
Selesai makan terus ngobrol dengan keluarga radi . Alvin izin pamit pulang dengan alasan kasian afsah udah pengen istirahat
" Vin kita mampir beli es kelapa dulu . Alanna chat aku . Katanya mama nitip es kelapa "
" Yaudah . Berarti kita keluar perumahan " jawab alvin
Afsah mengangguk . Afsah melambaikan tangan pada derren . Pria itu juga mau pamit pulang
Dapat es kelapa segar siang bolong begini . Keduanya tiba dirumah orang tua alvin . Ternyata ada sepupu alvin datang kesini . Untung aja alvin membeli es kelapa cukup banyak
" Kenalin sayang ini syakil "
" ini mah udah kenal . Afsah anak manajemen kan . Kita satu kampus " kata Syakil
Afsah mengangguk . Afsah emang tahu syakil. Tapi dia engak tau kalo syakil adalah sepupunya alvin
" Sory bro waktu lo nikah gue nggak datang . Ada kerjaan luar kota . Tapi gue titip sama sama bokap "
" Iya . Gapapa " jawab alvin
Alvin memeluk pinggang afsah . Mereka pamit ke kamar dulu buat menaruh barang barang dan menganti pakaian rumahan
" pantes syakil itu deket sama derren . Berapa kali emang aku pernah di ajak sama derren buat cafe bareng . Tapi aku engak tau kalo syakil itu sepupu kamu "
" Ya kamu nya engak nanya " kata Alvin
" Tapi syakil baik sih . Dia pernah nolongin waktu motor aku mogok
__ADS_1
" Bagus lah ... " jawab alvin