
Afsah udah balik kerumah . Besok juga kedua orang tua nya bakalan balik ke jakarta . Jadi afsah minta tolong alvin buat temenin jemput mereka berdua di pasar senen
Hari begitu cepat sudah di weekend . Niat nya nanti di rumah Alvin. Afsah mau buat spagetti bolognes chiken katsu . Makanan kesukaan alvin
Pagi hari alvin udah engak sabar pengen berduaan sama afsah di rumah nya . Alvin jemput afsah selesai sarapan bersama keluarga nya
" Kita mampir supermarket dulu kan beli bahan bahan sayang ? " Tanya Alvin
" pasar aja nggak sih ? Emang supermarket mana yang udah buka jam segini ? " Tanya Afsah
" Ada honey ! Supermarket jualan sayuran daging daging khusus gitu. Beli disana aja ya . Malas aku ke pasar . Becek "
Afsah mengangguk. Mana mau alvin ke pasar . Beda level. Pikir nya.
" Harus enak pokonya honey nanti spagetti nya "
" Kalo engak enak mau di apain ? " Tanya Afsah
" Kalo engak enak . Kamu pulang sendiri "
Afsah langsung menoleh
" Oh gitu . Yaudah gapapa . Bener ya pulang sendiri ! Tinggal whatsapp derren "
Alvin tertawa mendengarnya . Alvin langsung mencium tangan afsah
" Bercanda ya sayang hehe " kata Alvin
Tiba di supermarket yang alvin maksud. Dari tempat luar nya kelihatan toko ini buka 24 jam dan pikiran afsah pasti mahal mahal . Mereka berdua masuk . Alvin membawakan keranjang
" Kita butuh ayam sama tepung roti sama telur , daging , tomat , bombay terakhir keju"
Alvin hanya mengangguk. Afsah mengecek keadaan bahan makanan yang dia pegang . Apakah bagus atau tidak
" Butuh susu nggak ? "
" Buat apa sayang susu ? " Tanya Alvin
" Kali aja kamu mau calbonara ? "
" aku engak suka spagetti calbonara" kata Alvin
" oh kirain suka. Yaudah berarti ini aja bahan nya . Eh tunggu aku mau beli jus kemasan ya mas . Sebentar "
Alvin hanya diam sambil main hp . Setelah semuanya selesai . Afsah yang membayar dengan kartu alvin tentu nya
Tiba di rumah alvin yang sangat mewah dan bagus . Rumah mereka berdua maksudnya . Alvin meletakkan semua barang barang tadi di meja dapur
Afsah membuka kulkas niatnya pengen masukin minuman yang berasa. Tapi alvin malah memeluknya
" Nanti aja kamu masak nya . Buat makan siang . Aku masih kenyang " bisik alvin di telinga afsah
__ADS_1
Afsah menutup kulkas . Wanita itu membalikan badan nya . Mengalungkan tangan nya itu di leher afsah
" Terus kalo bukan mau masak . Kita mau apa ? "
" Istirahat mungkin ? Atau kita bisa tidur bareng maybe? " kata Alvin sambil tersenyum
" no! Tidur berdua takut nya kamu malah bablas . Gimana kalo kita nonton film ?"
" Boleh . Horor mau ? " Tanya Alvin
" Iya " Kata Afsah
" Nonton di kamar sambil tiduran sayang " kata Alvin tersenyum lagi
" Gak mau ah . Nanti kamu aneh aneh kita nonton di ruang tamu aja " kata Afsah
" Yaudah deh . Keluarin snack nya sayang buat nemenin nonton "
" Okey " kata Afsah
Afsah mengeluarkan snack dan minuman manis . Sedangkan alvin lagi menyambungkan tv ke kabel Internet.
Alvin memeluk afsah . Mencari posisi yang enak . Posisi nya yaitu alvin bersandar di sofa. Afsah di depan alvin . Jarak mereka sangat intim
" Mas film komedi aja deh . Jangan horor "
" Gimana sih Sah. Tadi minta horor ! "
Afsah memonyongkan bibirnya . Kenapa tiba tiba alvin marah marah . Tapi tetap di ganti film nya sama alvin. Yaitu sebuah film karya dari ernest prakasa Cek Toko Sebelah
" banyak mau nya heran ! " kata afsah
Alvin mengangkat tubuh afsah. Supaya jarak mereka lebih dekat lagi . Dan pas ! Alvin menyukai posisi nya
Film nya buat afsah dan alvin terus tertawa . Film komedi yang tentang keluarga . Di akhir membuat afsah menangis karena papa nya pilih kasih
Ya emang orang yang berpendidikan apalagi anak bontot pasti di sayang di banding kakak kakak nya .
Hoaaammm
Haoaaaammm
" Tidur gih sana di kamar "
" Beneran gapapa ? " Tanya Afsah
" Ya gapapa. Kunci aja kamar nya biar aku engak masuk "
Afsah langsung bangun dia mencium kening alvin terlebih dahulu . Afsah juga mengambil hp nya membawa masuk kedalam kamar
" Di kunci aja sayang kamar nya ! "
__ADS_1
Krek
Afsah mengunci kamar alvin. Wanita itu beranjak naik ke atas ranjang yang paling empuk . Afsah menatap langit langit
" Pantas ga sih gue sama alvin ? Kata Bapak ibarat alvin itu presiden. Gue rakyat nya " gumam afsah
Afsah melamun . Pikiran nya terus bertengkar mengenai alvin . Sampai akhirnya dia pusing sendiri . Memilih untuk tidur
Tidur afsah begitu nyenyak. Kasur empuk, ac kamar dingin di tambah lagi guling yang begitu enak di peluk.
5 jam afsah tertidur. Tiba tiba hp nya berdering sangat kencang di telinga nya
" Siapa sih nelpon nelpon " kesel afsah
Panggilan itu dari alvin . Afsah mengangkat nya . Mata nya kembali tidur lagi
( Katanya mau buat spageti . Udah masuk jam makan siang loh . Kamu tidur atau apa sih di dalam ? Aku ketuk dari tadi engak di bukain)
( hem ! )
( sah dih tidur lagi . Buka kamar nya sah )
( 5 menit lagi ya . Masih ngantuk) kata Afsah
Alvin menghela nafas
( Yaudah buka dulu kamar nya. Aku temenin tidur )
Krek
Alvin menyalakan lampu nya . Saat itu afsah kembali naik ranjang lagi . Alvin menarik selimut. Pantas aja dari tadi afsah engak menjawab . Ternyata kamar nya di buat nyaman
Afsah kembali tidur meringkuk. Alvin langsung menyusul nya . Pria itu menatap afsah lagi tidur
" tiap ketemu tidur. Hei ! Bangun ! " alvin menoel noel pipi afsah
" diam ih ! "
Alvin tertawa. Dia masih menoel noel . Sampai afsah membalik tubuh nya . Alvin masih jail. Terpaksa afsah akhirnya bangun
" Udah bangun akhirnya! "
Afsah menatap kesel pada alvin . Afsah menarik kerah leher kaos alvin . Lalu dia acak acak rambut alvin
" Bisa nggak sih sehari aja jangan bikin orang kesel "
" Hehehe ... maaf sah ... maaf sayang " kata Alvin
Afsah melepaskan tangan nya . Segera afsah keluar kamar . Langsung ke dapur.
" Alvin pengen kopi sah "
__ADS_1
" Emang gue pembantu! " ketus afsah
" Hehehe . Tolong sayang ya ! . Aku tunggu di luar sambil ngerokok "