Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Tujuh lima


__ADS_3

Afsah udah balik kerumah . Besok juga kedua orang tua nya bakalan balik ke jakarta . Jadi afsah minta tolong alvin buat temenin jemput mereka berdua di pasar senen


Hari begitu cepat sudah di weekend . Niat nya nanti di rumah Alvin. Afsah mau buat spagetti bolognes chiken katsu . Makanan kesukaan alvin


Pagi hari alvin udah engak sabar pengen berduaan sama afsah di rumah nya . Alvin jemput afsah selesai sarapan bersama keluarga nya


" Kita mampir supermarket dulu kan beli bahan bahan sayang ? " Tanya Alvin


" pasar aja nggak sih ? Emang supermarket mana yang udah buka jam segini ? " Tanya Afsah


" Ada honey ! Supermarket jualan sayuran daging daging khusus gitu. Beli disana aja ya . Malas aku ke pasar . Becek "


Afsah mengangguk. Mana mau alvin ke pasar . Beda level. Pikir nya.


" Harus enak pokonya honey nanti spagetti nya "


" Kalo engak enak mau di apain ? " Tanya Afsah


" Kalo engak enak . Kamu pulang sendiri "


Afsah langsung menoleh


" Oh gitu . Yaudah gapapa . Bener ya pulang sendiri ! Tinggal whatsapp derren "


Alvin tertawa mendengarnya . Alvin langsung mencium tangan afsah


" Bercanda ya sayang hehe " kata Alvin


Tiba di supermarket yang alvin maksud. Dari tempat luar nya kelihatan toko ini buka 24 jam dan pikiran afsah pasti mahal mahal . Mereka berdua masuk . Alvin membawakan keranjang


" Kita butuh ayam sama tepung roti sama telur , daging , tomat , bombay terakhir keju"


Alvin hanya mengangguk. Afsah mengecek keadaan bahan makanan yang dia pegang . Apakah bagus atau tidak


" Butuh susu nggak ? "


" Buat apa sayang susu ? " Tanya Alvin


" Kali aja kamu mau calbonara ? "


" aku engak suka spagetti calbonara" kata Alvin


" oh kirain suka. Yaudah berarti ini aja bahan nya . Eh tunggu aku mau beli jus kemasan ya mas . Sebentar "


Alvin hanya diam sambil main hp . Setelah semuanya selesai . Afsah yang membayar dengan kartu alvin tentu nya


Tiba di rumah alvin yang sangat mewah dan bagus . Rumah mereka berdua maksudnya . Alvin meletakkan semua barang barang tadi di meja dapur


Afsah membuka kulkas niatnya pengen masukin minuman yang berasa. Tapi alvin malah memeluknya


" Nanti aja kamu masak nya . Buat makan siang . Aku masih kenyang " bisik alvin di telinga afsah

__ADS_1


Afsah menutup kulkas . Wanita itu membalikan badan nya . Mengalungkan tangan nya itu di leher afsah


" Terus kalo bukan mau masak . Kita mau apa ? "


" Istirahat mungkin ? Atau kita bisa tidur bareng maybe? " kata Alvin sambil tersenyum


" no! Tidur berdua takut nya kamu malah bablas . Gimana kalo kita nonton film ?"


" Boleh . Horor mau ? " Tanya Alvin


" Iya " Kata Afsah


" Nonton di kamar sambil tiduran sayang " kata Alvin tersenyum lagi


" Gak mau ah . Nanti kamu aneh aneh kita nonton di ruang tamu aja " kata Afsah


" Yaudah deh . Keluarin snack nya sayang buat nemenin nonton "


" Okey " kata Afsah


Afsah mengeluarkan snack dan minuman manis . Sedangkan alvin lagi menyambungkan tv ke kabel Internet.


Alvin memeluk afsah . Mencari posisi yang enak . Posisi nya yaitu alvin bersandar di sofa. Afsah di depan alvin . Jarak mereka sangat intim


" Mas film komedi aja deh . Jangan horor "


" Gimana sih Sah. Tadi minta horor ! "


Afsah memonyongkan bibirnya . Kenapa tiba tiba alvin marah marah . Tapi tetap di ganti film nya sama alvin. Yaitu sebuah film karya dari ernest prakasa Cek Toko Sebelah


" banyak mau nya heran ! " kata afsah


Alvin mengangkat tubuh afsah. Supaya jarak mereka lebih dekat lagi . Dan pas ! Alvin menyukai posisi nya


Film nya buat afsah dan alvin terus tertawa . Film komedi yang tentang keluarga . Di akhir membuat afsah menangis karena papa nya pilih kasih


Ya emang orang yang berpendidikan apalagi anak bontot pasti di sayang di banding kakak kakak nya .


Hoaaammm


Haoaaaammm


" Tidur gih sana di kamar "


" Beneran gapapa ? " Tanya Afsah


" Ya gapapa. Kunci aja kamar nya biar aku engak masuk "


Afsah langsung bangun dia mencium kening alvin terlebih dahulu . Afsah juga mengambil hp nya membawa masuk kedalam kamar


" Di kunci aja sayang kamar nya ! "

__ADS_1


Krek


Afsah mengunci kamar alvin. Wanita itu beranjak naik ke atas ranjang yang paling empuk . Afsah menatap langit langit


" Pantas ga sih gue sama alvin ? Kata Bapak ibarat alvin itu presiden. Gue rakyat nya " gumam afsah


Afsah melamun . Pikiran nya terus bertengkar mengenai alvin . Sampai akhirnya dia pusing sendiri . Memilih untuk tidur


Tidur afsah begitu nyenyak. Kasur empuk, ac kamar dingin di tambah lagi guling yang begitu enak di peluk.


5 jam afsah tertidur. Tiba tiba hp nya berdering sangat kencang di telinga nya


" Siapa sih nelpon nelpon " kesel afsah


Panggilan itu dari alvin . Afsah mengangkat nya . Mata nya kembali tidur lagi


( Katanya mau buat spageti . Udah masuk jam makan siang loh . Kamu tidur atau apa sih di dalam ? Aku ketuk dari tadi engak di bukain)


( hem ! )


( sah dih tidur lagi . Buka kamar nya sah )


( 5 menit lagi ya . Masih ngantuk) kata Afsah


Alvin menghela nafas


( Yaudah buka dulu kamar nya. Aku temenin tidur )


Krek


Alvin menyalakan lampu nya . Saat itu afsah kembali naik ranjang lagi . Alvin menarik selimut. Pantas aja dari tadi afsah engak menjawab . Ternyata kamar nya di buat nyaman


Afsah kembali tidur meringkuk. Alvin langsung menyusul nya . Pria itu menatap afsah lagi tidur


" tiap ketemu tidur. Hei ! Bangun ! " alvin menoel noel pipi afsah


" diam ih ! "


Alvin tertawa. Dia masih menoel noel . Sampai afsah membalik tubuh nya . Alvin masih jail. Terpaksa afsah akhirnya bangun


" Udah bangun akhirnya! "


Afsah menatap kesel pada alvin . Afsah menarik kerah leher kaos alvin . Lalu dia acak acak rambut alvin


" Bisa nggak sih sehari aja jangan bikin orang kesel "


" Hehehe ... maaf sah ... maaf sayang " kata Alvin


Afsah melepaskan tangan nya . Segera afsah keluar kamar . Langsung ke dapur.


" Alvin pengen kopi sah "

__ADS_1


" Emang gue pembantu! " ketus afsah


" Hehehe . Tolong sayang ya ! . Aku tunggu di luar sambil ngerokok "


__ADS_2