
" loh Derren ! " Panggil afsah
Mereka satu restoran yang sama. Afsah melihat derren karena sepatu dan gaya rambut nya persis banget teman nya itu
" Gue juga lagi mau makan siang sama tim devisi gue . Lo harus tauu" kata Afsah membisiki
" Apa ? "
" dia masuk devisi gue "
Derren terkejut . Tetapi dia langsung tertawa
" Dih ketawa lagi ! " kata Afsah
Derren mengelus kepala Afsah. Dan kebetulan tim devisi mereka seperti Pak Ardi, nurul dan Alvin baru aja sampai . Afsah sampai duluan karena wanita itu beralasan mau charger hp . Padahal mau menghindar alvin
" Bro ! " tegur alvin pada Derren
Mereka berdua mengobrol. Sedangkan Afsah langsung mengikuti Pak Ardi mencari tempat
" Gue kesana dulu bro ! " kata Alvin
Alvin tempat yang kosong hanya sebelah Afsah . Melihat itu afsah langsung menaruh dompet nya di sebelah . Alvin hanya bisa tersenyum
Pria itu meminta bangku . Jadi sekarang jarak mereka begitu jauh
" Kamu minta bangku. Di sebelah Afsah juga bisa . Kosong itu . Pindah kesana aja. Kamu menghalangi orang lewat " Kata pak Ardi
Terpaksa afsah mengangkat dompet nya.
Membiarkan alvin duduk di sebelah nya
" Boleh saya bertanya alvin ? "
Alvin menegakkan tubuh nya dia mengiyakan
" Kamu lahir di luar kah ? Atau lahir di Indonesia? "
" Saya orang Indonesia, dari lahir sampai sekarang di jakarta. Cuma kuliah nya aja di luar " kata Alvin
Afsah tersenyum remeh . Wanita itu bergumam
" sombong " dan pendengaran Alvin normal
Alvin hanya diam . Yang penting saat ini dirinya sudah bekerja dengan devisi yang sama . Itu sudah cukup .
" sekolah sma mana ? " Tanya Pak Ardi
" Saya sekolah SMA 70 Blok M "
Ardi menunjukkan Afsah
" sama kaya afsah berarti ya ! "
Alvin mengangguk
__ADS_1
Minuman yang mereka pesan datang . Membagikan nya . Alvin memberikan minuman Afsah karena emang alvin yang harus membagikan nya . Dia duduk di pinggir
Saking benci nya afsah sama alvin . Wanita itu memakai tissue di gelas nya. Anggaplah jari sidik alvin adalah kuman
.
.
.
.
Pertemuan antara mereka bertiga kembali lagi saat acara reuni. Memang sangat membosankan . Satu persatu malah pamer harta mereka sekarang
Kini mereka bertiga nya diam duduk manis sambil mendengarkan mereka semua
" Gue kedepan dulu buat merokok " kata Alvin
" Gue ikut " kata Derren
Begitu juga radi . Mereka bertiga duduk di pinggir taman sambil merokok
" Gue liat liat makin semangat nih kejar Afsah ! Gue engak bisa janji buat kalian balikan . Tahu sendiri kan Afsah dingin nya sekarang kaya apa " kata Derren
" Gue paham itu ... setidaknya dengan adanya gue masuk devisi bikin gue lebih gampang buat ketemu dia . Ya walaupun pada akhirnya dia selalu memaki gue , bicara ketus . Balik lagi ke gue nya karena karma "
Derren merangkul Alvin . Alvin bercerita selama dia kuliah disana . Sama sekali engak ada orang yang tulus dengan nya . Padahal alvin berniat mau buka hati . Bahkan pikiran nya saat itu adalah Afsah . Afsah dan Afsah
" Tapi emang itu cewek sekarang cakep sih .gue pernah ketemu afsah di minimarket depan rumah nya . Ketemu cuma say hai . Abis itu dia pergi " kata Radi
" Berjuang dari awal vin . Kalo emang lo mau dapetin Afsah lagi . Gue udah berusaha bikin kalian buat deket. Mungkin dengan cara itu biar Afsah bisa berubah pikiran " kata derren
" Di kasih kerjaan banyak banget sama dia . Gue kerjain sampai 3 jam . Dia beli kopi ceritanya di bawa lah ke ruang meeting . Kertas yang gue kerjain selama 3 jam . Sia sia . Ya engak tau dia sengaja atau engak . Kopi nya tumpah di kertas gue " curhat alvin
Derren dan Radi hanya tersenyum
" Mulai balas dendam satu persatu. Kan gue pernah bilang . Afsah itu mau bales dendam . Karena kecewa dia sama sakit hatinya masih ada . Jadi sabar sabar aja . Inget emosi lo jangan terpancing . Gue jamin kali ini kalo lo sabar . Pasti dia bakalan mikir dua kali "
" Makasih ren ! " kata Alvin
Mereka bersamaan menghisap rokonya lagi . Mengeluarkan asap rokok dalam mulut nya
Drt...
Drt....
Calling Afsah Michella
" baru di omongin ini orang " kata Derren
( Mas derren ) Ejek Afsah
( Hem ... kenapa lagi )
( Lagi dimana ? Hehe .... nanti pulang nya lewat rumah nggak ? Nitip martabak keju coklat dong )
__ADS_1
( Lewat kek nya . Yaudah deh nanti di beli sekalian ) kata Derren
Afsah langsung mematikan panggilan nya
" Belom juga gue ngomong. Engak ada nih orang makasih makasih nya atau minta tolong kek gitu " grutu
Alvin langsung terdiam. Afsah bisa segini nya sama Derren. Apakah mungkin Ending nya mereka bakalan menikah ?
" Sekarang gue minta tolong sama lo . Lo aja yang beliin martabak buat afsah . Bilang aja nanti mobil gue mogok di pinggir jalan " kata Derren
Alvin langsung terdiam. Gimana kalo nanti afsah menolak nya
" Udah gue percaya sama lo . Dia pasti terima makanan dari lo. Makanya nanti lo bilang aja . Apa yang gue ucapin tadi " derren merangkul Alvin
Derren sangat amat mendukung mereka balikan . Tipe yang kaya Afsah adalah tipe yang sukanya di rayu. Walaupun emang butuh proses yang lama
" Makasih bro udah kasih gue kesempatan"
Alvin membelikan martabak yang afsah mau di tempat martabak yang terkenal mahal. Tetapi harga dan kualitas nya seimbang
Setelah itu dia mengabari Derren kalo martabak nya itu sudah jadi dan otw. Supaya Derren bisa memaikan peran nya
Tok tok tok
" Iya bentarrrr" kata Afsah di dalam rumah
Tok tok tok
" Sabar...."
Krek
Afsah terkejut kedatangan Alvin pada malam hari
" Mau ngapain lo kesini ? " ketus Afsah
" Mau kasih martabak titipan dari Derren " jawab Alvin
" kok lo yang ngasih ? Derren mana ?"
Afsah menghela nafas
" Tau lo yang antar ? Sekalian aja engak usah di anterin " ketus Afsah lagi
Alvin tetap memberikan martabak yang Afsah Mau. Wanita itu mengirup wangi martabak yang sangat lezat
" Yaudah. Mau ngapain lagi ? masalah beli makanan ini udah gue transfer ke derren . jadi kalo mau minta imbalan nya . tagih aja sama derren" usir Afsah
" loh bukan gitu . bukan masalah imbalan nya tapi masalah nya . ya kali jauh kesini bawa makanan engak di kasih minum atau apa gitu ? Haus banget kebetulan "
Afsah kembali masuk. Wanita itu memberikan minum di botol
" Minum di jalan aja sana. Gue mau istirahat "
Alvin mengangguk. Pria itu menghela nafas nya setelah Afsah menutup pintu dengan gubrak
__ADS_1