Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Dua Empat


__ADS_3

" Alvin anak 12 IPS 3 gampang cinlok ege . Orang dia tuh sebenarnya suka sama orang cuma di deketin doang . Kalo udah tau sifat nya gimana langsung di buang . Apalagi kalo dia tau . Lo suka sama dia . Langsung ngilang ege " ucap nya


Afsah mendengar obrolan teman kelas nya lagi membicarakan alvin. Afsah tersenyum miring


" Lo tuh engak tau apa apa ! Jadi diem deh ! Jangan sok tau " batin Afsah


Sepulang sekolah Afsah menunggu di depan kelas nya . Karena kelas Afsah dan Alvin sebelahan. Jadi Afsah menunggu Alvin keluar di depan kelas nya


Beberapa menit kemudian Alvin keluar bersama Derren dan juga Radi


" Ayuk pulang " kata Alvin


Afsah mengangguk . Wanita itu berjalan di belakang mereka bertiga


" Nanti pulang mau ke mall . Mau beli kaset game. Kalo kamu bisa nemenin aku . Aku jemput " kata Alvin


" Yaudah di temenin " kata Afsah


" Makasih honey ! Tapi pulang dulu ya ganti baju dulu sekalian mau mandi dulu sih nanti jam 2 aku kerumah kamu "


" Iya honey ! " kata Afsah


.


.


.


.


Alvin menggandeng tangan Afsah masuk ke dalam mall. Tanpa ada obrolan selama perjalanan itu . Alvin mengarahkan Afsah naik Eskalator . Dan masuk ke toko game


Afsah terpaku dengan harga harga di toko ini paling murah ada 400 ribu dan paling mahal bisa mencapai 4,5 jutaan


Sebelum di beli Alvin memainkan game nya dulu . Afsah terus menemani alvin . Sesekali Afsah memberi saran beli satu aja . Karena emang Alvin yang nanya . Beli satu atau dua


Percuma saran Afsah juga engak di pakai. Kekasih nya itu malah tetap beli 2 . Bahkan ada memori ada game kesukaan Alvin di dalam nya


" Beli nggak ya ? Menurut kamu beli atau engak ? Udah beli kaset 2 " Tanya Alvin


" next aja beli nya . Buat apa boros begitu. Mending di tabung dulu . Nanti kalo udah bosen sama kaset nya baru di beli " saran Afsah lagi


" Tapi takut besok besok pas mau beli udah di ambil orang "


" Ya engak mungkin lah . Mungkin di toko ini habis . Tapi kan di toko lain juga ada yang jual " jawab Afsah


" Kamu mah engak tahu game beginian . Ini tuh limitid. Orang pada suka game di dalam nya "


Afsah langsung diam . Maksudnya Alvin meremehkan Afsah gitu ? Emang afsah engak tau apa apa tentang game. Tapi kan Alvin minta saran


" Yaudah baiknya aja gimana . Kan kamu yang mau beli . Aku cuma nemenin "

__ADS_1


Alvin menggaruk kepalanya


" Aku bingung honey ! Beli apa engak ya "


Afsah langsung meninggalkan alvin. Wanita itu di buat bt . Makanya afsah pergi dari hadapan Alvin. Melihat orang lain bermain game


Alvin akhirnya merangkul pinggang Afsah untuk pergi dari toko. Alvin bilang dia next time akan membeli memori itu lagi


Afsah hanya diam . Terserah lah mau balik lagi kek , mau engak balik lagi . Pokonya afsah engak akan mau nemenin Alvin beli kaset game


Mereka langsung pulang . Tadi sempat mampir beli minuman boba untuk selama perjalanan pulang nanti


" Cantik banget honey sekarang . Beruntung Alvin punya honey "


" Emang dulu dulu engak cantik ? " Tanya Afsah


" Iya ! Jujur nih aku "


Deg


Sebenarnya apa sih yang afsah harapin ? Di bilang cantik marah ? Di bilang jelek juga marah


" Cium dulu dong honey nya "


Afsah mendekati bibir nya mencium pipi Alvin


" Sekarang udah pintar dandan ya ! Belajar lagi dandan nya . Siapa tahu mungkin kamu bakalan jadi orang terkenal. Misalnya artis atau model gitu "


" Kalo aku stop pakai skincare. Dan kembali seperti kemarin kemarin . Kamu masih mau nggak ? "


Alvin memikirkan sesuatu


" Engakk! Pokonya pakai ya honey . Kan buat kamu dan juga buat aku juga . Kan kalo di ajak jalan aku bawa kamu engak malu maluin lah istilah nya "


Deg


Jadi selama ini alvin ngajak afsah jalan karena afsah bisa dandan dan engak malu malu in ?


" Kamu sadar ngga sih sama omongan kamu ? Kamu bilang biar jalan engak malu malu in ? "


" Kenapa emang nya ? Ada yang salah ? " Tanya alvin


" Aku jadi mikir . Kamu mau sama aku karena ada satu syarat yang ada di tubuh aku . Yaitu dandan ! Kamu engak beneran cinta dan sayang sama aku vin ! Kamu cuma terobsesi sama make up "


" Lah ga gitu juga sayang . Aku beneran sayang dan cinta sama kamu. Kata kata aku tadi itu ya emang sih sedikit mencolok. Nih ya aku lurusin. Coba kamu pikir. Sebelum kamu sama aku . Kamu emang bisa dandan ? Kemana mana kamu pasti insecure kan ? "


Afsah terdiam


" Dengan adanya kamu bisa dandan biar keliatan nya itu cantik dan kamu kelihatan dewasa . Jarang loh di luar sana yang bisa kaya kamu begini . Gitu sayang "


" Aku masih mikir . Kamu itu malu kalo aku engak dandan . Dan seolah olah kamu mau sama aku karena aku dandan ! " kata Afsah

__ADS_1


Alvin menghela nafas . Alvin langsung megenggam tangan afsah


" Yaudah deh . Iya aku yang salah . Aku minta maaf . Tapi jujur aku engak ada berpikiran buat cinta sama kamu karenanya cantik . Tapi beneran aku tulus "


" Manis banget kata kata . Kalo lagi ngerayu begini " kata Afsah


" Terus mau nya gimana ? Tapi emang beneran kamu cantik sayang kuuuuu. Percaya sama aku "


" Hemm... "


Alvin megenggam lagi setelah afsah melepaskan. Alvin mencium tangan afsah dan berkata meminta maaf


" I love you honey . Dont leave me ! " kata Alvin


Setiba di depan gang Afsah . Alvin mengelus kepala Afsah . Dan berkata terus meminta maaf karena udah bikin Afsah bt


" Nanti sampe rumah aku kabarin ya . I love you honey . Makasih udah di anterin belinya kaset "


.


.


.


.


Malam harinya Afsah menghubungi alvin . Tetapi tidak di angkat . Tadi alvin sempat kabarin kalo alvin mau tidur karena capek


Padahalllllllllllllllll


Alvin lagi main kerumah Fay. Pria itu datang kerumah fay membawa makanan kesukaan fay


" Tumben main engak bawa hp ? " kata Fay


" Iya tadi hp lagi di cas . Masih 5 persen tadi . Yaudah akhirnya di cas dulu . Gapapa juga sih main engak bawa hp. Rumah nya tinggal beberapa langkah doang ini " kata Alvin


Fay mengangguk. Wanita itu mencicipi sushi kesukaan nya yang alvin beli langsung ke mall nya . Setelah mengantar Afsah pulang tadi sore


Fay ikut duduk di sofa panjang. Wanita itu menyuapi alvin makan sushi


" satu pertanyaan gue ! Kenapa ketika gue minta putus . Lo mengiyakan ? Padahal itu gue lagi marah ! "


" Oh lo marah haha. Gue pikir ya lo minta putus Yaudah" kata alvin


Fay mencubit perut alvin dengan kesal


" Dasar engak peka "


Alvin tersenyum mendengar itu . Pria itu mencubit gemes pipi Fay


" Cantik banget sih . Gemesh " kata alvin langsung merangkul Fay

__ADS_1


Fay menepuk tangan Alvin . Wanita itu tidak suka di rangkul apalagi tidak ada hubungan apa apa


__ADS_2