
Afsah menjabat tangan . Wanita itu tersenyum manis
" terima kasih atas kerja sama nya ! " kata Afsah
Alvin pun juga sama . Pria itu tersenyum manis dan berkesan baik di depan clien. Mereka juga di antar keluar kantor dengan clien nya
Kerja sama kali ini cukup bagus . Hasil proposal yang Afsah ajukan juga sangat puas dengan client
" Masih laper lagi aku sah . Mau makan dulu nggak "
" Yaudah boleh " Jawab Afsah
Tak lupa Afsah memakai pengaman pengendara. Wanita itu membesarkan ac mobil . Dan mengikat rambut nya
Hoaaaammm
" Cuaca panas begini . Enak buat tidur siang " kata Afsah
Selama perjalanan hanya ada suara musik yang terus berputar . Hingga tiba di restoran khas sunda . Afsah bangun dari tidur nya
" Yakin mau makan disini ? Selera lu sekarang sama kek gue ? "
" Kamu ngomong apa sih ? Aku ga pernah ya pilih pilih makanan atau tempat . Kemarin aja kita makan di kantin. Makan soto betawi. Terus juga makan di pinggir jalan makan ayam cabe ijo " jelas Alvin
" Ya siapa tahu aja balik dari itu lo muntahin semua isi perut lo . Di depan gue aja lo menyukai semua makanan "
" Astaga.... mana ada aku kaya gitu sah . Dari dulu aku juga makan di pinggir jalan sama temen temen. Walaupun keluarga aku terpandang . Yang namanya ngisi perut engak pilih pilih " jawab Alvin
" Mau sampe kapan kita debat kaya gini ? "
Alvin menghela nafas. Pria itu langsung mengelus rambut afsah karena harus menahan emosi
" Kenapa ? Engak seneng gue ngomong kaya gitu ? Tersinggung? " kata afsah ketus
" Engak sayangku... ga ada tersinggung. Hati aku udah biasa sama ucapan kamu yang pedes ini " kata Alvin tersenyum
" Ayo dong marah. Maki maki gue . Gue tau lo lagi nahan emosi kan "
" Engak marah cantik . Ayo kita turun " kata Alvin sambil menoel pipi afsah
Afsah langsung mengelus pipi nya . Keduanya sama sama turun dan mencari tempat kosong
Afsah juga Alvin memesan banyak makanan. Seperti Ikan gurame, ayam goreng kremes, sayur asam, cah kangkung ongseng, Nasi 3 piring dan Es teh manis 4
__ADS_1
" Harus habis ya ! " kata Alvin
" Santai aja . Kan ada lo yang habisin " kata Afsah sambil tersenyum
" Enak aja ! Kamu yang pesan nya banyak kok. Aku yang suruh habisin "
" Santai aja udah . Kita habisin berdua . Biar kenyang " kata Afsah
Alvin mengeluarkan rokok nya . Pria itu membakar rokok sambil makanan atau minuman datang
" Kemarin lo ke mall xx juga ? "
" Kok tau ? " Tanya Alvin
" Ya tau lah . Orang ketemu sama alanna . Gue lagi makan eskrim . Terus gue nawarin alanna"
" Pantes dia ke toko bawa eskrim . Oh jadi alanna ketemu kamu ? " Tanya Alvin
" Iya . Kemarin nganterin Derren ambil jas yang dia pesan "
Alvin mengangguk. Minuman mereka datang ada 4 gelas
" Gula nya di pisah ya kak. Biar di tuang sendiri " kata karyawan nya
" tolong dong Mas gula nya " kata Afsah
Alvin yang mendengar itu langsung mengangkat kepalanya . Alvin langsung merah wajah nya menjadi salting . Tetap alvin memberikan gula itu pada Afsah
" Mau di tuang juga nggak ? "
" Iya " jawab Alvin masih tersenyum
Udah lama Afsah perhatikan Alvin senyum senyum sendiri. Afsah belum sadar kalo tadi dia memanggil Alvin dengan sebutan ' Mas '
Makanan mereka juga datang . Kedua kalinya Afsah memanggil Alvin dengan sebutan Mas
" Mau cuci tangan dulu ya Mas. Gantian cuci tangan nya "
" Iya " Kata Alvin tersenyum tipis
Alvin merapikan makanan nya dulu supaya Afsah mengambil Sayur nya dengan gampang. Kini giliran Alvin yang mencuci tangan dengan bersih
Saat bayar . Afsah yang mengeluarkan dompet nya . Afsah menolak alvin untuk bayar
__ADS_1
" Apaan sih Sah. Udah biar Mas yang bayar " kata Alvin memanggil dirinya mas
" No!!! Biar afsah yang bayar ... kamu next aja bayar nya "
Alvin menyodorkan kartu nya tapi afsah langsung mengambil dan bayar pake kartu afsah
" Nih " kata Afsah memberikan kartunya
Alvin menghela nafas . Mereka berdua kembali ke kantor lagi
" Gimana makanan tadi ? Enak ya , puas dengan harga segitu ? "
" Puas banget . Nanti mau ngajak orang tua buat makan disana " kata Afsah
Alvin tersenyum. Pria itu kembali teringat saat afsah memanggil nya dengan kata Mas
" Makasih traktiran nya ya sah " kata alvin sambil mengelus kepala Afsah
Mereka berdiam dulu di dalam mobil. Karena begitu keluar mobil sudah di pastikan panas banget cuacanya
" sama sama "
" Semoga rezeki kamu lancar " kata Alvin
" amin . Makasih juga doa nya " kata Afsah
Alvin mengangguk. Kedua nya saling menatap satu sama lain . Alvin memajukan bibir nya dia mengecup kening Afsah
" Kalo tiba tiba ada mantan kamu yang ngajak kamu nikah gimana ? " Tanya Alvin
" Mantan ? Gue cuma punya mantan 1 . Siapa juga yang mau ngajakin gue nikah ? " Tanya Afsah
Alvin menelan saliva nya. Dia memegang kedua tangan Afsah
" Selama ini setelah kita putus . Aku engak bisa lupain kamu sah . Aku cari semua sosial kamu . Tapi kamu blok . Aku pernah chating kamu. Tapi langsung kamu blok . Aku selalu pantau aktivitas kamu lewat Derren . Sah maaf kalo aku pernah bikin kamu kecewa, bikin kamu benci sama aku . Maaf banget. Emang pada saat itu aku cuma maenin kamu doang . Aku sadar setelah bikin kecewa kamu. Aku kesepian . Kamu berarti banget sah . Di balik kamu yang kudet, kamu baik sah . Di luar sana mungkin banyak yang baik. Tapi kamu beda "
Alvin menundukan kepalanya . Alvin tidak berani menatap Afsah
" Terus gue harus gimana Mas ? "
Alvin mengeluarkan coklat yang dia simpan berhari hari . Coklat itu juga udah cair
" Aku cuma ngungkapin aja sah. aku paham kamu belom bisa nerima aku . tapi sedikit aja kamu hargain aku "
__ADS_1