Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Tiga sembilan


__ADS_3

Afsah menjabat tangan . Wanita itu tersenyum manis


" terima kasih atas kerja sama nya ! " kata Afsah


Alvin pun juga sama . Pria itu tersenyum manis dan berkesan baik di depan clien. Mereka juga di antar keluar kantor dengan clien nya


Kerja sama kali ini cukup bagus . Hasil proposal yang Afsah ajukan juga sangat puas dengan client


" Masih laper lagi aku sah . Mau makan dulu nggak "


" Yaudah boleh " Jawab Afsah


Tak lupa Afsah memakai pengaman pengendara. Wanita itu membesarkan ac mobil . Dan mengikat rambut nya


Hoaaaammm


" Cuaca panas begini . Enak buat tidur siang " kata Afsah


Selama perjalanan hanya ada suara musik yang terus berputar . Hingga tiba di restoran khas sunda . Afsah bangun dari tidur nya


" Yakin mau makan disini ? Selera lu sekarang sama kek gue ? "


" Kamu ngomong apa sih ? Aku ga pernah ya pilih pilih makanan atau tempat . Kemarin aja kita makan di kantin. Makan soto betawi. Terus juga makan di pinggir jalan makan ayam cabe ijo " jelas Alvin


" Ya siapa tahu aja balik dari itu lo muntahin semua isi perut lo . Di depan gue aja lo menyukai semua makanan "


" Astaga.... mana ada aku kaya gitu sah . Dari dulu aku juga makan di pinggir jalan sama temen temen. Walaupun keluarga aku terpandang . Yang namanya ngisi perut engak pilih pilih " jawab Alvin


" Mau sampe kapan kita debat kaya gini ? "


Alvin menghela nafas. Pria itu langsung mengelus rambut afsah karena harus menahan emosi


" Kenapa ? Engak seneng gue ngomong kaya gitu ? Tersinggung? " kata afsah ketus


" Engak sayangku... ga ada tersinggung. Hati aku udah biasa sama ucapan kamu yang pedes ini " kata Alvin tersenyum


" Ayo dong marah. Maki maki gue . Gue tau lo lagi nahan emosi kan "


" Engak marah cantik . Ayo kita turun " kata Alvin sambil menoel pipi afsah


Afsah langsung mengelus pipi nya . Keduanya sama sama turun dan mencari tempat kosong


Afsah juga Alvin memesan banyak makanan. Seperti Ikan gurame, ayam goreng kremes, sayur asam, cah kangkung ongseng, Nasi 3 piring dan Es teh manis 4

__ADS_1


" Harus habis ya ! " kata Alvin


" Santai aja . Kan ada lo yang habisin " kata Afsah sambil tersenyum


" Enak aja ! Kamu yang pesan nya banyak kok. Aku yang suruh habisin "


" Santai aja udah . Kita habisin berdua . Biar kenyang " kata Afsah


Alvin mengeluarkan rokok nya . Pria itu membakar rokok sambil makanan atau minuman datang


" Kemarin lo ke mall xx juga ? "


" Kok tau ? " Tanya Alvin


" Ya tau lah . Orang ketemu sama alanna . Gue lagi makan eskrim . Terus gue nawarin alanna"


" Pantes dia ke toko bawa eskrim . Oh jadi alanna ketemu kamu ? " Tanya Alvin


" Iya . Kemarin nganterin Derren ambil jas yang dia pesan "


Alvin mengangguk. Minuman mereka datang ada 4 gelas


" Gula nya di pisah ya kak. Biar di tuang sendiri " kata karyawan nya


" tolong dong Mas gula nya " kata Afsah


Alvin yang mendengar itu langsung mengangkat kepalanya . Alvin langsung merah wajah nya menjadi salting . Tetap alvin memberikan gula itu pada Afsah


" Mau di tuang juga nggak ? "


" Iya " jawab Alvin masih tersenyum


Udah lama Afsah perhatikan Alvin senyum senyum sendiri. Afsah belum sadar kalo tadi dia memanggil Alvin dengan sebutan ' Mas '


Makanan mereka juga datang . Kedua kalinya Afsah memanggil Alvin dengan sebutan Mas


" Mau cuci tangan dulu ya Mas. Gantian cuci tangan nya "


" Iya " Kata Alvin tersenyum tipis


Alvin merapikan makanan nya dulu supaya Afsah mengambil Sayur nya dengan gampang. Kini giliran Alvin yang mencuci tangan dengan bersih


Saat bayar . Afsah yang mengeluarkan dompet nya . Afsah menolak alvin untuk bayar

__ADS_1


" Apaan sih Sah. Udah biar Mas yang bayar " kata Alvin memanggil dirinya mas


" No!!! Biar afsah yang bayar ... kamu next aja bayar nya "


Alvin menyodorkan kartu nya tapi afsah langsung mengambil dan bayar pake kartu afsah


" Nih " kata Afsah memberikan kartunya


Alvin menghela nafas . Mereka berdua kembali ke kantor lagi


" Gimana makanan tadi ? Enak ya , puas dengan harga segitu ? "


" Puas banget . Nanti mau ngajak orang tua buat makan disana " kata Afsah


Alvin tersenyum. Pria itu kembali teringat saat afsah memanggil nya dengan kata Mas


" Makasih traktiran nya ya sah " kata alvin sambil mengelus kepala Afsah


Mereka berdiam dulu di dalam mobil. Karena begitu keluar mobil sudah di pastikan panas banget cuacanya


" sama sama "


" Semoga rezeki kamu lancar " kata Alvin


" amin . Makasih juga doa nya " kata Afsah


Alvin mengangguk. Kedua nya saling menatap satu sama lain . Alvin memajukan bibir nya dia mengecup kening Afsah


" Kalo tiba tiba ada mantan kamu yang ngajak kamu nikah gimana ? " Tanya Alvin


" Mantan ? Gue cuma punya mantan 1 . Siapa juga yang mau ngajakin gue nikah ? " Tanya Afsah


Alvin menelan saliva nya. Dia memegang kedua tangan Afsah


" Selama ini setelah kita putus . Aku engak bisa lupain kamu sah . Aku cari semua sosial kamu . Tapi kamu blok . Aku pernah chating kamu. Tapi langsung kamu blok . Aku selalu pantau aktivitas kamu lewat Derren . Sah maaf kalo aku pernah bikin kamu kecewa, bikin kamu benci sama aku . Maaf banget. Emang pada saat itu aku cuma maenin kamu doang . Aku sadar setelah bikin kecewa kamu. Aku kesepian . Kamu berarti banget sah . Di balik kamu yang kudet, kamu baik sah . Di luar sana mungkin banyak yang baik. Tapi kamu beda "


Alvin menundukan kepalanya . Alvin tidak berani menatap Afsah


" Terus gue harus gimana Mas ? "


Alvin mengeluarkan coklat yang dia simpan berhari hari . Coklat itu juga udah cair


" Aku cuma ngungkapin aja sah. aku paham kamu belom bisa nerima aku . tapi sedikit aja kamu hargain aku "

__ADS_1


__ADS_2