Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Empat dua


__ADS_3

Derren mengajak afsah buat ke club . Dari awal Afsah udah bilang dia engak akan mau mabuk mabukan.


Afsah ikut karena dia bt di kost kostan . Derren menjemput afsah . Di perjalanan afsah menanyakan apakah mereka berdua di club?


Jawaban nya iya


Merasa kurang orang dan kurang seru . Afsah menyarankan Alvin dan Radi untuk ikut . Derren langsung menghubungi Mereka berdua


Alvin juga radi mereka langsung mau dan ketemuan di club . Sebelum menunggu Alvin dan Radi datang . Afsah memesan Juice Orange dan Pizza


Derren sudah 2 kali habis rokok . Sedangkan makanan itu belum juga datang. Beberapa menit kemudian Radi datang dan terakhir saat pizza datang. Alvin baru aja sampai


Alvin beneran cuek sama Afsah . Bahkan sama sekali engak negor. Afsah menyadari itu karena saat afsah mejambat tangan . Pria itu langsung duduk


" Ayo pesan pesan " kata Radi


Radi membuka menu nya Pria itu memesan minuman alkohol dan juga carbona


Radi menatap Afsah . Wanita itu terlihat cantik . Radi juga mendekatkan duduk nya menempel pada Afsah. Tangan itu merangkul pinggang


Afsah di buat tak nyaman . Afsah meminta tolong Derren . Derren melihat tangan radi merangkul pinggang Afsah


" sono an . Gerah disini " kata derren menggeserkan radi


Jarak nya sudah jauh . Afsah kembali nyaman lagi karena di samping nya ada derren


Minuman langsung datang . Mereka bertiga meneguk nya secara perlahan . Tetap tangan nya harus membakar rokok


Mereka bertiga tertawa tidak jelas bahkan obrolan nya ngaur Kidul. Kepala Alvin berada di bahu Afsah


" Gue cemburu sama lo sah . Kenapa tadi pagi lo di antar derren ? Gue marah pengen pukul derren tapi gue takut lo ngejauh "


Afsah langsung diam . Jadi itu alasan Alvin seharian diam . Dia cemburu . Dan alvin melihat Afsah di antar Derren


Afsah mendorong kepala alvin . Pria itu terus meneguk nya bahkan menawarkan Afsah


" Gua kesana dulu ya . Cewek cewek cantik" kata radi


" Ikut bro " Jawab derren


Alvin membakar rokok lagi . Alvin mendekati duduk nya tangan kiri nya merangkul pinggang Afsah


" lepas vin ! " kata Afsah


Tenaga Alvin lebih kuat di banding afsah yang meminta untuk melepaskan


" Gue engak bakalan macem macem. Gue takut orang lain goda lo . Gue bakalan jagain lo disini . Tenang aja "

__ADS_1


Afsah meminum minuman nya . Afsah juga mengambil satu slide pizza . Tak lupa menyuapi Alvin


" tahu nggak si vin . Gue bingung banget sekarang . Gue mau balikan sama lo tapi derren gimana ? Derren nemenin gue 5 tahun ini . Tapi dia engak suka sama gue "


Alvin memejamkan matanya di bahu afsah . Merasa paling aman curhat sama alvin ketika mabuk . Afsah terus membuka suara


" Gue takut vin . Gue masih trauma sama lo . Inget ketika lo nyakitin gue . Dan gue paling lemah kalo di bentak . Gue tau lo masih suka emosi. Lo menunjukan diri lo sabar di depan gue . Maka dari itu gue awalnya engak suka dan ketus sama lo . Tapi makin kesini gue mau lo berjuang vin . Dan satu harus lo tahu . Gue pengen lo ngerasain apa yang gue rasain di masa lalu "


Alvin memeluk afsah . Pria itu malah tidur sambil memeluk mantan kekasih nya


" Haus ... haus "


Afsah melepaskan pelukan. Dis memberikan Juice Orange milik nya


" Ayo minum " kata Afsah


.


.


.


.


Pagi harinya mereka semua harus kerja lagi . Seperti sekarang ini . Alvin sama Afsah nguap terus


" Ga bisa nih kaya gini . Butuh kopi " gumam Alvin


Alvin meninggalkan pekerjaan nya sebentar. Pria itu membuatkan kopi dan tak lama Afsah


Wanita itu langsung memeluk Alvin . Deg . Alvin langsung terdiam ketika Afsah memeluk nya


" Ngantuk huuuu. Pengen tidur ... kenapa sih engak ke club pas besok nya kita libur aja . Nyesel ! " kata Afsah


Alvin memberikan kopi untuk afsah . Wanita itu menggeleng kepalanya


" Cobain dulu kopi nya. Enak ! "


Afsah menerima tegukan alvin . Ternyata beneran enak. Lebih ke antara kopi atau susu coklat . Intinya kopi itu enak


" Alvin ..." Panggil Afsah


" Apa ? " kata Alvin sambil mengelus punggung afsah


" Ngantuk, lapar juga " kata afsah manja


" Nanti kita makan ya . Makan apa enaknya ? " jawab Alvin

__ADS_1


" Engak tau. Ngikut aja mau makan apa "


" Kita istirahat tepat waktu biar bisa 2 jam . Sejam buat makan sejam lagi buat tidur di mobil " kata Alvin


Afsah mengangguk . Afsah mengangkat kepalanya dia menatap Alvin


" Kenapa liat nya begitu ? " Tanya alvin


" baru sadar ternyata alvin kumisan , jenggot tipis "


Alvin tersenyum


" Iya lah kan udah kepala 2 "


Afsah mengangguk. Wanita itu terus memeluk alvin . Ada kehangatan di balik tubuh pria tinggi itu


" Mau kopi lagi . Tegukin" kata Afsah


Kopi itu di minum berdua . Saat afsah meminum dengan tangan nya sendiri . Alvin mencium kening Afsah


" Cantik banget sih "


" Mulut buaya ! " kata Afsah


" Hehe. Terserah mau di bilang apa . Yang penting kamu cantik "


Afsah memutar matanya malas. Wanita itu memeluk alvin lagi


" Ada kemungkinan misalnya kita balikan . Aku engak akan mengulang kesalahan aku di masa lalu . Aku akan pelajari apa yang salah . Dan aku benarkan. Aku engak mau buat kamu kecewa 2 kali nya sah " kata Alvin


Afsah mengangguk


" Nanti kita bakalan balikan . Kalo gue udah bosen masa pdkt lagi " gumam nya


" apa ? Hah ? Ga denger "


Krek


Afsah mendorong Alvin jatuh di meja pantry. Karena ada orang lain yang masuk. Afsah pura pura mengambil jus milik nya lalu dia mengedipkan mata sebelah nya


Pertanda kalo Afsah keluar duluan. Afsah masuk ke toilet. Wanita itu mengucek mata nya karena menahan ngantuk


Alvin juga selesai minum kopi . Pria itu mengambil satu biskuit lalu kembali kerja lagi . Sengaja Alvin melewati meja Afsah dan meminta kerjaan sama Senior nya itu


Pelan pelan Alvin mengenggam tangan Afsah . Tetapi mulut mereka bekerja


" Oke ..." kata Alvin

__ADS_1


Afsah mengangguk. Wanita itu mengelus jempolnya di tangan alvin


__ADS_2