Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus tiga delapan


__ADS_3

Pagi mereka bertemu dan duduk di ruang keluarga . Keduanya sama sama menyimpan emosi


" Gua bakalan bilang sama ibu kelakuan lo semalam " kata alvin mengeluarkan hp nya


Alvin menghubungi ibu mertuanya. Sedangkan afsah hanya diam dia ingin tahu alvin ngomong apa sama ibu


" Dengerin ! Gua engak main main hubungin ibu " geram Alvin


( Halo ) kata ibu


Alvin membesarkan volume supaya afsah dengar


( Iya bu . Alvin mau ngomong ini mengenai afsah )


( kenapa alvin dengan Afsah ? ) kata ibu


( Ini afsah sama alvin lagi bertengkar kecil salah paham . Tapi afsah berusaha buat pergi ninggalin alvin )


( Kenapa begitu ? Alasan nya apa afsah mau pergi ? )


( Alvin minta tolong bu . Tolong nasehatin afsah . Karena afsah bikin alvin kesel terus bu )


( Em ya nanti ibu nasehatin ya )


( makasih bu ) kata Alvin


Panggilan terputus. Kali ini hp afsah yang bergetar Panggilan dari ibu


" angkat "


Afsah melihat kesembarang tempat. Alvin geram dia mengambilnya dan memberikan ke afsah


" Angkat ! "


" angkat aja kalo mau " jawab Afsah cuek


Alvin melempar hp afsah ke meja . Mereka berdua saling diam . Bahkan belum sempat untuk sarapan


" Apa maksudnya semalam mau pergi ke bandara ? Hah ? untung teman gua ngeliat lo di bandara . jadi buru buru gua bawa lo pulang ! heh ! berani berani nya ya lo lagi ada masalah begini malah pergi ke surabaya ! "


" Ya pergi lah . Buta mata lo. lagian percuma.a juga gue disini di marahin terus , di caci maki , ga di hargain . mending gue pergi ke surabaya . gue bisa tenangin diri. banyak temen gue juga disana yang bisa menghargai gue sebagai perempuan " ketus Afsah


" Dasar maling. Bisa bisa nya lo ngambil dompet di lemari gua "


" itu dompet . Dompet gua . Berhak gua ambil . Yang ada juga lo yang maling " jawab Afsah

__ADS_1


Alvin terdiam . Mereka saling diam beberapa menit kedepan . Alvin merangkul pundak afsah dia mencerkam pundak istrinya


" Mau lo apa sih ? Hah ? Demen banget nyari masalah dari kemarin , Ga usah sentuh sentuh gue bisa nggak ? Agak jauhan duduk nya " dorong afsah


Alvin semakin dekat. Sampai akhirnya tak ada jarak lagi . Afsah beranjak bangun


" Kalo lo macem macem ngelarang gua buat keluar dari rumah. Gue bunuh anak lo"


" Heh orang gila ! Berani lo lukain anak kita? Hah ? " geram Alvin


" Berani . Kenapa harus takut ? Asal lo tau ya . Kalo pun dari awal gue tau sifat lo kaya gini . Gue bakalan ga mau sama lo mending perawan tua tau nggak "


" Jadi lo nyesel nikah sama gua ? "


" Iya ! Nyesel ! Nyesel banget . Kenapa gue harus menikah sama orang gila kaya lo" geram Afsah


Alvin mengepalkan tangan nya . Alvin menyiram wajah Afsah dengan air di depan nya


" Gue mau setelah anak itu lahir . Lo pergi dari kehidupan gue . Gue udah beneran muak sama kelakuan lo ! "


" Okey ! Gue setuju. gue akan ingat ucapan lo sekarang alvin . gue bakalan nagih perkataan lo setelah anak kita lahir" kata Afsah


Alvin mengatur nafasnya teratur. Karena tidak tahan dengan emosinya . Alvin menarik afsah membawanya ke kamar. Alvin mendorong afsah ke ranjang dan mencium pipi dan leher nya


Tentu afsah yang masih kesel sama alvin berusaha menolak


Alvin terdiam dia langsung berdiri melihat afsah lagi kesakitan


" Sakit... perut aku sakit..." keluh nya


Alvin keluar kamar mencari hp nya untuk menghubungi dokter konsultasi nya tapi begitu balik ke kamar . Kamar itu terkunci dari dalam


" AFSAHHHHHHH BUKA ! " Geram alvin


Di dalam kamar afsah mencari hp nya dia menghubungi orang tua alvin yaitu mama nya . Afsah kepengen ceritain semua tentang kelakuan anaknya selama ini


Respon mama alvin kaget sekaligus meminta maaf sama afsah . Mama akan mengajak alvin untuk ngobrol . Satu jam telponan dengan mama mertua . Afsah keluar dari kamar


Afsah tersenyum ketika alvin lagi telponan sama mama nya


" Rasain ... wee " kata Afsah


Alvin kebanyakan ngeles. Dan alvin juga berkata tidak melakukan itu . Alasan nya itu akal akalan Afsah


Karena afsah bener bener lapar dia membuat sarapan . Beberapa menit saat membuat sarapan . Alvin memukul bokong afsah

__ADS_1


" Puas ? Mama udah tahu aku selingkuh? Sekarang mau apa lagi hah ? Sekalian kamu bilang semua keluarga besar aku kalo aku tukang selingkuh . Aku kasih kesempatan "


" Gue belom puas kalo lo belum izinin gue pergi jauh "


Alvin menoyor kepala afsah " Jangan harap gua izinin " jawab nya


" Gue juga engak izinin lo buat cicipin makanan gue . Gue juga ga izinin lo buat tidur lagi sama gue . Kita adalah orang asing dirumah ini "


" Heh ! Dengar ya ! Yang berhak menentukan itu gua ! Gua kepala keluarga disini dan gua pemilik rumah disini. Dasar tukang ngutang " kata Alvin


" tarik kata kata lo ya alvin ! Gue udah lunas hutang gua ! "


" dengan uang gua ? Gua tau lo minta sama radi kan ? Seharusnya lo berterima kasih sama gua . Karena gua udah bayarin lunas hutang lo . Bukan nya lo malah bersikap kaya gini . Ga tau diri amat "


Plak !


Alvin terdiam ketika afsah menangis terisak. Afsah menangis dan berkata dia lelah dengan semuanya. Afsah capek dengan sikap alvin. Afsah lelah dengan semua perkataan alvin yang selalu memaki nya


" Gue enga ngerti kenapa lo bersikap kaya gini sama gue . Perkataan lo bikin gue mau pergi tapi lo engak izinin gue buat pergi . Gue engak paham dengan semua ucapan lo alvin . Tolong penjelas semua nya . Kasih gue paham satu aja . Lo minta gue pergi atau bertahan ? " kata Afsah terisak menangis


Alvin berlutut dia memeluk afsah . Alvin sedih kenapa afsah menangis terisak begini. bahkan buat bernafas aja susah . Apakah afsah tersiksa dengan caci maki alvin


Sejujur nya alvin tidak berniat buat nyakitin afsah . Alvin hanya mengeluarkan kata kata karena emang biasanya afsah suka membalikan kata kata alvin. Tapi apakah perkataan alvin kelewatan


" gue udah engak kuat vin . Gue capek. Biarin gue pergi . Sekali aja . Gue engak sanggup "


" Aku minta maaf sah . Aku minta maaf bikin kamu capek sama aku . Jujur aku engak ada maksud buat caci kamu " kata alvin memohon menatap afsah


Afsah terus menangis memeluk lutut nya . Afsah juga berkata dia ingin memberikan bayi ini kepada alvin . Dan afsah kepengen bunuh diri karena semua perkataan alvin semalam


Detik itu juga alvin meneteskan air matanya . Alvin sedih ketika afsah berniat ingin bunuh diri


" gue cuma kepengen tenang . Tanpa di ganggu lo alvin. Lo pikir gue engak sakit hati sama omongan lo ? Gue capek. Di maki maki terus . Apapun yang gue lakuin selalu salah di mata lo alvin . Dan lo bener . Gue emang pantes buat lo . Gue selalu bikin lo malu . Gua engak berhak buat siapa siapa karena gua orang ga punya. Dan omongan lo bikin gua sadar . Engak seharusnya gua hidup "


Alvin memeluk erat afsah . Alvin sakit mendengarnya ketika afsah berkata dia tidak berhak untuk siapa siapa


" Engak ! Kamu berhak untuk di milikin. Maafin aku sayang . Maafin aku " kata alvin


Mereka berdua menangis bersama dan terus afsah menyalahkan dirinya . Dan Alvin juga menyalahkan dirinya . Ketika bu norma datang untuk beres beres rumah . Dia mendengar suara menangis dari sepasang pemilik rumah


Bu norma memilih untuk pulang membiarkan mereka berdua menyelesaikan masalah nya . Bu norma tahu bahkan capek tiap hari ada aja majikan nya itu berantem terus


##


nih anak kerjaan nya berantem terus . baikan , berantem lagi . mending di kabulin aja kali ya . mereka pisah

__ADS_1


setuju / tidak ?


__ADS_2