Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Seratus empat sembilan


__ADS_3

Alvin dan Afsah tiba di rumah Mama dan Ayah Alvin. Jam makan malam masih beberapa jam lagi . Karena Mama dan Ayah nya belum pulang


Jadi Afsah dan Alvin berada di kamar . Alvin memilih untuk tidur. Sedangkan Afsah memilih pakaian bekas alvin yang tidak muat untuk di berikan kepada pelayan disini


Ada beberapa anak dan suami mereka yang body nya sama seperti Alvin dulu. Jadi afsah berniat memberikan pakaian bekas Alvin untuk mereka


Suara dengkuran Alvin membuat Afsah tersenyum


" lelah banget ! Kaya udah engak seminggu tidur aja kamu Mas ! " gumam Afsah


Ketika Azan berkumandang. Afsah membangunkan Alvin untuk sholat di mesjid


Pulang dari mesjid makan malam telah disiapkan . Makanan beberapa di hidang meja makan ada satu, daging, ayam . Yang paling utama adalah sambel


" Vin ... mama kepengen nanti pas afsah lahiran . Kamu sewa satu lantai gedung rumah sakit ya . Soalnya mama kepengen cucu mama tenang "


Afsah memberhentikan kunyah makanan . Beberapa hari lalu alvin sempat mengeluh menyewa kamar VIP. Apalagi ini permintaan mama nya menyewa satu lantai rumah sakit


" Em... iya mam ! " jawab alvin tersenyum kecut


Alvin menatap afsah. Begitu pun afsah menatap alvin . Tapi tatapan afsah langsung berubah ketika alvin mengiyakan permintaan mama nya


" Karena ini kan cucu pertama mama . Jadi kepengen cucu mama tenang . Ya emang sih harga nya berapa ratusan juta . Engak masalah ya ! Demi kenyamanan cucu mama "


Alvin hanya diam . Justru alvin kepengen afsah yang memberi komentar mengenai biaya nya


Di tambah lagi perkataan ayah nya . Setelah lahiran cucu nya kepengen ada acara meriah mengadakan syukuran setelah 40 hari


" Kita sewa hotel yang lahan nya luas. Nanti undang tetangga, keluarga, rekan bisnis bla bla bla ...."


Selesai makan . Alvin dan afsah berkumpul di ruang keluarga dengan alanna juga . Mereka membicarakan tentang keluarga saudara dari Ayah alvin yang mengajak untuk liburan bareng Swiss bareng setelah Afsah melahirkan


" Kalian nginap dong disini " kata Ayah Alvin


" Iya nanti kalo kesini . Nginap "


" Pake nanti nanti nanti . Sekarang aja ! Nginap malam ini "


Alvin menatap Afsah . Istrinya itu menggeleng kepala nya

__ADS_1


" Mau kan vin ? " tanya mama kali ini


" Tau nih kak alvin . Jarang nginap disini " kata Alanna


Merasa terpojoki dengan perkataan mama, ayah, dan Alanna . Akhirnya alvin menyetujui . Membuat Afsah menghela nafas sambil memejamkan matanya


Semakin seru obrolan nya membahas mengenai masa kecil alvin dan alanna . Beberapa kali afsah tertawa terbahak bahak mendengar nya


" Mau ngerokok dulu ah " kata Alvin


Alvin keluar rumah untuk membakar rokok nya . Sedangkan Afsah memilih ke kamar alanna sekedar ngobrol


Beberapa jam kemudian afsah kembali ke kamar alvin . Dimana suaminya sudah menunggu nya


" Gapapa ya kita nginap disini . Semalam "


" Terserah kamu aja "


" Janji deh nanti sabtu aku juga nginep dirumah orang tua kamu sayang . Biar adil" kata Alvin


Afsah hanya diam . Saat alvin meluruskan kaki afsah . Alvin meletakkan kepalanya di pangkuan istri


" Kenapa sih kamu engak jujur aja sama mama sama ayah kalo uang kamu itu ga cukup . Jangan di paksain. Yang ada kita malah terlilit hutang Vin ! " kata Afsah


" Aku engak mau orang tua aku tahu kalo aku kesusahan . Apalagi permintaan mereka juga masuk akal kok . Ya memang kita dan anak kita butuh privasi . Makanya mama aku kepengen cucu nya tenang "


" Kamu selalu bela keluarga kamu vin . Kamu ga pernah mikirin perasaan kamu . Kalo aku jadi kamu . Aku bakalan jujur . Lagian sewa vip juga ga masalah kok " kata Afsah


Alvin menghela nafas dia menatap afsah . Alvin tahu afsah kesel karena engak bisa tegas . Afsah memainkan pipi alvin menamparnya pelan pelan


" Kalo kamu engak berani bilang sama mama kamu . Aku aja yang bilang "


" Engak usah sayang . Aku sanggup kok " kata Alvin


" Ish ! Sok kaya kamu tuh ! Sok banyak duit"


Alvin menghela nafas lagi . Alvin beranjak bangun dia membuka kemeja pakaian atas afsah


" Awww.... sakit..." keluh Afsah

__ADS_1


" Biarin ! Kamu udah janji engak marahin aku tadi "


Afsah mejambak rambut alvin untuk melepaskan nya . Justru semakin di buat sakit lagi


" Sa...sakit sayang ... stop... "


Alvin menahan kedua tangan afsah


" Bagus ! Semakin pintar "


Beberapa kali Afsah mual


" Jangan keluar di mulut aku . Aku geli "


" Harus di telan ya ! "


" Gak mau "


Alvin langsung beranjak bangun dia pergi ke kamar mandi


" Arghhh... "


Alvin menghela nafas legah setelah di keluarkan . Alvin langsung memeluk afsah ketika istrinya itu langsung banyak minum


" hueeek "


Alvin tersenyum miring menatap Afsah yang terus mual


" di kamar mandi aja kalo kamu mau muntahin ... aku engak mau kamar aku kotor ..."


" Oh jadi kamu lebih pilih kamar nya bersih di bandingkan aku gitu ? aku begini juga gara gara kamu paksa "


" Bukan begitu . itu kan udah ada tempat nya . kamar mandi ada wastafel . buat apa disana kalo engak kamu gunakan ? bisa buat kamu cuci tangan , cuci muka , sikat gigi dan lain lain . engak harus di sini "


" Arrghhh tetap aja ... kamu bikin hati aku sakit mas "


" Apa lagi yang sakit . aku bener ngomong kok " jawab alvin


# catatan

__ADS_1


udah 3 kali di tolak sama editor. semoga revisi ke 3 kalinya di terima


__ADS_2