Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Tiga tujuh


__ADS_3

" Selamat pagi...." kata Alvin


Afsah terkejut ketika membuka gerbang kost kostan . Dia sampai mengelus dadanya


" Ihhh pagi pagi udah nongol aja ! Ngapain sih " ketus Afsah


" Mau jemput mantan pacar. Kita kan satu kantor, satu tim juga. Jadi mending di barengin aja berangkat nya " kata alvin sambil memainkan alis nya


Afsah memundurkan badan nya ketika Alvin merangkul pundak Afsah. alvin juga yang menarik hp afsah untuk membatalkan driver ojek online nya


" Udah sarapan? "


" Udah tadi " jawab Afsah


" Bagus kalo gitu . Ayo kita berangkat " kata Alvin memberikan helm nya


Mereka berdua berangkat bareng . Tanpa sadar Afsah memeluk perut Alvin


" Kemarin cemilan di lemari meja Udah pada habis kan ? Mau mampir dulu ke minimarket nggak ? " Tanya Alvin


" Next time aja deh . Gaji belom keluar juga. Bener bener nipis banget " kata Afsah


" Yaudah. Iya Honey"


Plak


Afsah memukul kepala Alvin karena berani memanggil nya sayang


.


.


.


.


Makan siang berdua di kantin . Kayanya makin kesini makin dekat aja hubungan alvin dan Afsah. Memang sih Afsah tak pernah lepas dari ketus nya


Tetapi alvin tak masalah . Dekat dengan afsah juga sangat beruntung


" Nanti temenin ke minimarket depan ya. Beli rokok "


Afsah mengangguk. Wanita itu mencicipi soto betawi yang di makan Alvin. Sedangkan alvin mencicipi sate kambing milik Afsah . Mereka saling tukar menukar makanan


" Ambil sekalian snack nya sah . Nanti alvin sekalian bayar sama rokok "


" beneran? " Tanya Afsah


" Beneran . Udah ambil aja sebanyak kamu"

__ADS_1


Afsha tersenyum. Tanpa berkata kata wanita itu langsung memutar lorong mengambil snack yang biasa dia makan . Alvin mengambil 2 coklat . Setelah di bayar. Mereka berdua balik ke kantor lagi


" Eh pada mau nggak ? " kata afsah menawarkan kripik


Satu persatu ambil. tapi Alvin menggeleng kepalanya. Pria itu tidak suka ngemil . Alvin tersenyum dia senang kalo Afsah anteng bekerja tapi mulut nya terus mengunyah


Drt ...


Drt...


Afsah mengerutnya keningnya


Calling Derren Immanuel


( Halo ) kata Afsah


Hal itu membuat pria duduk di sebrang nya tidak focus bekerja


( Nanti ya gue liat . Gue lagi kerja ini ) kata Afsah


( Yaudah. Iya Mas Derren sabar ya . Nanti di liat. Nanti gue kabarin kalo udah senggang)


Afsah mematikan panggilan nya ketika itu tatapan alvin sangat tajam . Alvin beranjak bangun Pria itu pergi ke Pantry untuk membuatkan kopi nya


Alvin menyandar di samping kulkas . Sambil meneguk minuman


" Kenapa lo ? " Tanya Afsah tiba tiba


Afsah mengangguk. Afsah juga membuka kulkas mengambil jus milik nya


" Spesial banget ya sampai ada panggilan khusus begitu . Mas Derren "


" kan emang di panggil nya mas derren kalo dirumah . Orang tuanya juga manggil mas Derren " jelas Afsah


Alvin mengangguk. Pria itu mengambil kacang yang di khusus kan untuk karyawan


" Gue juga di panggil kakak sama orang tua gue . Tapi lo engak manggil kakak "


Afsah melipat kedua tangan nya di dada


" Emang kenapa gue harus manggil lo kakak ? Emang kita ada hubungan ? " Tanya Afsah


" Sekarang gue tanya balik. Emang lo ada hubungan sama Derren ? "


Afsah langsung mendorong Alvin pelan . Kenapa alvin membalas ucapan nya


" Ya karena kita temenan udah lama. Dari sma , kuliah malahan . Deket kita juga udah kedua keluarga " kata Afsah


" Oh gitu " Jawab Alvin Cuek

__ADS_1


Afsah terdiam . Kenapa tiba tiba sikap Alvin jadi nyebelin kaya gini . Kacang masih ada di tangan nya . Alvin langsung memakan semua


Karena dirinya bener bener kesel . Alvin kembali ketempat kerja nya lagi . Sama sekali alvin tidak menegur Afsah


Bahkan saat jam pulang kerja. Alvin juga langsung pergi


" Kenapa itu orang, tumben tumben an bete " kata Afsah


Afsah pulang menaiki ojek pangkalan. Cukup jauh jarak nya karena emang harus mutar balik


.


.


.


.


Malam harinya afsah menemani Derren membeli blazer kerja. Pria itu memesan blazer dengan harga belasan juta


Makanya tadi siang Derren meminta saran Afsah bagusan yang mana. Keduanya selesai membeli eskrim cone. Afsah makan eskrim dengan gaya elegan


" Pelan pelan makannya " kata Derren sambil mengusap pinggir bibir Afsah


Afsah terus memakan nya. Dia pikir yang bersihin bibir nya derren ini


" kak derren..." Panggil nya


Afsah menoleh dan seketika dua duanya tersenyum


" Halo alanna ? " tegur derren


" Alanna kamu sendiri aja ? " kata Afsah


Anak remaja itu menyalami Afsah dan juga Derren


" Sama mama sama kak alvin . Mereka lagi belanja juga . Tadi aku habis ke toilet . Ngeliat ada yang aku kenal. Jadi langsung kesini " jelas alanna


Afsah tersenyum. Wanita itu merangkul alanna


" alanna mau pesan eskrim juga nggak ? Aku pesanin? "


" Boleh kak " jawab Alanna tanpa basa basi


Afsah memberikan barang barang yang dia beli menitipkan ke derren. Afsah juga yang langsung memesakan eskrim untuk alanna


" Ini alanna " kata afsah memberikan eskrim cone


" Makasih kak ..."

__ADS_1


Afsah duduk bersebelahan dengan alanna. Afsah juga yang memulai nya mengobrol duluan supaya ada bahan buat perpanjang menemani Alanna sampai mama dan alvin datang


Beberapa menit kemudian alanna di telepon lagi sama mama nya untuk menyusul ke toko sepatu . Alanna pamit sama afsah juga derren. Mereka berdua juga segera pamit


__ADS_2