
Afsah sama alvin sudah siap pulang tapi mereka makan siang dulu . Makan siang kali ini juga tak kalah enak dengan kemarin
Selesai makan . Afsah berniat pamit . Wanita itu sudah memasukan barang barang ke dalam mobil alvin . Juga oleh oleh hasil alvin naik pohon
" Alvin !!! Sini " kata bapak tegas
Alvin menatap afsah . Ada apa ini ? Apakah bapak marah? Tapi alvin langsung menghadapi bapak afsah
" lain kali kamu harus bisa sholat bersama dan bapak harap . Setelah pertemuan kedua kita . Kamu harus bisa menuntun saya sholat. Tolong jaga afsah selama saya belum kembali ke Jakarta " kata Bapak sambil memegang bahu alvin
Alvin mengangguk. Alvin pikir percuma panjang lebar bapak ngomong kalo alvin belum di restuin
" bapak sama ibu merestuin hubungan kalian. Tapi ingat sebelum ada kata sah dalam hubungan tidak boleh berduaan dalam kamar atau apapun ! "
Alvin langsung tersenyum senang . Tak bisa di gambarkan bahagia nya alvin seperti apa . Alvin langsung memeluk bapak . Mengucapkan terima kasih
Di belakang itu ibu sama afsah melihat dan mendengar obrolan . Alvin langsung juga mengecup tangan ibu
" Tolong jaga afsah ya vin. Jangan kamu sakitin afsah kedua kalinya " kata Ibu
" Alvin janji bu . Pak " kata Alvin
Tanpa berlama lama . Mereka berdua pamit dan kembali ke Jakarta. Afsah memeluk erat lama ibu . Takut afsah sakit lagi dan ingat sama ibu nya
" Jadi gimana ? Siap mau ketemu keluarga aku ? " Tanya Alvin
" Siap dong. Kan udah ada lampu hijau "
Alvin tersenyum. Alvin mengenggam tangan afsah menaruh nya di dada nya . Sesekali juga alvin mengecup tangan mungil
" Makasih kamu udah berjuang 2 hari ini " kata Afsah
" Aku yang harusnya makasih . Kalo aku engak ikut kamu pulang kampung mungkin lebih lama lagi aku bakalan ketemu orang tua kamu sah " kata Alvin
Afsah langsung memeluk alvin
" Kapan kira kira aku bisa ketemu keluarga kamu? "
" Secepatnya ... mungkin aku bakalan atur ayah aku dulu sah . Aku atur jadwal ayah yang kosong " kata Alvin
" Iya boleh ... "
Keduanya sama sama dengan dengan hari ini pertemuan ibu sama bapak . Karena kata restu adalah penting dalam hubungan
.
.
.
.
Alvin terbangun dari tidur nya ketika jam pukul 8 pagi . Masih bisa bersantai . Bahkan masih sempat nya alvin membalas pesan Afsah sambil tiduran
__ADS_1
Setelah membalas nya . Alvin terpaksa bersiap siap buat berangkat kerja . Alvin juga tak lupa sarapan sendiri sebelum berangkat ke kantor
Melihat rumah sepi . Dapat di pastikan ayah ke kantor sedangkan mama nya paling per ke kost an menagih uang bulanan
" Mbak... mbak... " Panggil alvin
Pembantu nya itu mendatangi alvin
" Ada roti nggak mba ? Sama susu ? "
" Ada kak alvin . Mau saya bekalin ? " Tanya pembantu nya
" Iya sama satu lagi mangga yang saya bawa kemarin . Potong sekalian ya . Saya mau bawa juga " kata Alvin
Pembantu nya itu kembali ke dapur menyiapkan bekal alvin. Sambil menunggu bekal disiapin . Alvin turun makanan tak lupa juga dia membalas pesan afsah
Wanita itu sudah jalan duluan memakai motor pribadinya . Alasan nya kelamaan kalo harus alvin yang menjemputnya sedangkan Afsah juga harus menyelesaikan pekerjaan nya yang kemarin
Alvin memeluk afsah ketika wanita itu lagi mengaduk teh di pantry
" Astaga. Kaget ! " kata Afsah
Alvin memeluknya m mengecup pipi afsah
" kangen banget sama honey ! "
" Awas peluk peluk begini di belakang ada orang masuk " kata Afsah
Afsah tersenyum
" tidur jam berapa kamu semalam ? Aku chating engak di bales " Tanya Alvin
" Enga lama setelah aku mandi. Capek banget berjam jam di dalam mobil "
Alvin kembali memeluk afsah lagi kalo ini sangat erat
" kamu sayang nggak sama aku ? Aku ini calon suami kamu loh " kata Alvin membanggakan dirinya
" Biasa aja . Engak terlalu sayang banget "
Alvin tersenyum
" Bagus . Emang tugas kamu engak boleh sayang . Tapi tugas kamu mencintai aku . Seperti aku mencintai kamu "
" hahaha sejak kapan alay begini vin ? Geli lama lama denger nya " jawab Afsah
" Hehe . Aku seneng akhirnya dapat restu . Sah aku udah bilang orang tua aku . Kata Ayah aku . Kamu bisa nya kapan ? Ayah aku bakalan meluangkan waktunya buat kamu "
" Weekend aja gimana ? Aku butuh persiapan yang matang buat ketemu keluarga kamu mas " kata Afsah
" Yaudah sayang . Nanti aku bilang sama mama dan ayah "
Alvin melepaskan pelukan
__ADS_1
" tolong bikin kopi dong sah. Sekali kali aku pengen ngerasain kopi buatan kamu "
Afsah mengangguk . Mengambil kopi milik Alvin di atas lemari itu . Toples bernama Alvin Pranata
Alvin hanya duduk mengamati afsah . Senyum alvin terus mengembang. Bangga banget bisa balik lagi sama orang yang dia cintai dari dulu
" Nanti pulang aku mau kerumah . Mau cek berapa persen rumah yang lagi di renovasi "
" Mau aku temenin ? " Tanya Alvin
" Aku bawa motor vin "
" Gapapa . Nanti Alvin anterin ke kostan dulu . Kamu naro motor nya baru nanti naik mobil aku " jelas Alvin
" sekalian aku ganti baju Gapapa ya vin ? "
" Iya gapapa . Aku tunggu mobil paling "
Afsah jadi membuatkan kopi. Keduanya duduk sambil pelan pelan menyeruput teh dan kopi
" Aku mau nanya . Ini aku pikirin dari semalam . Kalo kita menikah aku masih boleh kerja ? "
" kerja disini ? " Tanya Alvin
" Iya disini . Kan udah lama juga aku kerja disini dari jaman semester berapa gitu "
" Terserah kamu aja kalo masih mau kerja . Asal tahu diri " ucap alvin
" tahu diri maksudnya apa ? " Tanya Afsah kesal
" ya masa detik detik lahiran masih kerja . Yah terus siapa yang jaga anaknya "
" ya aku juga tahu diri lah . Paling aku cuti kerja atau keluar kerjaan " kata Afsah
" Yaudah. Boleh "
Afsah mengangguk
" kita kerja di perusahaan yang berbeda . Aku harap kita bisa berkomunikasi baik ya vin. Saling ngerti satu sama lain " kata Afsah
" Pasti aku bakalan jaga itu sah . Aku engak mau egois lagi . Tapi masalah emosi sah ..."
" Kenapa emosi? " Tanya Afsah
" Emosi aku kadang suka engak bisa terkontrol "
" Ya gapapa . Bukan masalah bagi aku . Ya aku anggap itu kelebihan atau kekurangan kamu . Jangan mengubah nya. Aku engak mau kamu berubah . Aku mau kamu alvin yang aku kenal " kata Afsah sambil megenggam tangan Alvin
Cup
" Makasih ya sa . Udah nerima aku lagi "
" Iya ! " jawab Afsah
__ADS_1