Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Lima enam


__ADS_3

Afsah sama alvin sudah siap pulang tapi mereka makan siang dulu . Makan siang kali ini juga tak kalah enak dengan kemarin


Selesai makan . Afsah berniat pamit . Wanita itu sudah memasukan barang barang ke dalam mobil alvin . Juga oleh oleh hasil alvin naik pohon


" Alvin !!! Sini " kata bapak tegas


Alvin menatap afsah . Ada apa ini ? Apakah bapak marah? Tapi alvin langsung menghadapi bapak afsah


" lain kali kamu harus bisa sholat bersama dan bapak harap . Setelah pertemuan kedua kita . Kamu harus bisa menuntun saya sholat.  Tolong jaga afsah selama saya belum kembali ke Jakarta " kata Bapak sambil memegang bahu alvin


Alvin mengangguk. Alvin pikir percuma panjang lebar bapak ngomong kalo alvin belum di restuin


" bapak sama ibu merestuin hubungan kalian.  Tapi ingat sebelum ada kata sah dalam hubungan tidak boleh berduaan dalam kamar atau apapun ! "


Alvin langsung tersenyum senang . Tak bisa di gambarkan bahagia nya alvin seperti apa . Alvin langsung memeluk bapak . Mengucapkan terima kasih


Di belakang itu ibu sama afsah melihat dan mendengar obrolan . Alvin langsung juga mengecup tangan ibu


" Tolong jaga afsah ya vin. Jangan kamu sakitin afsah kedua kalinya " kata Ibu


" Alvin janji bu . Pak " kata Alvin


Tanpa berlama lama . Mereka berdua pamit dan kembali ke Jakarta.  Afsah memeluk erat lama ibu . Takut afsah sakit lagi dan ingat sama ibu nya


" Jadi gimana ? Siap mau ketemu keluarga aku ? " Tanya Alvin


" Siap dong.  Kan udah ada lampu hijau "


Alvin tersenyum.  Alvin mengenggam tangan afsah menaruh nya di dada nya . Sesekali juga alvin mengecup tangan mungil


" Makasih kamu udah berjuang 2 hari ini " kata Afsah


" Aku yang harusnya makasih . Kalo aku engak ikut kamu pulang kampung mungkin lebih lama lagi aku bakalan ketemu orang tua kamu sah " kata Alvin


Afsah langsung memeluk alvin


" Kapan kira kira aku bisa ketemu keluarga kamu? "


" Secepatnya ... mungkin aku bakalan atur ayah aku dulu sah . Aku atur jadwal ayah yang kosong " kata Alvin


" Iya boleh ... "


Keduanya sama sama dengan dengan hari ini pertemuan ibu sama bapak . Karena kata restu adalah penting dalam hubungan


.


.


.


.


Alvin terbangun dari tidur nya ketika jam pukul 8 pagi . Masih bisa bersantai . Bahkan masih sempat nya alvin membalas pesan Afsah sambil tiduran

__ADS_1


Setelah membalas nya . Alvin terpaksa bersiap siap buat berangkat kerja . Alvin juga tak lupa sarapan sendiri sebelum berangkat ke kantor


Melihat rumah sepi . Dapat di pastikan ayah ke kantor sedangkan mama nya paling per ke kost an menagih uang bulanan


" Mbak... mbak... " Panggil alvin


Pembantu nya itu mendatangi alvin


" Ada roti nggak mba ? Sama susu ? "


" Ada kak alvin . Mau saya bekalin ? " Tanya pembantu nya


" Iya sama satu lagi mangga yang saya bawa kemarin . Potong sekalian ya . Saya mau bawa juga " kata Alvin


Pembantu nya itu kembali ke dapur menyiapkan bekal alvin. Sambil menunggu bekal disiapin . Alvin turun makanan tak lupa juga dia membalas pesan afsah


Wanita itu sudah jalan duluan memakai motor pribadinya . Alasan nya kelamaan kalo harus alvin yang menjemputnya sedangkan Afsah juga harus menyelesaikan pekerjaan nya yang kemarin


Alvin memeluk afsah ketika wanita itu lagi mengaduk teh di pantry


" Astaga.  Kaget ! " kata Afsah


Alvin memeluknya m mengecup pipi afsah


" kangen banget sama honey ! "


" Awas peluk peluk begini di belakang ada orang masuk " kata Afsah


Afsah tersenyum


" tidur jam berapa kamu semalam ? Aku chating engak di bales " Tanya Alvin


" Enga lama setelah aku mandi. Capek banget berjam jam di dalam mobil "


Alvin kembali memeluk afsah lagi kalo ini sangat erat


" kamu sayang nggak sama aku ? Aku ini calon suami kamu loh " kata Alvin membanggakan dirinya


" Biasa aja . Engak terlalu sayang banget "


Alvin tersenyum


" Bagus . Emang tugas kamu engak boleh sayang . Tapi tugas kamu mencintai aku . Seperti aku mencintai kamu "


" hahaha sejak kapan alay begini vin ? Geli lama lama denger nya " jawab Afsah


" Hehe . Aku seneng akhirnya dapat restu . Sah aku udah bilang orang tua aku . Kata Ayah aku . Kamu bisa nya kapan ? Ayah aku bakalan meluangkan waktunya buat kamu "


" Weekend aja gimana ? Aku butuh persiapan yang matang buat ketemu keluarga kamu mas " kata Afsah


" Yaudah sayang . Nanti aku bilang sama mama dan ayah "


Alvin melepaskan pelukan

__ADS_1


" tolong bikin kopi dong sah. Sekali kali aku pengen ngerasain kopi buatan kamu "


Afsah mengangguk . Mengambil kopi milik Alvin di atas lemari itu . Toples bernama Alvin Pranata


Alvin hanya duduk mengamati afsah . Senyum alvin terus mengembang.  Bangga banget bisa balik lagi sama orang yang dia cintai dari dulu


" Nanti pulang aku mau kerumah . Mau cek berapa persen rumah yang lagi di renovasi "


" Mau aku temenin ? " Tanya Alvin


" Aku bawa motor vin "


" Gapapa . Nanti Alvin anterin ke kostan dulu . Kamu naro motor nya baru nanti naik mobil aku " jelas Alvin


" sekalian aku ganti baju Gapapa ya vin ? "


" Iya gapapa . Aku tunggu mobil paling "


Afsah jadi membuatkan kopi. Keduanya duduk sambil pelan pelan menyeruput teh dan kopi


" Aku mau nanya . Ini aku pikirin dari semalam . Kalo kita menikah aku masih boleh kerja ? "


" kerja disini ?  " Tanya Alvin


" Iya disini . Kan udah lama juga aku kerja disini dari jaman semester berapa gitu "


" Terserah kamu aja kalo masih mau kerja . Asal tahu diri " ucap alvin


" tahu diri maksudnya apa ? " Tanya Afsah kesal


" ya masa detik detik lahiran masih kerja . Yah terus siapa yang jaga anaknya "


" ya aku juga tahu diri lah . Paling aku cuti kerja atau keluar kerjaan " kata Afsah


" Yaudah.  Boleh "


Afsah mengangguk


" kita kerja di perusahaan yang berbeda . Aku harap kita bisa berkomunikasi baik ya vin. Saling ngerti satu sama lain " kata Afsah


" Pasti aku bakalan jaga itu sah . Aku engak mau egois lagi . Tapi masalah emosi sah ..."


" Kenapa emosi? " Tanya Afsah


" Emosi aku kadang suka engak bisa terkontrol "


" Ya gapapa . Bukan masalah bagi aku . Ya aku anggap itu kelebihan atau kekurangan kamu . Jangan mengubah nya.  Aku engak mau kamu berubah . Aku mau kamu alvin yang aku kenal " kata Afsah sambil megenggam tangan Alvin


Cup


" Makasih ya sa . Udah nerima aku lagi "


" Iya ! " jawab Afsah

__ADS_1


__ADS_2