Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Empat puluh


__ADS_3

Mereka berdua kembali masuk gedung kantor. Tiba tiba pandangan Afsah pada anak sekolah remaja masih berserakan putih abu abu


" Vin bukannya itu alanna? "


Alvin mengangkat kepalanya dia. Langsung alvin menemui adiknya di resepsionis


" Alanna! " Panggil alvin


Remaja itu langsung menengok dan tersenyum senang bisa ketemu kakak nya


" Halo kak Afsah ! " tegur Alanna sambil mencium tangan Afsah


Tanggapan Afsah hanya tersenyum


" Kak... boleh bayarin ojek dulu nggak di depan . Mas mas nya nungguin. Lima puluh ribu aja " kata Alanna


Alvin membuka dompet nya dia memberikan sesuai nominal. Alanna kembali lagi


" Ngapain kesini ? Kakak disini kerja "


" Mau main aja . Emang nya engga boleh ?" Tanya Alanna


" Main ? Lu pikir kantor punya bapak moyang lo bisa main . Disini itu gue kerja "


Alanna memonyongkan bibir nya


" bete nih kak . Masa langsung pulang . Kemana gitu yuk " ajak alanna


Alvin menghela nafas. Pria itu langsung menatap Afsah


" Gini deh . Kita kerja masih 3 jam lagi . Tunggu dimana dulu gitu . Nanti baru sama Kak Alvin di ajak jalan jalan " kata Alanna


" apa apaan di ajak jalan jalan ! Engak ada ngomong kaya gitu sah "


Alanna mengangkat jempolnya . Sedangkan Afsah langsung mengelus bahu Alvin


" Udah sama adik sendiri engak boleh kaya gitu . Sekarang mau tunggu dimana dulu gitu. Nanti jam 5 baru pulang terus kemana gitu "


Alanna mengangkat tangan lagi. Dia meminta uang buat cari cafe terdekat . Alvin memberikan uang selembar 300 ribu lagi . Dengan terpaksa banget alvin memberikan nya . Setelah di berikan itu Alanna langsung pergi


" Sah ! Anak kecil udah tahu uang . Umur dia 15 tahun loh " kata Alvin


" Katanya orang kaya ! Masa segitu aja udah perhitungan " ketus Afsah


Alvin bercak pinggang. Pria itu tersenyum miring


" lama lama aku cium juga nih . Mulai deh bikin orang kesel"


Afsah mencubit perut alvin membuat pria itu mengeluh kesakitan


" Kecil kecil cubitan nya sakit " Keluh alvin sambil mengelus perut nya yang di cubit Afsah


Afsah berjalan lebih dahulu ketimbang alvin di belakang nya . Tetap harus menunggu lift turun


.

__ADS_1


.


.


.


Di cafe alanna minum sambil melihat lalu lalang jalanan kemacetan Jakarta. Di tambah lagi matahari sangat aktif untuk kulit cepat keling


Alanna mengeluarkan dompet nya di letakan bersampingan dengan ponselnya


" Jam 5 harus balik ke kantor. Minta pergi kemana ya ??? Emmm. Ke mall makan sushi kayanya enak " batin alanna


Sambil menunggu jam 5 nanti . Alanna memesan makanan dan minuman . Sengaja alanna makan pelan pelan biar sampai jam 5 dia keluar cafe


Drt....


Drt...


Alanna melihat icon atas nya . Panggilan itu dari Alvin


( halo kak )


( Dimana ? Gue udah pulang nih ) kata Alvin


( Oke sebentar kak. Lagi di toilet ) kata Alanna bohong


( Cepat kesini yaa )


( Iya kak ) jawab Alanna


" Paansih lo ! "


" Tadi kamu yang janjiin alanna pergi kesuatu tempat . Berarti tanda nya kamu harus ikut juga " kata Alvin sambil memegang lengan


" Dih . Gue harus pulang . Gue engak bisa ikut kalian "


" harus ikut pokonya ! " paksa alvin


Alanna berlari masuk ke kantor. Bertepatan dengan mereka bertengkar alanna langsung menegur kakak kakaknya itu


" Ayo kak " kata alanna


Alvin menarik tangan Afsah . Untuk masuk ke dalam mobilnya . Afsah duduk di samping Alvin . Wanita itu terlihat bt banget


" Mau kemana kita ? "


" Ke mall kak. Makan ramen" kata Alanna


Afsah mengangkat jempol nya


" Pas banget lagi pengen makan ramen. Selera kita sama . Jangan jangan kita adik kakak " kata Afsah high five alanna


Mereka berdua adu tos . Sedangkan alvin hanya bisa tersenyum


" Iya kakak ipar dan adik ipar " jawab Alvin

__ADS_1


Afsah langsung memukul pelan lengan Alvin . Mereka bertiga langsung pergi menuju mall yang di maksud


Alvin engak banyak omong selama perjalanan dan makan . Karena mereka berdua cewek cewek cukup banyak obrolan . Dari mulai pelajaran kini menjadi membahas film


" Foto box yukk" kata Alanna sambil mengandeng kedua kakak nya


" langsung pulang ah. Ngapain lagi sih " kata Alvin


" Ih foto box dulu biar ada kenangan nya "


Afsah mengangguk tak salah kan senangin alanna sekali kali . Alvin udah bt . Ketika alanna membeli koin buat foto . Afsah mencubit perut alvin


" Senyum nggak ! Ga enak tahu di liat " omel Afsah


Alvin terpaksa tersenyum lebar . Pria itu menjukan senyum paksa nya


" Senyum loh . Kalo mau di foto . Biar hasil nya bagus "


" Bawel " jawab Alvin


Sebelum mulai foto. Afsah memakai bedak dan juga lipstik . Biar di foto hasil nya bagus. Posisi mereka saat ini . Alvin dan Afsah di belakang . Di depan adalah Alanna karena bocah itu menekan tombol


Ada 4 foto . Foto pertama sangat lucu. Dan kedua foto alvin pura pura menggigit kepala Afsah . Dan foto ketiga Afsah merangkul Alanna. Di foto keempat alvin mencium pipi Afsah


Selesai foto itu Afsah mencubit perut alvin lagi


" Foto terakhir ulang ulang "


" engak bisa di ulang kak. Ih kak Alvin genit banget cium cium kak Afsah " kata alanna


" Iya engak sengaja " jawab Alvin Asal


Alanna dan Afsah mengedit foto nya . Foto itu juga biar jadi soft copy di hp . Hp alvin yang jadi sasaran karena hp Afsah dan Alanna batre habis


" Nanti kirim ya Vin " kata Afsah


" Iya . Kalo ingat " jawab alvin


Afsah melihat hasil cetak nya . Sangat sangat bagus . Cuma di akhir itu sebenernya bagus dan kalo mereka balikan . Mungkin terlihat serasi


" Ayo pulang " kata Alvin


Afsah juga alanna mengangguk . Mereka langsung pulang tapi mengantar Afsah ke kost kostan nya dulu


" Makasih ya dek. Kamu udah bikin kakak deket sama Afsah . Makasih juga udah ngajak foto box " kata Alvin pelan . Karena alanna udah tertidur pulas di samping nya


Drt...


Drt....


Honey 🖤


Alvinnnnnnnn kirim foto


Me

__ADS_1


Ke hapus tiba tiba


__ADS_2