Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Tiga puluh


__ADS_3

0821xxxxxx


Save ya Alvin Pranata


Afsah hanya membacanya . Bahkan untuk save aja engak akan dia turuti


0821xxxxxx


udah sampai kantor ya ? Tadi alvin lewat kantor nya afsah


Afsah mematikan hp nya . Focus bekerja dulu . Karena pekerjaan lebih penting dari pada ladenin buaya . Pikir nya


Sepulang kerja. Afsah menunggu di depan gedung kantor nya . Karena nanti Derren akan menjemputnya


Derren mengajak afsah untuk bertemu dengan orang tuanya makan malam . Beberapa menit kemudian derren datang


Tanpa berlama lama lagi afsah langsung masuk dan memposisikan duduk nya lebih nyaman lagi


" Ren ... waktu lo ketemu sama Radi sama dia juga . Lu ngomongin gue ngak ? "


" ketemuan yang mana ? " kata derren


" Kemarin kalian ketemu kan bertiga itu loh .lo ngomong gue nggak ? "


" Ngomongin . Dia nanya gimana kabar lu . Yaudah gue jawab aja " jawab Derren


Afsah menghela nafas. Afsah menunjukan chatinggan Alvin tadi siang


" Liat temen lu chat gue ! Gue males tahu nggak ngeladenin. Gue blokir aja ya ? "


Derren terkejut saat membaca itu . Tahu dari mana alvin nomor Afsah? Grup angkatan ? Afsah engak masuk kesitu ! Jadi tahu dari mana


" tadi siang gue ke mal xx makan sama temen gue . Terus dia ngeliat gue . Kita ngobrol. Sumpah gue males banget . Gue cepika cepiki temen lama . Akhirnya dia minta nomor gue . Ya gue kasih "


Derren tersenyum mendengar nya


" Awas clbk loh "


Afsah langsung mejambak rambut Derren


" Gue engak bakal kasih dia jalan buat deketin gue lagi . Kalo dia nanya gue udah punya pacar atau belom . Jawab aja . Gue udah tunangan ya "


" Tunangan ? Hahaha ? Lo aja terakhir pacaran SMA "


Derren terus tertawa mendengar nya. Mengejek Afsah adalah kebahagiaan derren


" Ih kan pura pura aja gitu . Bantuin temen dapat pahala loh "


Derren tersenyum mendengar itu . Pria itu mengangguk


" Oke . Gue bakalan bilang sama Alvin dan Radi kalo lo udah tunangan . Biar mereka engak ganggu lo lagi. Okeey "


" Makasih mas Derren ganteng " kata Afsah

__ADS_1


Mobil mereka tiba di salah satu restoran ternama . Afsah berjalan sejajar langkah nya pada derren


Afsah langsung memeluk Mama derren dan mencium tangan papa nya derren


" Aduh cantiknya , makin cantik aja "


Afsah tersenyum. Kedekatan sama orang tua derren membuat afsah senang sekaligus minder. Ya minder karena derren anak orang kaya


Walaupun kehidupan mereka adalah sederhana tapi tetap aja . Mereka berdua di suruh duduk oleh mama papa derren


Afsah maupun Derren mereka berdua memilih makanan yang berbeda. Biar saling coba cobain


" Makin hari makin deket aja kalian . Kalo orang lain tahu . Pasti mikir nya kalian ini sepasang kekasih "


Afsah tersenyum mendengar itu


" afsah sih mau Ma sama derren. Tapi derren nya nih yang engak mau . Afsah minta di nikahin tapi derren bilang dia engak suka Afsah ! " kata Afsah mengadu


" Kamu tuh sok banget ya derren. Afsah cantik kaya gini kamu tolak " kata Mama Derren


" Afsah bukan tipe derren ma" kata Derren


Afsah langsung menyenggol lengan nya . Derren tersenyum menggeleng kepalanya


" Sih papa . Dimana mana masih aja kerja " kata Derren


Papa menunjukan bibir nya . Akhirnya mereka bertiga yang mengobrol


" Lancar ma. Kaya nya bulan ini afsah dapat bonus ma. Karena clien afsah puas sama kerja afsah . Kata kepala divisi Afsah"


" Bagus kalo gitu . Terus banyak belajar dan cari pengalaman sah " kata Mama Derren


Makanan mereka datang . Dan selesai makan ngobrol lagi . Biar tidak kemalaman . Derren mengantar afsah pulang kerumah nya


Drt...


0821xxxxxx


Udah pulang kerja sah ?


" apaansi ni orang " gumam nya


Afsah menyalakan laptop nya . Wanita itu mengecek pekerjaan kantor


Drt...


0821xxxxxx


Boleh nelepon? Mungkin afsah lagi sibuk sampai engak bisa balas chatinggan alvin


Afsah mengerutkan keningnya. Sampai akhirnya afsah mengambil keputusan sendiri . Dia memblokir nomor Alvin


" Tenang kalo kaya gini . Bisa focus kerja " gumam nya

__ADS_1


.


.


.


.


" Afsah Michella " kata Alvin pada resepsionis


" Bisa di bantu perusahaan apa ya ? Dan lantai berapa ? " kata Resepsionis


Alvin menggaruk kepalanya . Mana Alvin tahu afsah di divisi apa


" Boro boro nanya divisi. Whatsapp aja di blok " batin nya


Alvin akhirnya membawa makanan itu lagi. Alvin duduk di ruang tunggu. Gimana caranya dia harus bertemu Afsah


" Derren ? Ga mungkin dia temuin gue sama Afsah . Secara dari masa lalu . Gue yang nyakitin afsah " gumam nya


Alvin memegang hp nya . Pria itu membuka Whatsapp Derren


Lift terbuka


" Iya . Apa aja bebas sih makanan nya . Tapi kek nya gue lagi pengen yang manis manis . Biar otak gue tuh fresh " kata Afsah


Alvin langsung berdiri . Pria itu mencegah Afsah lewat


" Alvin..."


Alvin tersenyum


" duluan aja deh gapapa. Gue sebentar doang kok . Ada tamu gue " kata Afsah pada temannya


Temen afsah pergi. Alvin memberikan makanan siang untuk Afsah


" Sory gue lagi diet . Ga bisa makan begituan " kata Afsah menolak


" Terus pengen nya apa ? Buah ? Salad ? oatmeal? yogurt"


" Lo ga harus beliin gue ! Gue engak kepengen di beliin orang lain " kata afsah


Alvin langsung diam


" Bisa nggak gue pergi ? Temen gue nunggu ? " kata afsah


Alvin memberi afsah jalan . Pria itu minggir


" Kapan kapan kita bisa kan makan siang bareng?" Kata Alvin


" Liat nanti deh " jawab Afsah singkat


Afsah langsung menyusul teman nya itu di cafe sebelah . Afsah menghela nafas karena sabar banget menghadapi alvin yang terus menerus mengejarnya

__ADS_1


__ADS_2