
Afsah keluar kelas terakhir ketika teman temannya itu keluar duluan . Ketika Afsah keluar kelas dirinya di tutup mata nya
" ren... apa apansi tutup mata segala "
Afsah membalikan matanya
" Derren ? Kenapa bisa berpikiran yang tutup mata derren ? "
Afsah langsung diam
" Kalian ada hubungan di belakang gue ? Gue liat liat semakin deket juga lo sama Derren ! "
" bukan gitu maksudnya " gumam Afsah
" Gue masih engak ngerti . Bukan nya kita pacaran ? Kita jadian di bioskop kan ? "
Afsah mengangkat kepalanya
" Jadi cewek jangan murahan. Sana sini mau . Jangan ngerasa diri lo paling cantik di ributin 2 cowok ! " ketus Alvin
" Gue engak murahan . Sekarang gini . Kalo kita pacaran emang nya gue engak boleh berteman sama laki laki ? Terus kalo kita pacaran juga emang pernah lo anggap gue cewek lo ? "
" Makasudnya apa nih ? Lo belain Derren ? " Tanya Alvin
" Ketika gue butuh lo . Lo kemana ? Sibuk main Game? Gue engak minta apa apa kan . Gue cuma minta tolong anterin doang , kalo gue ada kendaraan engak mungkin gue minta tolong lo " ucap Afsah kesel
" Kan gue udah bilang . Gue ada futsal sama temen temen . Kemarin juga gue udah minta maaf kan . Kenapa masih ngungkit ? Yang seharusnya ngungkit adalah gue . Kenapa bisa lu nyebut derren?" Kesel Alvin
" Kenapa gue engak boleh ngungkit ? Emang lo doang yang boleh ngungkit ? "
Alvin mengepalkan tangannya
" Terserah lu dah ! Gue kesini niat mau ngajak lo ke cafe berdua . Tapi begini balasan lo " ucap alvin penuh emosi
Alvin langsung pergi begitu saja . Meninggalkan Afsah yang masih berdiri di depan kelas nya
Saat di parkiran . Afsah melihat tempat bekal yang sudah tersangkut di motor nya
Afsah memakaikan helm nya . Wanita itu mundurin motor nya dan pas banget kendaraan Alvin lewat di depan nya
.
.
__ADS_1
.
.
Malam harinya di sebuah minimarket Alvin nongkrong sendirian . Pria itu membeli minuman kaleng dan rokok di selipkan jarinya. Alvin sibuk bermain hp . Menunggu kabar dari Afsah
Beberapa jam kemudian tak sengaja Alvin melihat Afsah turun dari motor Derren . Mereka berdua jalan berdua ke minimarket ini
Alvin terus menatap nya . Sampai tatapan mereka bertemu. Afsah di buat diam . Karena Derren belum tahu . Pria itu menarik pakaian Afsah untuk masuk
" Dih diem . Ayo masuk "
" Ren... alvin ..."
Derren celingak celingkuk. Dirinya langsung menemui Alvin lagi duduk sendirian
" Makasudnya apa nih bro ? " Tanya Alvin
" gua ... gua ... engak sengaja ketemu Afsah di jalan . Gue mau ke kesini ada yang mau di beli . Gue ajak kesini dulu nanti gue sekalian anterin dia pulang "
Alvin tersenyum meremehkan . Alvin langsung menarik tangan Afsah membelakangi
" Kan lo tau Afsah cewek gue bro . Kok lo malah main di belakang gue ? "
" Sory vin. Bukan Makasud merebut . Beneran gue ketemu Afsah di jalan . Nanti gue anterin pulang tapi gue kesini dulu ada yang mau gue beli "
Derren mengangguk . Langsung derren masuk ke minimarket
" ketahuan kan sekarang jalan sama cowok lain . Pikiran gue bener lo ada main belakang sama derren "
" Gue engak sengaja ketemu deren ! " kata Afsah menjelaskan
" terus apa kalo engak sengaja? Bisa aja kan lo nolak ajakan derren ? Emang dasar nya kegatelan"
" Terserah ya vin lo mau bilang apa . Yang pasti gue sama derren engak ada hubungan apa apa . Dan gue mau pulang sendiri . Engak perlu di anterin pulang " kata Afsah kesel
" Engak bisa ! Gue yang anterin lo pulang ! Udah malam " kata Alvin langsung megenggam tangan Afsah
Afsah menatap tangan nya yang di tarik alvin . Pria itu menaiki motor nya dan membayar parkir
" Pegangan nanti jatoh "
" Biarin aja jatoh " ejek Afsah
__ADS_1
Alvin menarik tangan Afsah untuk memeluknya . Awalnya afsah menolak tetapi alvin menariknya lagi
" kita jalan jalan dulu . Anggap aja ini sebagai tanda maaf gue sama lo masalah kemarin engak anterin ke cafe "
" Gue mau pulang " pinta Afsah
" Bentar aja . Nanti gue anterin sampai depan rumah "
Afsah terkejut mendengar itu
" Engak perlu . Lo cukup anterin gue sampe depan gang aja . Gue engak mau orang tua gue tau . Kalo gue jalan sama cowok "
Alvin tersenyum kiri. Kaya nya boleh nih kapan kapan gue mengancam dengan embel embel ketemu orang tuanya. Batin alvin .
Alvin mengajaknya ke tempat dimana daerah kuliner semua . Motor alvin parkir . Keduanya turun dari motor
" Mau ngapain kesini ? " Tanya afsah
" Mau jajanin cewek gue "
Afsah memutar matanya malas. Alvin megenggam tangan Afsah untuk mencari makanan yang enak enak
" Mau itu nggak ? " ucap alvin pada eskrim Roll
" Engak Mau. Lagi pilek "
Alvin mengangguk . Mereka berdua terus berjalan lagi
" Mau beli apa ? Pinta aja "
" Gue kenyang . Ga pengen beli apa apa "
" Dih harus jajan . Ayo pilih mau apa . Kalo engak ! Gue tinggalin disini . Biarin lo pulang sendiri "
Afsah langsung mendorong alvin pelan . Emang anaknya suka maksa
" Yaudah mau beli itu telor gulung "
Alvin mengangguk . Alvin memesan nya untuk afsah . Sambil menunggu itu . Alvin pergi untuk membeli minum. Sedangkan afsah di tinggal di duduk di penjual telor gulung
Alvin kembali datang lagi membawa 2 minuman
" Kenapa bekal tadi kasih ke derren? Engak biasanya kasih ke gue ? "
__ADS_1
" Sekali kali gapapa lah . Dari pada gue kasih lo tapi ujung ujung nya temen lo yang makan atau di buang "
Alvin langsung menatap Afsah . Alvin berfikir pasti Derren yang bilang sama Afsah selama Afsah kasih bekal. Teman nya yang makan