Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Enam delapan


__ADS_3

Afsah mengenggam tangan alvin selama di dalam lift


" aku seneng mas ..."


" Iya sayang. Kamu mau beli hp baru kan " kata Alvin


" Iya . Temenin ya mas . Nanti makan aku traktir " kata afsah


" Sah . Kalo jalan sama aku . Biar aku yang bayar semuanya aja sah . Gapapa . Melatih aku ini suami kamu . Kamu jangan merasa engak enak begitu dong "


" Ih ga enak lah "


" Ini saran dari mama aku sah . Udah lah turutin ! " kata Alvin


" Hem ..."


Afsah melepaskan tangan nya lagi mereka ke arah parkiran mobil . Tak sabar afsah cepat cepat ke toko ponsel. Udah lama afsah simpan uang nya buat beli hp yang sama kaya punya alvin


Sekarang akhirnya dia bisa beli . Entah kenapa alvin bangga banget sama afsah . Satu persatu keinginan nya bisa di penuhi


" Tadi pagi aku ke pasar tau mas . Aku mau irit soalnya kan aku bakalan pindah kerumah "


" Oh iya kamu mau pindah kerumah lagi ya sayang . Beli apa kamu di pasar emang nya ? " Tanya alvin


" Beli buah , sayuran , yang bisa di goreng goreng mas. Aku engak beli daging karena kan di kost kost an aku engak ada kulkas"


" Sebenarnya gapapa juga sih kamu belanja dan engak perlu masak . Kamu bisa pakai atm aku "


" Vin ! Aku engak mau ya kamu nawarin uang uang terus ! Ya mungkin kamu bisa beralasan disuruh orang tua kamu . Coba kamu pikir vin . Aku takut hidup aku ketergantungan kamu . Aku engak mau yang apa apa merepotkan kamu " kata Afsah


" Sah aku jujur seneng kamu bisa ketergantungan sama aku . Aku suka kamu merepotkan aku . Dan aku sama sekali engak ngeluh . Aku suka semua yang kamu suruh. Anggap ini latihan buat kamu sah . Buat kamu jadi istri aku . Ngatur keuangan aku "


" Yaudah nanti aja kalo mau ngatur keuangan . Pas nikah . Lagian kita juga masih deket juga kan " kata Afsah


Alvin menghela nafas. Begini lah kalo menikah sama sama anak pertama. Keras kepala dan susah di bilangin


" Itu kamu makan sehari hari engak ada yang sehat sah . Sayur semua . Daging dong sah "


" Kulkas nya engak ada mas alvin pranata ! Yang terhormat anaknya Rudi Kosasih " kata Afsah menekan kan


Afsah mencubit perut alvin . Wanita itu udah sangat kesel banget sama Alvin


" Hehehe . Kesel nih yee " ejek Alvin

__ADS_1


Afsah memutar matanya malas . Afsah megenggam tangan alvin untuk mencium tangan besar nya itu


" Udah lah sah . Hp kamu aku yang beliin aja . Gapapa kamu simpan "


" Serius ? Jangan nanti pas marah . Kamu malah ngungkit " kata Afsah


" Mana pernah aku marah ngungkit. Aku kalo marah sama kamu. Lebih baik aku diam terus aku pergi dari hadapan kamu . Gapapa sih Sah. Uang aku . Uang kamu . Gapapa ya aku yang beliin aja nanti hp nya . Kamu simpan aja "


" Yaudah kalo kamu engak keberatan . Semoga rezeki kamu di lancarkan ya mas kalo beneran aku di beliin hp nya " kata Afsah langsung senang


" Amin.... makasih doa nya " jawab alvin


Afsah tertawa ketika tangan alvin ada tanda bibir lipstik nya . Sedangkan alvin hanya bisa tersenyum. Tapi cepat sih sama afsah langsung di hapus tanda itu


Tiba di mall tempat afsah ingin membeli ponselnya . Afsah sangat bahagia sekali ketika dirinya masuk kedalam mall. Afsah juga memeluk alvin seolah pria itu adalah milik nya


" Makasih sayang " kata Afsah


" Tumben banget manggil sayang ... terus manggil begitu . Jantung aku deg deg an kamu manggil aku sayang sah "


Afsah tersenyum. Kepalanya dia tenggelamkan di dada alvin . Mereka menaiki lift supaya mempersingkat waktu . Setiba di dalam toko


Afsah menyerahkan alvin untuk membelinya . Karena sejujurnya afsah kurang mengerti . Jadi biarlah alvin yang tawar menawar


Hp itu di masukan ke dalam paperbag . Alvin yang memegangnya


" Makasih sayang " kata Afsah lagi


" Iya sayang . Sama sama , aku pegang aja ya "


Afsah mengangguk . Mereka berdua keluar mall lagi untuk makan di restoran baru


" Honey, kamu tau nggak mba Sheila ? Aku mau gibah sama kamu gapapa ya sayang"


" Kenapa emangnya honey ? Tadi kamu keruangan ngapain ? " kata Afsah


" Honey . Aku udah curiga sama dia ya . Dia deketin aku terus . Dia juga sering whatsapp aku . Cuma engak aku balas. Jangan marah ya sayang . Tadi dia manggil aku ikut keruangan nya . Dan kamu tau apa yang dia omongkan? "


Afsah menggeleng kepalanya . Wanita itu semangat untuk mendengarkan cerita dari Alvin


" Jangan marah ya sah. Janji dulu sama Mas "


" Ngomong apa emangnya ? "

__ADS_1


" Dia ngajak aku berhubungan tapi dia bakalan ngasih uang ke aku dengan syarat di record "


Afsah melepaskan genggaman nya . Yang tadinya afsah tersenyum kini menjadi datar


" Honey ... dengerin dulu "


" Kamu mau ? "


Alvin menggeleng kepalanya


" Dia nawarin aku setengah harga tapi aku tawar lebih tinggi lagi . Dan aku berharap dia engak mampu"


" Tetep aja kamu itu mengiyakan walaupun kamu menaikan harga ! Vin ! "


" Ya tapi aku yakin dia engak bakalan mampu Honey. Aku itu berpikir jauh sebelum setuju sama tawar menawar . Dia atasan aku sah . Engak mungkin tiba tiba aku langsung menolak . Dengan cara basa basi aku bisa mempermainkan dia " kata Alvin


" Kalo suatu saat . Dia samperin kamu dan dia akan bayar sesuai permintaan kamu . Kamu mau bilang apa ? Kalo orang engak mau . Bilang nggak mau . Jangan basa basi . Kalo gini caranya nanti kamu yang pusing sendiri "


" kamu tenang aja sah . Aku yakin dia engak akan mampu . Aku bakalan sewa pengacara buat laporin dia . kalo emang bener dia mau bayar sesuai permintaan aku . Dan aku akan laporan dia atas pelecehan " kata Alvin


Afsah langsung diam . Kenapa sakit banget hati afsah . Ketika alvin di tawar oleh atasan nya . Namanya pria kalo di kasih umpan pasti di makan. Mungkin alvin akan seperti itu ?


Afsah takut kejadian dulu terulang lagi . Afsah takut kedua kalinya di sakitin alvin


" Kita pulang aja ya vin . Tiba tiba ga nafsu makan"


" Jangan gitu dong sah . Maaf kalo aku nyakitin kamu . Aku engak bermaksud buat nyakitin kamu . Aku berkata jujur . Dan kamu harus tahu . Dan aku bilang kaya gini supaya kamu lebih hati hati lagi" jelas Alvin


" Cowok kalo di kasih umpan . Bakalan di makan kan vin ? Bisa aja kalo lagi kepepet kalian berhubungan? Dan kamu nyakitin aku kedua kalinya "


Alvin meremas tangan nya . Pria itu memilih meminggirkan mobilnya


" Gue kalo udah serius sama orang. Mau secantik atau se sexy apapun orang di luar sana . Sama sekali engak ngelirik sah . Lu engak percaya sama gue ? "


" Kok malah lo yang emosi kaya gini ? " Tanya Afsah


" Habis lo nuduh gue yang engak engak sah . Kan gue udah bilang sama lo . Gue engak bakalan ngelirik ke yang lain. Dengan cara lo kaya gini . Lo engak percaya sama gue sah " kata Alvin emosi


" Buktiin vin ! Buktiin kalo lo engak bakalan ngelirik mba Sheila. Gue mau lo keluar kantor secepat nya . Dan balik ke kantor lo "


" Oke kalo itu mau lo ! Gue keluar ! " kata Alvin


Afsah langsung diam . Tak lama dia keluar dari mobil . Afsah berdiri sambil mengatur emosi nya . Kedua nya sama sama terpancing emosi

__ADS_1


__ADS_2