Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Dua Tujuh


__ADS_3

Besok harinya afsah engak masuk . Afsah beneran malu sama temen temen nya masalah kejadian kemarin


Afsah beralasan sakit . Dan untung nya Orang tua nya percaya . Afsah di suruh istirahat . Kalo bisa bergerak kata bokap nya pergi ke tempat jualan untuk membantu nya


Afsah mengiyakan saja . Karena sejujurnya dia beneran malas . Afsah kembali ke kamar setelah sarapan . Afsah membuang semua skincare yang di belikan alvin.


Pokonya tentang alvin . Afsah engak mau lagi ada satu pun di kamar nya.  Setelah itu afsah blokir semua sosial media sampai whatsapp Alvin


" honey nya udah mati sekarang " grutu nya


Setelah itu afsah menyibukkan sendiri . Dia merapikan lemari di baju nya . Pokonya biar sibuk aja . Jangan terlalu mikirin alvin


.


.


.


.


Sore harinya afsah berkunjung ke jualan orang tuanya . Afsah bener bener engak semangat banget buat ngapa ngapain.  Tetapi dia harus bergerak supaya bisa lupa sama alvin


" tolong kamu layanin dulu tuh sa" kata ibu


Afsah mengangguk . Wanita itu baru aja sampai . Tapi udah di suruh layanin


Berapa banyak pesanan orang terus menerus tanpa berhenti.  Afsah beneran di buat sibuk tidak memikirkan Alvin sama sekali


Tepat jam 7 malam . Bahan bahan juga sudah habis.  Berarti toko tutup


Afsah membantu mencuci barang barang yang akan dia mau bawa pulang . Sedangkan kedua orang tua nya menghitung hasil jualan


" besok kamu sekolah sa . Walaupun masih sakit . Jangan di manjain . Harus tetap sekolah " kata ibu


" Iya bu ! " jawab afsah malas


.


.


.


.


Afsah lewat . Ada beberapa yang membicarakan nya bahkan menatap nya dengan belagu


Afsah langsung berlari ke kelas nya . Dan dia pura pura untuk tidur.  Supaya tidak melihat atau mendengar orang lain membicarakan nya

__ADS_1


Tok tok tok


" Derren...." afsah bergumam


Derren duduk di sebelah Afsah. Pria itu numpang sarapan di kelas sebelah


" Ngapain lu makan disini ? "


" Ya gapapa dong . Kan kita temen ! " jawab Derren


Afsah kembali tidur lagi sampai bell berbunyi.  Seharian afsah engak berani keluar kelas. Wanita itu mengurung diri di dalam kelas nya . Sampai terdengar keributan di kelas sebelah


Semua pada melihat tapi tidak dengan Afsah . Sampai bisik bisik bertengkar  karena merebutkan Afsah


Afsah langsung bangun dia mengintip jendela kelas Alvin dan Derren


Mereka saling pukul memukul. Bahkan sudah ada yang pisahin . Masih tetap memukul


" Coba sono sah . Pisahin! " kata temen afsah


Awalnya engak mau. Tapi beberapa orang menyuruh afsah untuk memisahkan


" Derren ! " Panggil Afsah


Derren berontak melepaskan tangan teman temannya itu


Derren mengangguk . Mereka berdua keluar kelas. Afsah melihat dari ekor matanya . Alvin semakin emosi setelah tahu afsah memanggil derren


Afsah membawa derren ke uks. Wanita itu mengobati pelan pelan


" Gue berantem sama Al..."


" Gue engak mau denger tentang dia . Kan gue udah bilang " kata Afsah kesel


" Ya ya . Maaf ..."


Afsah mengangguk . Setelah itu afsah membuatkan teh manis hangat buat Derren


" Dari pada berantem mulu . Mending jarak kalian duduk jauh jauhan aja "


" Iya . Emang niat nya begitu " jawab Derren


" Gue pikir lo engak masuk "


" Masuk lah . Biaya mahal mahal . Masa engak masuk " kata Afsah


Derren mengangguk . Pria itu meneguk teh hangat yang manis nya pas

__ADS_1


Suara bell akhirnya mereka berdua keluar. Derren pindah duduk berjauhan dengan Alvin . Mulai hari ini derren akan berjagak jarak sama Alvin


Benar kata Afsah ! Alvin mudah emosi dan egois. Dari keegoisan itu yang membuat mereka pisah pertemanan


Derren mengajaknya untuk pulang bareng . Sekalian derren ingin membawakan mie ayam buat nyokap . Derren sudah janji


Di belakang itu Alvin melihat nya . Bahkan pria itu terlihat emosi banget.  Entah siapa yang membuat alvin emosi. Entah itu derren di rebut nya atau afsah yang di rebut nya


" Pelukan " kata derren


Afsah langsung memeluk helm derren. Pria itu malah tertawa mengejek afsah


" Gue cekek dulu sini minta di peluk " jawab Afsah


" Hahaha bercanda . Serius bgt " kata Derren


Kendaraan derren langsung keluar dari halaman sekolah . Mengendarai dengan rendah karena engak mau cepat cepat sampai


" Jujur ya sama gua , masih sedih nggak putus ? "


" Sedih lah . Kalo malam gue suka nangis " jujur afsah


" Kalo mau balikan engak papa . Asalkan sembuhin dulu luka lo "


" Jangan harap gue mau balikan ! Gue udah janji sama diri gue sendiri . Engak bakalan mau gue ngobrol sama dia " afsah bener bener benci banget sama Alvin


Walaupun dari hati nya masih ada sedikit nama alvin. Tetapi rasa kecewa nya begitu besar terhadap alvin


Telah sampai di warung makan nya . Derren ikut menyalami kedua orang tua afsah


" Bikinin minum sah buat Derren " kata ibu


Afsah mengangguk. Wanita itu menaruh tas nya terlebih dahulu dan melepaskan seragam sekolah nya hanya tersisa rok abu abu dan kaos dalaman


Afsah menyiapkan es jeruk untuk derren karena minuman itu cocok untuk siang bolong begini


'" Silahkan tuan muda " ejek Afsah


" Terimakasih bi afsah "


Afsah memutar matanya malas. Wanita itu menawarkan minum untuk pengunjung lainnya


Afsah di tugasnya membuat minum. Nanti kalo lagi sedikit pembeli barulah Afsah yang melayani


" Lu mau pake jamur ? Atau bakso yang di tambahin? "


" Dua duanya pake dah . Komplit pokonya . Kuah nya pisah " kata Derren

__ADS_1


Afsah mengangguk. Wanita itu mulai menyiapkan punya derren. Karena tak ada lagi yang beli. Afsah memperbanyak toping nya supaya derren puas


__ADS_2