
Besok harinya afsah engak masuk . Afsah beneran malu sama temen temen nya masalah kejadian kemarin
Afsah beralasan sakit . Dan untung nya Orang tua nya percaya . Afsah di suruh istirahat . Kalo bisa bergerak kata bokap nya pergi ke tempat jualan untuk membantu nya
Afsah mengiyakan saja . Karena sejujurnya dia beneran malas . Afsah kembali ke kamar setelah sarapan . Afsah membuang semua skincare yang di belikan alvin.
Pokonya tentang alvin . Afsah engak mau lagi ada satu pun di kamar nya. Setelah itu afsah blokir semua sosial media sampai whatsapp Alvin
" honey nya udah mati sekarang " grutu nya
Setelah itu afsah menyibukkan sendiri . Dia merapikan lemari di baju nya . Pokonya biar sibuk aja . Jangan terlalu mikirin alvin
.
.
.
.
Sore harinya afsah berkunjung ke jualan orang tuanya . Afsah bener bener engak semangat banget buat ngapa ngapain. Tetapi dia harus bergerak supaya bisa lupa sama alvin
" tolong kamu layanin dulu tuh sa" kata ibu
Afsah mengangguk . Wanita itu baru aja sampai . Tapi udah di suruh layanin
Berapa banyak pesanan orang terus menerus tanpa berhenti. Afsah beneran di buat sibuk tidak memikirkan Alvin sama sekali
Tepat jam 7 malam . Bahan bahan juga sudah habis. Berarti toko tutup
Afsah membantu mencuci barang barang yang akan dia mau bawa pulang . Sedangkan kedua orang tua nya menghitung hasil jualan
" besok kamu sekolah sa . Walaupun masih sakit . Jangan di manjain . Harus tetap sekolah " kata ibu
" Iya bu ! " jawab afsah malas
.
.
.
.
Afsah lewat . Ada beberapa yang membicarakan nya bahkan menatap nya dengan belagu
Afsah langsung berlari ke kelas nya . Dan dia pura pura untuk tidur. Supaya tidak melihat atau mendengar orang lain membicarakan nya
__ADS_1
Tok tok tok
" Derren...." afsah bergumam
Derren duduk di sebelah Afsah. Pria itu numpang sarapan di kelas sebelah
" Ngapain lu makan disini ? "
" Ya gapapa dong . Kan kita temen ! " jawab Derren
Afsah kembali tidur lagi sampai bell berbunyi. Seharian afsah engak berani keluar kelas. Wanita itu mengurung diri di dalam kelas nya . Sampai terdengar keributan di kelas sebelah
Semua pada melihat tapi tidak dengan Afsah . Sampai bisik bisik bertengkar karena merebutkan Afsah
Afsah langsung bangun dia mengintip jendela kelas Alvin dan Derren
Mereka saling pukul memukul. Bahkan sudah ada yang pisahin . Masih tetap memukul
" Coba sono sah . Pisahin! " kata temen afsah
Awalnya engak mau. Tapi beberapa orang menyuruh afsah untuk memisahkan
" Derren ! " Panggil Afsah
Derren berontak melepaskan tangan teman temannya itu
Derren mengangguk . Mereka berdua keluar kelas. Afsah melihat dari ekor matanya . Alvin semakin emosi setelah tahu afsah memanggil derren
Afsah membawa derren ke uks. Wanita itu mengobati pelan pelan
" Gue berantem sama Al..."
" Gue engak mau denger tentang dia . Kan gue udah bilang " kata Afsah kesel
" Ya ya . Maaf ..."
Afsah mengangguk . Setelah itu afsah membuatkan teh manis hangat buat Derren
" Dari pada berantem mulu . Mending jarak kalian duduk jauh jauhan aja "
" Iya . Emang niat nya begitu " jawab Derren
" Gue pikir lo engak masuk "
" Masuk lah . Biaya mahal mahal . Masa engak masuk " kata Afsah
Derren mengangguk . Pria itu meneguk teh hangat yang manis nya pas
__ADS_1
Suara bell akhirnya mereka berdua keluar. Derren pindah duduk berjauhan dengan Alvin . Mulai hari ini derren akan berjagak jarak sama Alvin
Benar kata Afsah ! Alvin mudah emosi dan egois. Dari keegoisan itu yang membuat mereka pisah pertemanan
Derren mengajaknya untuk pulang bareng . Sekalian derren ingin membawakan mie ayam buat nyokap . Derren sudah janji
Di belakang itu Alvin melihat nya . Bahkan pria itu terlihat emosi banget. Entah siapa yang membuat alvin emosi. Entah itu derren di rebut nya atau afsah yang di rebut nya
" Pelukan " kata derren
Afsah langsung memeluk helm derren. Pria itu malah tertawa mengejek afsah
" Gue cekek dulu sini minta di peluk " jawab Afsah
" Hahaha bercanda . Serius bgt " kata Derren
Kendaraan derren langsung keluar dari halaman sekolah . Mengendarai dengan rendah karena engak mau cepat cepat sampai
" Jujur ya sama gua , masih sedih nggak putus ? "
" Sedih lah . Kalo malam gue suka nangis " jujur afsah
" Kalo mau balikan engak papa . Asalkan sembuhin dulu luka lo "
" Jangan harap gue mau balikan ! Gue udah janji sama diri gue sendiri . Engak bakalan mau gue ngobrol sama dia " afsah bener bener benci banget sama Alvin
Walaupun dari hati nya masih ada sedikit nama alvin. Tetapi rasa kecewa nya begitu besar terhadap alvin
Telah sampai di warung makan nya . Derren ikut menyalami kedua orang tua afsah
" Bikinin minum sah buat Derren " kata ibu
Afsah mengangguk. Wanita itu menaruh tas nya terlebih dahulu dan melepaskan seragam sekolah nya hanya tersisa rok abu abu dan kaos dalaman
Afsah menyiapkan es jeruk untuk derren karena minuman itu cocok untuk siang bolong begini
'" Silahkan tuan muda " ejek Afsah
" Terimakasih bi afsah "
Afsah memutar matanya malas. Wanita itu menawarkan minum untuk pengunjung lainnya
Afsah di tugasnya membuat minum. Nanti kalo lagi sedikit pembeli barulah Afsah yang melayani
" Lu mau pake jamur ? Atau bakso yang di tambahin? "
" Dua duanya pake dah . Komplit pokonya . Kuah nya pisah " kata Derren
__ADS_1
Afsah mengangguk. Wanita itu mulai menyiapkan punya derren. Karena tak ada lagi yang beli. Afsah memperbanyak toping nya supaya derren puas