Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Sembilan puluh


__ADS_3

Keduanya sama sama sudah bersih . Alvin meminta makan sama afsah karena dia belum sempat makan malam


Akhirnya afsah membuatkan mie instan dan mereka makan berdua dalam satu mangkuk


" Jorok alvinnnnn"


Alvin tersenyum dia berhasil merebut mie di dalam mulut afsah


" Ada yang pengen aku omongin sama kamu vin "


"Apa ? Cepat ngomong " kata alvin menatap tulus Afsah


" Lepasin kaki aku . Aku mau pipis "


" Astaga " jawab alvin


Afsah langsung berlari ke toilet. Dirinya bener bener tidak tahan karena alvin menahan kaki nya . Afsah kembali lagi saat alvin makan sendiri


" Malam minggu tapi kita dirumah "


" Udah malam afsah michella istrinya alvin" kata alvin


" Hehehe. Atau beli eskrim. Intinya pengen keluar " rengek afsah


Alvin menghela nafas . Dia mengelus kepala afsah menahan kesel


" Istrinya alvin yang paling cantik ! Bisa tolong suapin lagi ? Abis ini suami janji anterin beli eskrim " kata Alvin sambil tersenyum


Afsah mengambil mangkok . Dia menyuapi alvin makan lagi


" Beli 2 ya ! "


" Sama toko nya sekalian aku beli " ejek Alvin


" sombong! Mentang mentang duit nya banyak "


" hehe . Aku telpon radi sekalian deh . Biar ikut juga "


" Iya bener ! " jawab Afsah


Afsah mengangkat mie lagi . Menyuapi alvin . Afsah tiba tiba menarik rambut alvin


" Kenapa suka ngadu ngadu sama ibu bapak hah ! "


" Ngadu apa sayang ? " Tanya alvin bingung


" Kenapa bilang sama ibu bapak perkara sebelum jemput mereka . Alvin ! Kamu udah janji ya ini rahasia berdua "


" Tadinya mau sekalian bilang . Biar kita nikah " jawab alvin


" Dengan cara kamu bilang begitu sama bapak . Kamu engak mikirin aku . Aku bisa mati di tangan bapak alvin !"


" Maaf honey. Tapi kan kamu tetap ngeles jawaban sama ibu "


" Jangan ngadu apa apa lagi alvin . Ini masalah kita berdua . Ya harus di selesain berdua . Orang tua engak boleh tau. Ini terakhir ya . Kalo sekali lagi kamu ngadu apa apa sama ibu . Aku tinggalin . Serius "

__ADS_1


" Ga mau honey. Udah cukup 2 kali aja . Jangan lebih " kata alvin


Afsah mengangkat piring yang sudah habis dia pindahkan di tempat cuci piring


" Ayo kita siap siap. Katanya mau keluar "


" belum di balas sama radi honey ! " jawab alvin


" Yaudah kita berdua aja "


" Oke honey " jawab alvin


Di minimarket tak jauh dari apartemen. Mereka makan eskrim berdua seperti anak kecil . Eskrim yang ada stik nya sambil menatap jalanan malam


" Waktu kamu mabuk sama temen temen . Mereka kan saling berpasangan. Mereka berdua minjem kamar dua duanya ? "


" Iya. Pinjam kamar sampai subuh . Terus mereka pulang " jawab Alvin


" Kamu tau mereka ngapain di dalam kamar ? "


Alvin tersenyum miring dia menatap afsah


" Ya tau lah . Orang mereka berdua minta pengaman sama aku "


" Kalian cowok cowok bertiga sama aja ya ! Engak ada satupun yang beda "


" Aku beda honey ! Aku engak begituan di malam itu " jawab Alvin


Afsah menghela nafas. Mungkin kalo dirinya engak pulang pada malam itu. Alvin juga meminta nya


" Makasih alvin ..." kata Afsah mengenggam tangan alvin


Alvin tersenyum dia mengelus kepala afsah lalu di cium nya


" Mau beli apa lagi honey ? Baru satu eskrim "


" Satu lagi buat di apart . Makan martabak yuk "


" Astaga. Udah malam masih kepengen makan aja kamu " omel alvin


" Pengen makan yang manis manis . Pliss!"


Alvin mengangguk dia mengiyakan permintaan afsah . Lagi pula jarang jarang juga kan afsah minta sesuatu sama alvin


Mereka kembali ke apartemen jam 1 dini hari . Nunggu martabak yang afsah mau . Sangat lama


Mereka berdua makan tengah malam sambil nonton film komedi . Kayanya bakalan film favorit mereka genre komedi


.


.


.


.

__ADS_1


Pagi harinya mereka janjian car free Day sama radi. Mereka janjian di lokasi car free day


Afsah lagi selfi dirinya tengah olahraga. Mau kasih tau orang orang kalo dirinya itu anaknya olahraga banget . Padahal aslinya Zonk


" Radi cewek nya beda lagi honey " gumam alvin


Afsah beranjak bangun dia menatap Radi lagi menyusul mereka . Cewek mana lagi yang di bawa radi . Kali ini cewek nya sexy dan pakaian nya sangat ketat


" Baikan juga akhirnya kalian " kata Radi


Alvin memeluk radi begitu juga afsah


" Kenalin ini alvin . Ini calon nya alvin namanya afsah "


Radi mengenalkan cewek nya pada alvin dan afsah . Setelah itu mereka jalan santai . Afsah mencoba akrab sama Andiva kekasih nya Radi


Mereka berdua di belakang sangat serius ngobrol membicarakan mengenai mobil . Sedangkan afsah sama Andiva membicarakan tentang idola mereka


" Serius banget mereka ngomongin mobil. Kita di cuekin " Kata Afsah


" Iya ! Lapar lagi "


" bener banget . Apa kita makan berdua aja kali ya ? Mereka pasti engak nyadar kalo kita makan "


" Yuk makan yuk. Lapar nih " kata andiva


Mereka berdua berpegang tangan belok mencari sarapan. Dan bener. Pria itu malah lurus


Afsah sama Andiva memilih makan bubur . Mereka berdua tertawa . Dari jauh pria mereka kebingungan mencari mereka


" biarin aja . Siapa suruh serius banget ngobrol " kata Afsah


" hahaha . Iya iya " kata Andiva


Bubur mereka telah jadi . Keduanya melahap nya . Baru kedua pria itu nyadar kalo mereka lagi makan bubur


" Bubur 2 mas " kata alvin


Alvin menatap kesel afsah . Kenapa afsah mau sarapan harus ninggalin


" ga usah ngambek gitu . Jelek ! " kata Afsah


" Bodo " jawab alvin pelan


Afsah tersenyum. Gemes banget alvin ngambek di jalanan


" Pedes bet anj*ng " grutu alvin


Alvin di tuangkan minum sama afsah . Calon suaminya itu 2 kali meneguk air . Emang sepedes itu ? Untung afsah belum pakai sambel


Afsah langsung memesan es teh manis di sebelah penjual Bubur. Karena wajah alvin merah dan juga keringatan


derren maupun Andiva memberikan alvin tissue


" Minum dulu es teh manis nya "

__ADS_1


__ADS_2