
Seratus lima tujuh
Mama alvin langsung memeluk alvin ketika sampai dirumah sakit . Begitu juga dengan ayah nya
" Vin... cepat beri nama cucu mama "
Alvin tersenyum
" Alezza Putri Alvinsa . Alezza artinya ceria putri adalah anak perempuan Alvinsa gabungan dari alvin dan Afsah "
Mama alvin tersenyum dia langsung mengusap pipi Alezza. Membiarkan orang tua nya bermain dengan Alezza
Afsah menyuapi alvin buah yang di ajukan dokter
" Sah ... apa kamu masih kepengen brownies lagi hehe "
" Dih ... ga ya ! Aku trauma sama brownies. Gara gara brownies suami aku jadi koma "
" Ga boleh begitu sayang ... "
" Iya ..."
Alvin tersenyum mama nya bahagia banget ketika alezza bangun dan tidak rewel sama sekali
" Kayanya kita engak bakalan di kasih kesempatan buat megang Alezza deh . Liat itu Mama sama ayah "
" Iya vin . Kaya nya sih gitu . Tugas aku disini cuma kasih asi doang "
" Apa perlu kita buat satu lagi " kata Alvin
Afsah tersenyum menatap alvin. Begitu pun dengan alvin
" Sembuh dulu , baru kita bikin yang kedua "
" Udah sembuh sayang . Yuk nanti malam "
" Hahaha ... orang gila " kata Afsah
__ADS_1
Alvin tersenyum dia mengenggam tangan Afsah
" Apa boleh aku duduk sah ? Kamu pencet itu . Aku capek tiduran terus "
Afsah menekan tombol supaya alvin lebih tegak badan nya . Alvin memegang kepala nya terasa nyeri . Alvin juga menyentuh penahan leher nya . Kenapa di leher nya ada alat ? Apa seserius itu kecelakaan Alvin ?
" Lagi mas , buah nya . Buka mulut nya "
Alvin melahap buah lagi . Sambil menatap baby Alezza
" Kadang mirip Afsah , kadang mirip Alvin ... dek... kapan mirip oma ..."
Alvin tersenyum mendengar percakapan mama dan ayah nya . Terlihat jelas kedua orang tua nya sangat bahagia sekali
" Cieee udah emak emak ... " ejek Alvin
" Cieeee udah bapak bapak ... bapak alvin yang terhormat! " jawab Afsah
Alvin megenggam tangan Afsah . Alvin mengecup nya
" Makasih kamu udah berjuang sampai sekarang , makasih juga kamu udah nungguin aku selama aku tidur . Makasih juga kamu udah melahirkan Alezza tanpa aku ... i love you sayang .."
Ibu datang bersama Bapak , ibu langsung mengucapkan syukur kepada pencipta karena sudah memulihkan menantunya . sedangkan bapak tersenyum dari jauh
" Vin... kamu bikin ibu sama bapak khawatir . kamu tahu . begitu polisi ngabarin kamu di larikan rumah sakit setelah kecelakaan . bapak panik . bapak langsung pergi menemui kamu dirumah sakit cibubur . terus juga orang tua kamu juga datang temuin kamu. ibu ngeri ceritain. luka segar kamu masih pada mengeluarkan darah "
" Emang iya ? " jawab Alvin bertanya pada Afsah
" Iya vin ... "
" Kenapa engak kamu yang temuin aku ? "
" Aku udah panik duluan. aku langsung nangis pas tahu mobil kamu masuk berita . untung bapak langsung sigap nyusul kerumah sakit dimana kamu di larikan " jawab Afsah
alvin terus mendengarkan cerita ibu , bapak dan ayah . seketika obrolan mereka terhenti karena dokter datang . meminta untuk pelan pelan ngomong nya . pasien di dalam ruangan belum boleh untuk berfikir dan perlu banyak istirahat
" Alat pernafasan nya sudah boleh di buka . udah bagus pernafasan nya . cuma masih harus di rawat karena masih butuh cairan "
__ADS_1
" Baik dok " kata Afsah
setelah mendengar arahan dokter . pembicaraan kali ini mengenai Alezza . bayi cantik, mungil dan sangat tenang ketika nenek dan kakek nya datang
" Suapin aku lagi sah ... aku kok merasa lapar banget ya ? kaya orang puasa berhari hari engak makan sayang "
" bukan emang kaya . tapi emang kamu udah seminggu lebih engak makan , minum"
" Sayang... kapan aku bisa pulang ? aku kangen main Game "
" Astaga ! game terus yang ada di pikiran kamu "
" Galak amat sih ! baru juga sadar. udah di marah marahin ! " gumam Alvin
" Pokonya mulai sekarang kamu harus di waktuin main Game. kamu harus main sama Alezza . enak aja kamu engak bantu aku buat nemenin alezza main "
" Kan ada baby suster nya buat jagain Alezza . masa iya papa nya juga harus jagain "
" Baby suster kepala mu bocor ! "
" Emang bocor kepala aku . lihat nih " ujuk Alvin
Afsah menghela nafas
" Belum dapat suster buat jagain alezza . karena beberapa kali datang buat jaga alezza. mama kamu engak percaya"
" Duh repot banget ! yaudah nanti aku yang bilang sama mama . kasian kamu nya kalo engak di bantu buat jagain alezza "
" Iya mas... aku sampe kebangun tidur nya gara gara tangis alezza "
" Iya sayang tenang aja "
~ End
# Catatan
dah ya guys ! cukup sampai eps 157. karena jujur aja nih . udah kehabisan ide . semoga kalian suka ya sama cerita DENDAM DI MASA LALU . walaupun dendam nya engak terlalu kriminal setidaknya sebagai mantan . afsah sudah membalas masa lalu dulu bersama Alvin
__ADS_1
jangan lupa like dan komen ya guys 👋👋👋