
Afsah membuka pintu unit nya . Betapa terkejut nya alvin tertidur di luar . Alvin terbangun karena ada yang berdiri di depan nya
" Kenapa belum pulang juga ? Sana balik ke jakarta "
" Kamu udah mau berangkat kerja ya honey . Boleh aku antar? " Tanya Alvin
" Ga boleh ! " ketus Afsah
Alvin tersenyum tipis
" Aku engak percaya kamu engak cinta sama aku . Kemarin kita berhubungan kamu menikmati nya . Aku tahu gimana biar kita segera menikah dan kamu harus maafin aku dengan cara.... "
Afsah menatap alvin . Penasaran dengan jawaban alvin
" Aku bakalan bilang sama ibu sama bapak. Kalo kita pernah berhubungan. Pasti mau engak mau orang tua kita setuju"
" alvin jangan gila ! Lo udah janji sama gue . Bakalan rahasia in ini " kata Afsah panik
" Aku mau balik ke jakarta dulu. Aku mau ketemu sama orang tua kita " kata Alvin bersemangat
Kenapa ide nya baru muncul pagi. kenapa engak semalam aja . Biar cepat mereka di nikahin sekarang juga
Afsah mengejar alvin . Pria itu cepat banget melangkah . Afsah langsung menarik tas ransel alvin
" aku mohon jangan. Alvin ... ya ya aku maafin kamu... jangan ngadu sama ibu bapak "
Alvin tersenyum miring
" Jadi cinta apa engak sama aku? "
" Engak "
" Oh Yaudah. Pesen tiket pesawat " kata Alvin mengeluarkan ponselnya
Afsah mencegah alvin lagi
" Iya cinta . Cinta banget sama alvin . Plis jangan ngadu ibu sama bapak " mohon afsah
Alvin tersenyum melihat afsah ketakutan. Ada beberapa yang melihatin mereka berdua lagi bertengkar. Afsah menggaruk kepalanya. Dia langsung menarik tangan alvin untuk masuk ke unit nya
" Puas ! Jadi orang jangan nyebelin dong. Kalo ngomong konsisten. Bukan nya lo setuju batal nikah ? "
" Oh masih bahas ginian ? Yaudah sekalian aja aku pulang "
Afsah langsung menghalangi alvin . Afsah mendorong alvin ke sofa lagi
" Mau lo apaan sih? Belom puas ganggu gue ?"
Alvin mengeluarkan cincin nya
" Mau aku . Kamu pakai cincin ini lagi. Secepatnya Kita menikah. Kamu ikut aku ke jakarta. Engak perlu bekerja lagi "
__ADS_1
" Ga perlu bekerja? Bukan kesepakatan nya lo izinin gue kerja? " kata Afsah
Alvin beranjak bangun dia mengelus pipi afsah
" Aku engak mau LDR ! Balik ke jakarta dan kamu engak perlu bekerja "
" ga mau ! Mau makan apa orang tua gue alvin ! Gue ini anak pertama dan tulang punggung keluarga " kata Afsah
Alvin menghela nafas
" Alvin yang nafkahin orang tua kamu . Alvin yang bakalan bayarin semua keperluan orang tua kamu . Seperti yang kamu lakuin ke mereka . Tapi plis balik ke jakarta . Kasian orang tua kamu sedih . Kamu sendiri di kota orang "
Afsah langsung diam . Benarkah? Ibu sama bapak sedih ?
" Tetap engak mau. Enak aja ngatur ngatur"
" Yaudah kamu maunya gimana ? " Tanya alvin
Afsah terdiam . Dia bingung harus menjawab apa
" Mau gue ! Jangan bongkar rahasia kita . Dan gue engak mau balikan sama lo "
" oh ga bisa . Gue bakalan bilang sama orang tua kita. Kalo lo hamil anak gue " kata alvin
" Alvin......." Teriak afsah
Alvin hanya tertawa. Kenapa afsah gemes banget
" Lihat perut gue . Buncit kagak . Hamil dari mana ! "
Afsah diam dia memikirkan kejadian beberapa minggu lalu saat mereka berhubungan. Emang bener sih alvin engak pakai pengaman
" Orang gila " kesel afsah
Afsah masuk ke kamar nya. wanita itu bersiap siap mau berangkat kerja . Di lihat ada makanan . Alvin langsung memakan nya menghabiskan semua sarapan itu
Krek
" Alvin... astaga Alvin ... gue belom makan "
Alvin langsung diam . Mulut nya penuh dengan makanan . Alvin menuangkan minum nya
" Sah maaf ... gimana dong... "
" Ya mau gimana lagi . Makanan habis gini" kata Afsah sedih
Alvin langsung memeluk afsah menenangkan calon istrinya itu
" Yaudah deh . Sebagai gantinya alvin ajak makan di luar . Ayo kamu mau sarapan apa "
" Ayam kentucy " kata afsah sambil tersenyum
__ADS_1
" Yaudah ayuk. Tapi alvin numpang tinggal disini ya "
" Boleh asal . Sehari bayar " kata Afsah sambil tersenyum
" Iya nanti aku bayar tagihan nya . Asal bisa sama kamu " kata alvin
Afsah kembali ke kamar . Mengambil barang barang kerja nya . Biar sekalian aja afsah pergi ke kantor
Mereka berdua menunggu taksi online yang alvin pesan untuk ke restoran cepat saji . Taksi itu telah sampai . Mereka berdua duduk di belakang. Pelan pelan alvin memegang tangan Afsah
" Kalo marah kenapa sih harus blokir semua sosial media ? " Tanya Alvin
" Biar engak di cariin "
Alvin menghela nafas
" tolong ngertiin Alvin sah . Alvin lagi banyak kerjaan "
" Tolong juga dengerin cerita gue vin . Gue cuma mau bilang. Kalo gue pindah kerja ke surabaya . Cuma kata itu doang yang keluar . Tapi lo malah bentak gue . Ngeremehin " kata Afsah
Alvin menghela nafas . Tangan alvin merangkul pundak afsah
" Iya salah alvin. Alvin egois. Maafin alvin "
" Ga mau ! " jawab Afsah
" Yaudah gapapa kamu engak bisa maafin alvin. Emang marah kamu lama . Jadi aku harus sabar seengaknya kita deket gini bikin aku nyaman ada di samping kamu "
Afsah langsung diam . Afsah tenang banget kalo ada alvin di samping nya berasa ada yang jaga. Tiba mereka di restoran
Afsah tanpa sadar memeluk lengan alvin . Wanita itu terlihat bahagia pengen makan ayam kentucy
Afsah memesan 2 menu sarapan yang bikin mereka kenyang. Setelah di bayar alvin keduanya makan berhadap hadapan
" Apa liat liat kulit ? Aku juga suka kulit ayam " kata Alvin
" Biasa aja kali engak usah ketus begitu "
Alvin tersenyum dia mengambil kulit ayam . Dia berikan buat afsah
" Makan lah . Aku mau nyenengin kamu selama disini "
Afsah tersenyum senang. Afsah langsung melahap nya
" Apa alvin harus beli motor buat kamu disini ? "
" engak perlu. Naik kendaraan umum aja gapapa " kata Afsah
" Nanti kamu boros pakai kendaraan umum. Alvin bakalan beliin motor buat kamu disini biar kemana mana kamu gampang engak perlu lagi menunggu ojek online" kata alvin
" Terserah " jawab Afsah
__ADS_1
Alvin mengelus tangan afsah dengan tangan kiri
" Aku engak masalah kamu mau pelorotin uang aku . Aku suka bikin kamu senang . Terus minta apapun sama aku sah . Aku bakalan turutin semua apapun yang kamu mau. asal jangan minta untuk tinggalin kamu " kata Alvin