
Hari ini hari dimana saksi mereka berdua jadian . membicarkan tentang surat perjanjian itu . ternyata surat itu di lipat lebih kecil oleh Alvin taruh di dompet nya
Alvin memberitahu surat itu. Awalnya mau di sobek. Cuma sama alvin di tahan karena barang itu akan menjadi kenangan mereka di masa depan
" Kalo di liat liat Afsah cakep juga ! " batin nya
Alvin cukup terpaku dengan saat ini Afsah lagi makan eskrim cone tanpa menawarkan
" Mau ? "
Alvin memakan nya di suapin langsung oleh Afsah
" Kalo boleh jujur . Semenjak lo deket sama derren . Gue mulai panas dada gue "
Afsah langsung terdiam menatap mata Alvin
" Gue pikir kalian pacaran . Dan gue pikir juga lo bakalan lupa sama perjanjian 3 bulan itu "
" kita cuma temen aja . Nggak lebih ! " jawab Afsah
Alvin mengangguk
" Ya gue percaya kalian cuma temen . Derren engak mungkin jadi penghinaat " ucap nya
Afsah kembali lagi suapin alvin eskrim
.
.
.
.
Pagi harinya Afsah bangun telat . Dia tidak membuat sarapan . Untung aja kemarin dia tidak membuka PO . Kalo buka. Pasti banyak yang menangih
Afsah datang saat beberapa jarak gerbang akan tertutup rapat . Beruntung nya wanita itu sampai di titik langkah sekolah
Drt...
Drt...
__ADS_1
Derren Immanuel
Lu dimana ? Mau gua bantuin bagi bagi jualan lagi engak ?
Afsah Michella
Hari ini libur dulu . Gue telat dateng kesekolah . Baru banget sampe kelas
Derren Immanuel
Oh Oke oke !
Mengikuti pelajaran . Tiba tiba pikiran Afsah pada Alvin . Serius mereka pacaran ? Ah alvin mana mau di ajak serius
" Pokonya gue engak boleh pake hati . Tarik ulur dia biar nanti engak terlalu sakit banget di maenin . Mulai sekarang gue engak boleh berlebihan. Sedikit cuek dan masa bodo " batin Afsah
Jam Istirahat pertama. Afsah kaget tiba tiba Alvin, Derren, Radi masuk ke kelas nya . Mereka bertiga berjalan menuju meja nya . Tapi... malah melewati dan duduk di belakang
" Ayo main bola . Lawan kelas gue . Nanti pulang sekolah " ucap Alvin kepada temen kelas nya
Afsah menarik nafas. Dia pikir Alvin kesini menemuinya. Afsah menoleh kebelakang . Wanita itu mengambil makanan yang dia beli di kantin . Tak lama kemudian Alvin duduk di samping nya
" Makan apa ? Tumben engak bawa sarapan ? " ucap Alvin
Alvin mengangguk. Dia menatap Afsah lagi makan dengan begitu nafsu . Alvin mengambil tempat pensil Afsah dia ingin tahu apa aja yang Afsah bawa kesekolah
Pulpen 3, Tipe X 2, Stabilo 2. Alvin ngambil pulpen dan Stabilo masing masing satu
" Buat gue ya ! Gue engak ada pulpen"
Afsah menarik pulpen itu
" Jangan. Gue engak ada lagi pulpen nya . Ini pada engak nyata " tarik Afsah
" pelit banget sama pacar! Bagi pulpen doang "
Huh !
" Yaudah deh . Ambil " ucap Afsah pasrah
Alvin mengelus kepala Afsah sambil tersenyum
__ADS_1
" Gitu dong . Harus baik sama pacar "
Afsah memutar mata nya malas . Wanita itu melanjutkan makan nya dan mengeluarkan ponsel terbaru nya
Afsah melirik kegiatan alvin. Pria itu menulis di kertas belakang buku milik nya.
" Tumben banget main kesini"
" Emang kenapa ? Engak boleh ? Lagian gue kesini ketemu sama Novendra . Jangan geer . Pasti lo mikir gue mau ketemu sama lo kan "
Afsah melambaikan tangannya. Wanita itu melanjutkan lagi bermain ponsel. Kali ini dia melihat siapa saja yang online di facebook nya
" Yuk kelas " ajak Radi
Alvin menoleh kebelakang . Pria itu mengangguk
" Balik kelas dulu ya ! " pamit nya
Afsah mengangguk. Entah kenapa Alvin berkata pamit . Membuat jantung Afsah dag dig dug. Ada perasaan beda saat alvin berkata lembut . Tidak kasar seperti biasa nya
Saat di pertengahan pembelajaran. Tiba tiba guru menjelaskan tugas untuk murid perkelompok. Afsah hanya diam. Wanita itu sudah pasti tidak ada yang mau kalo kelompok nya pilih sendiri
Sampai akhirnya guru memilih kan temen temen perkelompok mereka
" eh Afsah ! Nanti kita kerjain di Cafe Anggur ya jam 5 " kata Endah
Afsa mengangguk . Denger denger mereka akan pergi bersama sama. Ke apa Afsah tidak di ajak
" Yaudah gapapa kalo kalian mau jalan nya masing masing. Lagian gue juga pasti minta anterin cowok gue " batin Afsah sambil menatap teman teman nya itu
Mereka baik kalo lagi ada perlu nya doang . Selebihnya mereka membenci afsah karena perekonomian. Ya memang sih afsah tidak seberuntung anak anak disini.
Afsah mengirim pesan ke Alvin lewat Massanger Facebook
Afsah Michella
Nanti sore mau kemana ? sibuk nggak ? boleh minta anterin kerja kelompok di cafe Anggur ?
5 menit
10 menit
__ADS_1
belum juga di bales. Afsah mengehela nafas panjang. wanita itu langsung memakai tas ransel nya untuk pulang . siapa tau nanti sampai dirumah . Alvin membalas nya