Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Duabelas


__ADS_3

Hari ini hari dimana saksi mereka berdua jadian . membicarkan tentang surat perjanjian itu . ternyata surat itu di lipat lebih kecil oleh Alvin taruh di dompet nya


Alvin memberitahu surat itu. Awalnya mau di sobek. Cuma sama alvin di tahan karena barang itu akan menjadi kenangan mereka di masa depan


" Kalo di liat liat Afsah cakep juga ! " batin nya


Alvin cukup terpaku dengan saat ini Afsah lagi makan eskrim cone tanpa menawarkan


" Mau ? "


Alvin memakan nya di suapin langsung oleh Afsah


" Kalo boleh jujur . Semenjak lo deket sama derren . Gue mulai panas dada gue "


Afsah langsung terdiam menatap mata Alvin


" Gue pikir kalian pacaran . Dan gue pikir juga lo bakalan lupa sama perjanjian 3 bulan itu "


" kita cuma temen aja . Nggak lebih ! " jawab Afsah


Alvin mengangguk


" Ya gue percaya kalian cuma temen . Derren engak mungkin jadi penghinaat " ucap nya


Afsah kembali lagi suapin alvin eskrim


.


.


.


.


Pagi harinya Afsah bangun telat . Dia tidak membuat sarapan . Untung aja kemarin dia tidak membuka PO . Kalo buka. Pasti banyak yang menangih


Afsah datang saat beberapa jarak gerbang akan tertutup rapat . Beruntung nya wanita itu sampai di titik langkah sekolah


Drt...


Drt...

__ADS_1


Derren Immanuel


Lu dimana ? Mau gua bantuin bagi bagi jualan lagi engak ?


Afsah Michella


Hari ini libur dulu . Gue telat dateng kesekolah . Baru banget sampe kelas


Derren Immanuel


Oh Oke oke !


Mengikuti pelajaran . Tiba tiba pikiran Afsah pada Alvin . Serius mereka pacaran ? Ah alvin mana mau di ajak serius


" Pokonya gue engak boleh pake hati . Tarik ulur dia biar nanti engak terlalu sakit banget di maenin . Mulai sekarang gue engak boleh berlebihan. Sedikit cuek dan masa bodo " batin Afsah


Jam Istirahat pertama. Afsah kaget tiba tiba Alvin, Derren, Radi masuk ke kelas nya . Mereka bertiga berjalan menuju meja nya . Tapi... malah melewati dan duduk di belakang


" Ayo main bola . Lawan kelas gue . Nanti pulang sekolah " ucap Alvin kepada temen kelas nya


Afsah menarik nafas. Dia pikir Alvin kesini menemuinya. Afsah menoleh kebelakang . Wanita itu mengambil makanan yang dia beli di kantin . Tak lama kemudian Alvin duduk di samping nya


" Makan apa ? Tumben engak bawa sarapan ? " ucap Alvin


Alvin mengangguk. Dia menatap Afsah lagi makan dengan begitu nafsu . Alvin mengambil tempat pensil Afsah dia ingin tahu apa aja yang Afsah bawa kesekolah


Pulpen 3, Tipe X 2, Stabilo 2. Alvin ngambil pulpen dan Stabilo masing masing satu


" Buat gue ya ! Gue engak ada pulpen"


Afsah menarik pulpen itu


" Jangan. Gue engak ada lagi pulpen nya . Ini pada engak nyata " tarik Afsah


" pelit banget sama pacar! Bagi pulpen doang "


Huh !


" Yaudah deh . Ambil " ucap Afsah pasrah


Alvin mengelus kepala Afsah sambil tersenyum

__ADS_1


" Gitu dong . Harus baik sama pacar "


Afsah memutar mata nya malas . Wanita itu melanjutkan makan nya dan mengeluarkan ponsel terbaru nya


Afsah melirik kegiatan alvin. Pria itu menulis di kertas belakang buku milik nya.


" Tumben banget main kesini"


" Emang kenapa ? Engak boleh ? Lagian gue kesini ketemu sama Novendra . Jangan geer . Pasti lo mikir gue mau ketemu sama lo kan "


Afsah melambaikan tangannya. Wanita itu melanjutkan lagi bermain ponsel. Kali ini dia melihat siapa saja yang online di facebook nya


" Yuk kelas " ajak Radi


Alvin menoleh kebelakang . Pria itu mengangguk


" Balik kelas dulu ya ! " pamit nya


Afsah mengangguk. Entah kenapa Alvin berkata pamit . Membuat jantung Afsah dag dig dug. Ada perasaan beda saat alvin berkata lembut . Tidak kasar seperti biasa nya


Saat di pertengahan pembelajaran. Tiba tiba guru menjelaskan tugas untuk murid perkelompok. Afsah hanya diam. Wanita itu sudah pasti tidak ada yang mau kalo kelompok nya pilih sendiri


Sampai akhirnya guru memilih kan temen temen perkelompok mereka


" eh Afsah ! Nanti kita kerjain di Cafe Anggur ya jam 5 " kata Endah


Afsa mengangguk . Denger denger mereka akan pergi bersama sama. Ke apa Afsah tidak di ajak


" Yaudah gapapa kalo kalian mau jalan nya masing masing. Lagian gue juga pasti minta anterin cowok gue " batin Afsah sambil menatap teman teman nya itu


Mereka baik kalo lagi ada perlu nya doang . Selebihnya mereka membenci afsah karena perekonomian. Ya memang sih afsah tidak seberuntung anak anak disini.


Afsah mengirim pesan ke Alvin lewat Massanger Facebook


Afsah Michella


Nanti sore mau kemana ? sibuk nggak ? boleh minta anterin kerja kelompok di cafe Anggur ?


5 menit


10 menit

__ADS_1


belum juga di bales. Afsah mengehela nafas panjang. wanita itu langsung memakai tas ransel nya untuk pulang . siapa tau nanti sampai dirumah . Alvin membalas nya


__ADS_2