Dendam Di Masa Lalu

Dendam Di Masa Lalu
Sembilan satu


__ADS_3

Selesai sarapan . Mereka berjalan iringan pasang pasangan . Alvin mengandeng afsah. Radi mengandeng Andiva di belakang


" Kamu pulang hari ini ? "


" Iya ! Nanti malam pesawat aku " kata alvin


Afsah mengangguk. Sejujur nya afsah kepengen alvin lebih lama lagi. Tapi mereka kan sama sama sibuk kerja


" Balik yuk . Ngantuk nih " kata afsah


" Sebelum pulang kita foto dulu berempat " ajak Radi


Mereka menganguk . Meminta tolong orang lain untuk fotoin . Cukup banyak foto dengan hp afsah . Mereka berpisah di tempat titik tadi


Alvin sama afsah memilih jalan kaki menuju apartemen nya . Karena mereka sangat dekat hanya 300 m saja


" Ngantuk banget keliatan nya sah ? " Tanya alvin


" Kan kita tidur malam semalam gara gara kamu ...." afsah memberhentikan omongan nya langsung menatap alvin memberi kode


Alvin tersenyum


" Gimana enak kan ? "


" Apasih . Stop deh bahas gituan. Lagian aku engak mau orang lain tau " kata Afsah


" Iya sayang. Janji rahasia kita berdua " kata alvin


Alvin merangkul pinggang afsah mereka tiba di apartemen


" Sah ... sebentar mau ngomong " kata alvin menarik tangan afsah sebelum afsah masuk ke dalam kamar mandi


" pegang ya . Buat belanja kamu selama disini . Beli bahan bahan yang di makan nya enak . Dengan uang yang aku kasih harus terjamin kamu makan enak tiap hari "


" Makasih alvin ..." kata afsah langsung memeluk nya


" sama sama sayang . Tapi btw aku mau bilang . Kalo kerjaan aku lagi banyak banget . Maaf banget kalo besok aku slow respon kalo kamu chating atau telepon aku . tapi pasti kalo aku udah santai . aku balas kok sayang ! "


" Okey gapapa . Tapi malam nya kita harus video call. Terus kita ceritain semua nya kegiatan kita hari ini " kata Afsah sambil tersenyum


" Iya bener . Walaupun kita ldr . Seengaknya komunikasi nomor satu . Engak ada alasan buat sibuk kecuali emang orang itu penting "


" seperti kamu kemarin yang lebih penting kerjaan kan ketimbang aku? " ejek afsah


" mulai kan ! Sekarang ketauan siapa yang cari gara gara duluan kan " kata alvin


Afsah tersenyum dia langsung masuk kamar mandi . Beberapa menit afsah keluar . Alvin melanjutkan kerja nya


" Vin ... kita makan di luar yuk ... malas masak "

__ADS_1


" Sebentar sayang ... tanggung " jawab alvin


" Yaudah kamu lanjut kerjaan kamu aja dulu " kata afsah langsung masuk ke kamar dan mengunci kamar nya


Tatapan alvin langsung pada afsah baru tutup pintu. Dengan mengubrak


" Ngambek? Aku lagi kerja loh ! " gumam nya


Alvin melanjutkan kerjanya lagi. Beberapa jam kemudian afsah keluar . Wanita itu sudah wangi


" Bisa aku ajak ngomong lagi ? " Tanya afsah sambil melipat kedua tangan di dada


" Sebentar . 10 menit lagi "


" Kamu dengerin aku ngomong sambil kamu kerja ga masalah . Aku cuma pengen makan siang di luar. Aku males masak " kata afsah


" Bukan nya kemarin kamu bilang beli bahan bahan makanan ?"


" Iya. Tapi aku lagi males masak . Kita makan di luar aja . Dimana kek gitu "


" Sah aku engak focus . Kamu ngomong sedangkan aku lagi kerja ini " kata alvin


Afsah mengehela nafas. Dia menutup laptop alvin


" berenti sebentar engak masalah kan ? 2 kali aku ngulang tapi kamu masih lanjut kerja. Kamu kesini mau havefun kan ? Mau ketemu aku ? Mau meluangkan waktu kamu ke aku ? Masa hari libur masih kerja sih vin ? "


Afsah mengangkat tangan nya ke dada alvin


" Oke kamu minta di ngertiin . Sekalian aja urus kerjaan kamu. Gapapa . Aku ga masalah . Aku bisa jalan sendiri cari makan "


Alvin menghela nafas . Alvin langsung menggaruk kepalanya pusing . Ketika afsah keluar kamar lagi membawa keranjang pakaian kotor


Alvin langsung mengambil ahli keranjang itu tapi di tahan sama afsah


" Oke kita makan di luar . Iya nanti siang kan . Udah dong jangan ngambek "


" ga usah ! Kerja aja sana . Sekalian pulang" ketus afsah


" Udah selesai kerjaan aku sayang. Nanti lanjut kerja lagi . Ya ya ! Jangan ngambek . Udah biar cuci di laundry aja "


Afsah menurunkan keranjang nya dia mendorong Alvin


" jangan gitu dong sah . Alvin juga mau makan di luar . Terserah kamu aja mau makan dimana . Bebas . Tapi kan alvin lagi kerja sebentar. Kamu sibuk kegiatan kamu . Aku juga sama . Yang penting kan waktu jam makan siang kita sama sama siap " kata alvin


Afsah hanya diam . Dia mulai menyalakan air ke ember . Afsah tidak dengarin alvin buat ke laundry. Malah mencucinya sendiri


" Sayang ... sayang nya alvin ? Jelek ah ngambek terus " kata Alvin sambil memeluk afsah


" Udah sana kerja ! "

__ADS_1


" Jangan ngambek lagi . Iya aku mau makan di luar Okey! "


" Hem "


" cium dulu " kata alvin menundukan pipi nya


Cup


" Gitu dong ... semangat cuci baju " kata alvin sambil tersenyum


Alvin melanjutkan kerjanya lagi. Begitu pun dengan afsah berjam jam di dalam kamar mandi setelah itu dia menjemur semua pakaian nya


" 1 jam lagi kita berangkat "


" iya sayang " jawab alvin


" Mau istirahat dulu sebentar " kata afsah lagi


Beberapa jam kemudian afsah telah rapi keluar dari kamar


" jadi kan kita makan di luar ? "


" Sebentar sayang ya ! Tanggung " jawab alvin


" Udah jam 12 loh . Mau makan siang jam berapa "


Alvin menghela nafas dia langsung menutup laptop nya . Dan langsung memeluk afsah


" Emang istriku mau makan apa sih di luar ? Hem ? " Tanya alvin


" Mau makan ramen ! Boleh kan ? Kamu yang bayar hehe "


Alvin tersenyum dia mengecup bibir afsah


" Boleh dong . Kata siapa engak boleh . Sebentar alvin siap siap dulu "


Afsah mengangguk melepaskan pelukannya. Afsah mencari sepatu untuk ke mall nanti


" Pesan taksi dari sekarang sayang " kata alvin di dalam kamar


" Oh iya . Oke Sebentar "


Alvin selesai memakai kemeja flanel dan celana lepis hitam. Afsah mengangkat kepalanya dia tersenyum sambil mengangkat jempol


" ganteng banget sih suami aku "


" Serius ? Hehe " kata alvin malu


Afsah merapikan rambut yang di atas nya pakai topi. Di rapi kan ke miring tempat biasa alvin lakukan. Tak lupa afsah pakaikan alvin sunscreen karena mereka akan keluar rumah

__ADS_1


__ADS_2