
Lamunan Mada yang teringat akan masa lalu terenyuh saat Zack kembali memanggilnya,
"Mada sekarang istirahatlah dulu,biar Markus jadi urusanku"
"Zack,Mada minta padamu,jangan sampai ayahmu tahu tentang hal ini"
Permintaan Mada pada Zack untuk tidak memberi tahu tentang Markus pada Mr Antonio,Mada memohon sambil menatap kosong pada Zack,seolah dia takut dengan Mr Antonio,
"Zack janji,hanya kita yang tahu tentang rahasia ini"
Mada pun coba berbaring untuk istirahat malam,Zack menyelimuti tubuh renta Mada yang mulai melemah,
Zack begitu menyayangi Mada,Zack sudah menganggap Mada adalah ibu kandungnya sendiri,
Zack akan mencari tahu kebenaran tentang hubungan Markus dan Mada,agar semuanya jelas,dan zack akan membantu Mada untuk bisa bersatu dengan anaknya yang hilang,jika memang itu Markus,
Akhirnya Mada pun tertidur dengan di temani Zack di sampingnya,
Zack mencium kening Mada sebagai tanda sayangnya,Zack pun keluar dari kamar Mada menuju kamarnya,
"Kau dari mana Zack"
Pertanyaan Mr Antonio membuat Zack terkejut,
"Mmh ayah,Zack dari kamar Mada"
"Ada apa dengan dia?hingga kamu harus menemaninya"
"Tidak apa ayah,Mada hanya kurang sehat saja"
Mr Antonio merasa curiga dengan tingkah Zack yang dingin,
Dia melihat air mata Zack yang mulai mengering di sela ujung matanya,
Dia berpikir apa yang membuat anaknya sampai menangis,
Mr Antonio tidak memperpanjang masalah ini,dia pun menyuruh Zack untuk menemuinya ke ruang kerja Mr Antonio,
"Zack,nanti temui ayah di ruang kerja,ada yang ingin ayah bicarakan kepadamu"
Zack menyetujui permintaan ayahnya,untuk pergi ke ruang kerja Mr Antonio,
"Baik ayah,Zack menyusul,Zack mandi dulu sebentar"
Zack pun berlalu dari hadapan ayahnya menuju kamar,sementara Mr Antonio coba melihat keadaan Mada yang di katakan Zack sedang kurang sehat,
Suara langkah Mr Antonio terdengar oleh Mada yang sedang terlelap,
Mada seakan tak ingin membuka matanya saat ini,dia sedang tidak ingin melihat wajah yang telah membunuh suami dan anaknya,meskipun itu adiknya sendiri,
Suara pintu terbuka,terdengar oleh Mada,
Mr Antonio mendekati Mada yang sedang terbaring.i ranjang,dia pun duduk di samping Mada,
"Bagaimana keadaanmu kak?"
Mr Antonio coba menanyakan kabar kakaknya yang memang terlihat pucat,
Mada tak menjawab pertanyaan Mr Antonio,Mada pun mengubah posisi tidur nya, Mad kini berbalik membelakangi Mr Antonio,
Sebenarnya Mr Antonio sangat menyayangi kakaknya,dia juga sedikit merasa bersalah karena telah menjadi penyebab kematian suami dan anaknya,
"Ah salah mereka sendiri,kenapa harus ikut campur dengan urusanku" pikir Mr Antonio ,jika sudah teringat akan kematian Ryan dan bayi mada,
__ADS_1
Meski hati Mr Antonio sudah sekeras batu,tapi kalau sudah menyangkut Zack dan Mada,dia tidak akan tinggal diam,
Kasih sayangnya sangat besar kepada mereka,
*****
Mr Antonio pun kembali menuju ruang kerjanya,
Disana Zack sudah menunggu dirinya ,duduk di depan meja kerja Mr Antonio,
"Ayah,dari mana saja ?"
"Ayah hanya melihat Mada sebentar"
Zack pun sedikit terkejut,karena tidak biasanya ayahnya peduli dengan kakaknya itu,biasanya meskipun Mada sakit,Mr Antonio hanya memanggil dokter untuk memeriksa Mada,tanpa melihat kondisinya,
Tapi entah kenapa hari ini,setelah Zack menyampaikan bahwa Mada kurang sehat,hati Mr Antonio seakan terpanggil untuk melihat kondisi kakaknya,
.....
"Oh ya Zack,ayah ingin bicara sesuatu padamu?"
"Bicara tentang apa ayah?"
Mr Antonio mulai memberikan sejumlah berkas pada Zack,
"Ayah ingin kamu meneruskan usaha ayah Zack"
Terlihat map berisikan lembaran kertas yang sudah Mr Antonio tandatangani untuk di serahkan pada Zack dan di kelola oleh Zack,
"Tapi ayah..."
Zack seakan menolak tapi tak mampu,
Terlihat Zack menunduk seraya berpikir harus menerima atau tidak keinginan ayahnya,
Karena yang terpikir saat itu Zack ingin sekali mempertemukan Mada dengan Markus dan mencari kebenarannya status mereka,
"Baiklah ayah,Zack akan menuruti ayah untuk melanjutkan bisnis berlian ayah,tapi jika seandainya Zack ada panggilan untuk mengabdi dalam tugas,maka Zack harus mengambilnya"
Mr Antonio pun tersenyum bahagia dengan keputusan Zack,tentunya dia sangat senang sekali satu bisnis nya sudah akan Zack pegang,
Jadi Mr Antonio bisa fokus dengan bisnis obat terlarangnya,
Tanpa harus memikirkan bisnis emas dan berliannya,
"Tidak ada salahnya juga aku terima bisnis ini,minimal dengan bisnis ini aku bisa keluar negri atau kota hanya sekedar kerja sama,maka peluangku untuk mencari informasi tentang Markus akan lebih mudah" (pikir Zack saat itu)
*****
Mr Antonio pun mulai menjelaskan semua tentang bisnisnya kepada Zack,satu persatu berkas yang harus Zack pahami di keluarkan Mr Antonio agar Zack bisa mempelajarinya,
Mereka sangat akrab dan saling menyayangi,kasih sayang Zack pada ayahnya melebihi apapun,meski dia tidak tahu sejahat apakah ayahnya,tapi entahlah jika nanti Zack sudah tahu yang sebenarnya,apakah kasih sayang Zack akan tetap sama,atau sebaliknya,
Begitupun dengan Mr Antonio,
Dia begitu sangat menyayangi Zack,karena sebenarnya Zack adalah anak kandung Mr Antonio,buah cinta perselingkuhan Mrs Helena dengannya,ibu kandung zack,
Itu sebabnya Mr Antonio begitu sangat menyayangi Zack,dan tanpa sepengetahuan Zack,
Ternyata niat Mr Antonio menjadi seorang tukang kebun di rumah nya dulu,semata ingin membawa lari Zack dari Helena,
Sebab Helena tidak mengakui kalau Zack adalah anak dari Mr Antonio kepadanya,dan Helena tidak ingin Antonio menjadi ayahnya,karena dia sangat menyayangi Mr Agatha,
__ADS_1
*****
Mr Antonio sakit hati dengan sikap Helena yang mengacuhkannya dulu,bahkan dia tidak mau mengakui dirinya adalah ayah biologis Zack,
itu sebabnya Antonio bertekad untuk membawa Zack jauh dari Helena,
Helena tidak mau mengakui Mr Antonio sebagai ayah kandung Zack karena dia tahu kalau Antonio adalah seorang mafia obat terlarang yang sangat kejam,
Helena tidak ingin anaknya besar nanti menjadi seperti ayahnya,
Cukup dosa perselingkuhannya dengan Mr Antonio yang Mrs Helena tanggung,dia tidak ingin menambah dosa dengan membiarkan Zack tumbuh bersama orang sekejam Mr Antonio,maka Mrs Helena pun tidak ingin Antonio bisa mendapatkan Zack,
Nasib baik berpihak pada Mr antonio,saat dia menyamar sebagai tukang kebun di kediaman Mr Agatha,terjadi perampokan dan pembunuhan kepada Mr Agatha dan Mrs Helena,
Mr Antonio tidak melewatkan masa emas itu,Zack langsung di bawanya pergi jauh dari rumah Mrs Agatha,
Agar Zack tidak ingat lagi dengan keluarganya di Jakarta,
*****
Lamunan Mr Antonio akan masa lalu seketika buyar kala Zack menghampiri dan melambaikan kedua tangannya di depan mata Mr Antonio yang sedari tadi tidak mendengarkan dirinya sedang bertanya padanya,
"hello,ayah, are you oke"
Kepala Mr Antonio pun sedikit mengangkat ke tangan Zack,
"Hai Zack,apa yang kau tanyakan nak?"
"Apa yang sedang ayah pikirkan,sepertinya ayah sedang banyak pikiran"
"Tidak apa-apa nak,ayah hanya bangga mempunyai anak sepertimu"
Mr Antonio memeluk Zack erat,
(musik mengalun ke nada sunyi namun terasa hangat)
"Zack akan bahagia jika ayah pun bahagia"
"Terimakasih Zack"
"Sama-sama ayah,Zack kembali ke kamar untuk mempelajari ini,boleh kan?"
"Ya bawalah"
....
Akhirnya Zack pun kembali ke kamarnya,untuk mempelajari berkas perusahaan yang akan dia ambil alih,sembari Zack memikirkan cara untuk bisa pergi ke Belanda mencari Markus,
Karena Zack tidak mungkin terus terang pada Mr Antonio jika dia ingin menemui Markus,
Mr Antonio bisa banyak bertanya kepada Zack,
Zack tidak ingin salah menjawab,karena Mr Antonio sangat tahu betul dimana Zack sedang berkata jujur atau sedang membohonginya,
Jadi Zack memutuskan untuk tidak berbicara apapun mengenai rencananya untuk pergi ke Belanda,
"Kalau tidak salah,Markus pernah menulis alamat rumahnya di buku ku dulu"
Pikir Zack sambil mencari buku yang tertulis alamat Markus,
bersambung...
mari vote like koment nya kawan-kawan ☺️🙏🏻
__ADS_1
....