
Pak Roni pun menceritakan semuanya pada pak Wiranto dan semua yang ada di rumah mengenai Sekar yang sebenarnya masih hidup dan sudah lama koma,juga kabar Andi yang selama ini berada dalam lindungan Laura,di panti asuhannya,
Pak Wiranto begitu terkejut mendengar kabar adiknya itu,karena diapun mengira bahwa seluruh keluarganya sudah tiada karena pak William,namun mendengar kabar itu pak Wiranto sedikit merasa lega karena ternyata adiknya masih hidup meski dalam keadaan koma,beliau menyuruh pak Roni untuk mengantarnya menemui adiknya,
"Bapak bisa saja pergi menemui adik bapak,tapi untuk sekarang situasi sedang tidak baik untuk pak Wiranto keluar ,diluar semua pasti ramai membicarakan kabar berita tentang bapak dan pak William,saya khawatir anda kenapa-kenapa"
Ucap pak Adrian tidak menyetujui jika pak Wiranto pergi ke rumah sakit sekarang,
Pak Wiranto pun mengerti dengan semua yang dikatakan pak Adrian itu memang benar,dia pun coba untuk meredam kerinduan akan adiknya untuk sekejap,
Diapun coba mengingat ciri-ciri mafia yang bersama pak William,
"Cobalah kau lihat lagi video yang memperlihatkan percakapan William dan sahabatnya itu Zack,mungkin kita bisa menemukan sedikit petunjuk dari sana"
Ucap pak Wiranto pada Zack,
Semua pun kembali memutar video tersebut,dengan detail mereka melihat setiap gerak-gerik dan ciri-ciri si mafia yang bersama pak William,
Dan benar saja di dalam video si mafia memakai sebuah jas mewah keluaran desainer ternama yang hanya beberapa orang bisa memilikinya,dan jas itu hanya bisa dimiliki oleh orang yang berada,
Mereka pun mengira bahwa si mafia tersebut adalah saingan bisnis Mr Agatha,
...
Sementara itu di tempat lain Mada sudah 1 hari berada di Jakarta namun dia tidak kunjung mendapat kabar dari Zack,
Dia sangat cemas dan berharap Zack bisa membalas chat yang dia kirim untuknya
Mr Antonio yang saat itu sedang dalam keadaan yang sangat kesal sedikit lebih tenang karena Alex berhasil menghabisi William tanpa diketahui oleh polisi,namun kini berita itu sedang trending topik di setiap station tv Jakarta,jadi dia juga harus berhati-hati,
"Apa ada yang melihatmu menembak William"
Tanya Mr Antonio pada Alex dengan serius,
Alex merasa bimbang,apa harus dia ceritakan pada Mr Antonio bahwa dirinya diketahui oleh Zack,yang Mr Antonio tahu Zack berada di perbatasan Hindia,namun pada nyatanya dia berada di Jakarta,
Dengan nada berat Alex pun coba menyembunyikan kebenaran Zack pada Mr Antonio,karena dia ingin lebih mengetahui apa sebab Zack berada di Jakarta,
"Hanya seorang polisi wanita yang mengetahui ku menembak pak William Mr,namun dia tidak sempat melihat wajahku,dia hanya berhasil membuat tangan ku terluka saja"
Jawab Alex memperlihatkan tangannya yang terluka akibat senjata tajam yang di arahkan Laura padanya,
Mr Antonio pun penasaran mengapa video percakapan tentang dirinya bisa terpublikasi kan,bahkan bisa berhasil menjatuhkan seorang William,
"Siapa dalang dari semua ini Lex?"
__ADS_1
Mr Antonio kembali bertanya,
Namun Alex hanya menggelengkan kepalanya,pertanda dia tidak tahu,
Mr Antonio pun menanyakan siapa polisi wanita yang telah mengetahui aksi Alex,karena itu bisa membahayakan dirinya,Mr Antonio memerintahkan Alex untuk mencari tahu siapa polisi wanita itu dan menghabisinya agar jejak mereka tidak terancam,
Hari pun semakin larut,Markus mengajak Zack untuk tinggal kembali di rumahnya,Zack sangat ingin sekali bermalam di rumahnya,namun masih ada urusan yang harus dia selesaikan diluar sana,Zack harus mencari dan memastikan keberadaan Alex,dia juga harus bertemu dengan Bu Marissa,pengasuh nya saat dia kecil,
Pemilik panti asuhan dimana Laura tinggal,
Zack meminta Laura untuk dia hantarkan ke panti,karena dia ingin bertemu dengan Bu Marissa,
"Kenapa kamu ingin bertemu dengan Bu Marissa Zack?"
Tanya Laura
"Apa kau tidak ingat dengan bi Marissa pengasuhku dulu Laura,dialah Bu Marissa,seorang wanita yang sudah kau anggap sebagai ibu mu sendiri adalah BI Marissa pengasuhku dulu"
Jawab Zack
"Itu artinya,Bu Marissa juga termasuk orang yang selamat dari tragedi perampokan itu Zack"
Ucap Markus dengan teliti,
"Sepertinya begitu,aku harus memberitahu siapa aku sebenarnya pada Bu Marissa,mungkin bi Marissa mengetahui sedikit tentang kejadian hari itu"
Ujar Zack
"Bapak sangat mendukungmu nak,temui lah dia,semoga kau mendapatkan hasil yang kau inginkan"
Ucap pak Wiranto,
Zack dan Laura pun pamit kembali ke panti,bersama Dwiki mereka menaiki mobilnya,namun Markus tidak ikut karena dia juga harus membereskan sindikat Gio yang sedang pak Adrian dan Laura selidiki,
Zack mulai melihat ponselnya,banyak sekali panggilan tak terjawab yang masuk di ponselnya,nomor area Jakarta yang tidak di kenal,
Zack heran no siapa yang memanggilnya sampai 10 kali padanya,dia pun membuka pesan masuk di akun email nya,
Betapa terkejut Zack saat membaca pesan dari Mada,
"Astaga,jadi sekarang ayah dan Mada ada di Jakarta?"
Ucap Zack membuat Laura dan Dwiki ikut terperanjat,
Laura pun menanyakan keadaannya,
__ADS_1
Zack menceritakan yang sebenarnya pada Laura dan Dwiki,bahwa ayahnya sekarang sedang berada di Jakarta,sedangkan dia mengetahui bahwa aku sedang berada di perbatasan Hindia,
Mereka pun memikirkan jalan keluar untuk Zack,
Namun sebelum jalan keluar terpikirkan,merekapun sampai di panti asuhan Bu Marissa,
Seperti biasa kegiatan Bu Marissa di sore hari adalah mengajak anak-anak menyiram bunga di taman,
"Kau sudah siap bertemu dengan Bu Marissa Zack"
Tanya Laura meyakinkan Zack,
...
Alex pun memberi foto Laura pada Mr Antonio yang dia dapat dari internet dan dari teman-temannya,
Laura gadis yang tidak asing baginya,karena sebelumnya Alex juga pernah bertemu dengan Laura saat Laura menyamar sebagai anak jalanan,
"Ternyata kau seorang polisi Laura,"
Ucap hati Alex,
Mr Antonio pun melihat foto Laura dengan dangat teliti,dia menyuruh Alex dan anak buahnya untuk segera menangkap Laura dan menghabisinya dimana pun mereka menemukan Laura,
"Aku ingin kalian menangkap gadis ini dan menghabisinya, "
Perintah Mr Antonio pada Alex dengan tegas,
Mar Antonio pun menyuruh Alex untuk meninggalkan nya sendirian di tempat kerjanya,
Dan seketika ingatan Mr Antonio tertuju pada saat dimana dirinya masih bersama Mrs Helena,
Mr Antonio teringat akan masa-masanya yang indah dulu saat Mrs Helena belum pergi meninggalkannya,
Dalam hati kecil Mr Antonio merasa menyesal karena dirinya telah menyuruh komplotan perampok untuk menghabisi Mrs Helena,namun meskipun dia dalang dari pembunuhan keluarga Mrs Helena,Mr Antonio tidak mengetahui bahwa Mrs Helena sempat mereka nikmati sebelum mereka habisi,dan jika seandainya Mr Antonio tahu,betapa murkanya dia,
Di lain tempat,Mada terus coba menghubungi Zack,hingga dia memutuskan untuk pergi keluar hotel untuk mencari makanan,karena khawatir Mr Antonio pun mengutus anak buahnya untuk mengawal Mada kemana pun dia pergi,tentunya Mada tidak ingin anak buah adiknya mengikuti dirinya,
"Sudahlah tidak usah kau suruh anak buah mu mengikuti ku,aku hanya pergi keluar sebentar saja,"
Ucap Mada menolak perintah Mr Antonio untuknya,
"Baiklah kalau kau memang memaksa,"
Jawab Mr Antonio singkat menghindari perdebatan dengan Mada.
__ADS_1