
Pak Adrian pun pamit kepada seluruh pemerintahannya,
"Mr Adrian sebenarnya kami sangat berat hati,harus merelakan mu pindah ke Indonesia,namun apa day,itu semua keinginanmu,kami tidak bisa menolaknya,semoga kau sukses disana,kapanpun kamu mau kembali bergabung dengan kami,pintu agen kami selalu terbuka untuk mu dan juga Markus"
Ucap Mr Jane melepas kepergian Adrian dan Markus di bandara,
"Terimakasih Mr Jane,senang hati kami sudah di beri kesempatan untuk bergabung dengan agen polisi yang begitu teladan dan terhormat seperti anda,mohon maaf jika kami telah membuat semuanya kecewa,kami pamit "
Pak Adrian pun masuk ke ruang tunggu pesawat bersama Markus,bersiap berangkat ke Jakarta dari Belanda,dengan pesawat terbang,
****
Sementara di tempat lain Zack juga sudah bersiap berangkat ke Belanda untuk mencari sahabatnya itu,keberangkatan zack lebih di majukan karena Mr Nicolas ingin segera bertemu dengan Zack,
"Mischa,kamu sudah siapkan semua berkas yang harus di bawakan?"
Zack menanyakan kembali kesiapannya untuk berangkat,
"Sudah siap semua pak,"
Mischa sudah menyiapkan semua yang harus dia bawa,untuk meeting dengan Mr Nicolas,
Zack pun tak lupa pamit kepada Mada,
"Mada doakan aku,semoga aku berhasil membawa senyum Mada kesini dengan selamat"
Harapan Zack penuh keyakinan membawa Markus untuk Mada,
"Ia nak,semoga Tuhan memberkatimu"
Mada pun mencium kening Zack dan memeluknya sebelum dia berangkat menuju bandara,
Zack bersama Mischa dan dua karyawannya di kawal 3 anak buah ayah nya guna melindungi mereka dari gangguan yang tidak di inginkan,
Zack sebenarnya bisa melindungi dirinya sendiri,namun hanya untuk penjagaan saja jadi Zack membawa mereka,
Ya Markus dan pak Adrian tiba di bandara Jakarta dari Belanda,sementara Zack berangkat dari jerman ke Belanda,dan sepertinya pencarian Zack akan sia-sia kali ini,
Karena orang yang dia tuju sudah ada di Jakarta tanpa sepengetahuan dirinya,
...
Zack pun masuk ke dalam pesawat,dia duduk bersebelahan dengan Mischa,
"Maaf pak,apa pak Zack tidak keberatan saya duduk sebelah pak Zack"
Karena Mischa memang sekretaris yang santun,jadi setiap tindakan yang akan dia lakukan selau bertanya dahulu pada Zack,karena dia takut Zack merasa keberatan ,beda dengan Mr Antonio,dia hanya menjadi budak nya saja,
"Duduklah"
Zack mempersilahkan Mischa duduk di sebelahnya,
Akhirnya pesawat pun terbang,
Selama perjalanan,Zack memikirkan senyum Mada yang penuh harap akan Markus,Zack tidak ingin sampai mengecewakan Mada,dia harus berhasil menemukan Markus,dan menceritakan semua kebenaran tentang dirinya dan mada,menceritakan bahwa dirinya adalah adiknya ,meski tidak lahir dari rahim yang sama,
__ADS_1
Saat Zack termenung akan ingatan Mada,tiba-tiba kepala Mischa bersandar di bahunya karena tertidur,
Zack coba menghindarinya,karena Zack tidak biasa berdekatan dengan lawan jenisnya,
Zack normal sama seperti pria lain,namun doktrin yang telah Mr Antonio tanamkan dalam diri Zack,membuat hatinya pada wanita dan cinta tidak berpengaruh dalam hidupnya,
Mischa saat itu memang sengaja bersandar pada bahu Zack,karena dia ingin coba menggoda Zack,karena birahi Mischa naik saat dia bersebelahan dengan Zack,namun ternyata birahinya tak akan tersalurkan melalui Zack,
Diapun pasrah dan tak lagi menggoda Zack,
...
Beberapa jam kemudian Zack,Mischa dan beberapa karyawan lainnya tiba di Belanda,mereka langsung boking hotel untuk istirahat,
Zack memesan 4 kamar hotel untuk dirinya,Mischa dan kedua karyawan dan pengawalnya,
"Pak Zack,kamar pak Zack kenapa jauh dari kamar saya"
Tanya Mischa yang tak terima kamarnya berjauhan dari kamar Zack,
"Maaf Mischa,kamar yang kosong hanya tinggal nomor itu saja,semua akan baik-baik saja,kau akan aman,karena mereka selalu mengawal mu,"
Zack coba menenangkan keselamatan Mischa akan terjamin,meski kamarnya agak jauh dan beda lantai dari Zack,
Tapi yang Mischa pikir kan saat itu,jika kamarnya terlalu jauh dia tidak ada kesempatan lagi untuk menggoda Zack dan mengeluarkan gairahnya,
...
"Kalian istirahat saja dulu,nanti jika ada yang harus kita kerjakan,saya akan memanggil kalian"
"Baik pak"
Zack pun menuju ke kamarnya,begitupun dengan karyawan lain dan Mischa.
Mischa menuju kamar 203,sedang kan Zack kamar no 150 dia masuk dan merebahkan tubuhnya di kasur untuk istirahat sebelum mandi,
Beberapa menit kemudian Mischa pun bangun dari rebahan nya,dia menuju balkon hotel,Mischa keluar untuk menghirup udara Belanda,
Namun saat Mischa duduk di luar,balkon,dia mendengar seseorang di sebelahnya sedang bicara di telpon,suara nya tidak asing baginya,
Mischa mencari tahu suara siapa yang ada di sebelah kamarnya,
Akhirnya dia pun memutuskan untuk berkunjung ke kamar sebelah untuk mengetahui suara yang tidak asing baginya menurut Mischa,
Tok
Tok..tok
Mischa coba mengetuk pintu kamar,
Terdengar dari dalam mempersilahkan dirinya masuk,
Mischa pun membuka pintu yang tidak di kuncinya itu dan masuk ke dalam,
Alangkah terkejutnya Mischa,karena suara yang tidak asing baginya itu ternyata adalah suara Mr Antonio,
__ADS_1
"Mr Antonio"
Tubuh Mischa sedikit gemetar,karena dirinya terkejut melihat Mr Antonio ada di sebelah kamarnya,
"Oh Mischa,kenapa kau ada disini"
Mr Antonio pun juga terkejut dengan kedatangan Mischa yang tiba-tiba,
" Mr Antonio,kami ada pertemuan dengan Mr Nicolas,kolega kita yang dari Belanda,pak Zack memintaku untuk menemaninya,"
Mr Antonio nampak menganggukkan kepalanya sambil menatap Mischa dari ujung kaki sampai ujung rambut nya yang menggoda,
Mr Antonio menyuruh Mischa duduk di sampingnya,
Mischa pun menuruti perintah Mr Antonio,karena bagaimanapun dia juga atasannya dulu,
"Duduklah biar aku ambilkan minum untukmu"
Kesempatan ini tidak di sia-siakan oleh Mr Antonio,karena dirinya saat itu memang sedang kesepian,
Mr Antonio membawakan segelas air minum yang sudah dia campurkan bersama obat perangsang untuk Mischa,
Mischa pun meminum air tersebut,
Mr Antonio pun berbisik di telinga Mischa,
"Aku rindu permainanmu"
Obat yang sudah Mr Antonio campurkan kini mulai bereaksi pada tubuh Mischa,dia merasa kepanasan,
"Ayo lah sayang,"
Kini Mischa pun pasrah melayani Mr Antonio karena di dorong dengan hasrat dan obat yang telah Mr Antonio berikan,
"Auh.."
******* Mischa membuat gairah Mr Antonio semakin membara,
Dia terus menyiksa tubuh Mischa,
Mischa di paksa melakukan semua yang dia inginkan,
"Teruslah sayang,"
Mr Antonio terus menikmati tubuh Mischa hingga puas,
Kebejatan Mr Antonio kini hidup kembali,ya inilah sifat asli dari Mr Antonio yang bajingan,
Mafia jahat dan kejam,yang haus akan gairah hidup.
Mischa pun tak mampu melawan dan memberontak,dia hanya pasrah dan menikmati semua permainannya,
Bersambung...
Hayo mana vote like koment nya nih...
__ADS_1
jangan lupa klik hadiahnya juga ya ...happy reading 🥰🙏🏻