
"jangan sakiti adikku"
Jerit tangis Mada melihat Mr Antonio ditangkap oleh pak Adrian,dengan segera Laura pun coba menenangkan Mada dan mengajaknya menemui Markus,
"Tenanglah bibi,aku bersamamu,tidak akan terjadi apa-apa,"
Ucap Laura memeluknya,
"Tapi dia tidak bersalah nak,adikku orang baik"
Mada masih meratap dengan tangisannya melihat kepergian Mr Antonio bersama pak Adrian,
"Aku tahu dia telah membunuh ayahnya Markus,tapi dia sangat menyayangiku nak,tapi aku juga merasa sedih karena ternyata adikku juga pembunuh orangtuanya Zack apa yang akan Zack lakukan jika mengetahui semua ini"
Lanjut ucapan Mada Dalam tangisannya membuat Laura ikut merasa sedih dengan semua kebimbangan yang dirasakan oleh Mada,terlebih sebelumnya Laura mengetahui tentang masa lalu Mr Antonio yang memang seorang yang baik,namun karena pengkhianatan yang dilakukan oleh Helena maka Mr Antonio berubah menjadi seseorang yang kejam,
Markus pun tiba di tempat Laura dan Mada berada,
"Ibu"
Panggil Markus pada ibunya dengan cemas karena melihat air matanya menetes,
"Kau tidak apa-apa ibu,kau juga tidak apa-apa Laura"
Tanya Markus padanya,
"Jangan beritahu Zack nak,ibu mohon"
Permintaan Mada yang membuat Markus merasa bingung,
"Apa yang ibu maksud"
Markus semakin penasaran dan dibuat bingung,
Laura pun menceritakan bahwa bukan hanya ayahnya yang menjadi korban Mr Antonio tapi sebenarnya Mr Antonio juga lah dalang dari perampokan yang terjadi pada keluarga Zack yang menewaskan orangtuanya,
Markus mengepalkan lengannya menahan amarah akan Mr Antonio yang telah membunuh ayahnya,
"Mr Antonio...ah"
Sebuah tonjokan Markus layangkan kelantai melampiaskan amarahnya,
"Tapi buat apa ibu melarang ku untuk memberitahu Zack,dia juga berhak tahu Bu,sebab itulah tujuan hidupnya Zack selama ini"
"Karena dia adalah pamanmu Markus,adik dari ibumu,ayahnya Zack sendiri"
Laura coba menjawab pertanyaan Markus yang sedikit memaksa,
"Itu sebabnya mengapa ibumu tidak ingin Zack tahu tentang hal ini,Zack sangat menyayangi ayahnya,ibumu tidak bisa membayangkan bagaimana nanti jika Zack mengetahui segalanya tentang kenyataan orang yang sangat dia sayangi nya itu,mohon mengertilah Markus"
Jawaban Laura juga membuat Markus terdiam,
Diapun langsung memeluk ibunya itu,
"Maafkan ibu nak,ibu tak kuasa"
Ucap Mada pada Markus,
Zack pun akhirnya mengetahui segalanya setelah dia melihat semua rekaman CCTV yang berada di hotel tersebut,semua sudah dia sadap sehingga semua pembicaraan terdengar dengan jelas,tak terkecuali dengan pernyataan pak Adrian bahwa Mr Antonio adalah dalang dari tragedi perampokan yang terjadi dirumahnya 20 tahun yang lalu,
Sehingga membuat Mr Agatha dan Mrs Helena tewas,
Zack tak kuasa menahan kekecewaannya yang teramat besar pada ayah yang selama ini telah membesarkannya,ayah yang sangat dia hormati dan cintai,
Zack pun menelpon seseorang untuk datang kesana,dan menceritakan semuanya padanya dengan sangat sedih,
Karena Zack takut tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri menahan emosinya,
Hampir mendekati lobi,pak Adrian masih meringkus Mr Antonio dengan sangat keras,bersama anak buahnya yang lain mereka mengawal pak Adrian,agar Mr Antonio tidak bisa melarikan diri,
"Kau pecundang Adrian,kau hanya bisa berlindung dibalik senjata dan anak buah mu saja,jika kau berani lawan aku"
Ucap Mr Antonio pada pak Adrian,memancingnya untuk kembali melawan dirinya,namun tentunya pak Adrian samasekali tidak terpancing,pak Adrian terus saja menggiring Mr Antonio tanpa ampun,
Namun disaat yang sama Alex coba membuat kegaduhan dengan melempar bom asap menyerang ke arah pak Adrian guna menutupi pandangan mereka,agar Mr Antonio bisa melarikan diri,
Dan ternyata memang benar,genggaman pak Adrian berhasil terlepas karena kabut asap buatan Alex tersebut,
Mr Antonio segera lari dari kepungan tim pak Adrian,
Namun ternyata saat asap itu perlahan menghilang,Mr Antonio sudah berada di tengah-tengah kepungan pak Adrian,Laura,Zack, Markus dan Mada,dan itu membuatnya sangat terkejut,
"Zack."
Ucap Mr Antonio tidak menyangka bahwa anaknya kini sedang melawan dirinya bersama yang lain,terlebih lagi,Mr Antonio melihat kakaknya berada dalam pelukan Markus,
"Apa maksudnya ini semua"
Tanya Mr Antonio,
"Kau ingin mengetahui semua ini,ya inilah kenyataannya Antonio,dialah anaknya Mada yang dulu kau habisi bersamaku dengan meledakkan mobil yang kita tumpangi bersama Mira,kau ingat itu,Mira istriku,aku dan Markus berhasil keluar sebelum mobil itu meledak"
Jawab pak Adrian dengan sangat tegas mengingatkan Mr Antonio akan kejadian di masa lalu,
"Dan kau pasti bingung,mengapa anakmu Zack bisa berada disini,dia ingin mencari pembunuh orangtuanya Mr Agatha dan Mrs Helena,tentunya kau sangat tahu siapa pembunuhnya"
Lanjut pak Adrian,
"Katakan Zack apa aku benar?"
Tanya pak Adrian pada Zack dihadapan Mr Antonio,
Mengingat semua memori bersama Zack,Mr Antonio pun tertunduk sedih seakan meratapi nasibnya yang malang,air matanya menetes,Zack pun tak kuasa melihatnya,begitupun dengan Mada,
Mr Antonio sangat ingat sekali pertama kali menggendong dan memeluk Zack waktu kecil,dan itu membuatnya sangat bahagia saat itu,semua masa yang dia lewati bersama Zack di Jerman,membuatnya semakin tak kuasa menahan air matanya,
Namun tiba-tiba saja,
__ADS_1
"Hahahaha"
Mr Antonio tertawa lepas dihadapan Zack dan yang lainnya,
"Kalian pikir aku bodoh dengan menyerah begitu saja,tanpa kalian ceritakan sebenarnya aku sudah mengetahui semua,termasuk dirimu Zack"
Ucap Mr Antonio dengan keras pada Zack,
Semua terkejut atas pernyataan Mr Antonio,
"Mataku ada dimana-mana Zack,saat aku mengetahui keberadaan mu disini,aku marah,sangat marah sekali,ayah sangat kecewa sekali kepadamu,anakku yang selama ini ayah percaya ternyata membohongiku"
Ucap Mr Antonio pada Zack,
"Kau yang seorang pembohong"
Timpal Zack dengan nada keras,membuat Mr Antonio terkejut,karena kali pertama Zack berucap kasar padanya,
"Wah,ternyata kau sudah bisa bicara kasar pada ayahmu sendiri Zack"
Mr Antonio,
"Diam lah kau bukan ayahku,kau hanya seorang pembunuh"
Mendengar semua yang di tuduhkan Zack padanya,Mr Antonio pun langsung membalas semua ucapannya,
"Kau tidak pantas bicara seperti itu padaku Zack,aku tidak pernah sekalipun mengajarimu berkata kasar kepada ayahmu sendiri,hentikan ini"
Mr Antonio sangat marah kepada Zack,tanpa disengaja Mr Antonio pun membeberkan semua masa lalu hubungan Zack dengan dirinya,
"Ya aku memang seorang tukang kebun di rumahmu dulu,tapi aku yang sudah membesarkan mu dan menyayangimu selama ini,semua itu aku lakukan demi dirimu,karena kamu adalah darah daging ku,bukan darah daging Agatha,"
Mr Antonio seolah tidak ingin berhenti bicara tentang masa lalunya,
"Asal kau tahu Zack,kau bukanlah anak dari Agatha,kau adalah anakku,darah daging ku dengan Helena"
Pernyataan Mr Antonio begitu keras hingga Zack sangat sedih mendengarnya,diapun seolah tidak bisa menerima semua pengakuan Mr Antonio tentang dirinya,
"Akulah ayahmu Zack,aku,hanya aku,Antonio"
Lanjut Mr Antonio,
"Diam lah ayah diam,cukup,aku tidak bisa mendengar kau menjelekan ibuku"
Jawab Zack membela ibunya,
"Kau tidak bisa mendengar ibumu dijelekkan,tapi kau diam saja saat ayah kandungmu diperlakukan seperti ini,"jawab Mr Antonio,
"Memang benar akulah otak dari tragedi yang menimpa ibumu,dan akulah dalang dari semua yang terjadi,tapi asal kau tahu,aku melakukan itu semua hanya demi dirimu,hanya demi bisa bersamamu dan memelukmu selamanya,
Ucap Mr Antonio,
Zack semakin dibuat kecewa pada Mr Antonio dengan semua pernyataannya yang sangat jelas,
"Aku tidak bisa menerima semua ini ayah"
Zack mengarahkan pistolnya kepada Mr Antonio,dan dalam hitungan detik
"Dor"
"Alex"
Ucap Mr Antonio dalam keterkejutannya,
Dengan kesetiaannya yang luar biasa Alex berani mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi tuannya itu,
Air mata Mr Antonio menetes melihat pengorbanan Alex untuk dirinya,
Diapun menyadari bahwa kesetiaan memang sangatlah berharga,dia menyadari bahwa semua yang dia lakukan selama ini adalah salah,
"Tuan,maafkan aku karena aku tidak bisa menjagamu selamanya,aku berharap kau bisa kembali kejalan mu yang baik tuan,sungguh aku sangat menyayangimu"
Ucap Alex terbata-bata sebelum menghembuskan nafas terakhirnya karena tembakan Zack,membuat Mr Antonio semakin sedih,
"Tidak..."
Teriak Mr antonio,
Diapun mulai kembali berdiri dan membuka senjata rahasianya didalam tingkat yang selalu dia pakai,
Zack pun merespon tindakannya itu dengan segera menembak tongkat nya Mr Antonio yang hendak dia lakukan untuk menyerang,
"Dor..."
Mr Antonio pun terjatuh dengan lutut penahannya,dia tidak menyangka Zack bisa melakukan semua ini padanya,
Mr Antonio meminta Zack untuk segera menembaknya dihadapannya langsung,
"Kemari lah nak,tembak kepalaku"
Ucap Mr Antonio dengan sedikit senyum di wajahnya,Zack pun sangat teringat akan kenangan manis bersamanya jika melihat senyum ayahnya itu,
Dan akhirnya,
"Dor..."
Satu tembakan mendarat di kaki Mr Antonio dari Markus,
"Itu untuk luka yang kau buat untuk ibuku"
Dan
"Dor..."
Tembakan kedua mendarat di lengan atas nya,sehingga kaki dan tangan tertembak,
Dan itu untuk ayahku,Ryan
__ADS_1
Ucap Markus dengan penuh kebencian,Mada sedih melihat adiknya tak berdaya akan semua kesalahannya,
Namun tiba-tiba saja seseorang datang dari belakang dengan langkahnya yang cepat,
"Dor"
Tembakan pun kini mendarat kembali di lengan kanan Mr Antonio oleh wanita yang baru saja masuk diantara mereka,Kania,ya tadi Zack coba menelpon Kania dan menceritakan semuanya pada Kania tentang kematian orangtuanya,Zack merasa,Kania pantas memberi hukuman kepada pembunuh orangtuanya,
"Itu adalah hukuman bagi pembunuh ayah dan ibuku"
Ucap Kania dengan sedih,kania pum berdiri dibelakang Zack dan menguatkannya untuk membalas pembunuh orangtuanya,
Kini Mr Antonio sudah mulai melemah,matanya mulai berkunang-kunang menahan sakit nya peluru yang masuk dalam tubuhnya,namun dia masih bisa bertahan demi ingin memeluk Zack untuk yang terakhir kali,
Dan disaat Zack hendak menembak untuk yang terakhir kalinya,tiba-tiba saja Mada menghalangi Zack dan melindungi Mr Antonio,
"Stop,,jangan lakukan ini nak,aku mohon,"
Mada berdiri tepat di depan Mr Antonio yang coba berdiri,
"Ibu,,apa yang kau lakukan?"
Markus sangat terkejut,
"Jika kau ingin membunuhnya,maka habisi juga aku,karena aku juga bersalah karena selama ini aku diam menutupi semua kesalahannya,"
Ucap Mada memeluk adiknya itu,
Tentunya Zack sangat mengetahui sekali bagaimana Mada sangat menyayangi adiknya itu,kasih sayang kakak beradik itu sangatlah besar,
"Sudah kak,pergilah,jangan membelaku untuk saat ini,aku sadar mungkin inilah saatnya aku mendapat balasan atas apa yang telah aku lakukan selama ini,pergilah"
Mr Antonio mendorong Mada hingga terjatuh ke lantai,dan itu sangat membuatnya semakin sedih,
"Antonio"
Ucap Mada dalam tangisnya,
"Kemari lah Zack,kau ingin sekali kan memberi keadilan untuk kedua orangtuamu ini,disini,ya tepat di dada ini tembak lah aku sebanyak 3x maka kau akan merasa tenang karena jiwa orangtuamu sudah tenang"
Ucap Mr Antonio tersenyum seolah pasrah menyuruh Zack untuk menembaknya,
Zack pun tak kuasa namun Kania menguatkannya,dan dalam hitungan detik,
"Dor...dor..dor"
3 tembakan Zack mendarat di dada tepat pada jantung Mr Antonio,
Zack pun langsung berlari ke arah Mr Antonio untuk menahan tubuhnya yang hendak terjatuh,
"Ayah"
Dalam teriakannya Zack begitu sangat sedih karena dia telah menembaknya,
"Ayah"
Zack memeluk Mr Antonio erat,
"Ayah,maafkan aku"
Ucapnya pada tubuh Mr Antonio yang sudah tak sadarkan diri,
Semua dibuat sedih dengan sikap Zack pada Mr Antonio,karena bagaimana pun,sejahat apapun Mr Antonio tetaplah ayahnya,ayah yang selama ini dia habiskan waktunya untuk membesarkannya tanpa kekurangan apapun,
Air mata Zack menetes tepat di pipi Mr Antonio,
"Zack"
Mr Antonio memanggil nama Zack dalam sekaratnya,
"Ia ayah,ini aku Zack"
Jawab Zack tersenyum pada ayahnya itu,Mr Antonio pun membalas senyum Zack,
"Aku sangat menyayangimu anakku"
Kalimat terakhir Mr Antonio pada Zack yang terucap dari bibirnya sebelum nadinya berhenti berdenyut,
Kalimat yang tidak panjang namun sangat berarti untuk Zack,
Mada pun ikut memeluk tubuh Mr Antonio,
"Antonio"
Mada menangis,Markus memeluknya,begitupun Kania dan Laura,dia mencoba menguatkan Zack agar tetap tegar menerima kenyataan bahwa Mr Antonio sudah tiada.
...
Dan akhirnya semua pun telah berakhir,sindikat Gio berhasil dilumpuhkan oleh regu polisi pak Adrian dan semua dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup,
Sedangkan Mr Antonio tewas ditangan Zack,
Zack pun bersama Kania membawa Mada dan Markus kembali ke Jerman untuk meneruskan usaha berlian ayahnya,dan sejenak melupakan tragedi yang menimpa dirinya dan Mr Antonio di Jakarta,
Dan sebelum mereka berangkat,Zack tak lupa menemui pusara orangtuanya,Mr Agatha dan Mrs Helena,
"pa ma,meskipun Zack kecewa akan kebenaran tentangku di masa lalu,tapi aku sangat bahagia sekali bisa hidup bersama kalian walau hanya sesaat,tenanglah di alam sana,Zack berjanji akan menjaga Kania,adik Zack"
Ucap Zack pada makam keduanya,dia pun tak lupa berpamitan kepada bi Marissa,untuk membawa Kania bersamanya,
Zack pun tak lupa membawa Laura untuk meneruskan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius lagi disana,(menikah)
Begitupun pak Adrian,dia kembali ditugaskan di Belanda bersama Markus,namun pak Adrian memahami jika sekarang mereka sudah berbeda,Markus sudah menemukan hidupnya bersama Mada,
Tapi ternyata Markus memilih ikut bersama pak Adrian dalam tugasnya,dan sesekali menemui Mada di Jerman,
Mada pun sangat tidak keberatan dengan keputusan anaknya itu,
__ADS_1
Semua pun kini hidup bahagia dijalan yang mereka pilih masing-masing,
(Terimakasih karena telah setia membaca ceritanya ya reader,like,vote dan komentar kalian sangat berarti sekali untuk saya,sampai jumpa di cerita selanjutnya,stay terus di pena maheer qiran ya)