Dendam Sang Anak Mafia

Dendam Sang Anak Mafia
Petunjuk dari Alex


__ADS_3

Hal apa yang ingin Zack tanyakan pada Mada,sehingga dia nekad bisa datang kesini,


"Baiklah kau tunggu dulu disini,biar aku yang menghubungi Mada untuk menemui mu tanpa ayahmu tahu kau disini"


Ucap Alex memberi solusi,


Zack pun setuju dan menunggunya disebuah cafe yang tak jauh dari hotel,


Saat Alex hendak menemui Mada,dia terpikirkan untuk memberitahu Zack tentang Laura yang saat ini sedang berada disini,


"Mada...apa aku mengganggumu?"


Tanya Alex,saat membuka pintu kamar hotel Mada,


"Tidak nak,ada apa?"


Mada menanyakan apa yang membawa Alex menemuinya,


Alex pun memberitahu tentang Zack yang nekad ingin masuk hotel untuk menemuinya,


"Hal penting apa yang membuat Zack seperti itu Lex?"


Tanya Mada pada Alex,


"Entahlah,,sebaiknya kau temui dia dulu sebentar,biar aku alihkan perhatian tuan"


Jawab Alex,


Saat Alex keluar kamar Mada,tiba-tiba saja Mr Antonio sudah berada diluar pintu kamar Mada,dan itu membuat Alex dan Mada sangat terkejut


"Mr Antonio"


Ucap Alex dengan wajahnya yang sangat terkejut,


Dan itu membuat Mr Antonio penasaran padanya,dia menyadari ada hal yang Alex sembunyikan darinya,


"Apa yang kau sembunyikan?"


Tanya Mr Antonio serius,


"Tidak tuan"


Jawab Alex masih terlihat ragu,


Mr Antonio terus memaksa Alex untuk berkata jujur padanya,


Dan saat itu juga Mada pun coba membelanya,


"Dia berkata bohong,dia menyembunyikan sesuatu darimu"


Ucap Mada semakin membuat Alex takut,


Alex bertanya-tanya dalam hatinya,mengapa Mada berkata seperti itu,apa dia akan menceritakan semuanya pada Mr Antonio sekarang,pikir Alex,


"Hal apa yang dia sembunyikan"


Tanya Mr Antonio,


"Sebuah rahasia besar,yang mungkin kau akan marah jika mendengarnya,itu sebabnya dia merahasiakan ini semua darimu"


Jawab Mada,


"Apa benar itu Lex"


Mr Antonio mulai kesal pada Alex dan memaksanya untuk bicara,


"Sudah,kau tidak usah memarahinya,dia tidak ingin kamu marah jika mendengar pengakuannya,


Kau sering menasihati Alex untuk tidak jatuh cinta pada siapapun,tapi sekarang dia mulai jatuh hati pada seorang wanita,itu sebabnya dia tidak mau kamu tahu tentang hal ini,"


Jawab Mada melanjutkan cerita karangannya untuk menyelamatkan Alex,


Alex pun merasa lega dan paham dengan cerita yang Mada sampaikan pada Mr Antonio,

__ADS_1


"Maafkan aku tuan"


Ucap Alex mengerti dengan kode yang diberikan oleh Mada,


"Apa benar itu yang kau rahasiakan?"


Mr Antonio masih terlihat sangat ragu pada Alex,


"Apalagi,mana mungkin anak buah mu yang paling setia ini sampai hati mengkhianatimu,benarkan Lex?"


Tanya Mada pada Alex,


"Benar Mr,maafkan saya,karena saya tidak bisa mengendalikan hati ini"


Jawab Alex,


Meski sedikit kesal pada Alex karena dia tidak mematuhi nasihatnya untuk tidak jatuh cinta,namun dia percaya pada Alex,mungkin ini hanya perasaan sesaat saja,pikir Mr Antonio,


"Kau mau kemana?"


Tanya Mr Antonio pada Mada,


Mada pun menjelaskan bahwa dirinya ingin menemui gadis yang Alex ceritakan padanya,


"Sekali saja ijinkan dia untuk menemuinya,biar aku yang menemaninya,"


Lanjut Mada sembari meminta ijin untuk Alex pergi bersamanya,


Mr Antonio tidak bisa menolak keinginan kakaknya tersebut,Mada dan Alex pun keluar,


Mr Antonio pun masuk kedalam kamar Mada dan mulai meluapkan emosinya,


"Ahh..."


Dia melempar lampion dimeja tidur Mada,


Entah apa yang membuat Mr Antonio bisa marah seperti itu,


Untuk kali pertama Mr Antonio terlihat sangat marah,


Ucap Mr Antonio mengingat apa yang terjadi saat dirinya akan mendekati Laura,


Dan ternyata pada saat Mr Antonio hendak menyentuh Laura yang sudah kepanasan akibat obat perangsang yang disuntikkan nya,


Tiba-tiba saja Mr Antonio melihat wajah Mauren di wajah Laura,


Mauren sahabat dirinya dan Helena dimasa silam,


"Apa mungkin dia anaknya Mauren,wajahnya terlihat sangat mirip,kenapa aku baru menyadarinya ahh...."


Mr Antonio masih sangat kesal,


Dia sangat bingung,haruskah dia menghabisi Laura,karena dia salah seorang polisi yang selalu menghalangi jaringannya,


Atau jika memang dia anaknya Mauren,apa mampu Mr Antonio membunuhnya,mengingat kenangan dimasa lalu persahabatan keduanya sangat dekat,


Dibeberapa kesempatan Mauren selalu menolong dan membantunya,bahkan dia jugalah yang mendekatkan Mr Antonio dengan Mrs Helena,


"Aku harus memastikannya terlebih dahulu,apa benar gadis itu anak dari Mauren"


Ucap Mr Antonio,kemudian kembali ke kamar Laura,


Laura yang saat itu masih dalam keadaan tangan dan kaki terikat,masih nampak bergeliat kepanasan berharap ada yang menyentuhnya,


Tubuhnya bergoyang kesana kemari menahan hasrat yang kian membara akibat obat dosis tinggi yang diberikan Mr Antonio,


Pakaiannya pun sudah dilucuti sebagian,kancing di baju seragamnya pun sudah terlepas,hanya meninggalkan bra yang dipakainya,


Mr Antonio kembali mendekati Laura,diapun mulai bertanya padanya,


"Siapa namamu nak?"


"Laura"

__ADS_1


Jawab Laura singkat dengan mulut yang menggigit bibir bawahnya karena menahan hasrat,


"Siapa ibumu?"


Mendengar pertanyaan itu,Laura langsung berteriak histeris,


"Ibu..."


Laura menangis sambil berteriak memanggil ibunya,


"Ibuku sudah tiada,dan aku pasti akan memberikan pelajaran pada orang itu,orang yang sudah menghabisi ibuku..ibu Mauren"


Mendengar semua ucapan dalam tangisnya Laura,Mr Antonio sangat terkejut mendengar Mery sudah tiada,


"Astaga Mauren,,jadi kau..."


Tanpa sadar Mr Antonio menitikkan air mata mengingat Mauren,karena bagaimana pun kebaikan Mauren dimasa lalu sangat membuat Mr Antonio menghormati persahabatannya,


Mr Antonio pun pergi meninggalkan Laura,


"Beri dia air,dan suruh dia untuk makan,"


Perintah Mr Antonio pada anak buahnya,


Mr Antonio masih tidak menyangka dengan nasib sahabatnya itu,mengapa dia bisa pergi secepat itu dan dengan cara yang tak wajar,


"Apa ini karmaku karena telah menghabisi Helena?"


Pikir Mr Antonio yang sedikit mulai menyadari kesalahannya,


"Ahh..."


Dia kembali berteriak dengan botol ditangannya,


...


Di cafe Mada pun tiba menemui Zack yang sudah menunggunya,


"Zack"


Mada memeluk Zack,


Alex pun berpikir harus memberi petunjuk apa pada Zack agar dia tahu bahwa Laura sedang berada di hotelnya sekarang,


"Mada"


Zack membalas pelukannya,Mada menanyakan keberadaan Markus,mengapa dia tidak ikut dengannya,


Zack pun menceritakan bahwa Markus sedang mencari Laura yang diculik oleh sindikat Gio,


Mada pun terkejut mendengarnya,


"Astaga Laura,,,kasihan sekali dia"


Ucap Mada tidak mencurigai bahwa Mr Antonio lah dalang dari semua ini,


"Semoga dia bisa secepatnya ditemukan ya Zack"


Zack pun menganggukkan kepalanya dengan sedih,


"Kau kenapa nak,Alex bilang tadi padaku ada hal penting yang ingin kau tanyakan?"


Mada memulai percakapan,


Dengan nada yang berat Zack mulai menjawab,


"Mada...


Sejak kecil kau selalu menasihati ku untuk menghormati,menuruti dan menyayangi ayahku,meskipun ayah sangat keras padaku,tapi dia sangat menyayangiku,dan Akupun merasakan kasih sayang nya,dan kau pun tahu bahwa tujuan hidupku dari kecil ingin sekali memberikan keadilan untuk kedua orangtuaku yang sudah tiada"


Ucap Zack ter jeda dengan nafas panjangnya,


"Ia nak,Mada sangat ingat sekali dengan tujuan hidupmu"

__ADS_1


Jawab Mada,


"Aku ingin tahu,apa yang harus aku lakukan jika ternyata orang yang telah menghabisi kedua orangtuaku adalah orang yang sangat menyayangiku,apa yang harus aku lakukan Mada?"


__ADS_2